------------

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: ------------

Post  mushafir on Wed 25 Mar 2015, 05:18

Siap bang dinata hanya memberi contoh saja tentang tajuk keadilan untuk penjual dan pembeli karena solusi sudah diterima oleh pembeli akan tetapi tanggung jawab pembeli tidak dilakukan hal tersebut sama saja membohongi saya berpikir tidak mengungkit yang sudah ditetapkan forum akan tetapi untuk memberi contoh saja.
dan jika dianggap melanceng semoga tidak karena hal ini masih dalam satu masalah jual beli 
maaf mas dinata peace

mushafir
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 371
Join date : 10.10.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Hendro on Wed 25 Mar 2015, 06:39

mushafir wrote:Siap bang dinata hanya memberi contoh saja tentang tajuk keadilan untuk penjual dan pembeli karena solusi sudah diterima oleh pembeli akan tetapi tanggung jawab pembeli tidak dilakukan hal tersebut sama saja membohongi saya berpikir tidak mengungkit yang sudah ditetapkan forum akan tetapi untuk memberi contoh saja.
dan jika dianggap melanceng semoga tidak karena hal ini masih dalam satu masalah jual beli 
maaf mas dinata peace


Sebuah transaksi selalu melibatkan 2 pihak antara penjual dan pembeli jadi jika dibelakang hari timbul permasalahan pastinya juga melibatkan kedua pihak terkait........................

Maka dalam mencari solusi dan melihat sisi keadilan juga harus didengarkan serta dilihat latar belakang yang menjadi masalah dari kedua pihak terkait.......................

Seringkali kita merasa sebagai pihak yang benar sedangkan pihak lain adalah salah, sebaliknya pihak lain juga merasa demikian sehingga tidak ada titik temu untuk menyelesaikan permasalahan.......................

Kunci dari penyelesaian masalah sebenarnya sangat sederhana yaitu "introspeksi diri", sebelum kita menunjuk orang lain salah akan lebih bijak jika kita mawas diri dan mengevaluasi diri terlebih dahulu.................................

Sekalipun kita benar (merasa benar) terkadang sikap mengalah justru menjadikan kita lebih terhormat dan membuat kita mampu berkembang lebih baik dikemudian hari......................

Mengalah bukan berarti kalah melainkan hanya strategi demi kemajuan yang jauh lebih baik dikemudian hari, mengalami kerugian hari ini tidak akan menjadikan kita kelaparan tetapi justru sebuah investasi (modal) positif untuk kemajuan yang lebih gemilang dimasa mendatang..........................

Kredibilitas dan kepercayaan adalah modal utama dalam berusaha (berdagang) maka jadikan hal tersebut sebagai acuan dan dasar bagi kita berkegiatan sehari hari..........................

Berbagai latar belakang, tujuan serta motivasi para pembeli yang datang tidak mungkin kita pahami semuanya, dalam dunia dagang selalu saja terjadi salah persepsi dan itu adalah sebuah kewajaran, namun jika sebuah kesalahpahaman tidak dikelola dan diselesaikan secara baik maka akan berkembang menjadi bumerang liar yang akan sangat merugikan kita.......................

Berkonflik dalam hal apapun tidak akan membawa kebaikan bagi diri kita sebaliknya dengan berguyub dan jalinan komunikasi yang baik akan jauh memberikan manfaat.......................

Salam cerdas trengginas..........................
Smile Very Happy I love you

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7286
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  mushafir on Wed 25 Mar 2015, 09:23

Penjelasan pak hendro baik
saat membeli ayam dari pak hendro saya minta tolong mas ks transfer dan antar ambil ayamnya karena saya tidak memiliki buku tabungan dan tidak tahu cara ambil distatiun tapi karena saya dijelaskan secara jelas dan harga termasuk sangat wajar maka hal tersebut sudah ttepat
betul sebuah introspeksi hal mutlak bagi semua pihak baik penjual dan pembeli
hanya karena ayam manusia menjadi memiliki sifat hewan yang menyelesaikan masalah dengan bertarung entah tulisan pembicaraan maupun fisik

mushafir
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 371
Join date : 10.10.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  mushafir on Wed 25 Mar 2015, 09:33

Sungguh sangat disayangkan pertengkaran itu terjadi .secara langsung forum memang terlibat dalam proses terjadinya transaksi tersebut akan tetapi manusialah yang seharusnya memiliki norma yang baik entah niat atau tatacara bersosialisasi hilangkan ego masing masing sepertinya itu hal wajar yang patut diterapkan

mushafir
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 371
Join date : 10.10.14

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  khaddafi on Wed 25 Mar 2015, 09:41

dikasutanandika wrote:
lelo wrote:saya senang dengan om davidson, mengingatkan saya sama om david tua, dan om bucek...yg selalu membawa pencerahan....salam kenal om
iya om...
mungkin juga anaknya om david tua, jadinya david son...

saya juga senang dengan om davidson..., membaca tulisan beliau seperti membaca resep jitu dari pemain lama....
Monggo, silahkan pencerahannya....
Mantep bangets..., Shocked

khaddafi
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 430
Join date : 31.10.12
Lokasi : antara pasir dan batu

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  aji707 on Wed 25 Mar 2015, 09:50

Memilih ayam sy ibaratkan memilih seorang gadis,  ada seorang gadis (dgn make up tebal) yang lewat di depan halte,  lalu disana duduk dua orang pria yg satu dari kota & satunya lagi dari desa.  Menurut si kota gadis itu biasa saja karena sudah sering melihat yg seperti itu karna hanya di tunjang makeup yg tebal,  tapi lain halnya dengan si desa yg notabene jarang liat gadis cantik menilai gadis tersebut cantik luar biasa bak bidadari.

Mungkin sama halnya dengan senior dan pemula di ranah ayam aduan,  si pemula sangat senang saat ayamnya merupakan ayam full teknik dengan "locking"  kanan kiri atas bawah, unggul dari air pertama hingga akhir tanpa memikirkan hasil akhir (cuma draw) yg penting bisa menyenangkan hati, lain halnya dengan yg lebih senior mungkin lebih mengutamakan pukulan yg "merusak"  dan tidak terlalu perduli dgn gaya tarung,  hasil akhir yg utama.

Dengan demikian mungkin penjual juga bisa lebih jeli memilihkan ayam untuk tipe2 calon pembeli mereka, jadi bisa ditanya dahulu mau yg seperti apa,? kalau bisa via sms, bbm, wa atau pm, jadi ada bukti tertinggal (tidak hanya verbal).  Menurut saya ini masukan simpel untuk meminimalisir adanya komplain dikemudian hari...

Salam guyub selalu..

aji707
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 450
Join date : 10.11.14
Lokasi : Jakarta - Windeck, Hp. 0815 1717 8001

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Liem_Bsd on Wed 25 Mar 2015, 11:36

Hendro wrote:Pandangan rekan Id Davidson sudah menjawab semua hal yang dipertanyakan, Penjual Terdaftar dengan mekanisme aturan yang ketat adalah bukti kepedulian PAPAJI terhadap para anggotanya.......................

Paska transaksi yang terjadi adalah tanggung jawab pribadi terkait antara penjual dan pembeli, PAPAJI tidak ingin masuk terlalu kedalam karena kita tidak punya kompetensi serta personel yang mengurusnya, kita beranggapan masalah pribadi akan dapat diselesaikan juga secara pribadi oleh para pihak yang terkait secara dewasa...........................

Urusan komplain atau layanan purna jual adalah ranah pribadi yang bersangkutan termasuk juga resiko yang terjadi jika jalinan komunikasi serta penanganan masalah antara para pihak tidak berjalan baik, maka resiko bagi penjual pasti akan kehilangan pasar atas produknya sedangkan bagi pembeli yang culas juga akan kehilangan kepercayaan dari para penjual..........................

Rasanya aturan saat ini sudah cukup mengakomodasi berbagai kepentingan anggota baik sebagai penjual maupun pembeli, selebihnya kita serahkan kepada kreativitas masing2 pihak dalam menjalin komunikasi, mengelola masalah dan mencari solusi terbaik bagi semuanya...............................

Jika memang diperlukan pihak penjual dan pembeli bisa membuat semacam kontrak kesepakatan tertulis yang ditanda tangani para pihak sehingga jika terjadi permasalahan dibelakang hari tinggal membaca dan melaksanakan langkah sesuai butir2 yang tercantum didalamnya, biasanya kontrak tertulis ini disiapkan oleh pihak penjual....................... Idea  

Salam manajemen konflik.......................
Very Happy I love you


Pandangan pak ketua 'kontrak kesepakatan tertulis yang di tandatangani para pihak', untuk cara online bagaimana solusi pengganti tandatangan kira2 nya, ada pendapat?

apakah kiranya 'disclaimer yang saya cantumkan di FJB sudah mewakili untuk transaksi nanti2nya?


Liem_Bsd
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1144
Join date : 12.12.11
Lokasi : Serpong Tangerang 08161952208 pinBB 7F8D59B1

http://www.ayamjagoperak.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Romipatir on Wed 25 Mar 2015, 12:00

aji707 wrote:Memilih ayam sy ibaratkan memilih seorang gadis,  ada seorang gadis (dgn make up tebal) yang lewat di depan halte,  lalu disana duduk dua orang pria yg satu dari kota & satunya lagi dari desa.  Menurut si kota gadis itu biasa saja karena sudah sering melihat yg seperti itu karna hanya di tunjang makeup yg tebal,  tapi lain halnya dengan si desa yg notabene jarang liat gadis cantik menilai gadis tersebut cantik luar biasa bak bidadari.

Mungkin sama halnya dengan senior dan pemula di ranah ayam aduan,  si pemula sangat senang saat ayamnya merupakan ayam full teknik dengan "locking"  kanan kiri atas bawah, unggul dari air pertama hingga akhir tanpa memikirkan hasil akhir (cuma draw) yg penting bisa menyenangkan hati, lain halnya dengan yg lebih senior mungkin lebih mengutamakan pukulan yg "merusak"  dan tidak terlalu perduli dgn gaya tarung,  hasil akhir yg utama.

Dengan demikian mungkin penjual juga bisa lebih jeli memilihkan ayam untuk tipe2 calon pembeli mereka, jadi bisa ditanya dahulu mau yg seperti apa,? kalau bisa via sms, bbm, wa atau pm, jadi ada bukti tertinggal (tidak hanya verbal).  Menurut saya ini masukan simpel untuk meminimalisir adanya komplain dikemudian hari...

Salam guyub selalu..

Setuju dengan yang ini....
Dg kesimpulan :
- Seorang penjual harus bisa memperhatikan keinginan calon pembeli.
Disisnilah letak konsekwensinya seorang penjual. Apakah ingin melayani pembeli dg baik dan berusaha untuk memberikan yang terbaik demi kepuasan pelangganya, ataukah hanya untuk sekedar menghabiskan barang dagangan dan stock yang ada saja....??

- Kalau seandainya hal ini bisa dipenuhi oleh seorang pedagang, barulah bisa dibilang  dia seorang pedagang besar yang prof.
Dan calon pembelipun tidak akan keberatan untuk membayarkan sejumlah uang. Dan tidak akan merasa dirugikan ataupun sesal dikemudian hari, Karna yang dibayarkan buakanlah kelas untulan.

- Seorang penjual akan bisa mematok tarif atau harga, yang harus sesui dg apa yang akan diperjual belikan.
Kita ambil contoh paling gampang : sebuah Hp walaupun sama2 memiliki merk. Sudah pasti punya kelebihan dan kekurangan yang berbeda dan pasti akan dibandrol dg harga yang berbeda.
Begitu juga dg tarif yang dipatok oleh seorang pedagang / peternak. Jangan semua hasil breading / eksperimen yang belum tentu hasilnya akan dinilai dg tarif yang sama. Dg menjadikan konsumen sebagai tempat percobaan.

- Jadi kalau hal yang seperti itu terjadi, adanya riak - riak, adanya kompleinan, adanya kecewa dan mengecewakan yang akhirnya akan menimbulkan masalah antara kedua belah pihak ( pembeli dan penjual )
Siapakah yang harus dipersalahkan...........???
Dan apakah kita bisa sama2 SPORTIF disini.....??

Romipatir
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 185
Join date : 09.07.12
Age : 39
Lokasi : Batusangkar,SUMBAR

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  kombat on Wed 25 Mar 2015, 12:07

Liem_Bsd wrote:
Hendro wrote:Pandangan rekan Id Davidson sudah menjawab semua hal yang dipertanyakan, Penjual Terdaftar dengan mekanisme aturan yang ketat adalah bukti kepedulian PAPAJI terhadap para anggotanya.......................

Paska transaksi yang terjadi adalah tanggung jawab pribadi terkait antara penjual dan pembeli, PAPAJI tidak ingin masuk terlalu kedalam karena kita tidak punya kompetensi serta personel yang mengurusnya, kita beranggapan masalah pribadi akan dapat diselesaikan juga secara pribadi oleh para pihak yang terkait secara dewasa...........................

Urusan komplain atau layanan purna jual adalah ranah pribadi yang bersangkutan termasuk juga resiko yang terjadi jika jalinan komunikasi serta penanganan masalah antara para pihak tidak berjalan baik, maka resiko bagi penjual pasti akan kehilangan pasar atas produknya sedangkan bagi pembeli yang culas juga akan kehilangan kepercayaan dari para penjual..........................

Rasanya aturan saat ini sudah cukup mengakomodasi berbagai kepentingan anggota baik sebagai penjual maupun pembeli, selebihnya kita serahkan kepada kreativitas masing2 pihak dalam menjalin komunikasi, mengelola masalah dan mencari solusi terbaik bagi semuanya...............................

Jika memang diperlukan pihak penjual dan pembeli bisa membuat semacam kontrak kesepakatan tertulis yang ditanda tangani para pihak sehingga jika terjadi permasalahan dibelakang hari tinggal membaca dan melaksanakan langkah sesuai butir2 yang tercantum didalamnya, biasanya kontrak tertulis ini disiapkan oleh pihak penjual....................... Idea  

Salam manajemen konflik.......................
Very Happy I love you


Pandangan pak ketua 'kontrak kesepakatan tertulis yang di tandatangani para pihak', untuk cara online bagaimana solusi pengganti tandatangan kira2 nya, ada pendapat?

apakah kiranya 'disclaimer yang saya cantumkan di FJB sudah mewakili untuk transaksi nanti2nya?


pemula sumbang saran

Untuk Disclaimer dan jaminan masing2 seller pasti beda2...
untuk mencegah konflik after sales mungkin bisa di tampilkan disclaimer masing2 seller di thread jualannya...jadi header thread gitu...dengan begitu bisa di artikan sudah ada kesepakatan antara masing2 seller dengan buyer yang membeli sesuai barang di thread tersebut

Dengan begini kontrak kesepakatan tidak perlu lagi di buat

Apabila ingin dibuat juga kontraknya bisa dikirimkan beserta kiriman ayamnya, setelah ayam sampai buyer akan menandatangani kontrak tersebut dan mengirimkan kembali ke seller...apabila buyer tidak menanda tangani dan mengirim surat kontrak kembali itu bisa di artikan tidak ada kontrak yang mengikat dan seller tidak bisa menjamin di kemudian hari

sekedar sumbang saran Very Happy

kombat
kopral
kopral

Jumlah posting : 48
Join date : 24.03.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  aji707 on Wed 25 Mar 2015, 14:56

Romipatir wrote:
aji707 wrote:Memilih ayam sy ibaratkan memilih seorang gadis,  ada seorang gadis (dgn make up tebal) yang lewat di depan halte,  lalu disana duduk dua orang pria yg satu dari kota & satunya lagi dari desa.  Menurut si kota gadis itu biasa saja karena sudah sering melihat yg seperti itu karna hanya di tunjang makeup yg tebal,  tapi lain halnya dengan si desa yg notabene jarang liat gadis cantik menilai gadis tersebut cantik luar biasa bak bidadari.

Mungkin sama halnya dengan senior dan pemula di ranah ayam aduan,  si pemula sangat senang saat ayamnya merupakan ayam full teknik dengan "locking"  kanan kiri atas bawah, unggul dari air pertama hingga akhir tanpa memikirkan hasil akhir (cuma draw) yg penting bisa menyenangkan hati, lain halnya dengan yg lebih senior mungkin lebih mengutamakan pukulan yg "merusak"  dan tidak terlalu perduli dgn gaya tarung,  hasil akhir yg utama.

Dengan demikian mungkin penjual juga bisa lebih jeli memilihkan ayam untuk tipe2 calon pembeli mereka, jadi bisa ditanya dahulu mau yg seperti apa,? kalau bisa via sms, bbm, wa atau pm, jadi ada bukti tertinggal (tidak hanya verbal).  Menurut saya ini masukan simpel untuk meminimalisir adanya komplain dikemudian hari...

Salam guyub selalu..



Setuju dengan yang ini....
Dg kesimpulan :
- Seorang penjual harus bisa memperhatikan keinginan calon pembeli.
Disisnilah letak konsekwensinya seorang penjual. Apakah ingin melayani pembeli dg baik dan berusaha untuk memberikan yang terbaik demi kepuasan pelangganya, ataukah hanya untuk sekedar menghabiskan barang dagangan dan stock yang ada saja....??

- Kalau seandainya hal ini bisa dipenuhi oleh seorang pedagang, barulah bisa dibilang  dia seorang pedagang besar yang prof.
Dan calon pembelipun tidak akan keberatan untuk membayarkan sejumlah uang. Dan tidak akan merasa dirugikan ataupun sesal dikemudian hari, Karna yang dibayarkan buakanlah kelas untulan.

- Seorang penjual akan bisa mematok tarif atau harga, yang harus sesui dg apa yang akan diperjual belikan.
Kita ambil contoh paling gampang : sebuah Hp walaupun sama2 memiliki merk. Sudah pasti punya kelebihan dan kekurangan yang berbeda dan pasti akan dibandrol dg harga yang berbeda.
Begitu juga dg tarif yang dipatok oleh seorang pedagang / peternak. Jangan semua hasil breading / eksperimen yang belum tentu hasilnya akan dinilai dg tarif yang sama. Dg menjadikan konsumen sebagai tempat percobaan.

- Jadi kalau hal yang seperti itu terjadi, adanya riak - riak, adanya kompleinan, adanya kecewa dan mengecewakan yang akhirnya akan menimbulkan masalah antara kedua belah pihak ( pembeli dan penjual )
Siapakah yang harus dipersalahkan...........???
Dan apakah kita bisa sama2 SPORTIF disini.....??

Sy hanya memberikan pandangan secara umum saja,  dengan adanya kasus seperti ini jadi merugikan penjual maupun pembeli pada akhirnya konflik jadi melebar kemana2.  Mungkin pak liem bisa menjadi pelopor/pencetus disclaimer pada threadnya sebagai acuan dalam bertransaksi kedepannya agar tidak adalagi konflik seperti ini, dengan harapan lambat laun akan ada pengikut bagi penjual lain untuk mematenkan suatu aturan baku yg intinya untuk menghindari konflik & mempererat tali silaturahmi kita semua...

Salam guyub selalu...

aji707
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 450
Join date : 10.11.14
Lokasi : Jakarta - Windeck, Hp. 0815 1717 8001

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  khaddafi on Wed 25 Mar 2015, 15:11

[/quote]

Setuju dengan yang ini....
Dg kesimpulan :
- Seorang penjual harus bisa memperhatikan keinginan calon pembeli.
Disisnilah letak konsekwensinya seorang penjual. Apakah ingin melayani pembeli dg baik dan berusaha untuk memberikan yang terbaik demi kepuasan pelangganya, ataukah hanya untuk sekedar menghabiskan barang dagangan dan stock yang ada saja....??


- Kalau seandainya hal ini bisa dipenuhi oleh seorang pedagang, barulah bisa dibilang  dia seorang pedagang besar yang prof.
Dan calon pembelipun tidak akan keberatan untuk membayarkan sejumlah uang. Dan tidak akan merasa dirugikan ataupun sesal dikemudian hari, Karna yang dibayarkan buakanlah kelas untulan.

- Seorang penjual akan bisa mematok tarif atau harga, yang harus sesui dg apa yang akan diperjual belikan.
Kita ambil contoh paling gampang : sebuah Hp walaupun sama2 memiliki merk. Sudah pasti punya kelebihan dan kekurangan yang berbeda dan pasti akan dibandrol dg harga yang berbeda.
Begitu juga dg tarif yang dipatok oleh seorang pedagang / peternak. Jangan semua hasil breading / eksperimen yang belum tentu hasilnya akan dinilai dg tarif yang sama. Dg menjadikan konsumen sebagai tempat percobaan.

- Jadi kalau hal yang seperti itu terjadi, adanya riak - riak, adanya kompleinan, adanya kecewa dan mengecewakan yang akhirnya akan menimbulkan masalah antara kedua belah pihak ( pembeli dan penjual )
Siapakah yang harus dipersalahkan...........???
Dan apakah kita bisa sama2 SPORTIF disini.....??[/quote]

Sy hanya memberikan pandangan secara umum saja,  dengan adanya kasus seperti ini jadi merugikan penjual maupun pembeli pada akhirnya konflik jadi melebar kemana2.  Mungkin pak liem bisa menjadi pelopor/pencetus disclaimer pada threadnya sebagai acuan dalam bertransaksi kedepannya agar tidak adalagi konflik seperti ini, dengan harapan lambat laun akan ada pengikut bagi penjual lain untuk mematenkan suatu aturan baku yg intinya untuk menghindari konflik & mempererat tali silaturahmi kita semua...

Salam guyub selalu...[/quote]

saya salut dengan id romipatir, meskipun beliau kecewa namun masih tetap mampu memberikan pandangan yang obyektif untuk hal hal papaji kedepan.
seperti pepatah:
kalo bukan kita yang turut menjaga papaji...terus siapa lagi...???
kalo bukan sekarang....terus kapan lagi....???
mudah mudahan hal ini akan menjadikan forum papaji semakin besar dan mature dalam menghadapi tantangan..... Very Happy Smile Very Happy

khaddafi
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 430
Join date : 31.10.12
Lokasi : antara pasir dan batu

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  aji707 on Wed 25 Mar 2015, 15:42

Satu hal lagi yang ingin saya sampaikan, pak liem merupakan aset penting PAPAJI dengan mencetak ayam2 unggulan yg sudah banyak terbukti berjaya di kelas pro dan banyak pembeli yang puas dan menjadikan sebagai pacek kembali jebolan JPF.

Rekan ID romipatir juga sama pentingnya sebagai aset PAPAJI karena bisa menjadi duta PAPAJI di lokasi yg jauh disana di Batusangkar, dan menjelaskan kepada masyarakat bahwa ada suatu wadah penghobi ayam aduan yang melarang keras suatu perjudian dalam bentuk apapun yaitu PAPAJI yg terncinta ini.

Semoga tulisan2 sederhana dari saya ini bisa menggugah agar kita semua lebih mengedepankan kesamaan tujuan awal dalam berforum yaitu menambah teman dan menyambung silaturahmi yang panjang kedepannya....

Salam guyub selalu..

aji707
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 450
Join date : 10.11.14
Lokasi : Jakarta - Windeck, Hp. 0815 1717 8001

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  DAVIDSON on Wed 25 Mar 2015, 16:18

kesimpulan

PAPAJI hanya mengakomodir permasalah2 teknis saja (seperti yg termuat dalam aturan jual beli yg sudah diberlakukan selama ini) mengenai masalah yg lebih dari itu misalnya perjanjian jual beli tertulis yg ditandatangani, seorang penjual harus memperhatikan keinginan pembeli dll, walalu saran yg baik tapi itu tidak bisa dimasukkan dalam aturan PAPAJI karena itu bukan lagi ranah organisasi

karena ada hal2 yg organisasi bisa ikut campur untuk membantu & ada yg organisasi tidak bisa ikut campur terlalu dalam (karena ada hal2 tertentu yg sekalipun organisasi ikut campur tetap saja tidak akan menyelesaikan masalah yg memuaskan kedua belah pihak)

kalo masalah tipu menipu itu jelas, siapapun tau dimana letak kesalahannya jadi bantuan untuk menyelesaikan masalah itu jelas kemana arahnya, kalo masalah teknik pukul ayam itu tidak jelas, biar panggil pakar ayam dari Thailan untuk jelasin ayam A itu bagus tapi yg beli diujung sana tidak suka, apalagi kalo udah kalah ayamnya tetap saja rasa kecewa itu ada

manusia itu beda2 & rasa kecewa itu timbul karena sebab yg beda2 juga.......tapi paling tidak user2 disini sudah memberi masukan2 kepada penjual sekaligus pembeli biar tidak kecewa dikemudian hari, saya rasa pengurus forum pun mengucapkan terima kasih atas masukan2 tersebut, tapi sekali lagi masukan2 itu sampai saat ini tetap tidak bisa (belom bisa) dimasukkan sebagai aturan tetap untuk menambah aturan yg ada  Very Happy

bukan begitu pakde Hendro ? salam ya buat kawan2 di semarang  Very Happy

DAVIDSON
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 118
Join date : 13.10.08

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Hendro on Wed 25 Mar 2015, 16:34

Liem_Bsd wrote:
Hendro wrote:Pandangan rekan Id Davidson sudah menjawab semua hal yang dipertanyakan, Penjual Terdaftar dengan mekanisme aturan yang ketat adalah bukti kepedulian PAPAJI terhadap para anggotanya.......................

Paska transaksi yang terjadi adalah tanggung jawab pribadi terkait antara penjual dan pembeli, PAPAJI tidak ingin masuk terlalu kedalam karena kita tidak punya kompetensi serta personel yang mengurusnya, kita beranggapan masalah pribadi akan dapat diselesaikan juga secara pribadi oleh para pihak yang terkait secara dewasa...........................

Urusan komplain atau layanan purna jual adalah ranah pribadi yang bersangkutan termasuk juga resiko yang terjadi jika jalinan komunikasi serta penanganan masalah antara para pihak tidak berjalan baik, maka resiko bagi penjual pasti akan kehilangan pasar atas produknya sedangkan bagi pembeli yang culas juga akan kehilangan kepercayaan dari para penjual..........................

Rasanya aturan saat ini sudah cukup mengakomodasi berbagai kepentingan anggota baik sebagai penjual maupun pembeli, selebihnya kita serahkan kepada kreativitas masing2 pihak dalam menjalin komunikasi, mengelola masalah dan mencari solusi terbaik bagi semuanya...............................

Jika memang diperlukan pihak penjual dan pembeli bisa membuat semacam kontrak kesepakatan tertulis yang ditanda tangani para pihak sehingga jika terjadi permasalahan dibelakang hari tinggal membaca dan melaksanakan langkah sesuai butir2 yang tercantum didalamnya, biasanya kontrak tertulis ini disiapkan oleh pihak penjual....................... Idea  

Salam manajemen konflik.......................
Very Happy I love you


Pandangan pak ketua 'kontrak kesepakatan tertulis yang di tandatangani para pihak', untuk cara online bagaimana solusi pengganti tandatangan kira2 nya, ada pendapat?

apakah kiranya 'disclaimer yang saya cantumkan di FJB sudah mewakili untuk transaksi nanti2nya?


Silakan koh Liem membuat thread khusus terkait dengan transaksi termasuk aturan dan kesepakatan terhadap setiap konsumennya dan nantinya pihak konsumen juga memberikan persetujuan tertulis (posting) atas kontrak kesepakatan tersebut sehingga kedua pihak dapat dinyatakan sama2 sepakat dengan segala konsekuensi yang mengikat dalam transaksi tersebut.......................

Contoh saya juga punya thread khusus terkait jual beli dengan judul "Menang - Kalah - Draw " sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap para mitra Terminal Ayam sehingga diantara kita terjalin interaksi dan keterbukaan informasi tanpa perlu ada yang dirahasiakan, bahwa terkadang ada rekan yang sungkan mempostingkan kondisi yang terjadi (terutama jika ayam kalah) itu adalah sebuah sikap yang harus kita hormati dan tidak bisa kita paksakan karena menyangkut karakter serta kepribadian seseorang.....................

Banyak cara untuk mencapai kesepahaman dan meminimalkan perselisihan kuncinya adalah dengan komunikasi, saling menghormati dan berempati, abaikan kepentingan pribadi serta senantiasa mawas diri membuka hati dan luaskan sudut pandang.........................

Salam disclaimer disc jockey disneyland..........................
Very Happy I love you

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7286
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Romipatir on Wed 25 Mar 2015, 16:39

Sy hanya memberikan pandangan secara umum saja,  dengan adanya kasus seperti ini jadi merugikan penjual maupun pembeli pada akhirnya konflik jadi melebar kemana2.  Mungkin pak liem bisa menjadi pelopor/pencetus disclaimer pada threadnya sebagai acuan dalam bertransaksi kedepannya agar tidak adalagi konflik seperti ini, dengan harapan lambat laun akan ada pengikut bagi penjual lain untuk mematenkan suatu aturan baku yg intinya untuk menghindari konflik & mempererat tali silaturahmi kita semua...

Salam guyub selalu...[/quote]

saya salut dengan id romipatir, meskipun beliau kecewa namun masih tetap mampu memberikan pandangan yang obyektif untuk hal hal papaji kedepan.
seperti pepatah:
kalo bukan kita yang turut menjaga papaji...terus siapa lagi...???
kalo bukan sekarang....terus kapan lagi....???
mudah mudahan hal ini akan menjadikan forum papaji semakin besar dan mature dalam menghadapi tantangan..... Very Happy  Smile  Very Happy
[/quote]

Santai dan tenang....

karna disini katanya kita diminta untuk berdiskusi secara sehat, makanya saya akan mencoba untuk bersikap dan berfikir secara sehat dan sportif.
Meskipun dalam hal ini sebenarnya yang menjadi bahan perbandingan atau tolak ukur, adalah seperti permasaalahan yang terjadi antara saya dg saudara jpf.
Dan disini saya juga tidak ingin terfokus dan melihat kebelakang berdasar permasaalahan saya tersebut. Walaupun sebenarnya permasaalahan itu masih berada dalam ranah abu - abu.

Salam guyub dg damai dari saya Smile Smile Smile

Romipatir
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 185
Join date : 09.07.12
Age : 39
Lokasi : Batusangkar,SUMBAR

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Liem_Bsd on Wed 25 Mar 2015, 16:51

Ok pak ketua, topik ini sudah mendapat kesimpulan yang bisa digunakan, saya ucapkan terimakasih untuk yang berpartisipasi menyumbang pemikiran, salam gembok saja

Liem_Bsd
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1144
Join date : 12.12.11
Lokasi : Serpong Tangerang 08161952208 pinBB 7F8D59B1

http://www.ayamjagoperak.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Djago Favorit on Wed 25 Mar 2015, 16:58

lha... kalau ngebahas sesuatu yg pd akhirnya ada solusi khan makin banyak + + nya di papaji.
makin + ilmu + wawasan + terkendali +dll.

salam + +

DF


Djago Favorit
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 405
Join date : 21.12.13
Lokasi : Cibinong - Bogor, 081905059496 pin 75D546EA

Kembali Ke Atas Go down

Re: ------------

Post  Sponsored content Today at 20:45


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik