PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Halaman 4 dari 10 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  aylos on Wed 11 Feb 2015, 17:39

kalo penjual di grade mungkin sulit seperinya ,tapi kalo ayamnya penjual yg di grade mungkin masih bisa , dinilai dari katurangan , teknik , jenis ayam, pukul , dll ,
Dinilai oleh dewan pakar ayam papaji yang telah lulus S3 perayaman sejagat.
Yang terjadi selama ini ewuh pakewuh / rasa toleransi yg tinggi untuk tidak menghakimi ayam seseorang (kecuali yang keterlaluan ngibulnya ). Ini cerminan yg baik bagi pengurus papaji baiik di pusat atau daerah ,tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk berkomunikasi bila ada anggota ingin berkonsultasi secara pribadi bila kesulitan memilih ayam .....
salam hormat.

aylos
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 607
Join date : 27.06.10
Lokasi : semeru 108 bogor /08121110301

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  juragan_rabay on Wed 11 Feb 2015, 17:48

pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.


Terakhir diubah oleh juragan_rabay tanggal Wed 11 Feb 2015, 17:57, total 1 kali diubah

juragan_rabay
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 360
Join date : 26.09.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  IQBAL on Wed 11 Feb 2015, 17:49

Hendro wrote:
Kamikaze wrote:
Apa begitu yakin/pastinya ide yg sama sekali belom di coba bahkan di rembukan sudah di "adili" tidak akan menjadikan lebih baik, lalu apa gunanya di berikan kebebasan para member untuk memberikan ide yg belum apa2 sudah di "adili" (mohon dijawab oleh penulis). Lalu saya sarankan (maaf) mungkin bisa di buat lagi topik baru selain "Kritik & Saran" yaitu "Aplikasi & realisasi dari pencetus ide" jadi dari situ mungkin calon pemberi ide akan berfikir 10x dulu sebelum memberikan ide, nah jadi yg paling baik menurut saya ide positif di terima dan dicarikan solusi bersama, alangkah lebih baik kita berfikir bersama2 daripada menghakimi dengan mengahurskan si pemberi ide juga harus memberi solusi? (Jika berkenan mohon dijawab)

Salam dingin (hujan terus)........he...he...he....

Tidak perlu harus dengan menguji dulu sebuah ide tertentu untuk sekedar dapat menilainya, sangat mudah kok melihat ide tersebut masuk akal atau tidak, mudah dilaksanakan atau tidak. efektif atau tidak, lebih memberikan manfaat atau tidak dll.........................

Jadi jangan sakit hati jika ide tidak diterima atau dikritisi oleh pihak lain karena semua juga punya hak yang sama untuk memberikan penilaian dan pandangan, tetapi pengambil keputusan tetap kita di kepengurusan, selama ide yang masuk kita anggap bermanfaat serta memudahkan member maka pasti akan kita pertimbangkan untuk diterapkan tetapi jika sebaliknya maka mohon maaf kalo kita tidak apresiasi........................

Bagi saya pribadi sebelum melontarkan ide haruslah mengkaji secara mendalam berbagai aspek serta konsekuensi yang akan timbul jika ide tersebut diterapkan, juga harus mempunyai solusi yang akurat terhadap permasalahan baru yang mungkin terjadi, jika saya tidak punya mekanisme serta formula yang paten untuk sebuah ide baru, saya tidak akan melontarkan ide tersebut ke publik karena bisa berakibat bumerang bagi saya jika diperdebatkan tapi saya tidak mampu memberikan solusinya...........................  

Ibarat kata sebelum berperang kita harus punya senjata beserta amunisinya, bukan cuma senjata dengan peluru hampa, jangan juga kita seperti pengamat politik atau pengamat bola yang cuma pandai berkomentar miring dan berdebat kusir tanpa dasar yang kuat.........................

Kita harus belajar bertanggung jawab atas pikiran, ucapan dan tindakan kita sehingga apapun yang kita lakukan merupakan buah pikiran yang matang dan dapat dikonfirmasi secara baik, jangan melempar ide mentah yang sebenarnya kita sendiri tidak paham bagaimana menerapkannya tapi meminta orang lain untuk berfikir dan menjadi repot karenanya............................


Salam ide positif & bertanggung jawab.....................
sunny Smile I love you

Begitulah kurang lebihnya... Basketball

- salam ide spesial pake telor -

IQBAL
kopral
kopral

Jumlah posting : 25
Join date : 25.12.14
Age : 43
Lokasi : DKI JAKARTA

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Wed 11 Feb 2015, 20:17

Hendro wrote:
Kamikaze wrote:
Apa begitu yakin/pastinya ide yg sama sekali belom di coba bahkan di rembukan sudah di "adili" tidak akan menjadikan lebih baik, lalu apa gunanya di berikan kebebasan para member untuk memberikan ide yg belum apa2 sudah di "adili" (mohon dijawab oleh penulis). Lalu saya sarankan (maaf) mungkin bisa di buat lagi topik baru selain "Kritik & Saran" yaitu "Aplikasi & realisasi dari pencetus ide" jadi dari situ mungkin calon pemberi ide akan berfikir 10x dulu sebelum memberikan ide, nah jadi yg paling baik menurut saya ide positif di terima dan dicarikan solusi bersama, alangkah lebih baik kita berfikir bersama2 daripada menghakimi dengan mengahurskan si pemberi ide juga harus memberi solusi? (Jika berkenan mohon dijawab)

Salam dingin (hujan terus)........he...he...he....

Tidak perlu harus dengan menguji dulu sebuah ide tertentu untuk sekedar dapat menilainya, sangat mudah kok melihat ide tersebut masuk akal atau tidak, mudah dilaksanakan atau tidak. efektif atau tidak, lebih memberikan manfaat atau tidak dll.........................

Jadi jangan sakit hati jika ide tidak diterima atau dikritisi oleh pihak lain karena semua juga punya hak yang sama untuk memberikan penilaian dan pandangan, tetapi pengambil keputusan tetap kita di kepengurusan, selama ide yang masuk kita anggap bermanfaat serta memudahkan member maka pasti akan kita pertimbangkan untuk diterapkan tetapi jika sebaliknya maka mohon maaf kalo kita tidak apresiasi........................

Bagi saya pribadi sebelum melontarkan ide haruslah mengkaji secara mendalam berbagai aspek serta konsekuensi yang akan timbul jika ide tersebut diterapkan, juga harus mempunyai solusi yang akurat terhadap permasalahan baru yang mungkin terjadi, jika saya tidak punya mekanisme serta formula yang paten untuk sebuah ide baru, saya tidak akan melontarkan ide tersebut ke publik karena bisa berakibat bumerang bagi saya jika diperdebatkan tapi saya tidak mampu memberikan solusinya...........................  

Ibarat kata sebelum berperang kita harus punya senjata beserta amunisinya, bukan cuma senjata dengan peluru hampa, jangan juga kita seperti pengamat politik atau pengamat bola yang cuma pandai berkomentar miring dan berdebat kusir tanpa dasar yang kuat.........................

Kita harus belajar bertanggung jawab atas pikiran, ucapan dan tindakan kita sehingga apapun yang kita lakukan merupakan buah pikiran yang matang dan dapat dikonfirmasi secara baik, jangan melempar ide mentah yang sebenarnya kita sendiri tidak paham bagaimana menerapkannya tapi meminta orang lain untuk berfikir dan menjadi repot karenanya............................


Salam ide positif & bertanggung jawab.....................
sunny Smile I love you

Teimakasih atas penjelasan yg luar biasa pak, saya pikir sudah cukup dan tidak usah di perpanjang daripada saya makin "merasa" disudutkan, semoga papaji makin jaya & sukses kedapannya dengan member2 yang "open minded for better things"... cukup saya saja yg melontarkan ide yang merepotkan dan kurang menarik, semoga tidak ada lagi member seperti saya.............

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Wed 11 Feb 2015, 20:19

juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Wed 11 Feb 2015, 20:24

aylos wrote:kalo penjual di grade mungkin sulit seperinya ,tapi kalo ayamnya penjual yg di grade mungkin masih bisa , dinilai dari katurangan , teknik , jenis ayam, pukul , dll ,
Dinilai oleh dewan pakar ayam papaji yang telah lulus S3 perayaman sejagat.
Yang terjadi selama ini ewuh pakewuh / rasa toleransi yg tinggi untuk tidak menghakimi ayam seseorang (kecuali yang  keterlaluan ngibulnya ). Ini cerminan yg baik bagi pengurus papaji baiik di pusat atau daerah ,tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk berkomunikasi bila ada anggota ingin berkonsultasi secara pribadi bila kesulitan memilih ayam .....
salam hormat.

Terimakasih atas pandamgannya, semoga bisa menjadi referensi bagi kita semua......

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Wed 11 Feb 2015, 20:27

IQBAL wrote:
Kamikaze wrote:Mau usul kepada bang admin dan om senior2 semua disini.....

Saya sebagai pemula suka bingug karna kebanyakan semua penjual mempromosikan bahwa ayam mereka bagus, untuk mencegah kekecewaan dari pemula seperti saya apakah mungkin bisa di klasifikasikan para penjual di papaji tercinta ini......

Sehingga nama baik papaji tidak di kotori dengan penjual2 yang cuma besar omongan saja......

Terimakasih
Salam dari subang....

Ide yg asik bila dikemas dengan apik..
Khususnya buat peternak dan bakul pemula anggota papaji (yg tercatat resmi loooh..) agar cepat meraih simpatik..
boleh yaa newbi ikut kasih usul...
misal :
5 kali jualan tanpa komplen kualitas ayam dan pelayanan terhadap konsumen.. (kesepakatan jual belinya kudu dipublish di forum) Maka, diberi tanda bintang 1 buah.. 15 kali diberi bintang 2 buah.. 30 kali diberi bintang 3 buah... baru bisa disebut recomended seller.. (admin atau moderator yang memberikan bintangnya...)
gak perlu ada petugas2an, karena penjual atau pembelinya bisa lgs memberikan testimoni langsung di forum yg bakal di respon lgs juga oleh seluruh anggota forum..(dasarnya kesepakatan dgn testimoni)
Bahagianya akan beda bagi si pemula itu apabila mendapat pengakuan dari paguyubannya...
Buat peternak dan bakul besar/kawakan tentunya hal ini gak menarik karena udh banyak langganannya...
semakin banyak recomended seller semakin bagus, minimal calon pembeli pemula banyak pilihan penjual yang berKUALITAS...
jangan takut tersaingi, ayo bantu teman2 kita memajukan Hobbynya.. kesenangannya dapat... dapur ngebulnya juga dapat... hehee

- Salam Usaha Pemula -

Salam pemula juga pak.....he....he.....

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  juragan_rabay on Wed 11 Feb 2015, 20:43

Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

juragan_rabay
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 360
Join date : 26.09.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Langgeng NC on Wed 11 Feb 2015, 21:45

Kamikaze wrote:
Hendro wrote:
Kamikaze wrote:
Apa begitu yakin/pastinya ide yg sama sekali belom di coba bahkan di rembukan sudah di "adili" tidak akan menjadikan lebih baik, lalu apa gunanya di berikan kebebasan para member untuk memberikan ide yg belum apa2 sudah di "adili" (mohon dijawab oleh penulis). Lalu saya sarankan (maaf) mungkin bisa di buat lagi topik baru selain "Kritik & Saran" yaitu "Aplikasi & realisasi dari pencetus ide" jadi dari situ mungkin calon pemberi ide akan berfikir 10x dulu sebelum memberikan ide, nah jadi yg paling baik menurut saya ide positif di terima dan dicarikan solusi bersama, alangkah lebih baik kita berfikir bersama2 daripada menghakimi dengan mengahurskan si pemberi ide juga harus memberi solusi? (Jika berkenan mohon dijawab)

Salam dingin (hujan terus)........he...he...he....

Tidak perlu harus dengan menguji dulu sebuah ide tertentu untuk sekedar dapat menilainya, sangat mudah kok melihat ide tersebut masuk akal atau tidak, mudah dilaksanakan atau tidak. efektif atau tidak, lebih memberikan manfaat atau tidak dll.........................

Jadi jangan sakit hati jika ide tidak diterima atau dikritisi oleh pihak lain karena semua juga punya hak yang sama untuk memberikan penilaian dan pandangan, tetapi pengambil keputusan tetap kita di kepengurusan, selama ide yang masuk kita anggap bermanfaat serta memudahkan member maka pasti akan kita pertimbangkan untuk diterapkan tetapi jika sebaliknya maka mohon maaf kalo kita tidak apresiasi........................

Bagi saya pribadi sebelum melontarkan ide haruslah mengkaji secara mendalam berbagai aspek serta konsekuensi yang akan timbul jika ide tersebut diterapkan, juga harus mempunyai solusi yang akurat terhadap permasalahan baru yang mungkin terjadi, jika saya tidak punya mekanisme serta formula yang paten untuk sebuah ide baru, saya tidak akan melontarkan ide tersebut ke publik karena bisa berakibat bumerang bagi saya jika diperdebatkan tapi saya tidak mampu memberikan solusinya...........................  

Ibarat kata sebelum berperang kita harus punya senjata beserta amunisinya, bukan cuma senjata dengan peluru hampa, jangan juga kita seperti pengamat politik atau pengamat bola yang cuma pandai berkomentar miring dan berdebat kusir tanpa dasar yang kuat.........................

Kita harus belajar bertanggung jawab atas pikiran, ucapan dan tindakan kita sehingga apapun yang kita lakukan merupakan buah pikiran yang matang dan dapat dikonfirmasi secara baik, jangan melempar ide mentah yang sebenarnya kita sendiri tidak paham bagaimana menerapkannya tapi meminta orang lain untuk berfikir dan menjadi repot karenanya............................


Salam ide positif & bertanggung jawab.....................
sunny Smile I love you

Teimakasih atas penjelasan yg luar biasa pak, saya pikir sudah cukup dan tidak usah di perpanjang daripada saya makin "merasa" disudutkan, semoga papaji makin jaya & sukses kedapannya dengan member2 yang "open minded for better things"... cukup saya saja yg melontarkan ide yang merepotkan dan kurang menarik, semoga tidak ada lagi member seperti saya.............
amiin..dengan setulus hati

Langgeng NC
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1219
Join date : 27.06.13
Age : 36
Lokasi : Pandaan, Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Administrator on Wed 11 Feb 2015, 21:57

Kamikaze wrote:Teimakasih atas penjelasan yg luar biasa pak, saya pikir sudah cukup dan tidak usah di perpanjang daripada saya makin "merasa" disudutkan, semoga papaji makin jaya & sukses kedapannya dengan member2 yang "open minded for better things"... cukup saya saja yg melontarkan ide yang merepotkan dan kurang menarik, semoga tidak ada lagi member seperti saya.............
Mas Kamikaze yg saya hormati,
Mohon maaf sebelumnya bila topik yg mas bikin malah terasa menyudutkan.
Izinkan sy memberikan sedikit penjelasan.

Sy mengerti tentang konsep yg disampaikan oleh mas Kamikaze bahwa para pembeli khususnya pemula harus dilindungi supaya tidak mudah tertipu dari para penjual. Ini saya sangat setuju.
Usulan dari mas juga sangat bagus. Tapi pelaksanaannya sangat sulit krn banyak faktor yg tidak memungkinkan utk dilaksanakan (supaya singkat tidak sy jelaskan disini).

Saya kira, siapapun penjualnya, berapapun tingginya grade yg disandang, tidak mungkin bisa memenuhi ekspektasi pembeli. Tertutama para pembeli yg 'idealis' menuntut ayam paling sempurna.
Jalan terbaik yg bisa dilakukan adlh melaksanakan layanan purna jual atau GARANSI dari si penjual. Bila ayam tidak cocok, maka ayam bisa dipulangkan dan uang kembali. Atau alternatif solusi lain sesuai kesepakatan pembeli dan penjual.
Untuk itulah maka kami membuat fasilitas Mediator Transaksi.
Dgn mediator transaksi, kedua pihak bisa merasa aman krn uang dipegang dulu oleh mediator transaksi.

Smile

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6448
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Hendro on Wed 11 Feb 2015, 22:04

Kamikaze wrote:
Hendro wrote:
Kamikaze wrote:
Apa begitu yakin/pastinya ide yg sama sekali belom di coba bahkan di rembukan sudah di "adili" tidak akan menjadikan lebih baik, lalu apa gunanya di berikan kebebasan para member untuk memberikan ide yg belum apa2 sudah di "adili" (mohon dijawab oleh penulis). Lalu saya sarankan (maaf) mungkin bisa di buat lagi topik baru selain "Kritik & Saran" yaitu "Aplikasi & realisasi dari pencetus ide" jadi dari situ mungkin calon pemberi ide akan berfikir 10x dulu sebelum memberikan ide, nah jadi yg paling baik menurut saya ide positif di terima dan dicarikan solusi bersama, alangkah lebih baik kita berfikir bersama2 daripada menghakimi dengan mengahurskan si pemberi ide juga harus memberi solusi? (Jika berkenan mohon dijawab)

Salam dingin (hujan terus)........he...he...he....

Tidak perlu harus dengan menguji dulu sebuah ide tertentu untuk sekedar dapat menilainya, sangat mudah kok melihat ide tersebut masuk akal atau tidak, mudah dilaksanakan atau tidak. efektif atau tidak, lebih memberikan manfaat atau tidak dll.........................

Jadi jangan sakit hati jika ide tidak diterima atau dikritisi oleh pihak lain karena semua juga punya hak yang sama untuk memberikan penilaian dan pandangan, tetapi pengambil keputusan tetap kita di kepengurusan, selama ide yang masuk kita anggap bermanfaat serta memudahkan member maka pasti akan kita pertimbangkan untuk diterapkan tetapi jika sebaliknya maka mohon maaf kalo kita tidak apresiasi........................

Bagi saya pribadi sebelum melontarkan ide haruslah mengkaji secara mendalam berbagai aspek serta konsekuensi yang akan timbul jika ide tersebut diterapkan, juga harus mempunyai solusi yang akurat terhadap permasalahan baru yang mungkin terjadi, jika saya tidak punya mekanisme serta formula yang paten untuk sebuah ide baru, saya tidak akan melontarkan ide tersebut ke publik karena bisa berakibat bumerang bagi saya jika diperdebatkan tapi saya tidak mampu memberikan solusinya...........................  

Ibarat kata sebelum berperang kita harus punya senjata beserta amunisinya, bukan cuma senjata dengan peluru hampa, jangan juga kita seperti pengamat politik atau pengamat bola yang cuma pandai berkomentar miring dan berdebat kusir tanpa dasar yang kuat.........................

Kita harus belajar bertanggung jawab atas pikiran, ucapan dan tindakan kita sehingga apapun yang kita lakukan merupakan buah pikiran yang matang dan dapat dikonfirmasi secara baik, jangan melempar ide mentah yang sebenarnya kita sendiri tidak paham bagaimana menerapkannya tapi meminta orang lain untuk berfikir dan menjadi repot karenanya............................


Salam ide positif & bertanggung jawab.....................
sunny Smile I love you

Teimakasih atas penjelasan yg luar biasa pak, saya pikir sudah cukup dan tidak usah di perpanjang daripada saya makin "merasa" disudutkan, semoga papaji makin jaya & sukses kedapannya dengan member2 yang "open minded for better things"... cukup saya saja yg melontarkan ide yang merepotkan dan kurang menarik, semoga tidak ada lagi member seperti saya.............

Terima kasih juga kang atas atensinya kepada PAPAJI, saya sungguh memahami dasar ide dari akang tersebut, namun memang ada beberapa hal yang tidak memungkinkan untuk menerapkannya di PAPAJI terkait dengan mekanisme, standart dan acuan dalam memberikan penilaian serta siapa yang berhak atau kompeten melakukannya...............................

Jangankan produk benda hidup seperti ayam aduan sedangkan produk pabrikan saja kita hanya bisa mengkualifikasikan berdasarkan produk yang dijual bukan pedagang atau supermarket yang menjualnya...............................

Seperti sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa grading atau kualifikasi terhadap penjual hanya bisa dinilai berdasarkan faktor pelayanan, komitmen dan tanggung jawab serta jalinan komunikasi antara penjual dengan konsumennya dalam menyelesaikan permasalahan yang mungkin terjadi paska transaksi dan hal tersebut akan dengan sendirinya terproses dan terdegradasi secara alami seiring berjalannya waktu, bahwa siapa yang mampu menjalin komunikasi lebih baik serta mau bertanggung jawab atas produknya pasti akan lebih unggul dibandingkan yang lainnya....................................

Sungguh menarik pembahasan ini ada yang pro dan kontra berdasarkan pemahaman dan harapan masing2, maka jangan sampai kondisi ini berakhir dengan kontra produktif justru sebaliknya seharusnya hasil diskusi serta pembicaraan ini mampu menguatkan kita sebagai sebuah komunitas dan paguyuban yang berbasis hobi menjadi lebih baik dan lebih solid kedepannya....................

Kita tunggu ide2 kritis dan positif serta tindakan nyata dari member dalam rangka mengembangkan dan mewujudkan tujuan PAPAJI dalam melestarikan salah satu budaya bangsa nan luhur................................

Salam guyub selalu..........................
Smile Very Happy I love you

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7288
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Joe_jago on Wed 11 Feb 2015, 22:24

Administrator wrote:
Mas Kamikaze yg saya hormati,
Mohon maaf sebelumnya bila topik yg mas bikin malah terasa menyudutkan.
Izinkan sy memberikan sedikit penjelasan.

Sy mengerti tentang konsep yg disampaikan oleh mas Kamikaze bahwa para pembeli khususnya pemula harus dilindungi supaya tidak mudah tertipu dari para penjual. Ini saya sangat setuju.
Usulan dari mas juga sangat bagus. Tapi pelaksanaannya sangat sulit krn banyak faktor yg tidak memungkinkan utk dilaksanakan (supaya singkat tidak sy jelaskan disini).

Saya kira, siapapun penjualnya, berapapun tingginya grade yg disandang, tidak mungkin bisa memenuhi ekspektasi pembeli. Tertutama para pembeli yg 'idealis' menuntut ayam paling sempurna.
Jalan terbaik yg bisa dilakukan adlh melaksanakan layanan purna jual atau GARANSI dari si penjual. Bila ayam tidak cocok, maka ayam bisa dipulangkan dan uang kembali. Atau alternatif solusi lain sesuai kesepakatan pembeli dan penjual.
Untuk itulah maka kami membuat fasilitas Mediator Transaksi.
Dgn mediator transaksi, kedua pihak bisa merasa aman krn uang dipegang dulu oleh mediator transaksi.

Smile

Setuju dengan pendapat om admin..

Joe_jago
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1446
Join date : 09.02.14
Lokasi : Bandar Lampung

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  ekotepong on Thu 12 Feb 2015, 00:56

Ide seperti ini sebenarnya bukan merupakan hal baru. Beberapa waktu lalu juga ada penghuni forum yg mempunya ide serupa. Coba TS silahkan cari2 dulu atau kalo ada anggota yg lain yg tau linknya silahkan diberikan. Mungkin di trit itu TS bisa mendapatkan pencerahan atau paling nggak TS bisa mendapatkan teman dgn ide yg sama, shg TS tdk merasa disudutkan seorang diri.

Mungkin TS mendapatkan ide ini agar mencari kemudahan pemula dlm membeli barang. Seperti kata Pak Hendro, jangankan ayam yg benda hidup yg biasanya mempunyai 'nilai unik' (relatif tdk ada yg sama di dunia ini, kalau ada mungkin dibuat dgn tekhnologi kloning). Benda buatan pabrik aja standar grade seperti yg diinginkan juga jarang diterapkan. Jgnkan penjual (pabrik atau toko) utk bendanya sendiripun belum diberlakukan grade.

Contoh : Utk air putih/mineral kemasan. Belum ada grade dari pihak terkait yg menyatakan kalau Aqua itu grade A, Vit itu grade B, Prima itu grade C. Atau kalo dlm lingkup penjual atau produsennya belum ada yg menyatakan kalau Unilever itu grade A, Wings itu grade B, PT Tang itu grade C. Dimana utk klasifikasi pabrik/produsen itu berlaku utk semua produknya apabila pabrik itu mempunyai multi produk.

Trus gimana kalau kita sebagai pemula bisa memilih air putih/mineral yg baik
1. Cobain aja satu2...terus tentukan mana yg paling baik.
2. Tanya teman2 yg sering beli air mineral atau bisa dibilang teman2 yg sdh menjadi pakar air mineral.
3. Tanya2 atau lihat2 testimoni dari pemakai masing2 produk.
4. Ini yg lagi ngetren saat ini......sering2 aja buka google.
.
.
.
.
100. Usul kepada pemerintah atau lembaga SNI atau YLKI atau instansi yg kompeten, utk mengrade air mineral itu. Biar para pemula air mineral mendapat kemudahan dlm membeli air mineral.

Mungkin kira2 ada yg tahu....kenapa tdk diberlakukan grade utk air mineral ?

Salam pemula air mineral.....(wong saya yo gak ngerti air mineral yg baik itu yg bagaimana. Setau saya rasanya sama semua).

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Thu 12 Feb 2015, 03:46

juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

Siapa yang minta di ingatkan?

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Thu 12 Feb 2015, 03:49

Administrator wrote:
Kamikaze wrote:Teimakasih atas penjelasan yg luar biasa pak, saya pikir sudah cukup dan tidak usah di perpanjang daripada saya makin "merasa" disudutkan, semoga papaji makin jaya & sukses kedapannya dengan member2 yang "open minded for better things"... cukup saya saja yg melontarkan ide yang merepotkan dan kurang menarik, semoga tidak ada lagi member seperti saya.............
Mas Kamikaze yg saya hormati,
Mohon maaf sebelumnya bila topik yg mas bikin malah terasa menyudutkan.
Izinkan sy memberikan sedikit penjelasan.

Sy mengerti tentang konsep yg disampaikan oleh mas Kamikaze bahwa para pembeli khususnya pemula harus dilindungi supaya tidak mudah tertipu dari para penjual. Ini saya sangat setuju.
Usulan dari mas juga sangat bagus. Tapi pelaksanaannya sangat sulit krn banyak faktor yg tidak memungkinkan utk dilaksanakan (supaya singkat tidak sy jelaskan disini).

Saya kira, siapapun penjualnya, berapapun tingginya grade yg disandang, tidak mungkin bisa memenuhi ekspektasi pembeli. Tertutama para pembeli yg 'idealis' menuntut ayam paling sempurna.
Jalan terbaik yg bisa dilakukan adlh melaksanakan layanan purna jual atau GARANSI dari si penjual. Bila ayam tidak cocok, maka ayam bisa dipulangkan dan uang kembali. Atau alternatif solusi lain sesuai kesepakatan pembeli dan penjual.
Untuk itulah maka kami membuat fasilitas Mediator Transaksi.
Dgn mediator transaksi, kedua pihak bisa merasa aman krn uang dipegang dulu oleh mediator transaksi.

Smile

Terimakasih pak admin atas penjelasannya, mungkin sudah ada rekening bersama ya? (Rekber)... semoga penjelasan anda menjadi pencerahan bagi kita semua & tidak ada lagi sentimentil & menjatuhkan kepada sebuah ide baru (yg walaupun tidak bagus) dari para pemula seperti saya yg juga belom berkontribusi terhadap nama besar PAPAJI..........

Salamg hangat..........

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  juragan_rabay on Thu 12 Feb 2015, 03:57

Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

Siapa yang minta di ingatkan?

mengingatkan setan. Arrow

juragan_rabay
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 360
Join date : 26.09.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Thu 12 Feb 2015, 06:54

juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

Siapa yang minta di ingatkan?

mengingatkan setan. Arrow

Siapa yang anda maksud "setan"?

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Langgeng NC on Thu 12 Feb 2015, 08:55

ekotepong wrote:Ide seperti ini sebenarnya bukan merupakan hal baru. Beberapa waktu lalu juga ada penghuni forum yg mempunya ide serupa. Coba TS silahkan cari2 dulu atau kalo ada anggota yg lain yg tau linknya silahkan diberikan. Mungkin di trit itu TS bisa mendapatkan pencerahan atau paling nggak TS bisa mendapatkan teman dgn ide yg sama, shg TS tdk merasa disudutkan seorang diri.

Mungkin TS mendapatkan ide ini agar mencari kemudahan pemula dlm membeli barang. Seperti kata Pak Hendro, jangankan ayam yg benda hidup yg biasanya mempunyai 'nilai unik' (relatif tdk ada yg sama di dunia ini, kalau ada mungkin dibuat dgn tekhnologi kloning). Benda buatan pabrik aja standar grade seperti yg diinginkan juga jarang diterapkan. Jgnkan penjual (pabrik atau toko) utk bendanya sendiripun belum diberlakukan grade.

Contoh : Utk air putih/mineral kemasan. Belum ada grade dari pihak terkait yg menyatakan kalau Aqua itu grade A, Vit itu grade B, Prima itu grade C. Atau kalo dlm lingkup penjual atau produsennya belum ada yg menyatakan kalau Unilever itu grade A, Wings itu grade B, PT Tang itu grade C. Dimana utk klasifikasi pabrik/produsen itu berlaku utk semua produknya apabila pabrik itu mempunyai multi produk.

Trus gimana kalau kita sebagai pemula bisa memilih air putih/mineral yg baik
1. Cobain aja satu2...terus tentukan mana yg paling baik.
2. Tanya teman2 yg sering beli air mineral atau bisa dibilang teman2 yg sdh menjadi pakar air mineral.
3. Tanya2 atau lihat2 testimoni dari pemakai masing2 produk.
4. Ini yg lagi ngetren saat ini......sering2 aja buka google.
.
.
.
.
100. Usul kepada pemerintah atau lembaga SNI atau YLKI atau instansi yg kompeten, utk mengrade air mineral itu. Biar para pemula air mineral mendapat kemudahan dlm membeli air mineral.

Mungkin kira2 ada yg tahu....kenapa tdk diberlakukan grade utk air mineral ?

Salam pemula air mineral.....(wong saya yo gak ngerti air mineral yg baik itu yg bagaimana. Setau saya rasanya sama semua).
numpang nimbrung kang, kalau sekelas perusahaan mungkin bukan grade, tapi ada standarisasi dari pihak luar seperti ISO, OHSAS, dsb dimana jika tidak bisa memenuhi persyaratan maka mustahil menerima sertifikat. semakin banyak sertifikat yg diperoleh maka otomatis image dan rating perusahaan akan naik di mata konsumen.
Kalau di papaji? mungkin bisa, jangka panjang, yg jelas belum sekarang dan kita belum siap..hehe
Salam ISO

Langgeng NC
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1219
Join date : 27.06.13
Age : 36
Lokasi : Pandaan, Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Thu 12 Feb 2015, 10:46

Langgeng NC wrote:
ekotepong wrote:Ide seperti ini sebenarnya bukan merupakan hal baru. Beberapa waktu lalu juga ada penghuni forum yg mempunya ide serupa. Coba TS silahkan cari2 dulu atau kalo ada anggota yg lain yg tau linknya silahkan diberikan. Mungkin di trit itu TS bisa mendapatkan pencerahan atau paling nggak TS bisa mendapatkan teman dgn ide yg sama, shg TS tdk merasa disudutkan seorang diri.

Mungkin TS mendapatkan ide ini agar mencari kemudahan pemula dlm membeli barang. Seperti kata Pak Hendro, jangankan ayam yg benda hidup yg biasanya mempunyai 'nilai unik' (relatif tdk ada yg sama di dunia ini, kalau ada mungkin dibuat dgn tekhnologi kloning). Benda buatan pabrik aja standar grade seperti yg diinginkan juga jarang diterapkan. Jgnkan penjual (pabrik atau toko) utk bendanya sendiripun belum diberlakukan grade.

Contoh : Utk air putih/mineral kemasan. Belum ada grade dari pihak terkait yg menyatakan kalau Aqua itu grade A, Vit itu grade B, Prima itu grade C. Atau kalo dlm lingkup penjual atau produsennya belum ada yg menyatakan kalau Unilever itu grade A, Wings itu grade B, PT Tang itu grade C. Dimana utk klasifikasi pabrik/produsen itu berlaku utk semua produknya apabila pabrik itu mempunyai multi produk.

Trus gimana kalau kita sebagai pemula bisa memilih air putih/mineral yg baik
1. Cobain aja satu2...terus tentukan mana yg paling baik.
2. Tanya teman2 yg sering beli air mineral atau bisa dibilang teman2 yg sdh menjadi pakar air mineral.
3. Tanya2 atau lihat2 testimoni dari pemakai masing2 produk.
4. Ini yg lagi ngetren saat ini......sering2 aja buka google.
.
.
.
.
100. Usul kepada pemerintah atau lembaga SNI atau YLKI atau instansi yg kompeten, utk mengrade air mineral itu. Biar para pemula air mineral mendapat kemudahan dlm membeli air mineral.

Mungkin kira2 ada yg tahu....kenapa tdk diberlakukan grade utk air mineral ?

Salam pemula air mineral.....(wong saya yo gak ngerti air mineral yg baik itu yg bagaimana. Setau saya rasanya sama semua).
numpang nimbrung kang, kalau sekelas perusahaan mungkin bukan grade, tapi ada standarisasi dari pihak luar seperti ISO, OHSAS, dsb dimana jika tidak bisa memenuhi persyaratan maka mustahil menerima sertifikat. semakin banyak sertifikat yg diperoleh maka otomatis image dan rating perusahaan akan naik di mata konsumen.
Kalau di papaji? mungkin bisa, jangka panjang, yg jelas belum sekarang dan kita belum siap..hehe
Salam ISO

Terimakasih atas sharing knowledge nya, semoga bisa menambah pengetahuan bagi kita semua.......

Salam.......

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  ekotepong on Thu 12 Feb 2015, 12:06

Langgeng NC wrote:
ekotepong wrote:Ide seperti ini sebenarnya bukan merupakan hal baru. Beberapa waktu lalu juga ada penghuni forum yg mempunya ide serupa. Coba TS silahkan cari2 dulu atau kalo ada anggota yg lain yg tau linknya silahkan diberikan. Mungkin di trit itu TS bisa mendapatkan pencerahan atau paling nggak TS bisa mendapatkan teman dgn ide yg sama, shg TS tdk merasa disudutkan seorang diri.

Mungkin TS mendapatkan ide ini agar mencari kemudahan pemula dlm membeli barang. Seperti kata Pak Hendro, jangankan ayam yg benda hidup yg biasanya mempunyai 'nilai unik' (relatif tdk ada yg sama di dunia ini, kalau ada mungkin dibuat dgn tekhnologi kloning). Benda buatan pabrik aja standar grade seperti yg diinginkan juga jarang diterapkan. Jgnkan penjual (pabrik atau toko) utk bendanya sendiripun belum diberlakukan grade.

Contoh : Utk air putih/mineral kemasan. Belum ada grade dari pihak terkait yg menyatakan kalau Aqua itu grade A, Vit itu grade B, Prima itu grade C. Atau kalo dlm lingkup penjual atau produsennya belum ada yg menyatakan kalau Unilever itu grade A, Wings itu grade B, PT Tang itu grade C. Dimana utk klasifikasi pabrik/produsen itu berlaku utk semua produknya apabila pabrik itu mempunyai multi produk.

Trus gimana kalau kita sebagai pemula bisa memilih air putih/mineral yg baik
1. Cobain aja satu2...terus tentukan mana yg paling baik.
2. Tanya teman2 yg sering beli air mineral atau bisa dibilang teman2 yg sdh menjadi pakar air mineral.
3. Tanya2 atau lihat2 testimoni dari pemakai masing2 produk.
4. Ini yg lagi ngetren saat ini......sering2 aja buka google.
.
.
.
.
100. Usul kepada pemerintah atau lembaga SNI atau YLKI atau instansi yg kompeten, utk mengrade air mineral itu. Biar para pemula air mineral mendapat kemudahan dlm membeli air mineral.

Mungkin kira2 ada yg tahu....kenapa tdk diberlakukan grade utk air mineral ?

Salam pemula air mineral.....(wong saya yo gak ngerti air mineral yg baik itu yg bagaimana. Setau saya rasanya sama semua).
numpang nimbrung kang, kalau sekelas perusahaan mungkin bukan grade, tapi ada standarisasi dari pihak luar seperti ISO, OHSAS, dsb dimana jika tidak bisa memenuhi persyaratan maka mustahil menerima sertifikat. semakin banyak sertifikat yg diperoleh maka otomatis image dan rating perusahaan akan naik di mata konsumen.
Kalau di papaji? mungkin bisa, jangka panjang, yg jelas belum sekarang dan kita belum siap..hehe
Salam ISO

Betul kang. Lembaga sertifikasi sangat berbeda dgn grader. Kalo grader mungkin lbh mirip dgn lembaga benchmark (kalo di komputer). Kalo sertifkasi mereka hanya menguji suatu produk atau perusahaan berdasarkan parameter2 yg menjadi standar mereka. Hasil dari pengujian mereka adalah suatu sertifikat yg menyatakan kalau produk/perusahaan itu lolos uji. Jadi bukan suatu nilai comparison (baik,sedang,buruk). Sedangkan lembaga benchmark menguji suatu produk sesuai dgn parameter2 uji mereka dan memberikan hasil berupa value yg bisa dijadikan standar sbg nilai comparison. Jadi nilai pengujian mereka bukan sebuah sertifikasi yg menyatakan kalau produk tsb lolos uji tetapi berupa nilai. Bisa berupa 0-100 atau baik,sedang,buruk ataupun A,B,C. Dan lembaga2 ini juga berasal dari pihak luar bukan dari pihak otorisasi masalah jual beli.

Sebenarnya yg mirip sertifikasi juga sdh dilakukan oleh PAPAJI. Yg boleh berjualan adalah registered seller. Dimana utk mendapatkan predikat registered seller juga hrs melewati syarat2 tertentu. Beberapa point penting dlm syarat tsb adalah hrs menjadi anggota (alamat dan orang yakin asli bukan fiktif) dan mendapat rekomendasi dari 3 orang yg dianggap berpengalaman. 3 orang yg berpengalaman ini bisa dianggap adalah sertifikasi karena mereka bisa dianggap expert. Seharusnya orang2 yg mereka berikan rekomendasi adalah orang2 yg sdh dianggap layak dalam masalah jual beli ayam. Seharusnya kalau kita mengetahui hal ini, sebagai pembeli pemula selain kita bertanya kepada penjualnya kita juga bisa bertanya kepada pihak2 pemberi rekom utk mendapat kejelasan yg lbh baik.

Yg perlu menjadi pemikiran lbh lanjut adalah ketika kita memberikan suatu nilai comparison di dalam suatu situs penjualan adalah reaksi dari penjualnya itu sendiri. Mungkin lbh gampang kalau kita memberikan suatu nilai 'baik' pada suatu produk. Tetapi ketika memberi suatu nilai 'buruk' maka kemungkinan reaksi negatif di khawatirkan akan timbul. Penjual kemungkinan akan protes. Teman2 penjual kemungkinan juga akan protes (kalau diajak). Bila penjual itu ternyata adalah suatu grup, mungkin anggota grup itu pun juga ikut2an protes. Dan karena parameter yg digunakan dlm menilai ayam adalah sulit atau rancu, maka kemungkinan akan menjadi perdebatan yg panjang. Karena khawatir akan efek domino yg dihasilkan akibat hasil penilaian yg bernilai 'buruk', maka obyektifitas dari tim penilai jadi dipertanyakan. Oleh karena itu kebanyakan dalam situs2 penjualan hanya mencantumkan suatu nilai yg baik, seperti ' Best offer' "Best Value' 'Best performance'. Jarang sekali kita liat di situs penjualan ada predikat jelek dari suatu produk seperti 'Worst offer' 'Worst value' 'Worst performance'.

Dari kemungkinan banyaknya masalah yg akan timbul dari ide di atas. Sambil menunggu ide tsb diwujudkan ketika para pakar2 akhirnya bisa menemukan suatu cara utk meminimalisir efek2 buruk yg ditimbulkan, mungkin kita bisa pakai ide lama atau ide jadul atau ide yg sdh ketinggalan jaman ini. Ide yg sdh ada dari jaman purbakala dan selama ini juga banyak dipakai oleh para pemula ataupun non pemula......Cari orang kita percaya dan orang yg kita anggap pintar dan berpengalaman dan orang yg kita anggap bertanggung jawab. Kemudian tanya pendapatnya ketika kita akan membeli ayam. So simple......So jadul........So Nice..........

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  boykomplek on Thu 12 Feb 2015, 13:22

Waaa rame ternyata...

Boleh saya kasih pandangan bang Kamikaze.....
Ide tesrsebut bagi saya bisa saja di terapkan tapi harus jelas kreteria yg harus di tetapkan dan tolak ukuran tehnik dan pukulan serta semangat tarung seekor jagoan...
Tapi secara pribadi malah saya anggab itu bukan suatu hal yg relefan di buat krn otomatis akan juga banyak kelemahan yg timbul...

Pertama adalah tiap orang berpikir dalam menilai seekor jagoan tdklah sama, contoh kasus ayam ngoyor belum tentu kalah lawan ayam yg super lock (kenyataan) krn org yg jeli akan melihat tehniknya apakah ayam mudah di pukuk atau tdk, punya pukulan copet atau tdk, rentap pukul punya atau tdk dls...
Nah pada org yg tdk paham akan merasa ayam yg ngoyor tsb tdklah bagus krn dia hanya melihat tehnik semata dan pukulan tapi tdk perhatikan secara keseluruan, tapi pada pemain arena pro yg baik akan melihat secara keseluruhan apalagi bila ada jalunya dan mrk akan merpikir kemungkinan akhir airan (menjelang ayam di airkan krn mulai nafas ayam ganggu dan capek)
Artinya di sini kreteria tehnik tdk akan bisa di terapkan secara 100% ada kelemahan malah bisa buat masalah..

Kedua adalah tergantung kebutuhan pembelik mau main di daerah mana atau di kelas bagaimana,
Bagaimana mau kita sebut gred A kaloklah ayam mainnya cuma kelas pinggiran, ingat ayam menang 6x pun di pinggiran belum tentu menang di arena besar lawan ayam perdana atau 1x mng padahal adu pukul (kenyataan) krn ada faktor kebutuhan...
Alasannya adalah : karena org memilih ayam aduan sesuai dgn kebutuhan dia mau main dimana, dan sdh pasti dia akan tau ayam bagaimana yg dia perlu atau dia merasa cukup tehnik begitu sdh menang di arena yg dia sering datangi, suatu hal gawat ayam kelas pinggiran krn sdh menangan langsung masuk ke arena besar kecuali memang ayam tsb ayam pemain arena besar di mulai karirnya dari bawah arena kecil -menengah-atas (Arena kecil siap siap lomba lari dgn polisi yaaa, kalok saya ogaahhhh ketangkap)...

Ayam juga memiliki karisma dalam bertempur atau wibawa, dan banyak yg tdk paham kalok ayam waktu berantam sdh mulai adu gesek nyali, apalagi bila sdh rendaman (masuk air ke 4 sampai air ke 6) maka wibawa atau karisma ayam akan mulai bermain keras, bila nyali tdk bagus ayam akan mulai nampak ragu dalam menyerang akibatnya sibuk menghindar dan malah bisa bisa pecah tongkang....

Dari hal di atas saya rasa teman teman bisa mendapatkan sedikit gambaran bukan segampang itu memberikan golongan kreteria pada ayam aduan.....
Yang ada cuma pengolongan manusianya, pemain arena pinggiran, pemain arena menengah, pemain arena besar, otomatis ayam akan di sebut klasnya krn dia bermain dimana...

Dan juga benar bang Hendro sebutkan yg ada Gred A krn pembelik jujur, itu artinya manusianya yg di golongkan...

boykomplek
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1090
Join date : 12.08.09
Lokasi : Medan - Sumatera Utara 081370663024 - 087868882778

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  boykomplek on Thu 12 Feb 2015, 13:41

Oyaaa maaf ada kelupaan...
Pemberian Gred A atau B atau lebih jelas Gred 1, Gred 2, Gred 3 dan seterusnya ini bisa dilakukan tapi pada peternakan itu sendiri dimana peternak sdh memiliki dasar pemikiran, atau ketetapan dari kreteria yg dia inginkan maka terjadilah sebutan ayam gred 1 dan gred 2 seterusnya dalam menghasilkan anakan tapi itu perbandinagn dgn sederhana dgn pemikiran 1 orang yaitu peternak itu sendiri tdk bisa di terapkan pada semua krn semuanya punya pandangan berbedah atau memiliki kesukaan berbedah, contoh ada yg suka birma, asal birma atrek pasti oke, kalok saya tdk saya akan lihat ayunan kepalanya apakah gampang terpukul atau tdk (kapan bisa melihatnya?? Yaitu waktu ayam mulai capek, makanya saya jajal ayam di jemur dulu unt lihat dasar mainnya gampang ketahuan krn posisi ayam capek/lelah)
Saya di tanyak apakah hanya itu saja maksut saya?? Tidak tapi alasan betikutnya agar efek pukulan ayam berkurang agar jangan rusak krn bagi saya ayam saya yg saya tampilkan punya pukulan merusakkan dan juga sesama ayam kami yg saya jajal... itu satu contoh yg berbedah cara berpikir jajal ayam...
Salam damai
Emoga diskusi ini menjadikan kita lebih akrab...

boykomplek
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1090
Join date : 12.08.09
Lokasi : Medan - Sumatera Utara 081370663024 - 087868882778

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  juragan_rabay on Thu 12 Feb 2015, 13:47

Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

Siapa yang minta di ingatkan?

mengingatkan setan. Arrow

Siapa yang anda maksud "setan"?

Anda tdk tau setan ?
Ternyata otak anda dangkal. lol!

juragan_rabay
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 360
Join date : 26.09.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Kamikaze on Thu 12 Feb 2015, 13:57

juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

Siapa yang minta di ingatkan?

mengingatkan setan. Arrow

Siapa yang anda maksud "setan"?

Anda tdk tau setan ?
Ternyata otak anda dangkal. lol!

Hahaha.... semua orang disini bisa menilai dari perkataan seseorang mana yg ber etika atau tidak, mana mulut yg punya sopan santun atau tidak, biarkan semua rekan2 papaji yg menilai, anda emosi tapi tidak ada juntrungan yang jelas..... dengan perkataan seperti itu, anda malah mempermalukan diri anda sendiri............ck...ck....ck...........

Kamikaze
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 181
Join date : 14.01.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  juragan_rabay on Thu 12 Feb 2015, 13:59

Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:
Kamikaze wrote:
juragan_rabay wrote:pak hendro mantap, pantas menjadi ketum papaji.
pengalaman berorganisasinya sngt luas.
yg namanya organisasi keputusan ketum dalam memutuskan baik atau buruk, dijalankan atau tidak, sebuah masukan / ide adalah berdasarkan musyawarah anggota.
anggota tidak harus sudah lama ataupun baru / newbie.
tidak ada kasta disini.
anda ditanya balik saja oleh saya menjudge saya adalah sprt pengurus / orang baru / anggota baru / newbie.
ini organisasi bos. mau lama atau baru semua anggota dapat berkomentar dan berpendapat asal tidak keluar dari koridor rules yg ada.

Katanya ngga mau komentar lagi di trit ini bos?

sekedar mengingatkan bos.

Siapa yang minta di ingatkan?

mengingatkan setan. Arrow

Siapa yang anda maksud "setan"?

Anda tdk tau setan ?
Ternyata otak anda dangkal. lol!

Hahaha.... semua orang disini bisa menilai dari perkataan seseorang mana yg ber etika atau tidak, mana mulut yg punya sopan santun atau tidak, biarkan semua rekan2 papaji yg menilai, anda emosi tapi tidak ada juntrungan yang jelas..... dengan perkataan seperti itu, anda malah mempermalukan diri anda sendiri............ck...ck....ck...........

sayangnya saya tdk punya rasa malu ckckck....
turut berduka utk anda yg telah kecewa krn salah beli oleh salah satu oknum penjual Rolling Eyes

juragan_rabay
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 360
Join date : 26.09.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: PENJUAL DI PAPAJI DI BERIKAN GRADE A, B, C..............................

Post  Sponsored content Today at 23:22


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 10 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik