I love You Full, PAPAJI.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

I love You Full, PAPAJI.

Post  teddy on Tue 09 Feb 2010, 10:01

membaca forum papaji akhir-akhir ini :
- catatan admin
- catatan ilmiah dari ferry bun (medan)
- low profile-nya mas Boy dan Tjipta
- cara transasksi-nya Mas Hendro
- interaksi mengingatkan dan mengisi semua anggota
- dan terakhir ... ide-nya mas Hakim (yogya) untuk join farm
--------------------==,
semuanya menarik ... dan makin menarik ... mudah-mudahan ide-ide yg saling menguntungkan terus bergulir sehingga forum ini lebih hidup.

salam semua-nya anggota papaji terima kasih sudah membuat nyaman forum tercinta ini.
salam,

++teddy

teddy
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 315
Join date : 22.08.08
Age : 71
Lokasi : Riung Bandung

Kembali Ke Atas Go down

PAPAJI...mimpi yang menjadi kenyataan

Post  D4v1d on Tue 09 Feb 2010, 11:16

Saya berbagi cerita ini untuk semakin menguatkan keyakinan kita bahwa PAPAJI akan semakin maju

Tebing Bunga Lily

Dikisahkan, di tepian tebing yang terjal, tumbuhlah setangkai tunas bunga lily. Saat tunas bunga lily mulai bertumbuh, dia tampak seperti sebatang rumput biasa. Tetapi, dia mempunyai keyakinan yang kuat, bahwa kelak dia pasti akan tumbuh menjadi sekuntum bunga lily yang indah.
Rumput-rumput liar di sekitarnya mengejek dan menertawakannya. Burung-burung dan serangga pun menasihatinya agar tunas lily jangan bermimpi menjadi bunga. Mereka pun berkata, "Hai tunas muda, sekalipun kamu bisa mekar menjadi kuntum bunga lily yang cantik, tetapi lihatlah sekitarmu. Di tebing yang terpencil ini, biarpun secantik apa pun dirimu kelak, tidak ada orang yang akan datang melihat dan menikmati keindahanmu."
Diejek seperti itu, tunas bunga lily tetap diam dan semakin rajin menyerap air dan sinar matahari agar akar dan batangnya bertumbuh kuat. Akhirnya, suatu pagi di musim semi, saatnya kuncup pertama pun mulai bertumbuh. Bunga lily merasa senang sekali. Usaha dan kerja kerasnya tidak sia-sia. Hal itu menambah keyakinan dan kepercayaan dirinya.
Dia berkata kepada dirinya sendiri, "Aku akan mekar menjadi sekuntum bunga lily yang indah. Kewajibanku sebagai bunga adalah mekar dan berbunga. Tidak peduli apakah ada orang yang akan melihat atau menikmati keberadaanku. Aku tetap harus mekar dan berbunga sesuai dengan identitasku sebagai bunga lily."
Hari demi hari, waktu terus berjalan. Akhirnya, kuncup bunga lily pun mekar berkembang-tampak indah dan putih warnanya. Saat itulah, rumput liar, burung-burung, dan serangga tidak berani lagi mengejek dan menertawakan si bunga lily.
Bunga lily pun tetap rajin memperkuat akar dan bertumbuh terus. Dari satu kuntum menjadi dua kuntum, berkembang lagi, terus dan terus berkembang, semakin banyak. Sehingga jika dilihat dari kejauhan, tebing pun seolah diselimuti oleh hamparan putih bunga-bunga lily yang indah. Orang-orang dari kota maupun desa, mulai berdatangan untuk menikmati keindahan permadani putih bunga lily. Dan tempat itu pun kemudian terkenal dengan sebutan "Tebing Bunga Lily."
Cerita semangat bunga lily ini menginspirasikan kepada kita, saat kita mempunyai impian, ide, keinginan, atau apapun yang menjadi keyakinan kita untuk diwujudkan, jangan peduli ejekan orang lain! Jangan takut diremehkan oleh orang lain! Tidak perlu menanggapi semua itu dengan emosi, apalagi membenci. Justru sebaliknya, tetaplah yakin dan berjuang dengan segenap kemampuan yang kita miliki. Buktikan semua mimpi bisa menjadi nyata.
Hanya dengan bukti keberhasilan yang mampu kita ciptakan, maka identitas kita, jati diri kita, lambat atau cepat pasti akan diakui dan diterima; selaras dengan pepatah yang menyatakan: "A great pleasure in life is doing what people say, you cannot do." Kepuasan terbesar dalam hidup ini adalah mampu melakukan apa yang dikatakan orang lain tidak dapat kita lakukan.

Semoga Bermanfaat
Salam Sukses

D4v1d
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 448
Join date : 20.10.09
Lokasi : Buitenzorg

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  Dobrak on Tue 09 Feb 2010, 11:52

Wah hari ini aq dah dah dapat segelas teh yg tertumpah dan sebuah bukit bunga lily. Beu teu sangki geuning Kang Tjipta teh Philosof + Sastrawan oge. Hatur nuhun Kang, tos masihan elmu. Semoga Papaji semakin eksis, sehingga Dunia Mengakui keberadaannya. Salam

Dobrak
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 86
Join date : 03.12.09
Age : 49
Lokasi : Cilamaya Kulon Kab. Karawang

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  poer_poer on Wed 10 Feb 2010, 11:39

Cerita ini menginspirasikan juga bahwa di forum ini kita saling menerima,saling memberi,saling mendewasakan......
Banyak yang saya dapat secara pribadi sebagai yunior di forum ini...
Mohon untuk tidak bosan untuk memberikan ilmunya dengan "sabar" seperti kisah di bawa ini:

Ibuku hanya memiliki satu mata, sedang mata yang satunya cacat. Aku membencinya karena dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan. Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah untuk menopang keluarga. Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku? Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya. Keesokan harinya di sekolah Ibumu bermata satu?!?!?. eeeee ejek seorang teman. Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.
Jadi kemudian aku katakan pada ibuku, Ma, kenapa engkau hanya memiliki satu mata?! Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?!!!??
Ibuku diam tak bereaksi. Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini? Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum. Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya. Setelah aku mengatakan perasaanku sebelumnya padanya, aku merasa tidak enak dan tertekan. Walau demikian, aku benci ibuku yang menangis dengan satu mata.
Jadi aku bertekad untuk menjadi dewasa dan menjadi orang sukses . Kemudian aku tekun belajar. Aku tinggalkan ibuku dan melanjutkan studiku ke Singapore. Kemudian aku menikah. Aku membeli rumahku dengan jerih payahku. Kemudian, akupun mendapatkan anak-anak, juga.
Sekarang aku tinggal dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggal ini karena tempat ini dapat membantuku melupakan ibuku. Namun pada suatu hari, ada seseorang tamu mengetuk pintu rumahku. Setelah kubuka, aku sangat terkejut sekali. Ini adalah ibuku? Masih dengan mata satunya. Aku merasa seolah-olah langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku lari ketakutan melihat ibuku yang bermata satu. Aku bertanya padanya, "Siapa kamu?!. Aku tidak mengenalmu!!!?? Kukatakan seolah-olah itu benar.
Aku memakinya, "Berani sekali kamu datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anakku! KELUAR DARI SINI!! SEKARANG JUGA!!!??. Ibuku hanya menjawab, "Oh, maafkan aku. Aku mungkin salah alamat.? Kemudian ia berlalu dan hilang dari pandanganku. Oh syukurlah Dia tidak mengenaliku. Aku agak lega. Kukatakan pada diriku kalau aku tidak akan khawatir, atau akan memikirkannya lagi. Dan akupun menjadi merasa lebih lega.
Suatu hari, sebuah undangan menghadiri reuni sekolah dikirim ke alamat rumahku di Singapore. Jadi, aku berbohong pada istriku bahwa aku akan melakukan perjalanan dinas. Setelah menghadiri reuni sekolah, aku mengunjungi sebuah gubuk tua, dulu merupakan rumahku. Hanya sekedar ingin tahu saja. Di sana , aku mendapati ibuku terjatuh di tanah yang dingin. Tapi aku tidak melihatnya mengeluarkan air mata. Ia memegang selembar surat ditangannya.
Sebuah surat untukku :
"Anakku….Aku rasa hidupku cukup sudah kini.Dan aku tidak akan pergi ke Singapore lagi.Tapi apakah ini terlalu berlebihan bila aku mengharapkan engkau yang datang mengunjungiku sekali-kali………
Aku sungguh sangat merindukanmu!Dan aku sangat gembira ketika kudengar bahwa engkau datang pada reuni sekolah . Tapi aku memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan. Demi engkau! Dan aku sangat menyesal karna aku hanya memiliki satu mata, dan aku telah sangat memalukan dirimu. Kau tahu, ketika engkau masih kecil, engkau mengalami sebuah kecelakaan, dan kehilangan salah satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak bisa tinggal diam melihat engkau akan tumbuh besar dengan hanya memiliki satu mata.
Jadi kuberikan salah satu mataku untukmu! Aku sangat bangga akan dirimu yang telah dapat melihat sebuah dunia yang baru untukku, di tempatku, dengan mata tersebut.
Aku tidak pernah merasa marah dengan apa yang kau pernah kau lakukan! Beberapa kali engkau marahiku?
Aku berkata pada diriku, 'Ini karena ia mencintaiku ?' Pesan (di atas) ini sungguh memiliki sebuah arti yang sangat mendalam dan dikirim untuk mengingatkan banyak orang bahwa kebaikan yang telah mereka nikmati selama ini adalah berkat seseorang, entah secara langsung maupun tidak langsung.
Renungkan sesaat dan lihatlah dirimu!.
Berterima kasihlah akan apa yang kamu miliki saat ini dibandingkan dengan
jutaan orang yang tidak memiliki kehidupan seperti yang engkau peroleh saat
ini !
"Bawalah (selalu) ibumu dalam doa di mana saja engkau berada !

poer_poer
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 51
Join date : 19.11.09
Lokasi : s l e m a n

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  Jhon Gultom on Wed 10 Feb 2010, 13:39

wah ceritanya bermakna sangat dalam nih mas poer-poer, sampai bulu kuduk berdiri.
ceritanya bagus untuk merenung...

Jhon Gultom
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1369
Join date : 14.10.08
Age : 34
Lokasi : jatibening, Bekasi

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  alang on Wed 10 Feb 2010, 15:57

Wahhh...makin mantap saja forum kita ini, makin intelek dan penuh kedewasaan. Makin kental saja indikasi bahwa Papaji bukan sekedar dihuni oleh hobies2 ayam aduan, tetapi juga oleh seniman dan filsuf berpengalaman. Sangat bangga saya bisa kenal dan dekat dengan para senior semua. Dengan segala hormat, saya angkat topi untuk kebersamaan kita.
Salam.

alang
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 988
Join date : 28.07.09
Age : 44
Lokasi : Ciputat, Tangerang

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  Hendro on Thu 11 Feb 2010, 06:02

Ada pepatah bijak yang mengatakan :

" Ribuan lilin bisa menyala dari sebuah lilin, dan kehidupan lilin yang satu ini TIDAK berkurang karenanya....."

makna yang terkandung didalamnya adalah :

1. Kebahagiaan tidak akan berkurang karena kita berbagi kebahagiaan dengan orang lain
2. Pengetahuan tidak akan berkurang karena kita berbagi pengetahuan dengan orang lain
3. Hidup akan terasa lebih berarti ketika kita dibutuhkan & akan terasa lebih " berwarna " jika kita berbagi
4. dst nya.....
5. dst nya.....

Salam

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7286
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  cobain on Thu 11 Feb 2010, 19:29

wah mantap mas hendro,,,memang walupun ini dunia maya tapi disinilah bisa tergambar nilai intrinsik sebenarnya orang tersebut,karena yang dilihat bener2 obyektif yaitu hasil karya tulisan dan perilaku lainnya bukan hanya nilai nominal seseorang didunia nyata yang kadang semu belaka,,

cobain
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 667
Join date : 23.08.09
Lokasi : pondok aren, tangerang

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  haqi on Thu 11 Feb 2010, 20:30

..ketika pertama kali membaca TUJUAN didirikannya papaji forum sy langsng t'tarik untuk menjadi bagian dr forum ini..mungkin di sini sy hanya dpt menjadi ''pendengar setia'' kare minimnya pengetahuan sy tentang dunia ayam laga..kebersamaan dan keharmonisan hub. antar anggota papaji benar2 mantap..sy yakin papaji akan tetap eksis,dan bahkan menjadi panutan bagi smua pecinta ayam laga di indonesia bahkan di dunia internasional..wise word says: ''FROM NOTHING TO BIG THING, FROM ZERO TO HERO''..monggo kito wujud aken sareng-sareng..bravo PAPAJI FORUM.!!!

haqi
kopral
kopral

Jumlah posting : 31
Join date : 06.02.10
Age : 36
Lokasi : sleman jogjakarta

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  santoso on Sun 28 Mar 2010, 12:59

maju terus papaji karna forum apaji inilah saya banyak mengetahui tentang ayam

santoso
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 133
Join date : 14.10.09
Age : 45
Lokasi : palembang

Kembali Ke Atas Go down

Papaji

Post  Hanif on Wed 02 Jun 2010, 14:27

Papaji is the best and never ending...
Bravo papaji

Hanif
kopral
kopral

Jumlah posting : 41
Join date : 09.05.10
Age : 22
Lokasi : New yorkyakarta

Kembali Ke Atas Go down

wuih

Post  tankker on Wed 02 Jun 2010, 15:09

maaf sebetulnya Bapak-bapak ini sastrawan apa ayamwan..... tongue tongue Razz
mantab

tankker
kopral
kopral

Jumlah posting : 11
Join date : 22.01.10
Lokasi : tangerang, curug

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  cak nur on Thu 03 Jun 2010, 12:32

tankker wrote:maaf sebetulnya Bapak-bapak ini sastrawan apa ayamwan..... tongue tongue Razz
mantab

Aslinya sih sebenarnya 'tukang adu ayam',...he.he.he..
cuman biar 'kelihatan' gak kejem-kejem bener,.. jadi muncus philoshopinya,....
kwak..kak.kak.... lol!

cak nur
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 2502
Join date : 10.02.10
Age : 49
Lokasi : PASURUAN. 085204243643 / 085785628857

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  ceny on Thu 03 Jun 2010, 12:39

poer_poer wrote:Cerita ini menginspirasikan juga bahwa di forum ini kita saling menerima,saling memberi,saling mendewasakan......
Banyak yang saya dapat secara pribadi sebagai yunior di forum ini...
Mohon untuk tidak bosan untuk memberikan ilmunya dengan "sabar" seperti kisah di bawa ini:

Ibuku hanya memiliki satu mata, sedang mata yang satunya cacat. Aku membencinya karena dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan. Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah untuk menopang keluarga. Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku? Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya. Keesokan harinya di sekolah Ibumu bermata satu?!?!?. eeeee ejek seorang teman. Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.
Jadi kemudian aku katakan pada ibuku, Ma, kenapa engkau hanya memiliki satu mata?! Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?!!!??
Ibuku diam tak bereaksi. Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini? Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum. Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya. Setelah aku mengatakan perasaanku sebelumnya padanya, aku merasa tidak enak dan tertekan. Walau demikian, aku benci ibuku yang menangis dengan satu mata.
Jadi aku bertekad untuk menjadi dewasa dan menjadi orang sukses . Kemudian aku tekun belajar. Aku tinggalkan ibuku dan melanjutkan studiku ke Singapore. Kemudian aku menikah. Aku membeli rumahku dengan jerih payahku. Kemudian, akupun mendapatkan anak-anak, juga.
Sekarang aku tinggal dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggal ini karena tempat ini dapat membantuku melupakan ibuku. Namun pada suatu hari, ada seseorang tamu mengetuk pintu rumahku. Setelah kubuka, aku sangat terkejut sekali. Ini adalah ibuku? Masih dengan mata satunya. Aku merasa seolah-olah langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku lari ketakutan melihat ibuku yang bermata satu. Aku bertanya padanya, "Siapa kamu?!. Aku tidak mengenalmu!!!?? Kukatakan seolah-olah itu benar.
Aku memakinya, "Berani sekali kamu datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anakku! KELUAR DARI SINI!! SEKARANG JUGA!!!??. Ibuku hanya menjawab, "Oh, maafkan aku. Aku mungkin salah alamat.? Kemudian ia berlalu dan hilang dari pandanganku. Oh syukurlah Dia tidak mengenaliku. Aku agak lega. Kukatakan pada diriku kalau aku tidak akan khawatir, atau akan memikirkannya lagi. Dan akupun menjadi merasa lebih lega.
Suatu hari, sebuah undangan menghadiri reuni sekolah dikirim ke alamat rumahku di Singapore. Jadi, aku berbohong pada istriku bahwa aku akan melakukan perjalanan dinas. Setelah menghadiri reuni sekolah, aku mengunjungi sebuah gubuk tua, dulu merupakan rumahku. Hanya sekedar ingin tahu saja. Di sana , aku mendapati ibuku terjatuh di tanah yang dingin. Tapi aku tidak melihatnya mengeluarkan air mata. Ia memegang selembar surat ditangannya.
Sebuah surat untukku :
"Anakku….Aku rasa hidupku cukup sudah kini.Dan aku tidak akan pergi ke Singapore lagi.Tapi apakah ini terlalu berlebihan bila aku mengharapkan engkau yang datang mengunjungiku sekali-kali………
Aku sungguh sangat merindukanmu!Dan aku sangat gembira ketika kudengar bahwa engkau datang pada reuni sekolah . Tapi aku memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan. Demi engkau! Dan aku sangat menyesal karna aku hanya memiliki satu mata, dan aku telah sangat memalukan dirimu. Kau tahu, ketika engkau masih kecil, engkau mengalami sebuah kecelakaan, dan kehilangan salah satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak bisa tinggal diam melihat engkau akan tumbuh besar dengan hanya memiliki satu mata.
Jadi kuberikan salah satu mataku untukmu! Aku sangat bangga akan dirimu yang telah dapat melihat sebuah dunia yang baru untukku, di tempatku, dengan mata tersebut.
Aku tidak pernah merasa marah dengan apa yang kau pernah kau lakukan! Beberapa kali engkau marahiku?
Aku berkata pada diriku, 'Ini karena ia mencintaiku ?' Pesan (di atas) ini sungguh memiliki sebuah arti yang sangat mendalam dan dikirim untuk mengingatkan banyak orang bahwa kebaikan yang telah mereka nikmati selama ini adalah berkat seseorang, entah secara langsung maupun tidak langsung.
Renungkan sesaat dan lihatlah dirimu!.
Berterima kasihlah akan apa yang kamu miliki saat ini dibandingkan dengan
jutaan orang yang tidak memiliki kehidupan seperti yang engkau peroleh saat
ini !
"Bawalah (selalu) ibumu dalam doa di mana saja engkau berada !

makanya, kalo' gebrak ayam, jalunya dibungkus yg rapi biar nggak kena mata.......btw, it's a nice story sunny

ceny
kopral
kopral

Jumlah posting : 34
Join date : 16.02.10
Lokasi : meruyung

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  Nardy on Fri 04 Jun 2010, 08:53

Ada pepatah menagatakan ;

" Harga dari sebuah kegagalan dan keberhasilan bukan semata - mata dinilai dari hasil akhir melainkan dari Prose Perjuangan "


Terakhir diubah oleh Nardy tanggal Mon 07 Jun 2010, 10:18, total 1 kali diubah

Nardy
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 809
Join date : 11.02.10
Lokasi : Zibond - Bondowoso PP 10Rb

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  cak nur on Fri 04 Jun 2010, 12:26

Nardy wrote:Ada pepatah menagatakan ;

" Harga dari sebuah keberhasilan bukan semata - mata dinilai dari hasil akhir melainkan dari Prose Perjuangan "

Ada pepatah lain yang mengatakan juga :

"Gak perlu main cantik,.. yang penting MENANG,..!!! "

he..he..he.. pizzz men,. lol!

cak nur
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 2502
Join date : 10.02.10
Age : 49
Lokasi : PASURUAN. 085204243643 / 085785628857

Kembali Ke Atas Go down

Re: I love You Full, PAPAJI.

Post  Sponsored content Today at 07:21


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik