Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  fakhry on Sun 28 Jul 2013, 06:10

Peternak dan petarung sam sama merupakan seni dalam dunia hobi ayam aduan

fakhry
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 955
Join date : 10.01.10
Lokasi : Kota Bekasi

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  misdiono on Sun 28 Jul 2013, 08:17

Administrator wrote:Utk ternak yg berhasil butuh intuisi, ketajaman feeling memadukan pacek dan biangnya, serta kesabaran.
Semua ini didapat dari pengalaman dan literatur bacaan (teori breeding).

Dari menjadi pemain kita akhirnya memiliki pengalaman.
Dari menjadi pemain ini pula kita mendapat ilmu tentang seluk beluk ayam aduan dan tentunya link atau relasi dimana kita bisa mendapatkan ayam2 berkualitas.

Makanya, peternak yg berhasil itu biasanya sudah melalui tahapan menjadi petarung selama bertahun2 dan sudah banyak belajar dari kekalahan.
Pengalaman dan pengetahuan jadi petarung/pemain itulah yg menjadi modal dasar pengetahuan utk ternak.
Sangat jarang ada peternak yg berhasil dan sukses menjaga kualitas hasil ternaknya tanpa melewati masa2nya jadi petarung.

Dgn kata lain, bagaimana anda mau berhasil ternak bila belum pernah melewati atau merasakan fase menjadi petarung.
hehehe...

Wink

mau nanya mas ary dengan yang saya bold, bagaimana dengan pemula yang tidak jadi petarung (pengadu) ? padahal dia mau ternak ayam aduan ?
soalnya di daerah2 adanya petarung yang mesti ada isinya kalo pas ngadu karena jarang atau bahkan tidak ada kontes yg rutin seperti di jakarta / semarang ? padahal dia tidak hoby ngadu pakai uang, apakah dia akan jadi peternak yang gagal/tidak sukses ?
tidak bisa kah meski dia tidak jadi petarung,dia bisa sukses dengan cara membeli materi ternak dari petarung yang sering menang (bisa nitip dicarikan materi yg bagus) atau beli materi dari peternak yang sudah berhasil (semisal beli pacek dan babon di papaji sini dari peternak sini yang sudah berhasil semisal mas ary) ?

maaf mas kalo banyak nanya dan terima kasih atas jawabannya...

misdiono
BANNED
BANNED

Jumlah posting : 410
Join date : 01.07.13

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  Kadirvanhoten on Sun 28 Jul 2013, 14:20

Administrator wrote:Utk ternak yg berhasil butuh intuisi, ketajaman feeling memadukan pacek dan biangnya, serta kesabaran.
Semua ini didapat dari pengalaman dan literatur bacaan (teori breeding).

Dari menjadi pemain kita akhirnya memiliki pengalaman.
Dari menjadi pemain ini pula kita mendapat ilmu tentang seluk beluk ayam aduan dan tentunya link atau relasi dimana kita bisa mendapatkan ayam2 berkualitas.

Makanya, peternak yg berhasil itu biasanya sudah melalui tahapan menjadi petarung selama bertahun2 dan sudah banyak belajar dari kekalahan.
Pengalaman dan pengetahuan jadi petarung/pemain itulah yg menjadi modal dasar pengetahuan utk ternak.
Sangat jarang ada peternak yg berhasil dan sukses menjaga kualitas hasil ternaknya tanpa melewati masa2nya jadi petarung.

Dgn kata lain, bagaimana anda mau berhasil ternak bila belum pernah melewati atau merasakan fase menjadi petarung.
hehehe...

Wink

Iya juga ya, bang Admin benar..

Mungkin saja anomali bisa terjadi, namun sifatnya sangat jarang dan cenderung khusus/tidak umum, bahkan mungkin hanya dikarenakan sebuah kebetulan keberuntungan belaka.

Jadi kurang tepat sekiranya dijadikan landasan argumentasi untuk tidak melewati tahapan-tahapan yang disampaikan oleh bang Admin..

Salam ternak..

Kadirvanhoten
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 481
Join date : 09.12.11
Lokasi : semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  andrioke on Sun 28 Jul 2013, 16:53

Administrator wrote:Utk ternak yg berhasil butuh intuisi, ketajaman feeling memadukan pacek dan biangnya, serta kesabaran.
Semua ini didapat dari pengalaman dan literatur bacaan (teori breeding).

Dari menjadi pemain kita akhirnya memiliki pengalaman.
Dari menjadi pemain ini pula kita mendapat ilmu tentang seluk beluk ayam aduan dan tentunya link atau relasi dimana kita bisa mendapatkan ayam2 berkualitas.

Makanya, peternak yg berhasil itu biasanya sudah melalui tahapan menjadi petarung selama bertahun2 dan sudah banyak belajar dari kekalahan.
Pengalaman dan pengetahuan jadi petarung/pemain itulah yg menjadi modal dasar pengetahuan utk ternak.
Sangat jarang ada peternak yg berhasil dan sukses menjaga kualitas hasil ternaknya tanpa melewati masa2nya jadi petarung.

Dgn kata lain, bagaimana anda mau berhasil ternak bila belum pernah melewati atau merasakan fase menjadi petarung.
hehehe...

Wink


KLo diperhatikan statement bang admin ini kan sudah jlas tingkatan beternak lebih tinggi dari pengadu.....Very HappyVery Happy klo peternak melihat seekor ayam pasti lebih jlimet : tanya pacek, tanya biang, tehnik sodaranya dominan atas, kombinasi atau bagaimana, lihat kontur tubuh, banyak yang ukuran kecil atau besar, dll pertanyaan yang dapat mendeskripsikan ayam tersebut beserta alur dominan keluaranya sehingga ketika di ternak dapat menerka dengan benar keturunannya..... klo pengadu tinggal : pegang,tes, bungkus, rawat, tanding, adu.....Very Happy

andrioke
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 290
Join date : 09.09.11
Lokasi : Pamulang. Tangsel

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  Administrator on Mon 29 Jul 2013, 00:58

misdiono wrote:
Administrator wrote:Utk ternak yg berhasil butuh intuisi, ketajaman feeling memadukan pacek dan biangnya, serta kesabaran.
Semua ini didapat dari pengalaman dan literatur bacaan (teori breeding).

Dari menjadi pemain kita akhirnya memiliki pengalaman.
Dari menjadi pemain ini pula kita mendapat ilmu tentang seluk beluk ayam aduan dan tentunya link atau relasi dimana kita bisa mendapatkan ayam2 berkualitas.

Makanya, peternak yg berhasil itu biasanya sudah melalui tahapan menjadi petarung selama bertahun2 dan sudah banyak belajar dari kekalahan.
Pengalaman dan pengetahuan jadi petarung/pemain itulah yg menjadi modal dasar pengetahuan utk ternak.
Sangat jarang ada peternak yg berhasil dan sukses menjaga kualitas hasil ternaknya tanpa melewati masa2nya jadi petarung.

Dgn kata lain, bagaimana anda mau berhasil ternak bila belum pernah melewati atau merasakan fase menjadi petarung.
hehehe...

Wink

mau nanya mas ary dengan yang saya bold, bagaimana dengan pemula yang tidak jadi petarung (pengadu) ? padahal dia mau ternak ayam aduan ?
soalnya di daerah2 adanya petarung yang mesti ada isinya kalo pas ngadu karena jarang atau bahkan tidak ada kontes yg rutin seperti di jakarta / semarang ? padahal dia tidak hoby ngadu pakai uang, apakah dia akan jadi peternak yang gagal/tidak sukses ?
tidak bisa kah meski dia tidak jadi petarung,dia bisa sukses dengan cara membeli materi ternak dari petarung yang sering menang (bisa nitip dicarikan materi yg bagus) atau beli materi dari peternak yang sudah berhasil (semisal beli pacek dan babon di papaji sini dari peternak sini yang sudah berhasil semisal mas ary) ?

maaf mas kalo banyak nanya dan terima kasih atas jawabannya...
Intinya, dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan supaya selalu berhasil, kita dituntut harus terus mencari dan menggali pengalaman serta ilmu tentang apa yg kita kerjakan itu.
Analoginya,
- Bagaimana mau menciptakan mobil yg bagus kalau kita ngga pernah punya pengalaman merasakan naik mobil2 yg bagus?
- Bagaimana kita mau membuat kue tart yg enak kalau kita sendiri belum pernah merasakan seperti apa rasanya kue tart itu?

Beli materi ternak secara instant ke pemain2 terkenal, tentu bisa saja.
Tapi coba kita lihat realitanya di lapangan, hampir semua peternak yg berhasil itu adlh mantan pemain atau masih aktif jadi petarung.
Hampir tidak pernah sy temukan, orang yg ternak berhasil tanpa ia pernah turun jadi pemain.
Kalaupun ada, sy kira hasil ternaknya akan stagnan. Tidak ada kemajuan krn tidak mendapat feed back yg bagus dari pengalamannya sendiri.

Yg saya rasakan selama ternak adlh : Feed back/masukan atau instrospeksi yg terbaik adalah ketika merasakan bagaimana ayam kita kalah digebukin krn kalah kualitas.
hehehe...

Meskipun kita punya materi yg bagus secara instan (dapat beli dari senior), tapi kalau kita tidak terjun langsung cari pengalaman, ini sama saja seperti katak dalam tempurung.
Apalagi sekarang ini banyak sekali macam ragam gaya tarung ayam. Dimana kita bisa cari info kalau tidak turun sendiri di lapangan?
Sy tidak menyaranakan utk jadi petarung lho... intinya adlh, carilah pengalaman.
Saya ralat deh... Tidak harus jadi petarung. Sering sowan gebrak ke senior2 yg berbeda juga memberi pengalaman baru buat kita.
Very Happy

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6448
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  gondar on Mon 29 Jul 2013, 02:29

Jempol Nih Thread nya .... TE O PEH!cyclops

gondar
BANNED
BANNED

Jumlah posting : 214
Join date : 01.11.09
Age : 38
Lokasi : Ngumpet di balik kutang ...

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  NUR WAKHID on Mon 29 Jul 2013, 11:45

Administrator wrote:
misdiono wrote:

Intinya, dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan supaya selalu berhasil, kita dituntut harus terus mencari dan menggali pengalaman serta ilmu tentang apa yg kita kerjakan itu.
Analoginya,
- Bagaimana mau menciptakan mobil yg bagus kalau kita ngga pernah punya pengalaman merasakan naik mobil2 yg bagus?
- Bagaimana kita mau membuat kue tart yg enak kalau kita sendiri belum pernah merasakan seperti apa rasanya kue tart itu?

Beli materi ternak secara instant ke pemain2 terkenal, tentu bisa saja.
Tapi coba kita lihat realitanya di lapangan, hampir semua peternak yg berhasil itu adlh mantan pemain atau masih aktif jadi petarung.
Hampir tidak pernah sy temukan, orang yg ternak berhasil tanpa ia pernah turun jadi pemain.
Kalaupun ada, sy kira hasil ternaknya akan stagnan. Tidak ada kemajuan krn tidak mendapat feed back yg bagus dari pengalamannya sendiri.

Yg saya rasakan selama ternak adlh : Feed back/masukan atau instrospeksi yg terbaik adalah ketika merasakan bagaimana ayam kita kalah digebukin krn kalah kualitas.
hehehe...

Meskipun kita punya materi yg bagus secara instan (dapat beli dari senior), tapi kalau kita tidak terjun langsung cari pengalaman, ini sama saja seperti katak dalam tempurung.
Apalagi sekarang ini banyak sekali macam ragam gaya tarung ayam. Dimana kita bisa cari info kalau tidak turun sendiri di lapangan?
Sy tidak menyaranakan utk jadi petarung lho... intinya adlh, carilah pengalaman.
Saya ralat deh... Tidak harus jadi petarung. Sering sowan gebrak ke senior2 yg berbeda juga memberi pengalaman baru buat kita.
Very Happy

kalo saya ni, kalo bisa akses internet banyak reverensi yang bisa di petik kemudian analisis, video+ artikle+ jenis ayam dalam dan luar negeri. kemudian cari potensi yang ada di indonesia. bisa kita amati dari ayam2 yang sudah ada. cermati kalo ada ayam juara yang menangnya istimewa, struktur anatomi, sikap, gaya tarung, jenis. banyak deh heheh

NUR WAKHID
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 676
Join date : 06.04.11
Age : 43
Lokasi : Bantul Yogyakarta

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  J1mm13 on Mon 29 Jul 2013, 20:12

NUR WAKHID wrote:
Administrator wrote:


Intinya, dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan supaya selalu berhasil, kita dituntut harus terus mencari dan menggali pengalaman serta ilmu tentang apa yg kita kerjakan itu.
Analoginya,
- Bagaimana mau menciptakan mobil yg bagus kalau kita ngga pernah punya pengalaman merasakan naik mobil2 yg bagus?
- Bagaimana kita mau membuat kue tart yg enak kalau kita sendiri belum pernah merasakan seperti apa rasanya kue tart itu?

Beli materi ternak secara instant ke pemain2 terkenal, tentu bisa saja.
Tapi coba kita lihat realitanya di lapangan, hampir semua peternak yg berhasil itu adlh mantan pemain atau masih aktif jadi petarung.
Hampir tidak pernah sy temukan, orang yg ternak berhasil tanpa ia pernah turun jadi pemain.
Kalaupun ada, sy kira hasil ternaknya akan stagnan. Tidak ada kemajuan krn tidak mendapat feed back yg bagus dari pengalamannya sendiri.

Yg saya rasakan selama ternak adlh : Feed back/masukan atau instrospeksi yg terbaik adalah ketika merasakan bagaimana ayam kita kalah digebukin krn kalah kualitas.
hehehe...

Meskipun kita punya materi yg bagus secara instan (dapat beli dari senior), tapi kalau kita tidak terjun langsung cari pengalaman, ini sama saja seperti katak dalam tempurung.
Apalagi sekarang ini banyak sekali macam ragam gaya tarung ayam. Dimana kita bisa cari info kalau tidak turun sendiri di lapangan?
Sy tidak menyaranakan utk jadi petarung lho... intinya adlh, carilah pengalaman.
Saya ralat deh... Tidak harus jadi petarung. Sering sowan gebrak ke senior2 yg berbeda juga memberi pengalaman baru buat kita.
Very Happy

kalo saya ni, kalo bisa akses internet banyak reverensi yang bisa di petik kemudian analisis, video+ artikle+ jenis ayam dalam dan luar negeri. kemudian cari potensi yang ada di indonesia. bisa kita amati dari ayam2 yang sudah ada. cermati kalo ada ayam juara yang menangnya istimewa, struktur anatomi, sikap, gaya tarung, jenis. banyak deh heheh

kalo saya neh...
saya langsung ke mas ari mulangin sepasang ayam turunan HN61, tp beda indukan.
tinggal ternakin deh...
saya yakin hasilnya T.O.P B.G.T..... cheers cheers

J1mm13
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 483
Join date : 20.02.12
Lokasi : Rangkas Bitung 081328878333

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  chochoholic on Tue 30 Jul 2013, 12:29

Administrator wrote:
misdiono wrote:
Administrator wrote:Utk ternak yg berhasil butuh intuisi, ketajaman feeling memadukan pacek dan biangnya, serta kesabaran.
Semua ini didapat dari pengalaman dan literatur bacaan (teori breeding).

Dari menjadi pemain kita akhirnya memiliki pengalaman.
Dari menjadi pemain ini pula kita mendapat ilmu tentang seluk beluk ayam aduan dan tentunya link atau relasi dimana kita bisa mendapatkan ayam2 berkualitas.

Makanya, peternak yg berhasil itu biasanya sudah melalui tahapan menjadi petarung selama bertahun2 dan sudah banyak belajar dari kekalahan.
Pengalaman dan pengetahuan jadi petarung/pemain itulah yg menjadi modal dasar pengetahuan utk ternak.
Sangat jarang ada peternak yg berhasil dan sukses menjaga kualitas hasil ternaknya tanpa melewati masa2nya jadi petarung.

Dgn kata lain, bagaimana anda mau berhasil ternak bila belum pernah melewati atau merasakan fase menjadi petarung.
hehehe...

Wink

mau nanya mas ary dengan yang saya bold, bagaimana dengan pemula yang tidak jadi petarung (pengadu) ? padahal dia mau ternak ayam aduan ?
soalnya di daerah2 adanya petarung yang mesti ada isinya kalo pas ngadu karena jarang atau bahkan tidak ada kontes yg rutin seperti di jakarta / semarang ? padahal dia tidak hoby ngadu pakai uang, apakah dia akan jadi peternak yang gagal/tidak sukses ?
tidak bisa kah meski dia tidak jadi petarung,dia bisa sukses dengan cara membeli materi ternak dari petarung yang sering menang (bisa nitip dicarikan materi yg bagus) atau beli materi dari peternak yang sudah berhasil (semisal beli pacek dan babon di papaji sini dari peternak sini yang sudah berhasil semisal mas ary) ?

maaf mas kalo banyak nanya dan terima kasih atas jawabannya...
Intinya, dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan supaya selalu berhasil, kita dituntut harus terus mencari dan menggali pengalaman serta ilmu tentang apa yg kita kerjakan itu.
Analoginya,
- Bagaimana mau menciptakan mobil yg bagus kalau kita ngga pernah punya pengalaman merasakan naik mobil2 yg bagus?
- Bagaimana kita mau membuat kue tart yg enak kalau kita sendiri belum pernah merasakan seperti apa rasanya kue tart itu?

Beli materi ternak secara instant ke pemain2 terkenal, tentu bisa saja.
Tapi coba kita lihat realitanya di lapangan, hampir semua peternak yg berhasil itu adlh mantan pemain atau masih aktif jadi petarung.
Hampir tidak pernah sy temukan, orang yg ternak berhasil tanpa ia pernah turun jadi pemain.
Kalaupun ada, sy kira hasil ternaknya akan stagnan. Tidak ada kemajuan krn tidak mendapat feed back yg bagus dari pengalamannya sendiri.

Yg saya rasakan selama ternak adlh : Feed back/masukan atau instrospeksi yg terbaik adalah ketika merasakan bagaimana ayam kita kalah digebukin krn kalah kualitas.
hehehe...

Meskipun kita punya materi yg bagus secara instan (dapat beli dari senior), tapi kalau kita tidak terjun langsung cari pengalaman, ini sama saja seperti katak dalam tempurung.
Apalagi sekarang ini banyak sekali macam ragam gaya tarung ayam. Dimana kita bisa cari info kalau tidak turun sendiri di lapangan?
Sy tidak menyaranakan utk jadi petarung lho... intinya adlh, carilah pengalaman.
Saya ralat deh... Tidak harus jadi petarung. Sering sowan gebrak ke senior2 yg berbeda juga memberi pengalaman baru buat kita.
Very Happy
betul mas ary, contoh saya sendiri, dari lahir gak pernah pegang ayam aduan, tapi hoby ternak di lain jenis unggas (puyuh, merpati, serama).
dari hati niat beternak ayam aduan yg blm pernah sy pegang bahkan blm pernah liat ayam tarung.
mas ari kirim saya TANKER dan GUNDALA jr. apa bisa saya yakin itu anak akan menghasilkan anakan bagus, sedangkan saya tidak tau ayam bagus seperti apa? aneh kan?
mau tidak mau saya harus sering turun dia anggota2 ato teman2 yg suka ayam adu di desa saya.
ikut liat abar dan ikut ke arena judi ayam adu (sekalipun g ikut adu dan taruhan / cuma lihat doang). setiap pertaruangan sy videokan dan saya minta mas ari analisa, agar mengerti gaya tarung ayam, teknik ayam dll, contoh apa itu bogang? tarik konde? tarik dasi? brakot? kuda2? dll. akhirnya say sedikit2 tahu tentang ayam adu, lah wajar saja ayam adu pertama yg sy pegang itu dari mas ari. klo saya cuma diem dirumah tunggu anakan Gundala jr. blm tau cara rawat. apa saya bisa bertahan? No

chochoholic
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 215
Join date : 07.01.13
Age : 28
Lokasi : Jember

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  rifai on Tue 30 Jul 2013, 14:00

LaughingLaughingLaughing ikut nyimak aja deh ArrowArrowArrowArrowArrow

rifai
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 138
Join date : 16.05.11
Lokasi : (rmh) SOLO/(t4 tugas) sulawesi tenggara

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  indrabayu on Sat 10 Aug 2013, 04:05

belajar dan bekerja, LEARN BY DOING di terapkan masa pembelajaran ngak cukup kalo belum ketemu namanya masalah.
pemain lebih enak ayam ternakan sendiri itupun jangka setingan butuh lama lebih dari 3 periode
kalo peternak untuk ayam yg bagus harus mau turun lapangan mencoba janggaran atau ayam sendiri dengan ayam lawan, nanti bisa dilihat hasilnya.
kalo anakan bagus teruskan materinya kalo anakannya jelek ganti materinya.ArrowArrow

indrabayu
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 319
Join date : 05.08.13
Age : 36
Lokasi : cibubur jakarta timur

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  si blorok madu on Sat 10 Aug 2013, 12:22

cari dan seleksi biang.. itu yang utama bro

si blorok madu
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 23.04.13

Kembali Ke Atas Go down

Re: Beternak ga kalah gengsi sama Petarung/Pemain

Post  Sponsored content Today at 23:10


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik