[info] Pemuliaan Ternak

Halaman 1 dari 36 1, 2, 3 ... 18 ... 36  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

[info] Pemuliaan Ternak

Post  Administrator on Tue Mar 03, 2009 8:41 pm

Kenapa ternak kita hasilnya acak-acakan dan banyak yang boncos..??
Hasil tidak seragam, dan kualitas mutunya lambat laun terasa semakin menurun…
Kebanyakan peternak di Indonesia sangat fanatik dgn trah juara. Juara VS Juara, tapi anakannya tidak ada yg juara… Ini menimbulkan pertanyaan tersendiri...

Salah satu penyebabnya mungkin krn indukan kita geno-typenya tidak seragam alias acak-acakan. Itulah sebabnya diperlukan ternak dgn "rekayasa genetik" untuk menyeragamkan geno-type melalui proses ternak yg lebih terpadu, tersistematis atau terpola dengan baik. Bukan sekedar ayam menangan saja.

Buat rekan2 sekalian, ini ada sedikit artikel mengenai teknik2 breeding (beternak) dgn cara yg lebih sistematis sehingga bisa juga disebut sebagai ‘Rekayasa Genetika’.
Mungkin saja diantara teman2 ada yg lebih berpengalaman dan menemukan cara ternak yg lebih baik. Tapi minimal, artikel ini bisa menjadi sebuah wawasan baru mengenai bagaimana cara beternak yg baik dgn teknik modern sesuai dgn teori genetika.

Sebelum dilanjut, ada baiknya kita mengenal dulu beberapa kosa kata yg ada dalam artikel ini agar tdk terjadi salah penafsiran.

Inbreed : Perkawinan antara dua individu yg memiliki hubungan darah sangat dekat. Yaitu : Ibu dgn anak, bapak dgn anak dan anak vs anak.

Line breed : Perkawinan dua individu yg memiliki hubungan darah tidak terlalu jauh. Contoh : Kakek vs cucu, paman vs keponakan, dll.

Cross breed : Perkawinan antara 2 individu yg tidak memiliki hubungan darah. Atau minimal hubungan darahnya terlalu jauh.

Super breed : Individu yang selalu mampu menurunkan sifat2 terbaik pada keturunannya.

Super fight : Individu yang diproyeksikan khusus untuk lomba/tarung.


Terakhir diubah oleh Administrator tanggal Thu Sep 24, 2009 12:31 am, total 1 kali diubah

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 6168
Join date: 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  Administrator on Tue Mar 03, 2009 9:03 pm

Artikel ini ditulis oleh Steven van Breemen, sesuai dgn pengalamannya beternak merpati pos di Eropa sana. Dituangkan dalam buku berjudul Mini Course The Art of Breeding.
Meskipun hewan yg digunakan adalah merpati, tapi saya rasa bisa diterapkan pada Ayam. Mengingat kedua spesies ini banyak memiliki kesamaan.

Berikut ringkasannya :

Steven Van Breemen mengembangkan sebuah metode ternak yang disebut : "population genetics".
Tujuan metode ini adalah membangun suatu populasi yang ada dalam kandang dengan ciri-ciri genetika yang kurang lebih sama (homogen). Misalnya, kalau kita punya 50 ayam di kandang, maka semuanya mempunyai ciri kualitas karakter yang relatif sama (tentu tidak 100 % sama, tapi kalaupun berbeda tidak terlalu jauh). Dari kesamaan karakter ini, kita akan mampu memunculkan hasil ternak yang selalu stabil mutunya. Artinya, kita bisa mendapatkan stok super breeder unggulan yang pada akhirnya mampu memunculkan super fight.

Metode ini merupakan pengembangan dari teori Gregory Mendel yg dimodifikasi. Aplikasinya dengan menggunakan prinsip Cross Breed, Inbreed dan Line breed secara sistematis dan tercatat dgn detail.
Menurut Mr. Steven, bila kita sukses mengembangkan metode ini, maka kita akan ongkang2 kaki bisa menikmati hasilnya selama 20 tahun lebih…!!

Teori population genetics hanya cocok diterapkan oleh breeder yang serius, konsisten dan mempunyai visi jauh ke depan. Jadi harus diawali dengan suatu angan-angan tentang kualitas ayam yg nantinya ingin kita hasilkan.

Berikut penerapannya di lapangan :

Tahapan ternak berdasar teori ini :
1. Cross breed I -----> 2. inbreed -----> 3. line breed -----> 4. cross breed II

1. Cross breed I
Sebelum mulai ternak, kita harus berkhayal dulu. Berkhayal tentang seperti apa typical karakter ayam terbaik yang kita idam2kan. Bukan sekedar ikut2an hanya melihat ayam juara yang ada. Ayam juara belum tentu sempurna. Maka khayalan kita harus jauh lebih bagus dari sekedar juara. Agak idealis kelihatannya, tapi inilah cita cita yang harus dicapai, bagaimanapun sulitnya.

Untuk cross breed I, carilah pasangan indukan sesuai dgn kriteria khayalan kita tsb. Memakai ayam juara lebih dianjurkan. Tapi jangan asal comot!!!. Ayam juara banyak ragam typikal kerjanya. Misalkan ingin punya ayam dgn pukul keras, maka carilah ayam juara yg tipikal kerjanya pukul keras. Kemudian cari juga pasangan betinanya yg keturunan ayam pukul keras.
Hasil dari cross breed 1 ini diharapkan muncul ayam2 dgn karakter pukul keras secara merata pada anakannya.

Cross breed 1 ini dianggap tahap yg paling penting utk pondasi tahapan breeding berikutnya. Hasil anakan 75% harus rata karakternya. Ini untuk menghindari resiko besar pada tahapan breeding selanjutnya (inbreed), dan menghindari set back yg bisa membuang waktu percuma.

2. Inbreed :
Tujuan inbreed adlh mencetak breeder (parental stock) yg menyatukan sifat2 positif yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya (dominan).
Hasil inilah yg disebut 'investasi', modal dasar dan aset ternakan kita yg sangat berharga. Anakan hasil inbreed, biasanya tidak memiliki ‘vitalitas’. Yaitu rentan terhadap penyakit, dan fisik/staminanya loyo. Ini tidak menjadi masalah, karena tujuan utamanya adalah untuk parental stock, bukan untuk dijadikan fighter. Sukur2 kalo ternyata hasilnya bisa jadi petarung. Pada akhirnya, kurangnya vitalitas ini dapat diperbaiki melalui tahapan berikutnya.

3. Line breed :
Setelah dapat 'modal' dari inbreed, diperkuat lagi dgn line breed. Bila dipasangkan (misalnya) dgn paman yg punya pukul keras, hasilnya sudah bisa dipastikan : ayam dgn karakter pukul sempurna yg sangat dominan. Mungkin inilah yg dimaksud oleh Steven sebagai 'super breed'. Yaitu ayam yg memiliki daya turun breeding yg kuat thdp anak2nya.

4. Cross breed 2 :
Super breed ini boleh dicoba utk disilang dgn ayam dari trah lain (cross breed ke 2). Tujuannya utk menambah daya vitalitas dan menyempurnakan karakter. Kalau di cross dgn ayam lain yg pukul keras, hasilnya pasti ayam dgn pukulan sempurna. Kalau di cross dgn ayam yg sifatnya agak berbeda, -teknik bagus misalnya- maka pukul kerasnya tidak akan hilang. Justru kita berharap ayam dgn tipikal pukul keras dan teknik bagus. Inilah yang dimaksud Mr. Steven sebagai ‘Super fighter’.


Beberapa prinsip yg harus dipahami :

1. Tujuan utama teori population genetics adalah untuk melestarikan karakter/sifat-sifat unggul dari indukan (untuk mudahnya kita pake saja istilah "geno-type") , bukan mempertahankan ciri-ciri fisik (feno-type). Dgn kata lain, tujuan teori ini adlh menciptakan ‘super ‘breeder’.

2. Inbreeding pada prinsipnya adalah upaya menggabungkan sifat-sifat/ karakter 2 individu yang berbeda, baik karakter yang positif maupun negatif. (Ingat, tidak ada ayam yg sempurna). Oleh karenanya rumus inbreeding adalah "the best vs the best". Mr. Breemen memakai istilah super breeder vs super breeder. Yang kedua, super breeder harus mempunyai karakteristik yg dapat mendukung "khayalan" kualitas ayam yg ingin dihasilkan dari ternak kita. Misalnya kalau kita menghayalkan bahwa hasil ternakan kita harus teknik bagus, maka cari indukan yg teknik bagus. Kalau sekarang belum memiliki atau belum mampu memiliki indukan yg "ideal", menurut saya tidak perlu khawatir karena kualitas indukan dapat diperbaiki melalui cross-breeding.
Mungkin ada yg bertanya, kalau kita sudah punya "super breeder" kenapa tidak itu saja diternak dan nggak perlu repot-repot pake teori population genetics??
jawab : Kalau tujuan kita ternak hanya jangka pendek memang teori population genetics tidak perlu, tapi seperti dijelaskan sebelumnya, tujuan kita adalah jangka panjang. Perlu diingat bahwa super breeder yg kita punya suatu saat akan mati, mandul, atau sakit. Kalau ini terjadi maka kita kehilangan modal. Itu sebabnya banyak peternak besar yg gagal mempertahankan standard kualitasnya dan terus menurun. Dan banyak ayam2 juara yg terputus generasinya.

3. Cross-breeding yg pertama adalah pada saat awal memulai ternak dimana indukan berasal dari dua darah (strain) yg berbeda sedangkan cross-breeding yg kedua dilakukan dengan dua tujuan, yaitu apabila kita ingin memproduksi petarung dan untuk memperbaiki kualitas darah yg sudah ada (menambahkan elemen baru atau "additive characteristics" yg sudah ada).

4. Aplikasi teori population genetics menuntut adanya sistem seleksi yg ekstra ketat. Beberapa waktu yg lalu ada pendapat yg mengatakan untuk bisa memakai sistem inbreeding, maka kita harus menjadi ahli "membunuh". Istilah ini sebenarnya hanya untuk memberikan tekanan bahwa anakan yg akan melanjutkan generasi indukan harus diseleksi secara ketat. Pilihlah anak betina yg mirip bapaknya dan anak jantan yg mirip ibunya. Yang perlu dipahami, pengertian "mirip" disini bukan mirip secara fisik, tapi yg lebih penting adalah karakternya (tetapi kalau secara fisik juga mirip ya tidak apa-apa). Di sini lagi-lagi diperlukan "feeling" dan keahlian dalam melakukan seleksi. Agar kita bisa melakukan seleksi, misalnya untuk mengambil 1 pasang pada setiap generasi kita tetaskan 3 X, lalu dari situ dilakukan seleksi untuk menentukan 1 pasang yg akan melanjutkan karakter moyangnya (ancestors). Semakin banyak pilihan yg akan diseleksi, akan semakin bagus.

5. Hasil inbreeding selalu ditandai dengan ciri-ciri kehilangan vitalitas (ayam hasil inbreeding menunjukkan gejala penurunan vitalitas). Prof. Anker bahkan menegaskan bahwa semakin besar hilangnya vitalitas pada ayam hasil in-breeding berarti effek dari inbreeding itu lebih bagus ( confused confused ).
Ayam hasil inbreeding tidak cocok untuk tarung, tapi hanya cocok untuk menjadi indukan (orang eropa biasanya beli burung bukan untuk dimainkan tapi untuk breeding). Turunanya nanti yang dimainkan.
Vitalitas yang hilang itu akan didapatkan kembali apabila hasil inbreeding di-cross dengan ayam lain. Inbreeding dimaksudkan untuk membangun sifat-sifat yang akan selalu diturunkan kepada turunannya (offspring), sedangkan cross-breeding untuk menambah sifat-sifat/ karakter yang sudah ada seperti menambah vitalitas, karakter dan kekuatan.
Dengan in-breeding kita bisa memperbaiki kualitas yang jelek. In-breeding adalah pengurangan variasi atau keragaman. Semakin banyak/sering suatu darah tertentu (strain) dilakukan in-breed maka turunannya akan mirip satu sama lain.
Menjodohkan bapak dan anaknya yg cewek atau ibu dengan anaknya yg cowok lebih efektif hasilnya dari pada menjodohkan kakak dengan adiknya (meskipun sama-sama in-breeding tapi sepertinya dampaknya berbeda).


semoga bermanfaat
salam

_________________
www.hn61.blogspot.com

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 6168
Join date: 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  kocu on Wed Mar 04, 2009 10:45 am

Salam PAPAJI....

Wah ini yg saya cari selama ini, terima kasih banyak mas ADM/Ari atas artikelnya yg dimuat i forum PAPAJI ini,hal ini membuat semangat saya untuk belajar dan mencoba berternak semakin manjadi2.. Laughing Laughing Laughing ...
Sekali lagi terima kasih banyak atas masukan dan infonya dan semoga ilmu2, pengalaman2, info2 dari para penggemar ayam aduan indonesia (Senior, Botoh, dll) dapat disebarluaskan kepada saya/kami para pemula (yg lg belajar berternk yg baik dan benar) agar ayam aduan indonesia dapat disegani di seluh dunia.... Embarassed Embarassed


Salam,


Kocu

kocu
Sersan
Sersan

Jumlah posting: 92
Join date: 05.02.09
Lokasi: Pekanbaru - RIAU

Kembali Ke Atas Go down

pemuliaan ternak

Post  amrogen on Wed Mar 04, 2009 11:20 am

Salam Mas Ary...dan papaji member,

Mas artikelnya mantap mas, bisa jadi referensi yg bagus nih....hatur nuhun lah,

Mas apakah inbreed adalah fase wajib? bisakah langsung lompat, gimana efeknya kalau kita lewati fase ini.

sekedar cerita....
Methode seperti ini pernah sy jumpai di Karawang mas, ada seorang peternak (koh engwat/eden) kalau saya perhatikan secara tidak sengaja meng-aplikasikan methode populasi genetik ini, walaupun pendekatannya lebih ke study empiris (pendekatan try and error) tanpa dasar teory yg ilmiah (seperty theory di atas).
awalnya sy jg kaget pas tahu kok...induk di kawin lagi sama anaknya atau sebaliknya,dan seterus2nya.....
ternyata
memang terbukti...
ayam2 keluaran dari ternak ini...karakter tulangan, main pukulnya relative samaaa...mas , luar biasa.
Banyak yg jadi jawara ayam2nya, bahkan sering mengalahkan ayam2 import sekalippun!

bravo papaji!

salam

agun/krw

amrogen
Jendral
Jendral

Jumlah posting: 1276
Join date: 12.09.08
Lokasi: Klarifornia, Karawang West Java

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  boy on Wed Mar 04, 2009 11:57 am

Bang Admin trimakasih tulisanya sangat brmanfaat bagi kita semua, dan jgn lupa tetep berbagi ilmu bagi teman2 lainya yg mempunyai jurus2 khusus dlm hal berternak, mungkin Bang Admin dpt menulis lagi tentang menejemen berternak yg efektip, apakah soal pakan, kandang,perrawatan ayam yg baru lahir sehingga dewasa= tdk banyak mati sblm dewasa, yaa skitar itulah ( Banyak permintaan yaa Rolling Eyes Rolling Eyes ), sumbangsih Bang Admin sangat besar nantinya buat perkembangan ayam tarung kedepan dinegeri ini.



trimkas

boy
Kapten
Kapten

Jumlah posting: 250
Join date: 02.12.08
Lokasi: CARUBAN jl.KALIMAS N045 ( masuk dari depan terminal CARUBAN)

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  arnanda sulistyo on Wed Mar 04, 2009 2:57 pm

AYO KAWAN2X KITA BETERNAK AYAM ADUAN YUK Razz

arnanda sulistyo
Sersan
Sersan

Jumlah posting: 93
Join date: 02.12.08

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  Administrator on Wed Mar 04, 2009 3:21 pm

amrogen wrote:
Mas apakah inbreed adalah fase wajib? bisakah langsung lompat, gimana efeknya kalau kita lewati fase ini.

Tujuan inbreed disini adlh mencetak breeder (parental stock/stock indukan) yg menyatukan sifat2 positif yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya (dominan).

Misal : Pacek pukul keras, anak pukul keras. Kalau di inbreed, pasti hasilnya sangat merata pukulan keras semua.
Nah, ini yg dijadikan stok indukan masa depan. Yaitu ayam dgn pukulan keras yg sangat dominan. Kalau di cross lagi dgn ayam lain yg pukul gancang, harapannya pukul gancang dan keras. Artinya, pukul keras ini sangat dominan dan jadi ciri ternak kandang kita. Tidak hilang begitu saja.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 6168
Join date: 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  kocu on Fri Mar 13, 2009 12:25 pm

Administrator wrote:
amrogen wrote:
Mas apakah inbreed adalah fase wajib? bisakah langsung lompat, gimana efeknya kalau kita lewati fase ini.

Tujuan inbreed disini adlh mencetak breeder (parental stock/stock indukan) yg menyatukan sifat2 positif yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya (dominan).

Misal : Pacek pukul keras, anak pukul keras. Kalau di inbreed, pasti hasilnya sangat merata pukulan keras semua.
Nah, ini yg dijadikan stok indukan masa depan. Yaitu ayam dgn pukulan keras yg sangat dominan. Kalau di cross lagi dgn ayam lain yg pukul gancang, harapannya pukul gancang dan keras. Artinya, pukul keras ini sangat dominan dan jadi ciri ternak kandang kita. Tidak hilang begitu saja.

Salam PAPAJI...

Mas Admin, saya mo tanya, gimana kl indukan yang mau diinbreed tsb baru pertama kali bertelur, pengaruh ga jika nanti anak iduk muda tsb akan di kawinkan dgn saudara/pak lek/Paman/ayah "nya" (inbreed) ?

Salam,

Papaji

kocu
Sersan
Sersan

Jumlah posting: 92
Join date: 05.02.09
Lokasi: Pekanbaru - RIAU

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  Administrator on Fri Mar 13, 2009 1:28 pm

kocu wrote:Mas Admin, saya mo tanya, gimana kl indukan yang mau diinbreed tsb baru pertama kali bertelur, pengaruh ga jika nanti anak iduk muda tsb akan di kawinkan dgn saudara/pak lek/Paman/ayah "nya" (inbreed) ?

Yang dikhawatirkan dari ayam dedara (baru belajar nelor) adalah telurnya yg kecil2 dan tdk rutin. Selain itu biasanya belum mau ngeram sendiri.
Selama bertelurnya rutin, ukuran telur normal (cukup besar) dan kondisi ayam sehat, sepertinya tdk masalah.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 6168
Join date: 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  ojieg on Tue Apr 07, 2009 2:22 pm

jadi ingat pelajaran biologi SMP ndan, soal pak mendel dengan teori persilangannya. tapi inspiratif banget, jadi ingat topik dan artikel sebelum2nya, soal babon unggul&cetak, mana yang paling dominan babon apa pacek dst, saya pernah mengalami punya anakan yang hampir merata pukul bagus solah bagus, tapi begitu pacekan mati (anakan uda pada menyebar dibawa teman2) trus babon yang sama saya kawinkan dengan pacekan baru eh ternyata anakannya rata2 solah luar biasa tapi pukulannya tawar he..he..memang tiada pilihan lain selain Merencanakan ternak untuk masa depan dan berani berinvestasi, meski hasilnya baru dirasakan agak luama Laughing bravo ndan

ojieg
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting: 554
Join date: 26.03.09
Lokasi: Jombang-Jatim

http://pojokdesa.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  Administrator on Tue Apr 07, 2009 4:38 pm

ojieg wrote:jadi ingat pelajaran biologi SMP ndan, soal pak mendel dengan teori persilangannya. tapi inspiratif banget, jadi ingat topik dan artikel sebelum2nya, soal babon unggul&cetak, mana yang paling dominan babon apa pacek dst, saya pernah mengalami punya anakan yang hampir merata pukul bagus solah bagus, tapi begitu pacekan mati (anakan uda pada menyebar dibawa teman2) trus babon yang sama saya kawinkan dengan pacekan baru eh ternyata anakannya rata2 solah luar biasa tapi pukulannya tawar he..he..memang tiada pilihan lain selain Merencanakan ternak untuk masa depan dan berani berinvestasi, meski hasilnya baru dirasakan agak luama Laughing bravo ndan

Betul mas... teori ini bisa jadi bahan pertimbangan sistem ternak kita. Selama ini rata2 peternak hanya pakai teknik cross breed saja dimana jantan dan betina tdk memiliki hubungan darah.
Resikonya, kalau indukan mandul, sakit atau mati, maka kita tdk punya stok parental lagi utk meneruskan generasinya.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 6168
Join date: 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  setanhitam on Thu May 21, 2009 9:09 am

boy wrote:Bang Admin trimakasih tulisanya sangat brmanfaat bagi kita semua, dan jgn lupa tetep berbagi ilmu bagi teman2 lainya yg mempunyai jurus2 khusus dlm hal berternak, mungkin Bang Admin dpt menulis lagi tentang menejemen berternak yg efektip, apakah soal pakan, kandang,perrawatan ayam yg baru lahir sehingga dewasa= tdk banyak mati sblm dewasa, yaa skitar itulah ( Banyak permintaan yaa Rolling Eyes Rolling Eyes ), sumbangsih Bang Admin sangat besar nantinya buat perkembangan ayam tarung kedepan dinegeri ini.



trimkas

tul bang admin saya dukung trus apa yang dikatakan mas boy diatas sangat2 bermanfaat buat semua pecinta ayam tarung di indonesia khususnya yang msh awam. Kl bisa rinci spt artikel breeding. kami sangat menantikan artikel selanjutnya : menejemen berternak yg efektip, apakah soal pakan, kandang,perrawatan ayam yg baru lahir sehingga dewasa= tdk banyak mati sblm dewasa...bagus banget artikelnya bang jadi nambah ilmu ni.... Laughing bounce

setanhitam
kopral
kopral

Jumlah posting: 10
Join date: 18.05.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  botoh_tegal on Fri May 22, 2009 4:07 pm

Trim buat infonya,,,,,siiip Very Happy

botoh_tegal

Jumlah posting: 4
Join date: 22.05.09
Age: 36
Lokasi: Tegal - Jawa Tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: [info] Pemuliaan Ternak

Post  arif on Thu Jun 25, 2009 9:50 am

info yang sangat bagus, tapi lumayan lama untuk menungguhasil ..sabar..sabar..hehe.. Smile

arif
Kapten
Kapten

Jumlah posting: 447
Join date: 22.06.09
Lokasi: Bogor, Jawa Barat

Kembali Ke Atas Go down

terima kasih

Post  kesawan on Mon Jun 29, 2009 4:21 pm

Artikel yang sangat bagus.......sangat berguna terutamanya buat saya yang baru "berayam" ini.terima kasih banyak bang Admin.

kesawan
kopral
kopral

Jumlah posting: 17
Join date: 23.06.09
Age: 37
Lokasi: medan

Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 36 1, 2, 3 ... 18 ... 36  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik