Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Halaman 2 dari 3 Previous  1, 2, 3  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Sedikit tentang Bekatul dan Dedak/Dedek...

Post  AlfaFarm on Fri 24 Jan 2014, 10:57

Bekatul secara teknis merupakan produk sampingan dari proses penggilingan padi. Menurut penjelasan Prof. Dr. Made Astawan, seorang ahli teknologi pangan sebagaimana dimuat dalam Kompas.com, bekatul dihasilkan setelah melalui beberapa proses. Bila gabah dihilangkan bagian sekamnya melalui proses penggilingan (pengupasan kulit), akan diperoleh beras pecah kulit (brown rice). Beras pecah kulit terdiri atas bran (dedak dan bekatul), endosperm, dan embrio (lembaga).

Endosperma terdiri atas kulit ari (lapisan aleuron) dan bagian berpati. Selanjutnya, bagian endosperma tersebut akan mengalami proses penyosohan, menghasilkan beras sosoh, dedak, dan bekatul.

Proses penyosohan merupakan proses penghilangan dedak dan bekatul dari bagian endosperma beras. Secara keseluruhan proses penggilingan padi menjadi beras akan menghasilkan 16,28 persen sekam, 6-11 persen dedak, 2-4 persen bekatul, dan sekitar 60 persen endosperma.

Tujuan penyosohan untuk menghasilkan beras yang lebih putih dan bersih. Makin tinggi derajat sosoh, semakin putih dan bersih penampakan beras, tapi semakin miskin zat gizi. Pada penyosohan beras dihasilkan dua macam limbah, yaitu dedak (rice bran) dan bekatul (rice polish).

Badan Pangan Dunia (FAO) telah membedakan pengertian dedak dan bekatul. Dedak merupakan hasil sampingan dari proses penggilingan padi yang terdiri atas lapisan sebelah luar butiran beras (perikarp dan tegmen) dan sejumlah lembaga beras.

Bekatul merupakan lapisan sebelah dalam butiran beras (lapisan aleuron/kulit ari) dan sebagian kecil endosperma berpati. Dalam proses penggilingan padi di Indonesia, dedak dihasilkan pada proses penyosohan pertama, bekatul pada proses penyosohan kedua.

Mineral yang terkandung pada bekatul tersebut, secara umum memiliki manfaat sebagai berikut:

1.Kalsium (Ca) bermanfaat mengurangi insomnia, mendukung system saraf dan kontraksi otot, serta mengatur detak jantung dan mencegah penggumpalan darah.

2. Magnesium (Mg) berguna mengaktikan enzim, berperan dalam produksi energi, formasi protein, dan replikasi sel, serta meningkatkan kelarutan kalsium dalam enzim sehingga bisa mencegah terbentuknya batu ginjal, batu empedu, dan batu saluran kemih. Kekurangan magnesium bisa menyebabkan gangguan mental, kelelahan, serta gangguan pada jantung, kondisi saraf, dan kontraksi otot.

3. Mangan (Mn) memiiki manfaat sebagai berikut:

- Berperan dalam beberapa system enzim, terutama enzim yang terlibat dalam pengontrolan gula darah, metabolisme energi, dan hormone tiroid.

- Berperan dalam enzim SOD (super oxide dismutase) sehingga sel tidak mudah rusak.

- Mencegah epilepsy, mengurangi resiko serangan jantung secara mendadak.

- Berperan dalam fungsi otak.

4. Zat besi (Fe) memiliki fungsi sebagai berikut:

- Berperan dalam mengatur moekul hemoglobin (sel-sel darah merah)

-Sebagai transportasi oksigen (O2) dari paru ke jaringan dan transportasi CO2 dari jaringan ke paru.

- Sangat diperlukan selama pekembangan janin, masa reamaja serta selama kehamilan dan menyusui. Kekurangan zat penting ini akan menurunkan daya konsentrasi dan fungsi kekebalan tubuh.

5. Kalium (K) bersama natrium berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi jantung. Di samping itu juga berfungsi sebagai pengantar pesan saraf ke otot, menurunkan tekanan darah serta mengirimkan oksigen ke otak.

6. Seng (Zn) sangat penting untuk pertumbuhan sel, sintesis protein, dan pemanfaatan vitamin A.

1. Vitamin B15 menambah sirkulasi darah perifer dan menambah oksigenasi jaringan dan otot jantung. Karena terbukti dari penelitian yang dilakukan seorang peneiti Rusia, vitamin B15 dapat meningkatkan kadar keratin dalam otot dan hati. Meningkatnya fosfokreatin di semua otot bisa meningkatkan daya kontraksi otot jantung.

2. Viamin B15 meninggikan glikogen dalam otot dan hati serta meningkatkan adenosine tri phosphate (ATP).

3. Vitamin B15 juga bisa meningkatkan pemasukan oksigen ke dalam otak.

4. Vitamin B15 bisa memperbaiki fungsi hati pada penderita sirosis dan akoholik hepatitis.

5. Vitamin B15 mampu menstimulasi proses oksidasi dan respirasi sel.

6. Vitamin B15 bisa meningkatkan metabolisme protein, terutama pada otot dan jantung.

7. Vitamin B15 bisa menstimulasi metabolisme lemak dan gula sehingga memiliki efek yang baik terhadap arterioklerosis (pengapuran pembuluh darah), hiperkolesterol (kadar kolesterol dalam darah meninggi) dan diabetes mellitus (kencing manis).

8. Vitamin B15 bisa menghilangkan gejala subyektif pada penyakit jantung koroner (coronair insufficiency) dan heart infarct.

9. Vitamin B15 tidak menimbulkan efek racun (tidak toksik).

Manfaat luar biasa bekatul ini secara umum mampu memberikan efek nyata dalam peningkatan dan pemeliharaan kesehatan tubuh, mempebaiki stamina dan juga sebagai terapi yang sangat aman dan efektif untuk mengatasi berbagai penyakit.

Dedak merupakan hasil samping dari pemisahan beras dengan sekam (kulit gabah) pada gabah yang telah dikeringkan melalui proses pemisahan dengan digiling atau ditumbuk yang dapat digunakan sebgaia pakan ternak. Proses pemisahan menjadi dedak ini akan mendapatkan 10% dedak padi, 50 % beras dan sisanya hasil ikutan seperti pecahan butir beras, sekam dan sebagainya, akan tetapi persentase ini tergantung pada umur dan varietas padi yang ditanam (Grist, 1972). Hal ini juga didukung oleh produksi padi yang terus meningkat yaitu mencapai 57 juta ton pada tahun 2007 sehingga perkiraan produksi hasil samping dedak mencapai lebih dari 5 juta ton dedak (BPS, 2008).

Hartadi dkk (1997) menyatakan bahwa dedak dengan kandungan serat kasar 6-12 % memiliki kandungan lemak 14,1%, protein kasar 13,8%, sedangkan menurut National Research Council (1994) dedak padi mengandung energi metabolis sebesar 2100 kkal/kg, protein kasar 12,9%, lemak 13%, serat kasar 11,4%, Ca 0,07%, P tersedia 0,21%, serta Mg 0,22%.






Tabel 1. Komposisi Dedak menurut persyaratan Mutu



Komposisi

Mutu I

Mutu II

Mutu III



Air (%) Maksimum

12

12

12



Protein Kasar (%) minimum

11

10

8



Serat Kasar (%) maksimum

11

14

16



Abu (%) maksimum

11

13

15



Lemak (%) maksimum

15

20

20



Asam Lemak bebas (%) terhadap lemak maksimum

5

8

8



Ca (%)

0.04-0.3

0.04-0.3

0.04-0.3



P (%)

0.6-1.6

0.6-1.6

0.6-1.6



Aflatoksin (ppb) maksimum

50

50

50



Silica (%) maksimum

2

3

4


Sumber: DSN, 2001


Dedak berdasarkan komposisi tersebut mempunyai kadar lemak yang cukup tinggi, hal ini yang mempengaruhi penyimpanannya karena 6-10% dedak padi mudah mengalami ketengikan oksidatif. Dedak padi mentah yang dibiarkan pada suhu kamar selama 10-12 minggu dapat dipastikan 75-80% lemaknya berupa asam lemak bebas, yang sangat mudah tengik (Amrullah, 2002). Selain lemak kasar, dedak padi juga mengandung fitat tinggi dan serat kasar yang cukup tinggi yang berasal dari pemisahan gabah menjadi beras dan ikutannya. fitat dan serat kasar ini yang menyebabkan dedak padi penggunaannya sangat terbatas pada ternak tertentu seperti ayam petelur dan pedaging karena berpengaruh pada ketersediaan fosfor yang diperlukan oleh tubuh ternak.

Teknologi Penyimpanan Dedak Padi

Penyimpanan dedak padi telah dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dilaporkan oleh Imai (1998) pada penelitiannya dengan perlakuan panas pada dedak padi untuk mengurangi kerusakan. Pemanasan dilakukan dengan penguapan pada tekanan 3-4 kg/cm2 dan disimpan pada suhu 350C dapat mengurangi kadar air menjadi sebesar 8% dari kadar air dedak padi 12% yang berarti dapat menekan kerusakan oleh jamur akibat tingginya kadar air. Hasil penelitian tersebut menyatakan aktivitas lipase menurun menjadi sebesar 1.8 mV/g dari pada dedak padi tanpa perlakuan (3.6 mV/g) yang berarti dengan pemanasan dapat mengurangi adanya pemecahan lemak/minyak oleh enzim lipase sehingga mencegah terjadinya ketengikan. Imai (1998) ini juga melaporkan perbandingan penyimpanan dedak padi pada pemanasan dan di bawah suhu refrigerator 30C. Penyimpanan di bawah suhu refrigerator tidak dilaporkan untuk kadar air dan aktivitas lipase. Namun pada kandungan asam (AV) menurun setelah penyimpanan beberapa minggu mencapai 27 dari 121 untuk dedak padi tanpa perlakuan. Pemanasan maupun refrigerator dilaporkan dapat menurunkan kandungan asam (AV).

Dedak padi merupakan komponen sampingan padi yang berasal dari pemisahan endosperma beras pada proses penggilingan padi. Dedak padi sebagai produk samping dari penggilingan padi dapat digunakan sebagai pakan ternak dan potensial digunakan untuk komposisi makanan dan sumber minyak (Mc Caskill dan Zhang, 1999). Oleh karena itu, harus stabil produksinya terutama kandungan lipase, enzim yang menghidrolisis dengan cepat lemak/minyak dalam bentuk FFA dan gliserol yang dapat menurunkan kualitas dedak padi secara drastis (Enochain et. al, 1981). Kestabilan dedak padi dapat dilakukan dengan cara penonaktifan enzim melalui perlakuan panas seperti ekstruksi atau pemanasan menggunakan mikrowave (Randall et. al, 1985;Sayre et. al, 1985;Ramezanzadeh et. al, 2000). Penelitian yang dilaporkan Lakkakula et. al (2003) menyatakan bahwa penyimpanan dedak padi yang sebelumnya dilakukan pemanasan ohmik (pemanasan secara elektrik) dapat menurunkan kadar FFA cukup tinggi sedangkan dengan pemanasan mikrowave kadar FFA menurun lebih tinggi dalam hal ini juga dipengaruhi oleh kadar air pada awal perlakuan. Penyimpanan dilakukan dengan waktu yang sama antara kedua perlakuan sedangkan kestabilan dedak padi dapat terlihat setelah suhu mencapai 1000C.

Dedak padi sebagai pakan memiliki permasalahan penyimpanan yang belum dapat dipecahkan. Selain dedak padi mudah mengalami ketengikan karena kandungan lemaknya yang tinggi juga pakan ini mudah mendatangkan serangga khususnya kutu. Masalah ini menjadi penting karena dedak padi dengan produksinya yang tinggi, dapat melengkapi bahan pakan lain yang produksinya kurang sehingga harus dijaga pada proses penyimpanannya.

(Disarikan dari Buku; “Bekatul, makanan yang Menyehatkan”, pengarang ; dr. Liem dan Dra. Zaini Yetti Razali, M.Pd dan dari berbagai sumber).

Bekatul : Kaya Kandungan GiziSecara umum bekatul mengandung protein, mineral, lemak (termasuk asam lemak essensial), serat pencernaan (dietary fibre), antioksidan, vitamin E dan vitamin B komplek, yaitu : B1, B2, B3, B5, B6 dan B15. Jika dibandingkan dengan bahan makanan lainnya, bekatul memiliki kandungan B15 paling tinggi. Di samping itu, bekatul juga mengandung kalsium, magnesium, mangan, zat besi, kalium, dan natrium.

Vitamin B15; Vitamin Multi Khasiat

Cara kerja vitamin B15 yang terpenting adalah untuk menyempurnakan proses metabolisme dalam tubuh. Cukup banyak penyakit yang disebabkan karena terganggunya metabolisme tubuh, termasuk di antaranya adalah penyakit kencing manis (Diabetes Mellitus), gondok (basedov), kolesterol tinggi. Sebagai vital anti oksidan, Vitamin B15 pada bekatul memiliki banyak fungsi dan manfaat;

Buku; “Bekatul, makanan yang Menyehatkan”, pengarang ; dr. Liem dan DraL.A.A. Pratiwi, S.Pt.


http://biologipedia.blogspot.com/2013/03/perbedaan-bekatul-dan-dedak.html

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Sedikit tentang Babon...

Post  AlfaFarm on Sat 25 Jan 2014, 16:03

MEDIA AYAM (Online) – Menghasilkan ayam aduan unggulan bisa dilakukan sejak dini. Bahkan, ketika ayam tersebut masih berbetuk telur bisa kita tentukan mana yang bagus dan mana yang tidak. Meskipun nantinya anakan yang dihasilkan tidak seratus persen berkualitas, tapi setidaknya cara ini bisa meminimalisir adanya ayam aduan yang kurang berkualitas.

Untuk menghasilkan ayam aduan yang berkualitas, pemilihan indukan juga menjadi penentu kualitas anakan yang dihasilkan. Indukan yang dikawinkan harus mempunyai silsilah keturunan yang bagus, sehingga nantinya bisa mengahsilkan telur-telur bagus dan kualitas anakan yang mumpuni. Sebenarnya ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas ayam aduan untuk menjadi Hi-quality. Salah satunya adalah seleksi telur dan tekhnik perawatannya. Tidak hanya harus benar, namun juga ketelitian sangat menentukan hasil kerja kita.

Membuat Sarang Eram
Peran sarang ini menjadi sangat penting manakala indukan yang kita gunakan termasuk ayam yang cukup sulit mengerami telur. Menghadapi karakter ayam demikian kita harus benar-benar memperhatikan sarang eramnya. Biasanya sarang eram akan menjadi tempat ayam menyimpan telur sebelum masuk tahap pengeraman.
Normalnya, sarang eram yang baik tidak terkena sinar matahari langsung, Biasanya sarang ini dibuat pada daerah bayangan, karena jika terkena sinar matahari langsung biasanya ayam tidak mau bertelur pada tempat tersebut, kalaupun bertelur tapi jumlahnya sangat sedikit. Perlu juga diatur sirkukulasi udaranya agar indukan tersebut nantinya betah untuk mngerami telurnya.
Perlengkapan untuk membuat sangkar eram adalah box yang terbuat dari kayu atau bambu. Pada bagian tengah box diberi piring atau baskom baru kemudian ditutup dengan jerami, hal ini bertujuan untuk memberi bentuk cekungan pada sarang eram sehingga telur tidak mudah berpindah tempat. Sarang eram sebaiknya diberi dinding yang berlubang untuk memberikan perlindungan dari pengaruh lingkungan sekitarnya.
Perlindungan indukan dari kutu ayam bisa dilakukan dengan mengambil daun tembakau dicampur dengan jerami sebanyak satu genggam dan diletakan disekeliling sarang eram. Efek bau yang ditimbulkan oleh tembakau akan mengusir kutu dari indukan tapi tidak mempengaruhi induk yang sedang mengerami.

Persiapan Pengeraman

Untuk mendapatkan ayam aduan yang unggul kita harus mempersiapkan proses pengeraman dengan baik agar anakan yang dihasilkan bisa sehat dan bagus. Tahapan persiapan bisa dilakukan dengan melakukan metode berikut ini:
1. Telur yang akan ditetaskan harus diseleksi terlebih dahulu, jangan pilih telur yang ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil, pilih ukuran telur yang sama besar satu dengan yang lainnya.
2. Kulit telur harus bersih, tidak kotor atau tidak pecah. Hal ini akan mempengaruhi indukannya, karena indukan akan cenderung mematuk telur yang kotor atau pecah.
3. Sebelum ditetaskan, sebaiknya telur tidak disimpan lebih dari 14 hari, apalagi pada musim panas. Sebaiknya diperiksa apakah suhu yang dihasilkan indukan untuk penetasan bisa mencapai suhu 50-60 derajat fahrenheit dan tidak boleh lebih dari 65o F atau sekitar 38.3o C. Kelembaban dalam ruangan sebaiknya diatur hingga mencapai 80% – 90% untuk memberikan kesejukan pada indukan, atau taruh sarang eram berdekatan dengan air.
4. Sebelum mengerami, indukan betina sebaiknya dijaga kesehatan dan staminanya agar pada saat mengerami kondisinya tidak droop dan ayam tidak mudah lelah selama proses pengeraman

Pada saat musim kemarau, ayam betina tidak akan menetaskan telur dengan baik, tingginya suhu akan membuat ayam betina mudah lelah. Untuk mengatasinya, kita harus menyemprotkan air kepada induk tersebut pada pagi dan sore hari agar ayam tidak mudah lelah dan tidak mudah turun dari sarang eraman.
Bila ayam betina tidak mau mengerami telur atau ragu-ragu untuk mengerami telur, cobalah ganti dengan telur dari betina yang lainnya atau mengakalinya dengan telur palsu agar dierami. Upaya ini untuk mencegah telur-telur yang telah terpilih dipatuk indukan. Jika selama 1-2 hari indukan tersebut mau mengerami telur tersebut maka segera ganti telur palsu dengan telur yang sesunguhnya.
Telur 1-2 dari indukan sebaiknya tidak ditetaskan karena biasanya telur tersebut tidak berkualitas. Satu induk ayam bisa mengerami antara 10-12 butir telur atau tergantung kemampuan ayam menutupi seluruh telur dengan badan dan bulu-bulunya. Jika induk memproduksi telur melebihi kapasitas eramnya, segera pindahkan telur tersebut untuk dierami oleh indukan lainnya. Induk akan mengerami telurnya sepanjang malam dan mencari makan pada pagi hari. Ketika siang hari, ayam akan mengerami telur selama kurang lebih 2 jam, kemudian turun untuk mencari makan. Setelah cukup makan dia akan kembali mengerami telurnya kembali, setelah kurang lebih 2 jam, indukan tersebut akan mencari makan lagi, demikian seterusnya hingga sepanjang hari.
Pada saat proses pengeraman, sebaiknya siapkan makanan dan minuman didekat tempat pengeraman agar indukan tidak terlalu lama meninggalkan tempat pengeraman untuk mencari makanan. Jangan sampai membiarkan indukan ayam kelaparan karena hal ini akan menurunkan naluri indukan tersebut untuk mengerami telurnya. Selain itu jika indukan ayam terlalu banyak diganggu, maka mereka akan meninggalkan sarang eram, mereka dan tidak mau lagi mengerami telurnya.

Memeriksa Telur

Pada saat telur telah dierami selama 2 minggu, kita bisa mengamati telur dengan cara meneropongnya. Gulung kertas hingga berbentuk silinder dan kemudian teropong bagian ujung yang lebih kecil pada telur dibawah sinar matahari atau lampu. Telur yang bagus, mulai berusia 7 hari sudah memperlihatkan adanya pembuluh darah didalamnya dan berbentuk seperti jaring-jaring, berwarnamerah dan berada ditengah. Jaringan inilah nantinya yang akan berkembang menjadi anak ayam. Usia 14 hari, jaringan pembuluh darah tersebut akan tumbuh hampir memenuhi bagian dalam telur.
Telur yang buruk atau adanya sperma mati dalam telur jika diteropong akan kelihatan noda hitam atau adanya cairan berwarna hitam dalam telur. Telur yang tidak jadi, pada minggu pertama sudah bisa dilihat dengan adanya gumpalan hitam dalam telur, tidak berwarna merah dan tidakseperti jaringan seperti pembuluh darah, berwarna pucat atau tampak adanya noda hitam dibawah kulit. Rusaknya telur pada usia 2 minggu juga menunjukan gejala yang sama pula. Jika pada saat memeriksa telur tersebut kita menemukan telur yang telah mati, sebaiknya kita menyingkirkan telur tersebut karena hal ini bisa mengganggu telur lainnya atau bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.
Pada saat masa pengeraman telah menginjak hari ke-20, ayam dalam telur telah sepenuhnya tumbuh menjadi ayam dan mereka mulai berusaha untuk mencari jalan keluar. Kita tidak boleh terlalu buru-buru untuk memindahkan anaka ayam tersebut, tunggulah sampai seluruh telur menetas, dan pada hari ke 22 seluruh anak ayam berserta indukan bisa dipindahkan ke sangkar khusus untuk melindungi anakan ayam. Pemberian pakan harus disesuaiakan dengan ukuran ayam.
Setelah masa pengeraman, sebaiknya kita tidak mengumbar indukan dan anaka ayam tersebut karena akan berbahaya bagi anak ayam dan juga indukan ayam. Indukan ayam tidak boleh terlalu banyak bergerak karena mereka butuh waktu istirahat setelah mengerami, tetapi pastikan indukan tersebut melindungi anakan ayam pada waktu malam hari.

Perawatan Untuk Anakan Ayam

Setelah ayam menetas, sebaiknya biarkan indukan mengasuh anaknya selama kurang lebih 3 hari, untuk memberikan kesempatan kepada anakan tumbuh lebih kuat. Baru kemudian pisahkan anak ayam untuk dirawat secara intensif. Anakan ayam yang dipisahkan dengan induknya semenjak usia dini akan lebih cepat belajar untuk bertahan hidup daripada anak ayam yang dirawat oleh induknya sendiri. selain itu kesempatan untuk hidup juga cukup tinggi karena anak ayam akan terhindar dari bahaya lingkungan sekitar selama anak ayam tersebut diletakan dalam tempat yang benar.
Dengan perawatan sendiri akan membantu anak ayam lebih cepat tumbuh karena kita bisa memberikan anakan ayam makanan yang berkualitas dan juga dalam kuantitas yang dibutuhkan oleh anakan ayam tersebut. Jika anakan dipelihara oleh induknya, mereka tidak akanmendapatkan makanan yang merata, kadang-kadang ada anak ayam yang dominan mengalahkan anak ayam lain dan dia mendapatkan porsi makanan yang lebih besar sehingga pertumbuhan anak ayam tersebut tidak bersama-sama, sehingga anaka ayam yang kalah akan kekurangan gizi dan pertumbuhannya lambat. (Yoe / Tera)

http://hobiayam.wordpress.com/2009/10/25/mencetak-ayam-aduan-unggul/

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Sedikit tips menghemat pakan ayam bangkok...

Post  AlfaFarm on Sat 25 Jan 2014, 16:21

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi. Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.


Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar. Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi.


Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai. Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam.

Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat. Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam.

Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli. Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

http://www.ayambangkok.info/2012/10/tips-menghemat-pakan-ayam-bangkok-ternak.html

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  Kembangsawit on Sat 25 Jan 2014, 17:11

Mau tulis buku dongeng? Saluut kuat nulisnya..mata jadi pegel sebelum baca

Kembangsawit
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 3818
Join date : 29.10.12
Age : 34
Lokasi : Madiun

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  AlfaFarm on Sat 25 Jan 2014, 17:18

Jangan terlalu lama klinter ama abarnya dong bang, jadinya pegel-pegel kan.

ha ha ha ha...

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Sedikit tips menjaga kesehatan mata....

Post  AlfaFarm on Sun 26 Jan 2014, 16:22

1.Usahakan membaca buku pada jarak yang ideal. Jarak ideal yang dimaksud yaitu membaca buku pada jarak 30 cm dari buku ke mata anda. Hal ini untuk mencegah penyakit mata seperti miopi atau rabun dekat.

2.Usahakan tidak membaca buku atau teks apapun dalam kondisi sambil tiduran. Ini juga dapat membuat kesehatan mata anda terganggu seperti dapat terkena miopi.

3.Usahakan menggunakan penerangan yang tidak minim atau terlalu redup ketika belajar atau membaca apapun itu. karena penerangan yang redup dapat menganggu kesehatan mata anda.

4.Usahakan mengistirahatkan mata anda, ketika sudah terlalu lama di depan layar komputer atau laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas apapun di komputer atau laptop yang anda miliki. Ini juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mata anda.

5.Usahakan tidak mengucek mata anda, ketika tangan anda dalam keadaan kotor atau habis memegang sesuatu benda. Karena tangan anda yang kotor dapat menginfeksi organ mata anda yang akan berakibat sangat buruk untuk kesehatan mata anda.

6.Usahakan mengedipkan mata anda dengan intensitas agak ditambah, pada saat fokus melihat sesuatu terlalu lama. Dalam hal ini, sangat fokus dalam memandang layar monitor ataupun laptop saat mengerjakan tugas atau aktivitas yang berkaitan dengan komputer atau laptop.

7.Usahakan memakan makanan yang sangat baik untuk kesehatan mata anda. Dalam hal ini, wortel merupakan jenis makanan yang paling baik untuk kesehatan mata anda, karena dalam wortel banyak mengandung vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata anda.

8.Usahakan agar berhenti dari kebiasaan merokok bagi anda yang memiliki kebiasaan merokok. Ini dikarenakan, anda akan berpotensi mengalami sejumlah penyakit mata seperti katarak dan kerusakan saraf optik pada mata anda.

http://intips-kesehatan.blogspot.com/2012/10/tips-jaga-sehat-mata.html

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Pentingnya sebuah kesehatan....

Post  AlfaFarm on Fri 14 Feb 2014, 19:54

Sebagaimana kita berusaha keras untuk membuat ayam yang kita ternakan agar selalu sehat, maka tidak ada salahnya dan tidak salah agar kita juga memperhatikan kesehatan kita.

Dengan kita sehat, kita bisa merawat ayam-ayam kita dengan leluasa, dan tidak hawatir akan menularkan penyakit kepada ayam.

Kesehatan memang bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan, sepertinya hidup ada yang kurang...

Dua nikmat yang sering terlupakan, nikmat sehat dan waktu luang.

Kita akan merasakan betapa berharganya sebuah kesehatan saat kita jatuh sakit,

Dan kita akan merasakan betapa berharganya waktu luang, saat kita melewatinya dengan kesia-siaan...

Semangat kawannn,,,,

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  jawara on Sat 15 Feb 2014, 18:15

udh terlanjur baca, jd numpng posting aja mas

jawara
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1517
Join date : 20.11.12
Age : 35
Lokasi : Banyuwangi - Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  1c4-farm on Sun 16 Feb 2014, 01:39

dikasutanandika wrote:maaf sebelumnya om alfafarm...
kalo boleh sy tambahin ya om...
rangkuman dari postingan om bucek alcom...
kalo ga boleh nanti sy hapus lg...


RAWAT ADU kelas karyawan


1. punya kadang olah raga
2. punya kandang umbar yg menghadap terbitnya matahari (alas jangan terbuat dari pasir)

1. pagi dua ekor ayam dimasukkan dikandang olah raga (gpp, dibiarin sampe sore disitu / yg penting selalu tersedia air minum )
2. sore pulang kantor makanin seperti biasa (makan yg telah ditakar, dgn gelas ukuran)
3. seminggu 3 kali beri vitamin dll (kalo kami pake daily VIT, 1 bungkus 8,000 rupiah isi 100 butir)
4. ayam masuk kandang olah raga satu minggu 2 kali saja, selebihnya selalu diumbar
5. setelah diumbar dua hari, hari mingunya ayam boleh dijemur2 atau dicoba, diabar dll
6. untuk penyempurnaan ayam boleh diberi kamlang dua mingu sekali, dua kali
7. kalo di kandang umbar tidak disediain air minum tapi ayam diberi minum dulu sebelum dilepas disitu

catatan
1. ayam jangan dipale2, diolah raga, dipus up, direnangkan atau dianeh2in yg laen
2. tapi kalo pak DERF mengadunya di kalang serius, cara diatas itu terlalu sedehana jadi pak DERH musti lebih punya waktu

alas kandang umbar terserah mau apa saja, tapi jangan pasir karena pasir akan membuat ayam berkipu (mandi pasir)
di kandang kami, ayam berkipu hanya jika dibutuhkan
1. satu minggu sehabis tarung atau
2. lama istirahat

kadang umbar menurut orang2 tua adalah tanah liat padat, hanya saja ayam suka kotor, jadi kami pakai semen kasar ..........ayam tetap mengaruk2 tapi tidak mandi pasir, kalo kandang umbar yg sekaligus tempat mandi pasir barulah alasnya kami beri pasir

sebenarnya kandang olah raga sama fungsinya dgn lari putar kurungan, hanya saja kalo lari putar kurungan ayam musti dijaga, kalo punya kandang olah raga kita tidak perlu menjaganya, bisa ditinggal beraktifitas

ayam kalo dipasir akan mandi pasir, kalo dia mandi pasir akan membuat ototnya lemas......selama ini kita rawat ayam kan untuk membuat ototnya kencang, kalo sudah kencang kenapa kita musti melemaskannya lagi ?

pelemasan otot itu hanya jika dibutuhkan (ototnya kaku, bantat, habis tarung dll) jadi ayam dimandikan pasir jika bantat saja, kalo tidak bantat biarkan dia diumbar2 bebas tanpa perlu ada aktivitas pelemasan

coba saja ayam yg habis mandi pasir kita langsung abar, biasanya ayamnya lemas....nah untuk mengencangkan lagi kan butuh berhari2, kata orang sih dua hari sudah kencang kembali (kalo menurut saya memang kencang kembali tapi blom semaksimal saat seperti sebelum di kipu)

tapi ini bagi yg tidak tiap hari memakai kamlang, kalo pake kamlang tiap kan ayamnya jadi keras kaya batu jadi kalo tidak dikipu2 entahlah  ........kalo kami make kamlang hanya untuk menyempurnakan rawatan (jadi pakenya jarang2 saja

1. kalo di kandang olah raga, ayam beraktivitas tinggi (musti dibuat panjang)
2. kalo di kandang umbar ayam beraktivitas sederhana (musti dibuat pendek saja)

coba saja dibalik2, kalo kandang olah raganya pendek ayam tidak berlari2 tapi ngambil sikap bertarung ditempat malah akan matuk2 kawat pembatasnya, intinya kalo dikandang umbar ayam dibiarkan beraktivitas bebas tapi tenang (jadi kandangnya musti pendek

pengalaman kami, ayam kalo dimasukkan dikandang lari saat bertarung napasnya tidak putus2 (kata orang biar 10 ronde sekalipun/ yg ini bual  ) awalnya kami liat ayam bulunya jadi sangat kusam jadi sebelum dimasukkan kami mandikan tapi itu kalo ada waktu, kalo tidak ada waktu ayam dimasukkan begitu saja yg penting diminumkan dulu & minum selalu tersedia

entar dicoba2 saja, dan perhatikan2 metode mana yg paling baik (kami ini hanya membuka wawasan, berhubung kami bukan pengadu serius jadi kami melakukan dgn agak asal2 saja  ) mungkin nanti kalo ada pengadu serias yg mencoba & mendapat metode terbaik itulah yg kita pakai

kandang olah raganya atapnya dibuat separoh saja, jadi bisa kena panas & bisa ademan juga
kayaknya lebih dari 3 meter, tapi entar kalo dicoba dgn 3 meteran ayam sudah bisa berlari itu saja yg dipakai, kebetulan karena ada lahan maka kami buatkan lebih panjang

kalo ini 3 kandang umbar kami ( dua kadang umbar "siap" lantainya dari semen kasar, yg satunya kadang umbar bantat itu lantainya terbuat dari pasir campur tanah gembur, sebenarnya pake pasir sih tapi digali2 ayamnya jadi tanahnya keangkat keatas)


kandang lari, tampak luar



intinya ada beberapa kandang untuk ayam rawatan
1. kandang olah raga : untuk olah raga
2. kandang umbar menghadap matahari : untuk setengah olah raga
3. kandang umbar membelakangi matahari : untuk umbar tenang
4. kandang umbar bantat : untuk ayam bantat

setiap pagi dgn sendirinya kami tau ayam mana yg musti masuk kandang ini, ini & itu ....sebelum dimasukan kadang rawatan ayam diberi minum terlebih dahulu lalu ditinggal sampe sore, begitu2 saja setiap harinya, ayam diabar2 atau dijemur kalo hanya ada waktu (hari minggu libur dll) kalo tidak ada waktu ayam cuma dilap2 saja

advisnya sih ayam jangan dipegang2 (ayam dibiarkan alami) tapi mana ada sih pemaen ayam yg tidak menyentuh2 ayam

ayam diberi makan dua kali atau satu kali sama saja (kami memberi dgn takaran yg selalu sama, make gelas ukuran) kalo makan sekali berarti satu takaran, kalo makan dua kali 1/4 pagi, 3/4 untuk sore.........tapi berhubung repot kalo musti ngasih pagi, jadi kami beri makannya sekali saja

seminggu sebelum tarung kadang masih diabar2 angin (yg penting rawatan sebelum2nya) tapi memang tidak bisa matematis, biasanya kalo sudah sering rawat ayam jadi tau ayam ini masih musti dilarikan, yg ini sudah cukup, yg ini musti dimandikan pasir dll

kalo bisa rawat ayam jangan mentah tapi jangan terlalu matang juga (busuk) yg sedang2 saja
cukup olah raga, cukup umbaran, cukup abaran & cukup istirahat..........kalo ngadunya dekat2 ayam dari kandang umbaran bisa langsung diadu (tidak perlu diistirahatkan) kalo ngadunya jauh biasanya dua hari diistirahatkan di kadang istirahat

dulu kami selalu ada keraguan ttg apakah ayam ini ada tenaga atau tidak, kalo ada pikiran kaya gitu paginya ayam bisa diabar angin lalu diliat tenaganya kalo nganclek gak usah dibawa, tapi kalo sekarang pasti keliatan mana yg siap mana yg kurang siap (hampir gak pernah ragu2) tapi untuk persiapan tetap selalu bawa doping jeda ronde, kalo ternyata ayam dikalang tidak ada tenaga begitu jeda ronde ayam diberi doping, kalo tenaganya meledak2 gak usah dikasih doping
ya susah juga, karena kami mulai merawat ayam dgn lahan yg cukup jadi tidak punya pengalaman ttg bagaimana musti merawat ayam dilahan terbatas, tapi banyak orang2 dikota besar yg merawat ayam di lahan terbatas

1. kalo untuk beternak mutlak musti punya lahan, kalo lahannya sempit memang bisa, tapi tidak semaksimal yg punya lahan cukup, jadi dari pada tidak maksimal mending tidak beternak (kalo nekad mau beternak mending ternaknya di kampung, joit lahan dgn kawan atau titip miara di kampung dll) kalo maksain ternak dilahan sempit entar lebih banyak stressnya dibanding terhiburnya

2. rawatan kami dominan di lari, jadi lari adalah mutlak......kalo tidak punya lahan lari, sesekali dilarikan di tempat teman saat pulang kantor atau di hari2 libur (sekaligus ngabar2nya)

3. pernah liat dijawa, seorang rekan membeli dua kandang jadi (dua kandang itu di dempetkan, batasannya diganti dgn kawat halus yg untuk ngayak pasir, dua kawat yg di beri dikit jarak , sehari2 ayam ditaruh disitu jadi ayam biarpun tidak berlari tapi selalu bergerak, terutama kalo yg salah satunya berkokok) kalo malam diantara dua kawat itu diberi penghalang tripleks jadi ayam yg satu tidak melihat ayam yg laen disebelahnya

4. yg laen2 seperti vitamin, mandiin & jemur dilakukan seperti pada umumnya, hanya saja kalo mandi dilakukan dgn cara nyibak bulu, air cuma kena dikulit (karena sudah dikira2 kandangnya akan kena sinar matahari cuma 1 jaman saja)

5. yg laen2 saya tidak tau
pernah dengar orang bilang ayamnya kurang pas, kegemukan, kurang gemuk , terlalu kurus dll ?
karena pernah mengalami seperti itu, makanya kami mulai memberi makan dgn takaran yg selalu sama tiap2 hari, biar ayam selalu stabil berat badannya............gelas ukur itu kami buat sendiri, dgn mulai mencoba2 seberapa takaran yg pas untuk ayam

dgn ukuran segini rata2 ayam jadinya "begini", kalo dirasa kurang maka takarannya ditambah tapi kalo dirasa lebih maka takarannya dikurangi........setelah dicoba2 & terus dicoba maka dapatlah takaran yg pas menurut kami (dan itulah yg kami pakai sampai sekarang)

masing2 pemaen ayam sudah mempunyai selera pada kata "begini" jadi ayam yg "begini" menurut saya tidak bisa disamakan dgn pemaen laen, jadi biarlah masing2 pemaen mencoba sendiri ukuran makan ayamnya agar bisa menciptakan kondisi ayam yg "begini" tapi menurut fersi dia

misalnya
selera saya ayam "begini" ini yg dikatakan siap, misalnya gemukkkkkkkkk sekali, kalo saya paksakan kondisi itu ke pameen laen yg dari jaman bahola sudah berselara ayam bertubuh sedang, entar jadi kacau
mungkin kebiasaan kami ini tidak lazim, dua minggu ayam sudah sangat2 sehat untuk kembali di tarungkan sekalipun ayam habis bertarung drow 5 aer (tapi sekarang karena ayam mulai banyak, sudah jarang kami turunkan ayam yg sama dua minggu sekali, biasanya tiga minggu)

ayam habis tarung
1. dicuci luka2nya make air hangat
2. ayam diberi obat + vitamin (obatnya cuma luka dalam buatan Thailan, kalo kepukul badan berat bisa ditambah tetawan)
3. setelah agak kering ayam diolesi obat biru, yg busa depannnya dicelup2 arak lohbanteng (jadi obat biru & arak dilakukan dgn sekali kerjaan)
4. setelah itu ayam ditaruh dikandang 2-4 hari ayam jangan disentuh2, jangan dijemur, jangan dimandiin atau apapun kecuali untuk perawatan ekstra yg diperlukan, biasanya hari ke-5 luka2 ayam hampir sudah sembuh sama sekali (ayam sudah terlihat beringas, mukanya sudah merah & tidak ada bekas luka sama sekali)
5. hari kelima ayam mulai dilap2 dikit2 trus mulai diumbar di kandang kipu (kandang yg lantainya terbuat dari pasir)
6. besoknya ayam sudah bisa dimandiin & dijemur (kebetulan metode rawatan kami jemurnya tidak pernah lama, secukupnya saja, kami selalu memindahkan ayam ketempat teduh sebelum ayam ngos2an)
7. lusanya sudah bisa dimasukkan dikandang lari tapi jangan seharian, bentaran2 doang
8. selanjutnya satu minggu kedepan ayam bisa diumbar2, abar kosong, dll
9. minggunya bisa turun lagi  

kami sangat jarang mengabar serius (dua aeran) ayam yg sudah pernah turun kalang, abar2 kosong saat jeda rawatan paling lama 10 menit, kecuali untuk khasus2 tertentu, larinya pun cuma satu kali seminggu

yg laen2 itu kami modifikasi sendiri, advis orang2 tua dihutan itu cuma : setelah diobati, ayam jangan disentuh2 sampai sembuh
kandang lari, itu kunci utamanya terletak di kawat batasan, entar dicoba2 sendiri berapa jarak yg cocoknya......kami sudah dua kali rombak jaraknya

kalo terlalu dekat ayam tidak berlari tapi malah pacrokan, kalo terlalu jauh ayam jadi kurang bersemangat untuk berlari, kalo ayam keliatan malas berlari diabar bentar 1 menitan
kasih syarat ma perawatnya
1. silahkan mau make metode apa saja, yg penting saat adu ayam bertenaga
2. kalah memang gak jadi soal, asal ayam dikalang bertenaga (bertenaga besar tapi kalah, artinya ayam musuh lebih baik, itu harus diakui)
3. jangan gandeng sembarangan (gandeng seimbang tapi tetap kalah, artinya musuh lebih baik )
cara merawat ayam aduan, memang berbeda2 tiap botoh tapi intinya tetap sama
1. olah raga
2. umbar
3. jemur
4. abar /sparing
5. istirahat
6. vitamin, jamu, pakan tambahan, doping dll

olah raga
1. ada yg melakukan dgn ektrim (spartan) seperti lari, renang, jantur, push up, tarik2 sayap, jalan jongkok dll
2. ada yg melakukan dgn alami, misalnya lari saja (lari kurung (memutar) atau lari cross (lurus)

umbar
ayam dibiarkan berkeliaran bebas (orang laen dilantai berpasir / kami dilantai tidak berpasir)

jemur
1. ada yg melakukan secara cukup
2. ada yg melakukan dgn ala kadarnya

abar
1. ada yg mengabar dgn sungguh2
2. ada yg mengabarnya cuma ala kadarnya

istrirahat
rata2 semua melakukan hal yg sama

vitamin, jamu dll
1. ada yg make jamu, vitamin, ekstra food yg mahal
2. ada yg make jamu & vitamin murah2 saja

terserah pak lancur mau make cara yg mana, sedikit atau punya banyak waktu, tetap yg dilakukan itu2 saja
intinya kalo merawat ayam apa yg keluar (energi) musti seimbang dengan usupan yg masuk (vitamin, jamu, makanan)
1. vitamin, ektra food banyak, latihan kurang = ayam gemuk
2. vitamin, ekstra food kurang, latihan berat = ayam bisa koang

merawat ayam juga musti diimbangi oleh kemampuan lain misalnya pemilihan ayam atau manajerial, entar pak lancur coba2 saja mana yg terbaik apakah rawatan spartan atau rawatan alami ........dimana yg lebih baik hasilnya di sharing ke sini  
ini hanya tergantung kebiasaan seseorang saja & kebiasaan itu bukan berarti lebih baik dibanding kebiasaan yg laen
1. ayam umur 5 bulan yg dibox banyak yg tetap bagus
2. ayam umur 5 bulan yg diumbar2 banyak juga yg bagus

kalo kebiasaan kami
1. umuran 1-2 bulan di box
2. setelah itu diumbar sampai keliatan mulai dewasa (umuran 5 - 5,5 bulanan)
3. di box lagi selama 1 - 1,5 bulanan (dulu kami suka gembok kandang mereka, biar tangan tidak gatal untuk megang2, tapi sekarang tidak, makan seperti biasa hanya air dikurangi)
4. habis itu dikeluarkan dari box & mulai dirawat2 (biasanya setelah dikeluarkan dari box, nyali mereka dah full & badan mereka dah keliatan kenceng)

walau masih menjadi perdebatan dgn orang hutan digunung, tapi keliatannya ayam yg umuran segitu diumbar terlihat pertumbuhannya walau sedikit lambat tapi optimal ( mencapai tinggi/besar yg optimal) .....ini cuma kelihatannya bro:laugh:


membuat ayam berolah raga lari
1. dengan lari kliter kurung
2. dengan menaruhnya di kandang lari

sebenarnya sama saja, hanya saja kalo lari kliter kurungan dikandang kami ayam musti dijaga, kalo dikandang lari ayam tidak perlu dijaga, kita bisa beraktivitas yg laen (ke kantor dll)
lari kliter kurung hanya satu yg beraktivitas sedangkan kalo kandang lari bisa kedua2nya beraktivitas

ini hanya katanya (kata orang2 tua digunung)
lari kurung bagus bagi ayam yg bertipe teknik, sedangkan kandang lari lebih baik untuk ayam bertype depan2
lari kurung dihentikan jika larinya tidak bolak balik (hanya searah) karena bisa membuat ayam cedera atau bermain baik dalam satu posisi (tidak kiri kanan)

kami pun kalo sore2 ada waktu, sering kami melarikan ayam secara lari kliter kurung, sambil ngopi, ngerokok & menikmati ayam2 tsb berlari, kalo sudah terlihat ngos2an, ayam dibahasahi + diminumkan lalu dilarikan kembali
intinya kalo tiap2 hari, tiap2 waktu & tiap menyiapkan ayam, ayam pak badung selalu dalam keadaan bertenaga artinya pak badung tidak perlu merobah metode yg telah bapak jalani bertahun2, semenariknya apapun metode yg orang laen tampilkan

jangan sampai metode baru yg orang laen tampilkan malah membuat ayam pak badung menjadi tidak pernah "jadi" (siap, bertenaga, berorot dll)

kami selalu mengumbar ayam rawatan dari pagi sampe sore yg penting diumbarnya jangan sampai dikandang yg beralas pasir, melarikan ayam hanya seminggu sekali, dua kali saja
idealnya sampe benar2 sembuh, masing2 ayam percepatan kesembuhan jalu itu beda2
tapi kalo dikandang kami, tidak usah terlalu sembuh sudah bisa diabar2 (dirawat) yg penting jalu dibungkus rapi dgn plester

ayam yg jalunya rusak, kami tetap rawat2 sambil menunggu kesembuhannya (rawat selain abar misalnya lari, jemur, umbar dll) jadi waktu jalunya dah baik ayam tinggal diabar
mengenai otot kaku (otot seperti binaragawan) itu bermasalah atau tidak, mending pak derf mencobanya sendiri (coba diabar selama dua air) kalo dalam dua air ada masalah, artinya otot kaku memang bermasalah..........kalo sebaliknya berarti tidak ada masalah

merawat ayam itu tidak bisa matematis, musti dipraktekkan tiap2 hari selama kita eksis bermaen ayam (seperti kata tante vera, maen ayam itu tidak ada tamatnya) jadi tidak bisa satu skedul rawatan akan menghasilkan performa yg sama antara ayam A dgn ayam B, jadi disinilahdiperlukannya sebuah parktek lapangan

jadwal, cara, metode semua bisa dipelajari dari orang, tapi finishing musti dipelajari sendiri (dgn cara mengamati, memegang ayam yg akan diturunkan ke kalang) dgn terus2 mengamati & memegang ayam yg akan turun dikalang kita akan tau seperti apa "cekelan" ayam yg siap itu seperti apa

contoh
saya bilang ayam siap diumbar2 dilantai beton setiap hari, itu adalah konsep
dalam parekteknya kami tidak melakukan 100% seperti itu, ada rabaan & pengamatan yg membuat kita harus berganti pola, misalnya setelah dipegang ayam tsb terlihat kaku, maka ayam akan ditaruh dikandang umbar pasir, untuk sedikit mengendurkan ototnya atau setelah diumbar2 ayam ototnya masih terlalu kendur maka ayam musti dilarikan lagi dll

nah untuk mengetahui pegangan ayam yg pas (sentuhan finishing), itu tidak bisa kita peroleh secara instan, musti perlu waktu


catatan
ayam yg diumbar dikandang beton kasar, itu ayam yg cuma olah raganya sederhana (lari) dan pemberian kamlang yg tidak berlebihan, kalo botoh yg ngasih kamlang tiap hari bisa dipastikan akan kaku
metode rawatan itu boleh apa saja, jamu itu boleh apa saja, vitamin itu boleh apa saja.........dan semua itu bisa kita baca2 dibuku, tanya ke orang atau tanyakan di forum, tapi sentuhan akhir itu kita musti belajar sendiri, praktek sendiri, pegang ayam sendiri

degan belajar sendiri kita akan mengetahui pegangan (cekelan) ayam yg pas, dan masing2 orang itu blom tentu punya cekelan yg sama

ada yg suka ayam gemuk, keras, berotot
ada yg suka mantep, luwes sedikit berlemak
ada yg benar2 atau ayam ini maunya keras, ayam ini maunya luwes, ayam yg laen maunya laen juga
yang utama itu hasil pak azis, apapun metodenya kalo hasilnya memuaskan itu tetap boleh diteruskan, nah untuk mengetahui hasil ayam musti dicoba, kalo dalam cobaan tsb memuaskan pa azis artinya metode rawatan tidak perlu diubah

kenapa saya menulis kandang umbar beton ? karena saya pernah mencobanya &hasilnya memuaskan bagi kami (ingat kata memuaskan itu beda antar setiap orang, jadi memuaskan bagi kami blom tentu dinilai sama bagi orang yg laen)

kunci dari merawat ayam adalah dipraktekkan lalu diuji (dikompetisikan)
kalo cuma rawat2 tapi tidak di bawa kalang, kopdar dll..........kita juga susah menilai sejauh mana keberhasilan rawatan kita

misalnya rawatan kita baik, tapi hanya sekali2 dibawa ke kalang & kebetulan dapat lawan bagus sekali, ayam kita gak bisa apa2 lalu kalah, kita sudah patah semangat lalu menilai rawatan kita gagal

menilai keberhasilan & atau kegagalan rawatan itu kalo rutin dibawa berkompetisi, ayam2 kami hampir setiap minggu turun gelanggang (sekalipun cuma di tarkam) tapi dari seringnya menurunkan ayam kami jadi tau rawatan seperti apa yg memuaskan kami

menurut saya kalo setahun baru 5 kali turunkan ayam kekalang itu blom bisa menilai sebuah rawatan
menguji ayam ke kalang dgn abar2 biasa itu beda sekali, mulai dari aura, adrenalin, keseriusan dll

kalo hanya abar2 kosong banyak yg mengabaikan seteraan gandeng, jadi hasilnya tidak obyektif....kadang dapat lawan kecil kita udah puas, kadang dapat lawan besar kita jadi tidak puas atas performa ayam, padahal blom tentu hasilnya seperti itu

kalo dikalang tidak ada begitu2, salah sedikit saja bisa pulang dgn kepala sakit (tapi hasilnya obyektif karena semua sudah dilakukan dgn pertimbangan yg masak2) dari hasil2 dikalang yg obyektif itu barulah kita bisa menilai sejauah mana keberhasilan & kegagalan kita dalam merawat atau memilih ayam

sekali lagi jangan cepat puas kalo blom benar2 tau sejauh mana keobyektifan dari sebuah penilaian & juga jangan cepat menilai buruk sebuah rawatan kalo blom benar2 teruji
kapan ayam mulai diabar
kebanyakan orang melihat dari 3 faktor yaitu umur, mental & bulu leher
kalo bulu leher telah tuntas, mental sudah ful walau baru 6 bulan sudah mulai diabar tapi dgn yg seumuran
hanya saja kebanyakan bulu leher itu tuntas disaat umur 7-9 bulan jadi di umur 8-10 bulan ayam diabar kali pertama, yg utama ayam jangan dipaksa2 untuk berani

tahapan mengabar ayam
ayam2 muda cukup diabar ala kadarnya, gak usah sampe dua airan cukup seminggu atau 10 hari sekali, tergantung kondisi abaran sebelumnya, entar setelah dirasa mampu (setelah cukup kuat ototnya) boleh diabar dua airan, ayam habis diabar diobati luar maupun dalamannya trus gak usah gatal untuk dipegang atau diliat2 biarkan ayam istirahat 2-3 hari di kandang

berapa kali ayam diabar sampe betul2 siap (jawabanya tergantung )
1. kemana anda membawa ayam anda (kalo tujuannnya langsung ke R abar 20-30 kali, biarkan sampe mabung setelah itu baru di bawa ke R)

2. tapi kalo mau ke kalang pinggir2 (gak bisa dijawab seberapa2 tp liatlah ayam itu kira2 sudah bisa tidak ?) ada yg 4 kali abar sudah bisa dibawa, ada yg musti 10 kali baru bisa dibawa, catatan banyak faktor yg membuat ayam bisa dibawa atau tidak, bukan hanya karena sudah diabar berapa kali

cuma sekedar2 nulis yg saya tau
membedakan mata ayam jengger wilah kampung dgn yg petarung (yg kampung batanya bulat, yg petarung matanya sipit / tulang pelipisnya agak menonjol )

mata ayam paling bagus yg berwarna hitam (kalo merah, kuning, unggu itu sakit, kalo putih itu buta (becanda)

coba lae sesekali cari ayam yg tembus warna matanya, paruh, kaki dan batang bulu ekor (apa istimewanya ????, silahkan piara, rawat lalu adu entar apa istimewanya boleh diceritakan disini) catatan : entar kalo ayam ini cacat sehabis tarung jangan dijual atau dipotong piara saja


contoh ayam kelabu gondang (kelabu kuning)
warna matanya kelabu hitam kuning, warna paruh kelabu/hitam kuning, batang ekor belang hitam kelabu kuning (belang harimau) warna kaki hitam kelabu kuning

tergantung kebiasaan saja, kalo saya justru 2 minggu ayam kalo mau ditarungkan musti ada diabar (diabar angin gak sampe megang atau diabar sampe megang tapi 5-10 menitan)

dua minggu ayam benar2 tidak dikipu (mandi pasir) kurangi jemur, tiap hari ditaruh dikandang umbar (lantainya terbuat dari tanah padat / ayam hanya garuk2 tapi tidak kipu2) kalo punya kandang umbar cross taruh saja disitu sampe 3 hari sebelum dikalangkan (kalo kandang umbar crossnya panjang, istrihatnya musti diatas 3 hari) air minum selalu tersedia dicampur vitapro dikandang umbar cross tp kalo dikandang umbar biasa tidak perlu ada air minum

kalo ragu dgn tenaga ayam, pagi2 bisa di gebrak kalo terlihat ayam bertenaga boleh dibawa kalang, kalo keliatan tidak bertenaga tidak usah dibawa

mengenai kamlang ???? saya cuma pakekan pd ayam yg telah mabung atau ayam yg telah benar2 jadi badannya 1-2 minggu sekali saja, itupun cuma sebesar kelereng

maaf, saya sangat pemula jd cara saya anggab saja info yg sekedar2 saja, jangan dilaksanakan

masing2 botoh punya cara2 tersendiri dlm merawat ayam pasca tarung, secara umum ayam setelah tarung mau 1 air atau 5 air tetap diobati dari dalam dan dari luar

1. dari dalam bisa diberi obat2 memar seperti obat luka dalam (produksi Thailan), tie thawan dll (beberapa botoh menggunakan antibiotik (amoxicilin dll) atau bahkan obat pereda sakit semisal ponstan pd ayamnya)
2. dari luar bisa diberi obat biru, arak, burnol, betadin dll

sehabis tarung, ayam dicuci luka2nya memakai air hangat boleh, air dingin juga boleh, setelah agak kering ayam diberi obat luka dalam, lalu diluarnya boleh digosok arak atau obat biru, setelah diberi obat, ayam sebaiknya tidak usah disentuh2 atau dimandiin selama dua, tiga hari (kecuali kalo mau diberi obat tambahan)

yg diatas itu adalah gambaran umum, tapi ada rawatan ekstra (diluar rawatan umum) tergantung parah tidaknya kondisi akibat pertarungan

saya tidak make belut, telur, madu, jamu, kamlang, sayur mayur, ataupun buah2an (walau ada sebagian tersedia di lemari obat2an) hanya vitamin itupun hanya vitamin murah 6,500 rupiah per botol (isinya 100 biji) utuk rawatan harian, kalo ngadu dikasih 2 biji maraton + sedikit gula merah + segenggam nasi putih

bahan dasar
bisa make bubuk jamu pabrik semisal kuku bima dll atau kerak bubur yg gosong

bahan pemanas
bisa make jahe, kencur, cabe biasa dll tapi botoh kampung lebih suka make cabe puyang

bahan pendingin
bisa make lidah buaya atau kaktus

bahan tambahan
daging kering, madu dll

terserah gimana caranya semua bahan itu dicampur lalu dibentuk kecil2 sebesar kelingking jari orang dewasa

hasilnya ? saya tidak tau tapi kata yg ngasih tau ayam akan bertenaga besar kalo ayam dikasihkan rutin

setelah adu, jangan diberi jamu tapi dikasih obat  
kalo habis tarung kalang atau abar kami berikan obat luka dalam buatan Thailan perbotol 22.500 bisa dipakai 3 bulan untuk 6-7 ekor ayam, kalo kepukul badan berat kami tambahkan Tetawan (tapi sangat jarang kejadiannya)

sudah bertahun2 kami pakai obat tsb, perbedaannya sangat mencolok antara ayam yg diberi & yg tidak diberi


saya suka perhatikan dikalang ditempat saya, kalo kena jalu, setelah luka jalu dicuci, dipecet sampe darahnya keluar, kadang botohnya isep darahnya pake mulut jika dirasa perlu (pilih salah satu
1. ditaburi vetsin (molto)
2. korek api kayu dibakar ditiup, lalu dimasukkan keluka jalu saat masih panas (para botoh ikut2 film rambo mungkin)
3. dioleskan kalpanas (yg paling sering saya liat)
4. dikasihkan betadine gel atau burnol
5. kalo dirasa perlu dijahit, ya dijahit terutama kalo lukanya terjadi diatas kepala

selalin obat2 luka luar, dikasihkan juga obat luka dalam (terserah mau kasih apa ), setelah kasih obat jangan dipegang2 selama 3 sampe 1 minggu

kalo saya, ayam muda atau ayam siap dijemur cukup 5-10 menit doang, kadang malah tidak dijemur sama sekali, dibahasin lalu masukkan dikandang lari, biarkan ayam lari2 seharian dalam keadaan basah sampe kering sendiri disana


kalo keok waktu masih muda, gak masalah tidak diapa2in juga entar berani ayam sendiri, tapi kalo kalah keok saat dah tua, lebih baik gak usah dipakai lagi ( entar bisa lari sendiri saat tarung, disaat unggul sekalipun)

jangan kuatir, telah berkali2 saya liat ayam muda yg kalah keok tapi ganas & bisa menang dipertarungan selanjutnya setelah 1,2 bulan diistirahatkan

tidak ada perawatan khusus semisal dikumpulkan ama biang dll, biasanya habis keok 4,5 jam kemudian coba didekatkan dgn ayam jantan sebaya kalo dia masih berani itu sama sekali tidak masalah

obati seperti biasa, entar 1 bulan bisa dinaikkan ke kalang (bawa ke kalang pinggiran, kalo menang artinya ayam itu tidak masalah, kalo kalah artinya ayam itu memang tidak wisit & tidak biasa dipakai

dirumah ada beberapa ayam menangan yg pernah kalah keok juga, dan setelah kalah keok menangnya bukan dikalang pinggiran lg, yg penting masih muda & berani mencoba untuk dikalangkan kembali


ngomong2 ayam ini keok waktu diabar ? maksudnya keok bukan dikalang ? berarti ayam ini keok belum lama diabar, wah kalo baru seairan dah keok kayaknya susah balik tuh mentalnya

begini, begini
1. kalo ayam kita mau pakai lagi setelah kalah dikalang, artinya kalahnya terhormat , kalo tidak terhormat tidak mungkin kita mau pake lagi ayam itu (asumsi yg terjadi dikalang ayam kita pukul musuh terjungkal2 sayang karena kurang ketahanan ayam kita akhirnya kalah, kalahnya pun setelah dipukul berpuluh2 kali )

2. kalo dikalang ayam kita baru dipukul 15 -20 kali dah kabur, itu kalah tidak terhormat biasanya pemilik tidak mau memakai ayam itu lagi

3. ini sama waktu ngabar, begitu sekali kena pukul musuh trus kabur (itu tetap bisa dipakai ) tapi kalo sudah 10 menit abaran trus kabur keok lagi, ini hati2

tapi kembali ke masing2 pemilik ayam, mau tetap dipakai itu terserah

pemaen tarkam kalo beli ayam musti pilih2 dgn teliti, jadi waktu diadu kalo kalah tp terlihat berpotensi musti diangkat (dari pada beli mentahan lagi, mending yg kalah itu dirawat lagi biasanya 2,3 minggu ayam kalah itu langsung dikalangkan kembali, kalo kalah lagi artinya ayam itu memang tidak wisit atau tidak berjodoh dgn kami jadi musti dilepas ....jangan terlalu lama untuk menaikkan ayam kalah ke kalang, segera dikalangkan untuk bisa atau ayam ini wisit atau tidak, kalo mau ditarapi darai awal, dirawat dari awal itu buang2 waktu & tenaga

kalo pemaen kalang serius, rawat ayam lamaaaaaaaaaaaaaaa ayam diuntal untul sampe matang benar (kadang terlalu matang / busuk) bawanya pun kekalang serius dgn T serius jadi tidak sembarangan mengangkat ayam dikalang

kalo pemaen tarkan, rawat ayam ala kadarnya (yg penting jangan dikipu, jangan dijemur, perbanyak lari) ayam seminggu dah bisa naik kalang   gak kuat diangkat, kalo menang 2 minggu dah dikaryakan lagi

kalo ayam jadi (telah dirawat) rata2 diberi pakan (gabah, beras merah yg dicampur air

kalo ayam2 yg kecil2 kata seseorang dijawa timur lebih baik diberi pakan basah, karena pakan basah selain makannya tidak terbuang2 dieker2 bisa dianggab sebagai pengganti minum, kalo diberi minum terpisah, anak ayam di cuaca kurang bagus maunya minum saja akibatnya ayam jadi pilek2

kalo dirumah, anak ayam 1-3 bulan diberi makan pur kering, minumannya terpisah, setelah itu diberi pur basah (gimana tidak basah kan dicampur dedak, jadi mau tak mau musti basah

mungkin karena tempat turun ayam kami hanya dikalang tidak serius, maka persiapan juga hanya biasa2 saja

kurangi jemur ( maximal 15 menit) jangan dikipu (dikipu hanya kalo bantat), perbanyak lari, lalu diabar rutin (diabar dg temannya tidak dgn untulan) abar 3-4 kali sudah bisa naik kalang, cari musuh sesama ayam muda maen 3 airan, kalo keteter diangkat kalo kuat dilanjut

setelah sembuh 3 minggu kemudian ayam bisa dikalangkan 5 ronde rutin 2,3 minggu sekali
semasa aktif ayam jarang diabar2 lagi, tetap perbanyak lari, perbanyak umbar dan hanya sesekali diuncang untuk pelemasan

kalo hanya maen ditarkam seperti saya, jangan terlalu "matang" rawatannya, kelamaan & buang2 waktu serta ongkos
berhubung jarang maen ayam julu lebih dari 2 cm, maka dua minggu sekali seekor ayam bisa naek kalang

kalo kalang tarkam, yg penting ayam sehat & kadang2 sudah terjadwal dikepala, senin turun anak kelabu, kamis trun kampung, jumat ke undangan bawa lari2, minggu tunggu musuh adik kampung, senin (paling rame) turunkan sodara kampung dll (gambarannya seperti itu tapi faktanya tidak sesering itu)

1 bulan kalo cuma turunkan satu rasanya aneh, 1 bulan minmal turunkan 5 ayam .........ayam berhenti turun kalo cidera, setelah naik kalang perdana ayam tidak diabar2 lagi karena selalu stanby untuk tarung berikut (minimal 2 minggu sudah bisa naik kalang lagi)

1. spartan (jemur cukup, lari kurungan, senam, renang, kipu , kamlang, vitamin, belut dll ) ini sangat2 merepotkan & hasilnya tidak maksimal, kita selalu saja ragu menurukan ayam (selalu muncul dikepala apakah ayam ini siap ? periode ini kami jarang turunkan ayam & ayam yg tidak jadi (gagal rawat juga banyak)

2. rawatan ( tidak diapa2in )
ayam hanya dikandang umbar terus2 menerus, sedikit jemur, sedikit lari2, mulai tidak mengkipu ayam .........ayam hanya diumbar seharian penuh, diabar seperti biasa, sehat lalu dinaikkan kalang, hasilnya cukup lumayan, ayam jarang rusak & hasilnya ayam tidak kalah bertenaga, kami mulai sering2 menurunkan ayam karena banyak yg selalu sehat (periode ini kami juga mulai meninggalkan kamlang, belut, telur dll)

3. rawatan lari
kami buatkan kandang sepanjang 7 meter lebar 2,5 meter (kira2 segitu) lalu dibadi dua sama panjang diberi sekat ditengahnya ) jadilah dua kandang lari (ayam yg dirawat taruh 1 disebelah, satunya lagi disebelah / gantinya lari kurungan ) pagi mandiin, jemur 5 menit lalu taruh disitu entar dua ayam itu berlalri2 seharian (yg penting dikandang dikasih air minum yg dicampur vitamin non anti biotik).........besoknya ganti ayam lain, yg penting ayam tidak boleh sampe dua hari berturut2 dilarikan, seminggu berlarian, seminggu kemudian dipindahkan ke kandang umbar siaga (tidak lagi dilari2kan) diabar seperti biasa / setelah itu dihari2 berikut dipindahkan ke kandang umbar istirahat, kalo dua hari ayam dikandang umbar istirahat ayam bisa diadu (kami sama sekali tidak pernah ragu2 terhadap tenaga ayam)

rawatan itu hampir nyaris tidak pernah membuat ayam kita cidera (20 dirawat, semuanya "jadi") dan ayam selalu betenaga besar & napas panjang saat diadu

makanan tetap beras merah yg diukur dgn takaran (berdasarkan percobaan selama 3 tahun) takaran itu dan menjadi standar dan banyak diikuti oleh rekan2 yg laen, disitulah kami mulai tau bahwa 2 minggu sekali ternyata ayam bisa naik kalang dalam keadaan tenaga besar

kami mempunyai 1 kandang lari, 2 kandang umbar siaga, 4 kandang umbar istirahat & 1 kandang kipu

abar ayam itu standar, yg utama untuk melatih otot bukan untuk melihat perkembangan ayam ........kadang2 tidak perlu liat abaran, yg penting ayam 3-5 kali diabar bisa naek kalang (apapun yg terjadi saat diabar2) bagi kami ayam 3-5 kali diabar itu ototnya dah mumpuni untuk diadu 2,3 airan

kenapa kami tinggalkan cara lari kiter kurungan ? karena ayam2 perang kami yg dilarikan putar kurungan hasilnya jadi ngalung2 seperti bangkok  

metode terakhir, membuat kami tidak merasa repot lagi dalam merawat ayam aduan  
tapi maaf pak YOB, cara ini mungkin hanya cocok untuk kalang tarkam
takaran itu bisa coba sendiri, bisa paka gelas ukur, bisa pake potongan botol aqua dll

potong botol aqua semau pak noel saja (boleh 5 cm, 8 cm, atau 10 cm) tiap hari beri makan ayam sepotongan botol itu saja (tidak boleh lebih/tidak boleh kurang) misalnya terlihat ayam jadinya singset & tidak ada masalah maka ukuran itulah yg dipakai, tapi kalo terlihat jadi gemuk maka potongannya boleh dikurangi, tapi kalao terlihat kurus maka potongannya boleh ditambah

entar dgn sendirinya pak noel jadi tau berapa musti ukuran potongan botol quan yg cocok diberikan ke ayam pak noel (jadi berat ayam selalu standar standar


catatan
1. ukuran makan ayam itu berbeda2 setiap peternak, jadi silahkan coba masing2 kalo mau coba  
2. ukuran makan ditempat kami ada 2 garis, kami sudah tau ayam mana saja yg musti digaris 1 & ayam masa saja yg musti diberi makan dgn garis 2
3. kami beri beras merah rendaman, ambil beras merah pake gelas ukuran tadi lalu diberikan di tempat makan ayam (jadi ayam diberi makan bukan lagi dikira2, segenggam, dua genggam tapi dgn gelas takaran)

makanan selalu dicampur air yg diberi vitamin murah vitabro, 2,3 hari sekali ayam diberi vitamin (daily vit) harganya 6 rebu rupiah/ seratus biji .....perhatikan pemberian vitamin ayam, kalo kelebihan ayam malah malah telihat kering

untuk ngadu, diberi marathon 1 jam sebelumnya (ini masih dlm taraf percobaan, karena ada 1, 2 ekor yg malah terlihat pucat setelah pemberian) tetapi rata2 berhasil

selain itu tidak ada, tidak lagi memakai kamlang, telur, belut atau jamu2 lainnya, tapi ingat ini hanya untuk kami yg maennya ditarkam2 saja

ayam saat dimasukin 15 menit pertama akan ganas dan akan selalu berlari2, tapi setelah itu ayam akan biasa2 saja........akan terus bergerak tapi tidak berlari2 seperti saat baru dimasukkan

mengenai abar, ini yg paling susah..........dirumah semua gataaaaaaaaaaaaaal sekali liat ayam bertarung, makanya programnya kurang bisa terjadwal dgn baik, abar seperti biasa bungkus jalu tapi tidak bungkus paruh (ngabar asal2 saja, bahkan kadang2 ngabar tidak diarin)

hanya satu kepercayaan kami tidak menguntuili ayam & .... (rahasia), membuat kemenangaan sering berpihak pada kami   (yg tidak percaya silahkan saja, namanya juga sebuah kepercayaan

gak lah pak noel, saya tidak salah paham..........kami memang maennya hanya di tarkam   itu bukan merendah, itu realita  

kenapa maen di tarkam ? karena gak mampu maen dikelas selain tarkam

awalnya kami juga hanya suka ngabar2 ayam, ayam dirumah semua suka diabar2 , betina, anak ayam dll..........pokoknya kalo lg pusing2, ayam diabar   (kalo yg satu tidak berani, mukanya digosok arang entar kawannya pasti berani  

tetapi lama2 kemudian ada rasa kepuasan tersendiri jika hasil rawatan itu diberi pengakuan, maka mulailah coba2 menurukan ayam (juga karena desakan dari rekan2 yg sering maen k kandang)

pengalam pertama, bawa ayam ke kandang boos yg dah dedengkot maen ayam, ayam yg kami dibeli dipasar sukses menumbangkan ayam siboos itu (tapi mengalami cedera parah dan musti pensiun / kini menjadi salah satu pacek dirumah kami )

pengalaman ke dua, bawa keboos yg laen, hasilnya ayam kami tumbang dgn sempurna diair pertama  

selajutnya jadinya seperti ini, maen tetap maen tapi tetap dgn pengontrolan diri baik dari segi pembelian ayam maupun dari segi permainan itu sendiri, sehingga tidak menggangu keseimbangan hidup

sebenarnya saya mau bilang nama koh liang, karena dari sekian user yg pernah ngasih peringatan ttg sukarnya merawat birma adalah pak boos albert (kalo pak boos albert pernah beri peringatan, artinya pak boos albert pernah tau & merasakan susahnya ngerawat burmesse), tapi saya pikir percuma saja karena koh liang gak pernah ol, lagian pak boos albert ada nun jauh di negeri sebrang  

sekarang user yg terlihat punya stok anakan burmese kan pak petir doang   pak boos petir juga disini tidak pernah terlihat mengeluh atu bingung ttg ngerawat ayam burmesse jadi disimpulkan pak boos petir sudah biasa atau sudah tau cara menanganinya  

saya ? wkkkk .........saya mah omongnya saja yg gede, ayamnya gak segede omongan saya  
kalo saya, ayam tipe depan entah itu burma atau ayam perang jangan dilarikan putar kurungan, tapi musti dilarikan selalu dalam keadaan berhadap2an, cukup umbaran & jangan disiksa dgn olah raga yg berat2 karena yg dibutukan adalah kecepatan bukan power  

kalo dijawa pernah saya liat, dibuatkan suatu tempat yg diberi bantalan (alas pukul) , jadi ayam burma satu dilepas disebelah, yg lainnya disebelah secara bersama2an entar ayam saling nemprang tapi karena ada batasan yg kena bantalan tsb, begitu terus menerus sampe 30 menitan .........tapi ini saya cuma liat sekilas, karena yg empunya rumah anak gadisnya luaaaaaaaaaaaaaaaaaaar biasa   (rugi, kalo waktu yg sempit itu gak dipaki liat gadis yg hmmmmmmmm)

dirumah latihan napas, sedikit jemur dan banyak berlari, latihan dirumah didominasi lari, lari & lari yg penting saat berlari air minum selalu tersedia (maaf pembual tarkam ikut memberi advis


kalo kami merawat ayam memang diluar pakem umum, kalo secara umum jemur lama, renang dll adalah menu wajib........tapi kami sudah tidak lakukan itu sebagai hal yg wajib (padahal dirumah ada banyak kolam), mungkin bagi yg laen hal2 yg kami lakukan itu aneh, tapi itulah yg kami lakukan

kami jemur ayam kadang2 saja bahkan kadang seminggu sekali itupun tidak lama, cuma 15-20 menitan, bagi kami ayam itu yg utama adalah lari & umbaran cukup

diplanet bumi inipun kalo mandiin ayam sayap tidak dibahasi (saat jemur/bukan saat ngadu), kecuali ditempat kami (tapi memang cara kami tidak cocok diterapkan di tempat laen, mungkin karena ayam kami saat ini banyak yg bertype renggang depan2an yg kerap memaksa mereka musti selalu dipukul & memukul setiap saat / jadi perlu tenaga ekstra untuk selalu memukul selama 5 ronde

kenapa kami tinggalkan obat2an mahal ? karena kalo dikalang tarkam rugi musti pake gitu2an, sebisa mungkin merawat ayam dgn biaya minimal

saya juga pernah punya kasus ayam yg napasnya jelek setelah air ke-2, ayam itu gak bisa diapa2in (kata orang2 kemungkinan ayam itu waktu kecilnya sakit saluran pernapasan yg lama

kalo orang asma kan suka dikasih molacort + teosal hehehe coba saja, sapa tau bisa   (tapi ini saya blom pernah coba)

kata botoh2 kampung, kalo mau liat keistimewaan ayam itu 85 % terletak di kakinya (tapi gimana cara liatnya, saya gak tau / terserah masing2 orang )


latihan lari dirumah
dibuatkan kandang panjang 7-9 meter, lebar 2 meter, kandang tsb dibadi dua memanjang : jadi panjang 7-9 meter lebar 1 meter , kedua kandang tsb dibagi dengan kawat transparan jadi kalo masukin ayam disebelah sebelah, ayam bisa saling liat ..........maka kedua ayam tsb akan lari2 seperti latihan lari di kurungan kliter

latihan lari cross
1. keuntungan kedua ayam berlarian, kalo lari kliter kurungan (hanya satu yg berlari/ yg didalam kurung stress)
2. ayam type depan, tarungnya semakin bagus dgn lari seperti itu
3. kekurangan ayam type ngedep dada, ngalung maennya jadi sedikit berkurang

kandang lari dibuatkan atap, jadi ayam bisa dimasukin seharian tanpa musti takut kepanasan......ayam tidak masalah dimaskin seharian full, ayam juga tidak bodoh, mereka tidak akan lari terus menerus, dikandang disediaiin air minum yg ditaburi vitamin non anti biotik

ayam jangan dimaskin dua hari berturut2, besoknya ayam ditaruh dikandang umbar (kebetulan kandang umbar dirumah cukup luas, bahkan yg lebar 1/2 lapangan bola juga ada  

untuk vitamin sebisa mungkin jangan maek vitamin2 yg membuat ketagihan semisal neurobion, vitop dan sejenis2nya
kalo dipakai ayam beringas begitu dihentikan ayam jadi lesu

pakai daily vit, 100 butir harganya 6000 rupiah (kapsulnya lumayan besar2) komposisinya lengkap mulai dari a-z

daily vit bukan seperti vitamin ipi, kalo ipi itu khusus (spesifik) dan kecil2..........kalo daily vit itu berbentuk kapsul, dan satu kapsulnya mengandung beberapa komposisi vitamin dll

kalo punya kandang lari seperti itu, kita tinggal taruh dan tidak perlu ditungguin) kita tetap bisa kekantor atau beraktivitas laen dgn tenang tanpa takut ayam kabur berantem dgn yg laen, kepanasan, kehujanan dll........menurut pengalaman ayam tidak akan berlarian seharian penuh, lari dikit entar nyantai lari lagi nyantai lagi dst

besoknya tinggal taruh di kandang umbar (lantainya terbuat dari semen kasar atau tanah liat atau terserah apa saja yg penting jangan pasir )


iya, kalo kami ada waktu mungkin kami juga masih melakukan cara2 lama

kebetulan kami ini pekerja yg tidak punya banyak waktu merawat ayam jadi kami musti memikirkan cara2 yg lebih inovatif dalam merawat ayam aduan

kalo make cara lama ayam musti selalu ditungguin & kami tidak bisa ngapa2in, kalo tidak ditungguin artinya ayam tidak akan diapa2in, kalo tidak diapa2in entar gak turun2 kalang   karena ayam gak siap2  

rawat 10 an ayam siap, belasan ayam muda dan puluhan anak ayam & belasan betina kalo make cara lama musti make perawat,   berhubung tidak mampu bayar perawat & selalu pengen ayam selalu on fire maka cara itulah yg kami pakai

kadang2 ayam yg diberi makan dedak, kondisinya sakit2an, atau banyak kotoran dibawah kandangnya (jadi hangat) bisa membuat ayam nyulam

mungkin karena tiap hari dikasih minyak ikan itu yg membuat ayam nyulam (kasih minyak ikan sekali2 sajalah )
sayap muda tidak terlalu lama, paling lama adalah ekor

bulu ayam memang ada macam2 ada yg kuat tapi ada juga yg getas & mudah patah
tetapi beberapa botoh mengatakan faktor2 luar seperti pemberian pakan jagung, air mandiin ayam yg kotor, kamlang atau penjemuran yg lama (apalagi saat jemur mandinya cuma ala kadarnya) bisa membuat bulu ayam rusak

kalo kami ayam2 yg terlihat bulunya jenis getas kami hindari penjemuran yg berlebihan, dan diusahakan waktu penjemuran, ayam dimandiin dgn benar (kebetulan ayam dirumah rata2 jemurnya cuma 15-20 menit saja)


kamlang itu ada dua jenis
1. kamlang biasa (yg dipakai harian untuk menjaga kebugaran & kesehatan)
2. kamlang super (yg dipakai khusu hanya pada ayam yg siap diadu)

kamlang super kalo dipakaikan pada yam muda umuran 6-8 bulanan, menurut pengalaman, entar ayam muda itu hanya bisa dipakai 1-2 kali setelah itu ayam akan rusak, walaupun awal2 pemakaian ayam akan terlihat cepat "jadi", maka sebaiknya ayam2 muda kalo mau dikasihkan kamlang, kasih kamlang biasa saja (berhubung saya tidak pernah pake kamlang biasa maka saya tidak bisa ngasih tau takarannya)

kamlang super, kamlang ini secara aturan dipakaikan setiap hari, tapi menurut botoh2 setiap hari itu untuk takaran ayam Thailan yg ngadunya 8-10 ronde, kalo disini cukup dipakai 1 minggu sekali karena disini ayam ngadunya cuma 5 ronde buka dan juga loss jalu (jadi lebih ditamakan kecepatan dibanding power )

kalo kami, pakai kamlang ayam kuat pukul 5 air, tidak pakai kamlang pun ayam kuat pukul 5 air, akhirnya kami putuskan tidak memakai kamlang, tetapi kampalng super tetap tersedia untuk berikan sekali2 hanya pada ayam siap yg telah rontok bulu, (kadang 3 minggu sekali atau sebulan sekali)...........karena maennya hanya seputar tarkam, ditarkam tidak perlu metode atau obat aneh2  

pukulan ayam itu salah satu dari sekian faktor yg bisa membuat ayam jadi bagus, jadi kita tidak bisa menilai ayam hanya dari pukulannnya aja

menilai ayam itu dari pukulan, maennya & pertahanannya, ke-3 faktor itu saling melengkapi atau saling menutupi yg kalo bisa nilainya jangan terlalu lebar (kalo maen kalang ada faktor ke-4 yaitu wisit)

artinya jangan ambil ayam yg pukulnya bom (9) tapi daya tahan pukulnya lemah (4) itu nilainya terlalu jauh, sebaiknya pukulnya 7 daya tahannya 7 juga

kembali ke masalah yg ditanyakan ttg pukul leher
leher adalah salah satu wilayah ayam yg bisa dilatih untuk tahan pukul, kalo kepala dilatih kaya apapun bentuknya tidak berubah, begitu2 saja, beda dengan leher ayam, ayam terlatih & belom terlatih sangat bisa dibedakan dgn memegang lehernya (makanya kalo gandeng ayam, area leher sering menjadi acuan untuk menilai ayam kedot atau blom)

tapi yg saya perhatikan ayam lebih tidak tahan dihajar leher dibanding kepala (bukan pangkal kepala / rahang) ayam kalo dihajar kepala sampe terbelah2 kadang masih tahan tapi kalo ayam dah lehernya S atau "netek" jarang bisa mempertahankan posisi bermaen, pasti maennya berantakan

jadiayam pukul leher itu sama sekali tidak ada masalah yg penting faktor laen menunjang

kamlang super & kamlang bisa itu bentuknya sama saja, yg tau membedakan adalah penjualnya........kalo ditempat saya harga diatas 100 rebuan adalah kamlang super (kamlang yg dipakai hanya untuk ayam yg siap adu, jangan dipakaikan ke ayam muda yg baru dirawat2 )

mengenai pemakaian
sesuatu "bantuan" itu kita pakai kalo hanya kita membutuhkannya, kalo kita mau ambil barang diatas loteng tapi tidak sampai, kita musti pake tangga, tapi kalo kita dasarnya sudah tinggi........artinya kita tidak perlu memakai tangga

kamlang juga demikian, mungkin di thailan musti dipakai, kan katanya ayam disana adunya 8-12 ronde, setiap rondenya 20 menit..........kalo disini, ayam cuma 5 air, setiap ronde cuma 15 menit, artinya sebenarnya tanpa kamlang ayampun masih bisa bertarung dgn baik sampai ronde akhir

jadi pemakaian kamlang tergantung kebutuhan (karena ada botoh yg memakai seminggu 3 kali, seminggu 2 kali, ada yg seminggu cukup sekali saja) kalo kamlang super dipakaikan tiap hari kayaknya ayam bisa pensiun dini setelah 1, 2 pertarungan

mengenai telur, jamu, kamlang, puding.........itu tergantungnya masing2 perawat, kami kebetulan hanya maen ditarkam jadi walaupun semua itu tersedia kami tidak pernah pakai, kami hanya memakai vitamin yg diberikan rutin 1 minggu dua kali

ayam yg butuh kipu (menurut kami saja)
1. jika ayam itu bantat
2. 5-6 hari setelah pertarungan

kalo dihari2 biasa, ayam kami taruh di kandang umbar yg berlantaikan semen kasar yg ditaburi sedikit pasir halus ...jadi ayam cuma menggaruk2 pasir tapi tidak mandi pasir

kalo pengertian saya kipu dgn ceker2 itu beda

kalo kipu, ayam bukan hanya ceker2 tapi mandi pasir total sampe berguling2 .....ini mengakibatkan otot ayam kendur, kalo langsung diadu performa ayam drop sekali

kalo ceker2, ayam hanya ceker2 tapi tidak melemaskan otot2nya & tidak berguling2......kalo langsung diadu tidak terlalu bermsalah karena ototnya tidak lemas

kandang umbaran kalo dikandang kami ada dua macam
1. yg untuk pelemaan otot, ayam bantat atau 5 hari setelah tarung ( ada yg lantainya dari pasir halus ada yg dari tanah gembur)
2. yg untuk siapkan ayam lantainya terbuat dari semen kasar yg ditaburi sedikit sekali pasir (kata orang2 tua lebih baik dari tanah liat, berhubung wilayah kami wilayah lembab jadi tanah liat kurang cocok, entar ayam selalu kotor)

kalo ayam jalu tidak lebih dari 2 cm rata2 dua minggu kemudian sudah sangat vit untuk diturunkan kembali, kecuali ayam muda, biasa ayam umuran 7-8 bulan yg kami turunkan membutuhkan waktu 3 minggu untuk diturunkan kembali.........satu syarat ayam jangan pernah disentuh2 (diumbar, dicampur betina atau dijemur) satu minggu setelah pertarungan

setelah tarung ayam dicuci luka2nya memakai air hangat sampai bersih, setelah agak kering ayam di baluri dgn arak kemudian bagian kepala di gosok obat biru, setelah itu ayam diberi obat luka dalam buatan thailan + vitamin ........selanjutnya ayam 5 -7 tidak pernah disentuh2 sama sekali (kecuali yg membutuhkan penanganan khsusus, misalnya tidak bisa makan dll)

satu minggu kemudian hampir pasti semua luka telah sembuh total, ayam kemudian ditaruh diumbaran pasir (biar pelemasan) besoknya mulai jemur2 dikit, 2 hari kemudian ayam sudah dimasukkan dikandang lari, 3 hari kemudian diabar angin..........hari minggu kalo ada musuh imbang dah bisa diturunkan lagi kalo tidak ketemu musuh, diabar angin lagi

dikandang setelah menjalani pertarungan perdana ayam sangat jarang diabar2 serius lagi, ayam hanya diabar2 angin saja untuk menghadapi pertarungan berikut2.........kecuali untuk kasus2 tertentu

tiap ayam beda2 masa penyembuhannya tergantung perawatan dan parahnya luka sobek tsb
kalo ditempat kami ayam dijahit, selain obat luka dalam luka jahitan diolesi obat biru, kemudian diolesi kembali dgn betadin gel.............ayam lalu tidak disentuh2 selama 4-7 hari, biasanya seminggu kemudian benang jahitan sudah bisa diambil, paling 1-2 semingu kemudian luka dah benar2 sembuh

berdasarkan kebiasaan dkandang, ayam yg tidak disentuh2 setelah pertarungan penyembuhannya bisa dua kali lipat lebih cepat dibanding yg disentuh2
Mengamati Kondisi Ayam Sebelum Turun Untuk bertarung Sangat Penting Sekali, jangan sampai ayam bertarung dalam kondisi sakit karna ketidak tauan kita sendiri!
Suhu badan harus setabil ngga terlalu panas dan ngga terasa dingin
Matanya harus jernih bersinar pupilnya membesar dan mengecil, dan ngga berair atau berbusa dimatanya
Berat badannya harus proporsional ngga kegemukan atau terlalu kurus, jangan sampai kegemukan sehingga ayam melar dalam bertarung dan jadi bulan2 lawan tarungnya biasanya diairan ke 3 ayam dagingnya membesar dan sangat berat untuk bergerak dan memukul, sering terjadi pada botoh senior maupun unior!
Mengamati kotoran ayam yang akan berlaga, ngga berwarna hijau kebiru biruan tandanya ayam kolera walaupun ayam terlihat vit tetapi sangat lemas bila ditarungkan!
Ayam ngga cacingan, walaupun beratnya sudah proporsional kalo dilihat kotoran ayam yang mau diturunkan masih ada cacingnya tenaga ngga akan tahan lama
Mengamati mulut dan tenggorokan, mulut dan tenggorokan harus kering jangan berair atau ada sariawan didalamnya mungkin tanda panas dalam

Ayam dipegang badannya ngringik berarti masih ada yang terasa sakit dibadannya

Kaki dari cara jalannya diamati ada yang biru ngga di kakinya!

mantap, tapi kalo dikandang selain pengamatan2 diatas kami dibantu juga dengan jadwal

contoh
ayam A, sudah ini, sudah ini berarti minggu ini bisa naik
ayam B, sudah ini, blom ini, blom itu jadi minggu ini tidak bisa naik
ayam C akan masuk undangan tgl 6 juli (misalnya) berarti tgl itu sudah harus vit dan sangat diusahakan harus bisa
ayam D memang hari ini, berarti 2 minggu bisa naek lagi

dgn adannya jadwal2 tsb membantu kita kapan harus diolahragakan, kapan harus kipukan, kapan umbar, kapan istirahatnya dll (mengenai cacingan, kaki sakit dll itu sudah diobati sebelum masuk kandang ayam rawatan jadi ayam yg masuk rawatan benar2 dalam kondisi fisik baik, ayam2 error mauk kandang parkir)

saya jawab singkat saja, berdasar pengamatan ayam dikandang yg punya bulu kapas berlebihan kurang bisa menampilkan performa terbaiknya, untuk mensiasati itu

1. setiap dimandiin bulu dibongkar2 ( jadi air benar2 kena ke kulitnya terutama di sekitar pangkal paha, pinggang, brutu )
2. bulu2 dipaha, dipinggang diguntingi (digunting bukan dicabut)

biasanya kita pemaen ayam hanya bisa menerka2 sakit ayam kita, maka lebih baik kita mencegah dibanding mengobati
untuk mencegah ayam terluka dalam berat, biasakan ayam diberi obat luka dalam setelah diabar, obat luka dalam kami pakai yg buatan thailan (25,000 / tube) hasilnya sampai saat ini sangat baik

mengenai ayam kuningan, bisa karena beberapa sebab (paling sering adalah ayam karena over latihan / termasuk kepukul berat ) yg jadi masalah kerusakan didalam itu bisa terjadi pada apa saja, bisa hatinya, ginjalnya, ususnya dll

maka pengobatan ayam kuningan ada yg cocok, ada yg tidak cocok, ada ayam yg dikasih gula saja sembuh tapi ada yg tidak, ada yg dikasih temulawak sembuh ada juga yg tidak (namanya juga menerka2 atau meraba2  

satu2nya cara yg paling pasti adalah mengistirahatkan panjang ayam tsb  tunggu sampe mabung

saya coba jawab, tapi laen kali kalo ada pertanyaan ttg ayam mending dibuatkan teraatnya, biar yg laen bisa ikutan jawab, ayam cedera kaki paska tarung biasanya pertolongan pertama adalah digosok arak (lobanteng) setelah itu diminumkan obat turun urat atau rivampicin

ditempat kami kalo sakit snot, ngorok dll (yg gejalanya terlihat) biasanya lebih mudah diobati, yg paling bikin ngeri kalo sakit trus diem2, murung + ga turun telih

biasanya yg divaksin teratur kalo sakit2 snot dll lebih mudah diobati dgn obat2 sederhana (kalo ditempat kami 4 tetra clor+1 amoxilin satu kali pemberian sekaligus trus dibiarin dikandang jangan disentuh2 entar sembuh sendiri

distributor obat ayam import, 021-6312613

wilayah surabaya 031 3891810 - 0817398868 koh Timung

coba diabar dengan bungkus patuk 20 menit x 2 tapi kalau tidak kuat jangan diteruskan (semampunya saja), kemudian ayam setelah mandi dan jemur langsung masukkan kekandang umbar yg ada pasirnya supaya kipu, biasanya 1 minggu sudah hilang bantatnya

cara dirumah mirip yg dilakukan boos petir, ayam diabar dulu 1 air lasung dilarikan putar kurungan (tanpa di istirahatkan) setelah itu ayam dimasukkan kandang kipu

untuk yg pake rawatan kamlang, sebaiknya hentikan dulu pemakaian kamlangnya

sebaiknya ayam2 muda kalo mau diberi kamlang, jangan kamlang super tapi kamlang rawatan.........entar nanti kalo ayam dah benar2 siap (jadi) baru diberi kamlang super seminggu sekali saja

aturan pakenya kamlang super diberikan sehari sekali, tapi itu mungkin cocok untuk ayam di Thailan sana (yg tarungnya jauh lebih berat, dibanding kita disini) disini kan rondenya lebih sedikit, waktunya lebih singkat & loos jalu maka kondisi fisik ayam tidak harus terlalu kuat seperti ayam di Thailan (hanya menurut saya  

ayam2 muda yg kami pakaikan kamlang super bukan lagi bantat tapi jadi batu badannya

mantabs,,,, bertambah lg pelajarannya... thanks

1c4-farm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 59
Join date : 21.01.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  AlfaFarm on Sun 16 Feb 2014, 05:24

terima kasih kembali [senyum]

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Tips mengatasi ayam leres/jatuh mental...

Post  AlfaFarm on Sun 23 Feb 2014, 15:02

:: Mengatasi Ayam Petarung Leres (Jatuh Mental) ::







Ayam leres (jatuh mental) adalah salah satu masalah besar bagi para pemilik ayam aduan. Leres atau jatuh mental adalah suatu kondisi ketika ayam menjadi tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian bertarung. Jika beranipun biasanya akan segera lari begitu merasakan sakit. Ayam leres bisa karena beberapa kondisi: (1) trauma kekalahan, (2) shock karena takut atau kaget, dan (3) keturunan (genetik)

*Trauma kekalahan
Ayam jago yang pernah kalah, apalagi kalah telak, bisa mengalami kondisi leres atau jatuh mental. Karena rasa sakit yang diderita, ayam akan merasa takut berkelahi dan tidak memiliki hati atau keberanian terhadap ayam lain.

*Shock karena takut atau kaget
Ayam jago juga bisa mengalami leres karena takut atau kaget. Leres karena takut bisa terjadi jika ayam mengalami kejadian dikejar binatang yang lebih besar, misal anjing. Sedang leres karena kaget biasanya terjadi karena kejadian yang begitu tiba-tiba dan mengagetkan misalnya kejatuhan dahan pohon atau ada kendaraan yang hampir menabraknya. Jika kejadian tersebut memang amat menakutkan atau mengagetkan bagi si ayam, akan dapat membuat hati ayam menjadi kecil dan tidak memiliki keberanian bertarung.

*Keturunan (genetik)
Leres bisa juga karena keturunan. Ada ayam-ayam tertentu yang memiliki kecenderungan hati yang lemah. Ayam-ayam seperti ini, meskipun memiliki teknik tarung dan postur yang baik, biasanya bernyali kecil dan begitu merasa sakit atau terkena pukulan keras akan lari.

Menyembuhkan ayam leres bukanlah pekerjaan mudah. Perlu waktu lama dan kesabaran dalam proses. Kegagalan dalam penanganan akan membuat proses harus dimulai dari awal atau malah kehilangan peluang sama sekali.

Berikut adalah kiat-kiat untuk menyembuhkan ayam leres:

Fase 1, biarkan ayam jago yang leres berkumpul dengan ayam-ayam betina saja. Bisa juga kalau dicampur dengan ayam-ayam yang masih kecil, yang tidak mungkin memiliki keberanian berkelahi dengan si pasien. Lakukan ini antara 2 minggu sampai satu bulan, atau sampai anda yakin ayam tersebut mulai memiliki kepercayaan diri. Selama proses ini jangan sampai ada jago lain (meskipun lebih lemah) yang masuk ke wilayahnya. Yang perlu diperhatikan, area penyembuhan ini juga benar-benar bebas dari intimidasi ayam jago lain, misal masih ada ayam jago lain yang terlihat oleh ayam jago yang leres meskipun areanya dibatasi. Bahkan meskipun tidak bisa melihat tapi suara kokok yang terlalu keras karena tempat yang berdekatan, bisa membuat penyembuhan mentalnya berjalan lambat.

Fase 2, setelah melewati fase 1 dengan baik, tahap berikutnya adalah dengan memasukkan ayam-ayam lancur yang mulai berani kokok tapi belum memiliki keberanian bertarung. Keberadaan ayam-ayam lancur yang secara fisik sudah besar tapi tidak berani berkelahi ini, akan membuat ayam leres menjadi lebih percaya diri. Ia akan cenderung mengejar dan mengintimidasi ayam-ayam muda tersebut.

Fase 3, adalah fase uji coba mental. Setelah anda yakin fase 2 terlampaui dengan baik, anda bisa mencoba mengadu ayam tersebut dengan ayam lain yang sudah pasti kalah. Bisa ayam yang lebih muda dan lemah atau ayam kampung yang fisiknya lebih lemah. Kemenangan terhadap ayam-ayam musuhnya tersebut sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya. Lakukan berulang kali dengan ayam-ayam lain yang lebih lemah sampai benar-benar kepercayaan dirinya pulih.

Jika fase 3 ini sudah dilakukan dengan baik, maka yang anda perlu lakukan tinggal menyiapkan fisiknya secara baik untuk pertarungan yang sesungguhnya.

Banyak orang yang berpendapat bahwa ayam leres tidak dapat diambil keturunannya lagi karena rasa penakutnya akan turun ke anak-anaknya kelak. Pendapatnya ini nampaknya tidak benar. Ayam leres dapat saja diambil keturunannya, kecuali ayam leres yang memang karena garis keturunan.

http://ayam-tarung.blogspot.com/2011_01_01_archive.html

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  squallj on Sun 23 Feb 2014, 15:59

Dowo ne.... Tambah mumet....  Arrow   Question

squallj
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1062
Join date : 26.02.13
Lokasi : Kediri - Nganjuk

Kembali Ke Atas Go down

Menjemur ayam bangkok

Post  AlfaFarm on Tue 25 Feb 2014, 10:28

Seusai memandikan, ayam dimasukan kedalam kurungan dan dijemur dibawah sinar matahari pagi supaya tubuhnya yang basah itu menjadi kering. Sinar matahari pagi sebelum pukul 10.00 sangat baik untuk kesehatan ayam, karena menagndung pro vitamin D (vitamin D dalam bentuk inaktif) yang sangat memabantu pertumbuhan tulang dan bulu. Pro vitamin D dalam tubuh ayam akan diolah menjadi vitamin D. Tulang dan bulu sebagian besar tersusun dari Zat tanduk yang sangat membutuhkan vitamin D. Lebih dari itu sinar matahari pagi dapat membunuh kuman-kuman penyakit yang masih menempel pada bulu dan bagian tubuh lainya.


Bila ayam bangkok baru pertama kali menjalani perawatan seperti ini, sebaiknya penjemuran dilakukan pada waktu yang lebih pagi lagi (misalnya jam 08.00). Dalam tahap permulaan, ayam bangkok biasanya hanya tahan selama 10-15 menit saja dibawah sinar matahari. Pada saat itu, paruhnya sering kali terbuka dan kelihatan terengah-engah. Oleh karena itu ayam tersebut tidak perlu dijemur tertalu lama. Bila kita melihat ayam terngah-engah, maka kita harus segera memindahkanya ke tempat yang teduh. Keesokan harinya, ia dapat dijemur lagi dan demikian seterusnya hingga ayam sudah terbiasa menghadapi terik matahari.

Manfaat lain dari penjemuran ini antara lain adalah melatih pernafasan dan memperbaiki sistem peredaran darah. Kerja paru-paru dan jantung menjadi lebih sempurna, karena ayam sudah terbiasa menghadapi kondisi kritis (panas). Dengan demikian, ketahanan fisik pun menjadi lebih baik daripada ayam yang sama sekali tidak pernah dijemur. Selain itu timbunan lemak dibawah kulit pun juga akan berkurang sehingga otot-ototpun menjadi kencang. Hilangnya lemak ini dikarenakan banyaknya energi yang dibutuhkan untuk mengeringkan tubuh.


Read more: http://www.central-bangkok-farm.com/2010/03/menjemur-ayam-bangkok.html#ixzz2uIiUQGxK

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Air, kebutuhan pokok ayam bangkok

Post  AlfaFarm on Tue 25 Feb 2014, 10:53

Ayam bangkok yang kekurangan air minum akan mengalami stress berat. Batapapun lengkapnya kandungan gizi makanan, tetapi tanpa air semuanya akan sia-sia belaka. Air berfungsi melunakan makanan dalam proses pencernaan, membawa semua makanan ke tempat-tempat pusat pencernaan, membantu mngedarkan sari-sari makanan dan mengeluarkan bahan-bahan yang tidak berguna lagi serta membantu mengatur temperatur tubuh dan proses metabolisme.

Air perlu disediakan secara bebas (tidak dibatasi) sebab setiap 15-20 menit sekali ayam akan minum air, jika kekurangan air dapat menyebabkan produksi telur akan menurun. Selama ini banyak peternak yang kurang memperhatikan kualitas air yang diberikan, misalnya membiarkan ayam minum di selokan, dan minum air comberan. Cara-cara seperti ini harus segera ditinggalkan, sebab ayam bangkok cukup peka terhadap air yang tidak bersih. Perbandingan pemberian air minum dan pakan setiap hari adalah 3:1. Perbandingan ini hendaknya diperhatikan dengan baik sebab pemberian air minum yang terlalu banyak justru menurunkan nafsu makan dan otot-otot menjadi lembek.

Ayam yang kekurangan air akan mengalami keterlambatan pertumbuhan, gangguan metabolisme, terjadi kanibalisme dalam kandang, sesak nafas, lesu dan sering gelisah. Dalam kodisi normal, tubuh ayam mengandung 75%-80% air.

Read more: http://www.central-bangkok-farm.com/2010/09/air-kebutuhan-pokok-ayam-bangkok.html#ixzz2uIodqy5m

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  jawara on Tue 25 Feb 2014, 12:07

AlfaFarm wrote:Pakan merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan maupun stamina ayam Bangkok, dan sudah barang tentu pakan ayam bangkok yg berbeda akan berpengaruh terhadap bobot pukulan maupun kelincahan.

1. Pakan Ayam Bangkok/ Ayam Aduan Berupa Beras Merah
•Jenis Pakan ini diberikan setelah ayam Bangkok dewasa yaitu setelah pertumbuhan bulunya selesai, beras merah mempunyai kadar protein yg tinggi, mengandung rendah lemak, dan mudah dicerna. Ayam yg diberikan beras merah akan menjadi kekar & padat,  hanya bobot ayam menjadi berat namun sesuai dgn ayam yg mempunyai dasar pukulan yg keras. Cocok diberikan pada ayam yg tipe jalu sehingga pertumbuhan jalu menjadi cepat. Ayam jalu yg baik mempunyai tipikal harus cepat memyelesaikan pertarungan.

2. Pakan Ayam Bangkok/ Ayam Aduan Berupa Gabah
•Pakan jenis ini menjadikan tubuh ayam Bangkok menjadi ringan & kesat, mirip dangan beras merah, hanya saja gabah mempunyai kandungan vitamin yg lebih komplek, kalsium yg tinggi & ekonomis, memperkuat bulu sehingga tidak mudah rontok bulunya. Gabah sangat sesuai dgn ayam tipe jalu yg memerlukan kelincahan terbang untuk menyerang cepat. Pemberian gabah hendaknya direndam air dulu & gabah yg mengapung dipisahkan.

3. Pakan Ayam Bangkok/ Ayam Aduan Berupa Jagung
•Jenis pakan ini diberikan kepada ayam pukul, mempunyai pertumbuhan jalu lambat maupun lepek (tidak tumbuh jalu) mempunyai kandungan karbohidrat yg tertinggi diantara beras merah & gabah, kandungan fosfor & kalsium berpengaruh baik terhadap pertumbuhan tulang. Tulangan ayam Bangkok menjadi kuat & besar. Karbohidrat menjadikan ayam mempunyai tenaga yg besar & pukulan keras. Cara penggunaan jagung adalah direndam dulu sebelum diberikan agar menjadi lebih lunak.


Pemberian Pakan Ayam Bangkok/ Ayam Aduan
•Ayam jalu yg baik adl yg bertipe memukul terus menerus tanpa mematuk, memukul sesering mungkin dlm waktu sesingkat-singkatnya. Faktor kecepatan sangat menentukan. Karena ayam jalu amat mengandalkan kecepatan, maka menu ransum yg paling tepat adl yg mengandung protein tinggi & sedikit lemak. Keunggulan dari ransum protein tinggi adl menjamin tenaga yg besar & kecepatan gerak sangat tinggi. Kelemahan ransum protein tinggi adl otot ayam bangkok mudah kelelahan. Formula ransum yg bisa dipakai : 2 kg konsentrat ayam petelur + 8 kg bekatul atau dedak. Ransum ini adl menu makanan pokok yg diberikan dgn dicampur air. Sebagai suplemen, dlm kadar sedikit dapat memberi jagung, beras merah, atau gabah. Sebaiknya, setiap hari ayam dijemur di atas alas pasir yg ditaburi pecahan batako sehingga ayam Bangkok akan memakan pecahan batako tersebut, tujuannya adalah dengan memakan batako akan menguatkan tulangnya karena sbg sumber kalsium.


•Untuk ayam Bangkok tipe pemukul yg dirancang menang dlm waktu kurang dari 2 ronde, menu ransum sama dgn ayam jalu. Tetapi jika ayam dirancang untuk lebih tahan hingga 4 atau 5 ronde, menu yg tepat adl tinggi protein & tinggi energi. Formula ransum ayam pukul : 5 kg jagung halus + 2 kg dedak atau bekatul + 3 kg konsentrat ayam petelur.

NB:
1.Formula di atas hanya digunakan pada ayam yg dipelihara secara semi intensif atau ekstensif. Jika memelihara ayam bangkok secara intensif (ayam tidak diumbar), maka harus menambahkan 1 ons susu bayi pada formula di atas.
2.Formula pakan ayam Bangkok di atas hanya dapat digunakan selama 14 hari berturut-turut. Dan jika lebih dari 14 hari harus diselingi dengan pakan lain.

infonya komplit bngt bang...

jawara
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1517
Join date : 20.11.12
Age : 35
Lokasi : Banyuwangi - Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  losi on Tue 25 Feb 2014, 18:33

jawara wrote:udh terlanjur baca, jd numpng posting aja mas

ikutan ah,,,

losi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 944
Join date : 21.01.14
Lokasi : Dapur magma

Kembali Ke Atas Go down

Mengatasi ayam kelebihana oto/bantat.

Post  AlfaFarm on Wed 26 Feb 2014, 20:48



Tiap peternak dan hobiis tentu ingin ayam Bangkok yang dimilikinya mempunyai tubuh yang sehat dan kuat. Tahan pukulan lawan, punya pukulan keras, lompatannya tinggi, dan beragam keunggulan lainnya.

Demi mendapatkan semua kesempurnaan itu, tak heran jika peternak dan hobiis melakukan berbagai latihan dengan metode-metode khusus. Seperti yang pernah kami sebutkan dalam beragam latihan di blog ini (baca disini) dan mungkin juga metode lainnya.

Namun, latihan-latihan yang diterapkan mungkin kelewat berat, sehingga tak jarang justru membuat tubuh ayam aduan berotot laiknya seorang binaragawan. Ayam laga yang mempunyai bentuk otot seperti ini sebenarnya bagaikan pisau bermata dua. Berbahaya!

Apa bahayanya? Baca lebih lanjut artikel ini sampai habis.



Memang benar bila ayam laga yang berotot memiliki pukulan keras yang mampu robohkan lawan dalam sekali pukul - bila tepat sasaran. Selain itu, ayam berotot juga mempunyai tubuh tahan pukul yang tak gampang oleng dilibas lawan. Itu kelebihannya.

Kekurangannya? Ada. Otot berlebih itu membuat ayam Bangkok aduan bergerak lebih lamban. Ayam menjadi kaku, susah bergerak, dan jarang bisa melompat.

Alhasil, jika berada di tengah-tengah arena pertarungan, dalam kondisi kekuatan imbang, ayam berotot banyak yang lebih dikenal dengan ayam bantat akan lebih mudah terdesak - pasif, tak produktif, dan lebih cepat lelah. Akibat bentuk postur tubuhnya tidak mendukung untuk melakukan perlawanan. Bukan tidak mungkin ayam akan kalah.

Tidak mau terjadi kan? Lantas bagaimana mengatasinya?

Cara paling efektif untuk mengatasi badan ayam adu yang terlalu berotot adalah dengan berkipu (mandi pasir atau tanah halus). Secara alamiah, berkipu merupakan naluri ayam. Jadi, secara perlahan-lahan dan terus-menerus, otot ayam akan terkikis.

Hanya cukup sediakan tempatnya saja. Sepetak lahan diberi pasir halus. Kemudian kandangnya diberi tenggeran supaya ayam tiap malam bisa tidur disana. Untuk mencapai tenggeran pasti dengan melompat kan? Itu sudah latihan yang baik untuk ayam adu Bangkok.

http://ayambangkokpro.blogspot.com/2013/11/mengatasi-kelebihan-otot-pada-ayam-bangkok-aduan.html

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  losi on Thu 27 Feb 2014, 00:09

AlfaFarm wrote:

Tiap peternak dan hobiis tentu ingin ayam Bangkok yang dimilikinya mempunyai tubuh yang sehat dan kuat. Tahan pukulan lawan, punya pukulan keras, lompatannya tinggi, dan beragam keunggulan lainnya.

Demi mendapatkan semua kesempurnaan itu, tak heran jika peternak dan hobiis melakukan berbagai latihan dengan metode-metode khusus. Seperti yang pernah kami sebutkan dalam beragam latihan di blog ini (baca disini) dan mungkin juga metode lainnya.

Namun, latihan-latihan yang diterapkan mungkin kelewat berat, sehingga tak jarang justru membuat tubuh ayam aduan berotot laiknya seorang binaragawan. Ayam laga yang mempunyai bentuk otot seperti ini sebenarnya bagaikan pisau bermata dua. Berbahaya!

Apa bahayanya? Baca lebih lanjut artikel ini sampai habis.



Memang benar bila ayam laga yang berotot memiliki pukulan keras yang mampu robohkan lawan dalam sekali pukul - bila tepat sasaran. Selain itu, ayam berotot juga mempunyai tubuh tahan pukul yang tak gampang oleng dilibas lawan. Itu kelebihannya.

Kekurangannya? Ada. Otot berlebih itu membuat ayam Bangkok aduan bergerak lebih lamban. Ayam menjadi kaku, susah bergerak, dan jarang bisa melompat.

Alhasil, jika berada di tengah-tengah arena pertarungan, dalam kondisi kekuatan imbang, ayam berotot banyak yang lebih dikenal dengan ayam bantat akan lebih mudah terdesak - pasif, tak produktif, dan lebih cepat lelah. Akibat bentuk postur tubuhnya tidak mendukung untuk melakukan perlawanan. Bukan tidak mungkin ayam akan kalah.

Tidak mau terjadi kan? Lantas bagaimana mengatasinya?

Cara paling efektif untuk mengatasi badan ayam adu yang terlalu berotot adalah dengan berkipu (mandi pasir atau tanah halus). Secara alamiah, berkipu merupakan naluri ayam. Jadi, secara perlahan-lahan dan terus-menerus, otot ayam akan terkikis.

Hanya cukup sediakan tempatnya saja. Sepetak lahan diberi pasir halus. Kemudian kandangnya diberi tenggeran supaya ayam tiap malam bisa tidur disana. Untuk mencapai tenggeran pasti dengan melompat kan? Itu sudah latihan yang baik untuk ayam adu Bangkok.

http://ayambangkokpro.blogspot.com/2013/11/mengatasi-kelebihan-otot-pada-ayam-bangkok-aduan.html

nyimak lg y pak....
postingan berikutnya ditunggu...
 cheers cheers cheers 

losi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 944
Join date : 21.01.14
Lokasi : Dapur magma

Kembali Ke Atas Go down

Manfaat Daun Pepaya...

Post  AlfaFarm on Wed 12 Mar 2014, 20:19


Tanaman pepaya hampir semua bagiannya mulai dari akar, daun, getah sampai biji secara empiris sudah dipergunakan sebagai antelmentik. Diduga, zat aktif dalam pepaya adalah papain, karpain dan karposit. Papain adalah enzim proteolitik yang telah dikenal sebagai pelunak daging. Zat tersebut melakukan proses pemecahan jaringan ikat yang disebut proses proteolitik. Semakin banyak protein yang dipecah, daging yang dihasilkan semakin lunak. Papain sebagai antelmentik juga bekerja seperti dalam proses melunakkan daging. Papain melemaskan cacing dengan cara merusak protein tubuh cacing dan cacing akan keluar dalam keadaan hidup.




Pemeriksaan efek antelmentik papain kasar terhadap cacing lambung Haemonchus contortus secara in vivo pada ayam terinfeksi dilakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian papain kasar sampai 0,6 g / kg bobot badan menyebabakan penurunan jumlah cacing dan telurnya.




Ipteknet (2007) menyatakan bahwa tanaman papaya mengandung papain yang dapat memanjangkan daya cerna pepsin sehingga pencernaan lebih sempurna. Papain mempunyai daya anti cacing pita, cacing gelang, cacing keremi dan cacing tambang.




Enzim papain merupakan enzim yang terdapat dalam getah papaya. Enzim papain bersifat proteolitik yaitu mengkatalis ikatan peptida pada protein menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana seperti dipeptida asam amino. Kualitas getah sangat menentukan aktivitas proteolitik dan kualitas tersebut tergantung pada bagian tanaman asal tersebut. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, bagian tanaman yang mengandung getah dengan kualitas aktivitas proteolitik yang baik ada pada bagian buah, batang dan daun. Sifat enzim papain antara lain dapat bekerja optimum pada suhu antara 50 – 60 o C dan pH 5 – 7, serta memilki aktifitas proteolitik antara 70 – 1000 unit / gram. Aktivitas enzim selain dipengaruhi oleh proses pembuatannya juga dipengaruhi oleh umur dan jenis varietas pepaya yang digunakan.

Papain merupakan satu dari enzim paling kuat yang dihasilkan oleh seluruh bagian tanaman pepaya. Enzim adalah molekul kompleks yang diproduksi makhluk hidup untuk mempercepat reaksi kimia dalam sel. Pada pepaya, getah termasuk enzim proteolitik dan protein dasarnya memecah protein menjadi pepton. Kadar papain dan kimopapain dalam pepaya muda berturut-turut adalah 10 % dan 45 %. Kimopapain merupakan enzim yang paling banyak terdapat dalam getah pepaya. Daya kerjanya mirip dengan papain, tetapi mempunyai daya tahan panas yang lebih besar. Kimopapain lebih tahan terhadap keasaman tinggi, bahkan stabil dan masih aktif pd pH 2,0. Kedua enzim ini memiliki kemampuan menguraikan ikatan-ikatan dalam molekul protein, sehingga protein terurai menjadi polipeptida dan dipeptida. Hal tersebut jika bekerja pada cacing maka enzimnya akan menguraikan protein tubuh cacing, sehingga cacing menjadi lemas dan akan dikeluarkan dalam keadaan hidup (vermifuga).




Bouchut (1879) menyatakan bahwa karpain merupakan senyawa alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Karpain efektif dalam menghambat kinerja beberapa mikroorganisme. Karpain mencerna mikroorganisme dan mengubahnya menjadi senyawa turunan pepton. Inang pun kekurangan makanan danmati. Ramsamawy dan Sirsi menyatakan bahwa jumlah senyawa karpain dalam getah pepaya mencapai 0,4 % serta membuktikan bahwa dosis 0,01 % karpain dalam ethanol dapat menghambat perkembangan lymphoid dan lymphosis leukimia.




Karpain



yang merupakan senyawa alkaloid, bekerja efektif mencerna mikroorganisme, sehingga inang kekurangan makanan. Hal tersebut juga terjadi pada cacing nematoda Haemonchus contortus. Akibat karpain, maka protein tubuh cacing dicerna, sehingga cacing akan lemas dan akan keluar dari tubuh inang dalam keadaan hidup (bekerja sebagai vermifuga). Menurut Ipteknet (2007) pada daun, akar dan buah terdapat karpain yang efektif sebagai anti cacing.



Karposit merupakan senyawa yang terdapat dalam getah pepaya. Kandungan karposit lebih banyak terdapat pada daun pepaya. Karposit mempunyai fungsi yang hampir sama dengan papain dan karpain. Karposit merupakan senyawa yang aktif sebagai peluruh cacing nematoda Haemonchus contortus . Karposit bersama dengan papain dan karpain merusak protein tubuh cacing. Hal tersebut akan melemaskan cacing sehingga cacing keluar dalam keadaan hidup. Karposit merupakan antelmentik yang bekerja sebagai vermifuga. Ipteknet (2007) menyatakan bahwa kandungan carposide (karposit) pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing.




Kandungan pepaya papain, karpain dan karposit mempunyai fungsi sebagai peluruh cacing nematoda, khususnya Haemonchus Contortus pada ternak kambing dan domba. Papain, karpain dan karposit menguraikan dan mencerna protein tubuh cacing sehingga cacing akan lemas. Getah pepaya tersebut bekerja sebagai vermifuga.




Dosis tambahan daun papaya yang baik dan benar

Dosis tambahan daun papaya untuk Pakan Ayam yang benar dapat kita lihat pada pembahasan ini.




40 % Katul 400 gram

20 % Jagung 200 gram

30 % Daun papaya 300 gram

10 % Konsentrat 100 gram




NB : 1 kg pakan ayam digunakan untuk 60 ekor ayam untuk ayam pedaging.




Cara pengolahan daun papaya sebagai tambahan pakan ayam yang baik dan benar

Cara pengolahan daun papaya sebagai tambahan pakan ayam yang baik dan benar adalah sebagai berikut.




- Cara pertama :

1. Ambil 3 lembar daun papaya.

2. Keringkan daun papaya tersebut sampai daun berwarna coklat.

3. Hancurkan dengan menggunakan tangan.

4. Campurkan dengan pakan pokok ayam kurang lebih 1 kilogram.




- Cara Kedua:

1. Ambil 3 lembar daun papaya

2. Potong halus daun papaya tersebut.

3. Rebus dengan air sampai matang.

4. Campur dengan 1 kilogram pakan pokok ayam yang di tumbuk dengan sedikit air matang.


http://indextrondosoul-farm.blogspot.com/2013/03/manfaat-daun-pepaya-untuk-makanan.html

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  August Wib on Wed 12 Mar 2014, 22:51

ikutan update ilmunya bang... Smile

August Wib
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 243
Join date : 09.05.13
Lokasi : Pancoran - Jaksel

Kembali Ke Atas Go down

Dalam sebuah pertanyaan...

Post  AlfaFarm on Sat 03 May 2014, 16:14

Sebuah pertanyaan dikirimkan kepada seorang pecinta ayam, pertanyaan tersebut kurang lebih

"Assalamu'alaikum pak, maaf pak mau nanya, kalau ayam jago baru pertama kali jadi pacek tapi sulit untuk kawin, kira-kira kenapa?"

Jawab;

1. "Walaikum salam Mas. Ayam untuk pacek biasanya pertama kaya gitu dicampur aja ma biang lama-lama mau kawin sendiri."

2. "Maaf baru balas, iya sering ayam begitu tapi dicampurkan aja nanti lama-lama mau kawin. Ada yang pernah sampai 6 bulan baru mau kawin."

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  conflict on Sat 03 May 2014, 21:37

duduk nyantai sambil ngopi..
ijin nyimak om...

conflict
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 198
Join date : 21.09.12
Age : 25
Lokasi : Pekalongan, Jateng

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  AlfaFarm on Wed 21 May 2014, 16:37

Selain mental ayam perlu dijaga, mental botoh pun perlu dijaga. Botoh bermental baja yang akan maju. InsyaAllah... [senyum]

AlfaFarm
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 167
Join date : 13.01.14
Age : 28
Lokasi : Baturraden Purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  cha' chung on Thu 22 May 2014, 12:03

ALHAMDULILLAH..
banyak pengetahuan baru nech, semoga bermanfaat bagi kita semua terlepas dari siapa pengetahuan tersebut yg terpenting bisa bermanfaat tanpa merugikan orang lain sebagai sumber utama pengetahuan tersebut..
 rendeer rendeer rendeer rendeer rendeer 
 sunny sunny sunny sunny sunny sunny 

cha' chung
kopral
kopral

Jumlah posting : 48
Join date : 15.03.13
Lokasi : Tuban

Kembali Ke Atas Go down

Ask

Post  moepetz on Sat 24 May 2014, 00:14

Mantap,

moepetz
kopral
kopral

Jumlah posting : 38
Join date : 11.02.14
Age : 35
Lokasi : jombang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sedikit tentang pakan Ayam Aduan...

Post  Sponsored content Today at 01:34


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 3 Previous  1, 2, 3  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik