Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  ekotepong on Tue 23 Jun 2015, 02:52

Saya gak begitu paham tentang masalah ternak dan udah baca2 tentang masalah pemuliaan ternak di topik tetap. Tapi ada yg saya kurang paham masalah super breed, Itu maksudnya apa sih ?
Monggo om2 semua mungkin ada yg mau menjelaskan secara panjang lebar.

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Boyka 19 on Tue 23 Jun 2015, 04:06

numpang sharing dari junior.

Super breed = Individu yang selalu mampu menurunkan sifat2 terbaik pada keturunannya.

Boyka 19
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 833
Join date : 21.11.12
Age : 27
Lokasi : Surabaya

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Langgeng NC on Tue 23 Jun 2015, 07:45

Kalau menurut saya super breed itu (ayam) yg selalu/dominan menurunkan sifatnya pada anaknya. Entah itu baik ataupun jelek. Jadi misal super breednya ayam ngalung, maka dikawinkan dgn ayam teknik apapun anakannya akan dominan ngalung.
Kondisi yg demikian karena gen superbreed sangat kuat/kental yg diperoleh dari salah satunya metode pemurnian ternak tersebut

Langgeng NC
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1219
Join date : 27.06.13
Age : 36
Lokasi : Pandaan, Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  khaddafi on Tue 23 Jun 2015, 08:01

Langgeng NC wrote:Kalau menurut saya super breed itu (ayam) yg selalu/dominan menurunkan sifatnya pada anaknya. Entah itu baik ataupun jelek. Jadi misal super breednya ayam ngalung, maka dikawinkan dgn ayam teknik apapun anakannya akan dominan ngalung.
Kondisi yg demikian karena gen superbreed sangat kuat/kental yg diperoleh dari salah satunya metode pemurnian ternak tersebut

setuju,...kalo pengalaman saya menternakkan ayam gundul/saigon rata rata anakannya gundul...

khaddafi
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 430
Join date : 31.10.12
Lokasi : antara pasir dan batu

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  ekotepong on Tue 23 Jun 2015, 15:44

Ada beberapa pertanyaan biar lbh jelas buat saya om tentang masalah super breed
1. Bagaimana cara bikinnya om, bila dilihat dari langkah2 yg diambil utk mendapatkan super breed
2. Sampai berapa lama (F ke berapa) biasanya bisa didapat superbreed ini. Apakah tingkat keakuratan dan kecepatan hasil berdasarkan ke akuratan pengambilan sampel anakan
3. Super breed itu sendiri itu apakah cuma mengambil 1 sifat saja (misal ayam ngalung) atau bisa lbh dari 1 (misal ayam ngalung dan cepat). Kalau bisa lbh dari 1 apakah nanti bakalan ada sifat yg lbh dominan.
4. Bisa dikatakan super breed adalah indukan yg sifatnya dominan. Bagaimana bila super breed itu nanti ketemu indukan yg lain yg punya sifat yg dominan juga dan punya sifat yg berlawanan (atau meniadakan/mengurangi) atau bisa dikatakan bertemu dgn super breed lain.
5. Ada yg bilang hasil dari super breed adalah super fighter. La kalau yg betina (atau jago tapi buat kawinan) bagaimana, apakah sifat super breednya sdh hilang. Dan kalau kita mau bikin super breed dari anakan ini apakah harus mengulang dari awal lagi. Atau hanya perlu 1-2 langkah lagi (dari hasil super fighter tadi)
6. Kalo dari hasil anakan, bagaimana parameternya sampai indukan itu bisa dibilang super breed. Apakah anakannya harus 100% sifatnya menurun. Atau 90%,80%,70% dst.

Pertanyaan yg lain nyusul ya om. Baru ini yg terlintas dipikiran....kekekeek
Sebelumnya trims ya buat masukannya

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Boyka 19 on Wed 24 Jun 2015, 03:00

junior numpang nulis
1. tetapkan tujuan breeding( amati, kualifikasi, seleksi) dalam produksi.
2. tergantung pola apa yg dilakukan(inbreed, linebreed, backcrossing, dll)
3. bisa lebih tergantung kesesuaian.
4. dominan tidak, tergantung genetika gabungan dari dua individu ( kriptomeri, polimeri, epistasis, hhipostasis, resesif, dominan)
5. gen sudah kental tinggal penambahan
6. prosentase gen memerlukan penelitian skala laboratorium.

cmiiw om eko...
Very Happy


Terakhir diubah oleh Boyka 19 tanggal Wed 24 Jun 2015, 12:10, total 1 kali diubah

Boyka 19
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 833
Join date : 21.11.12
Age : 27
Lokasi : Surabaya

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Langgeng NC on Wed 24 Jun 2015, 08:09

Wah kayaknya kelas bang admin untuk menjawab pertanyaan2 sampean. Tapi saya rasa di thread pemuliaan ternak sudah menjawab hampir semua pertanyaannya.
Jadi saya akan coba bantu jawab bbrp pertanyaan yg lain.
Tentang sifat dominan ketemu dominan, kalau tentang pemuliaan ternak pasti dua sifat dominan tersebut haruslah se type, jadi ndak masalah manapun yg akan lbh dominan. Kalau memadukan dua sifat dominan yg tidak se type berarti tujuannya bukan memuliakan ternak, tapi mengacak2 ternak hahaha
Masalah super figter untuk ternak, kenapa tidak? Bukankah memang pasti akan ada regenerasi, dan kekentalan gen super fighter juga cukup bagus.
Mengenai dua teknik yg digabung, menyimak dari uraian bang admin ada bbrp teknik yg bisa digabung dan ada yg bertolak belakang jd tidak akan bagus bila dipadukan. Contoh teknik ngelock dgn timpuk tidak bagus bila digabung karena akan saling melemahkan naluri ngelock dan timpuk. Silakan baca threadnya ada banyak mas

Langgeng NC
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1219
Join date : 27.06.13
Age : 36
Lokasi : Pandaan, Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  ekotepong on Wed 24 Jun 2015, 14:41

Boyka 19 wrote:junior numpang nulis
1. tetapkan tujuan breeding( amati, kualifikasi, seleksi) dalam produksi.
2. tergantung pola apa yg dilakukan(inbreed, linebreed, backcrossing, dll)
3. bisa lebih tergantung kesesuaian.
4. dominan tidak, tergantung genetika gabungan dari dua individu ( kriptomeri, polimeri, epistasis, hhipostasis, resesif, dominan)
5. gen sudah kental tinggal penambahan
6. prosentase gen memerlukan penelitian skala laboratorium.

cmiiw om eko...
Very Happy

1. Yg saya maksud bagaimana om langkah2nya. Kalo tujuan breeding kan udah jelas mau cari super breed,misal cari ayam patuk cepat. Trus langkah2nya gimana. Apakah inbreed terus sampai didapat hasil. Atau inbreed trus line breed trus inbreed trus line breed sampai berulang2 atau gimana. Maksud saya gimana langkah2nya secara riil gitu om.
2. Kalo saya baca di kiriman tetap tentang pemuliaan ternaknya bang admin, bukannya utk mencapai superbreed itu gabungan inbreed,line breed. Yg mau saya tanya samapai berapa F yg biasanya dilakukan. Dan inti pertanyaannya yg lbh penting lagi adalah percepatan proses itu nanti bakalan ditentukan pemilihan sampel anakan ataukah metode yg digunakan. Pemilihan sampel anakan misal dari 10 anakan kita pilih 3. Dan diantara 3 itu kita harus yakin mempunyai sifat yg paling kuat diantara yg lainnya. Bila kita salah memilih kemungkinan hasilnya akan kurang memuaskan. Kalau metode misal langkah pertama di inbreed (misal kode I) kemudian line breed (misal kode L) dst. Atau langkahnya I=>I=>L=>L atau I=>L=>L=>I dst. Kalau yg sdh biasa berkecimpung di bidang pemuliaan ternak mungkin udah tau selah2nya. Jadi saya tanyakan cara yg paling bagus utk mendapatkan tingkat keberhasilan yg tinggi
3. Bisa dijelasin lagi om maksudnya.
4. Maksudnya gimana om kok ada istilah2 kriptomeri, polimeri, epistasis, hhipostasis, resesif, dominan. Kan katanya super breed itu punya sifat yg dominan. Maksud saya bagaimana eksesnya kalau dua sifat yg dominan bertemu. Apakah tetap kuat dan berdiri pada tempatnya masing2 atau akhirnya saling bertubrukan dan jadinya amburadul
5. Misal super breed tu SP kemudian anakannya SP1,cucunya SP2. Apa kalau hasil turunan dari SP kemudian anakannya akan ada penurunan porsentase sifat lbh sedikit (karena karakter sifat yg kuat) ataukah kemudian menjadi individu biasa (yg tanpa dari anakan superbreed). Misal SP 100% ngalung, SP1 80%ngalung SP2 70%. Dan ayam biasa PS 100%ngalung F1 50% ngalung F2 25% ngalung
6. Gak harus diteliti gennya pake laboratrium segala om. Yg kita cari kan penurunan sifat jadi bisa dilihat hasilnya secara langsung. Misal ayam ngalung apakah anakannya semua ngalung. Atau dari 10 9 yg ngalung atau 8 atau 7 dst. Yg jadi pertanyaannya kalo kita akan memulai sesuatu yg baru (dalam hal ini pemuliaan ternak) paling gak kita kan harus tau tujuannya,metodenya,langkah2nya dan yg terakhir hasil akhir yg kan dicapai sbg acuan. Misal karena kita tdk tahu yg kita inginkan adalah super breeder 100% padahal orang di dunia (parameternya secara umum) rata2 ketika mencapai 80% sdh berhenti. Jadi kalo org2 lain cuma butuh 5 thn tapi karena ketidaktahuan kita ingin mencapai 100% udah jalan 12 thn belum berhenti2. Ibaratnya sebenarnya yg kita kejar adalah hal yg imposible tapi karena kita tdk punya acuan kuta menganggpa itu adalah target yg riil.

Mungkin kita semua belum pernah menjalani pemuliaan ternak secara serius tapi siapa tau ada yg pernah baca2 literaratur atau hasl2 penelitian dari org2 yg pernah mengalaminya ato pakarnya. Sebelumnya terima kasih pm atas responnya.

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  ekotepong on Wed 24 Jun 2015, 15:01

Langgeng NC wrote:Wah kayaknya kelas bang admin untuk menjawab pertanyaan2 sampean. Tapi saya rasa di thread pemuliaan ternak sudah menjawab hampir semua pertanyaannya.
Jadi saya akan coba bantu jawab bbrp pertanyaan yg lain.
Tentang sifat dominan ketemu dominan, kalau tentang pemuliaan ternak pasti dua sifat dominan tersebut haruslah se type, jadi ndak masalah manapun yg akan lbh dominan. Kalau memadukan dua sifat dominan yg tidak se type berarti tujuannya bukan memuliakan ternak, tapi mengacak2 ternak hahaha
Masalah super figter untuk ternak, kenapa tidak? Bukankah memang pasti akan ada regenerasi, dan kekentalan gen super fighter juga cukup bagus.
Mengenai dua teknik yg digabung, menyimak dari uraian bang admin ada bbrp teknik yg bisa digabung dan ada yg bertolak belakang jd tidak akan bagus bila dipadukan. Contoh teknik ngelock dgn timpuk tidak bagus bila digabung karena akan saling melemahkan naluri ngelock dan timpuk. Silakan baca threadnya ada banyak mas

Kalo topik pemuliaan ternak saya udah baca om. Malah kadang2 diulang2 beberapa kali...kekeke. Mungkin maksudnya bang admin utk memadukan dua indukan yg setipe adalah utk menyeragamkan hasil atau memperkecil tingkat kegagalan. Soalnya setau saya bukan tidak mungkin dua sifat yg keliatan tdk setype atau berlawanan bisa berkumpuk di satu individu. Contohnya saya pernah liat ayam varian birma silangan. Kalo lepas dia ada atretnya tapi kalo tempel peluknya juga bagus. Kalo udah tempel kontrol cari kepalanya juga bagus. Kalo gak salah ayam itu Thai yg ada kepala sapi di taruhan 110 000 atau 330 000 baht. Jadi di ayam itu terdapat dua sifat yg berlawanan tapi masing2 sifat bisa berdiri pada tempatnya dan tdk saling bertubrukan yg membuat amburadul. Apakah ayam seperti itu unik (tdk mungkin dibuat karena itu karepe ayame dewe....kekekek) atau itu adalah hal yg jarang terjadi (dari 1000 cuma 1 yg bisa gitu). Kalau jawabannya yg kedua.trus yg jadi pertanyaan lagi apakah ayam seperti itu tdk bisa dibuat memakai pemuliaan ternak. 1 pakai babon super breeder atret 1 pakai super breeder peluk tekuk. Kalo hasilnya belum tercapai trus ada pertanyaan lagi apakah memang gak mau cocok (belum ada kesesuaian ...kata om Boyka) atau indukannya yg belum Super breeder (masih KW...) atau masih 70 %,80%. Atau utk menggabungkan hal itu perlu metode lain misal gak bisa pake super breeder Lv.1 (baca level 1. Yaitu super breeder yg punya 1 sifat,misal ngalung aja ato atret aja). Harus pake super breeder Lv. 2 yg punya naluri peluk atret. Jadi pejantan SP Lv.2 PA (baca Peluk Atret) X babon SP Lv.2 AP (baca Atret peluk). Atau dgn kata lain sampai sejauh mana yg kita tahu tentang literatur2 dan penelitian super breeder dan kembangan2nya....kekekke

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Boyka 19 on Wed 24 Jun 2015, 19:20

mungkin ini isa membantu.ambil dari penghobi merpati balap.
ada 8 bahasan menarik .lumayan untuk belajar.
diawali :cara beternak CARA BERTERNAK BURUNG MERPATI (METODE BREDING I) sampai JALUR PINTAS BREDING MERPATI MENUJU SUKSES.
silahkan menikmati om.... Very Happy
sumber bahasan pertama : http://janokomozartbirdfarm.blogspot.com/2013/04/metode-breding-i-rekayasa-genetika-pada_1286.html
untuk ke 2-8 bisa om cari.. hehe

Boyka 19
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 833
Join date : 21.11.12
Age : 27
Lokasi : Surabaya

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  ekotepong on Wed 24 Jun 2015, 23:59

Boyka 19 wrote:mungkin ini isa membantu.ambil dari penghobi merpati balap.
ada 8 bahasan menarik .lumayan untuk belajar.
diawali :cara beternak CARA BERTERNAK BURUNG MERPATI (METODE BREDING I) sampai JALUR PINTAS BREDING MERPATI MENUJU SUKSES.
silahkan menikmati om.... Very Happy
sumber bahasan pertama : http://janokomozartbirdfarm.blogspot.com/2013/04/metode-breding-i-rekayasa-genetika-pada_1286.html
untuk ke 2-8 bisa om cari.. hehe

Matur nuwun om linknya. BTW tau link yg serupa kayak gitu tapi yg bisa tanya jawab. Kayaknya asik tuuh...hehehehe. Tapi mending tak baca2 dulu aja deh soalnya banyak juga materinya.

ekotepong
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 441
Join date : 19.10.11
Lokasi : Ungaran

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Boyka 19 on Thu 25 Jun 2015, 06:22

ok siap om eko.... Smile

Boyka 19
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 833
Join date : 21.11.12
Age : 27
Lokasi : Surabaya

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  andre tapteng on Sat 08 Aug 2015, 02:37

Saya jg maw tanya master:
Misalkan:
A jantan x B betina=AB.(cross breed).
A x AB=AAB (inbreed)
A x AAB=AAAB(inbreed)jg.
A x AAAB=AAAAB(inbreed) jg,dgn genetik dominan pacek A 87,5 %.
apakah skema/istilah yg saya tulis di atas benar atau salah?
Trimksih atas jawabannya.

andre tapteng

Jumlah posting : 4
Join date : 27.07.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: Inbreed,Line breed, Cross breed, super breed

Post  Sponsored content Today at 03:12


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik