Selamat dari pagebluk

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Selamat dari pagebluk

Post  pr45to on Mon 25 Apr 2016, 20:33

Kebetulan saya dan mertua punya hobi yang sama. Memelihara Ayam. Ayam kami bercampur, sehari-hari dolan bersama, dan kalau tidur  kadang ayam saya tidur di kandang beliau dan ayam beliau tidur di kandang saya. Untuk urusan bertelur juga begitu, ada ayam beliau yang mengeram di kandang saya. Intinya ayam saya tidak terisolasi dari lingkungan sekitar.

Deskripsi tentang kandang saya. Luas sekitar 21 meter persegi, berisi sekitar 50 ayaman berbagai ukuran. Kandang cukup terbuka, sisi pinggir menggunakan bambu dan blabag, sekitar separo dari luas beratap genting dan separonya beratap langit. Saya termasuk jorok dalam pengelolaan "permbelekan". Proses pembersihan paling saya lakukan 3 bulan sekali. Untuk menghilangkan bau saya biasa menggunakan merang. Kebetulan samping rumah ada penggilingan padi.  

Dalam perawatan, tidak ada yang hal yang istimewa. Ayam kecil kasih 591 sampai umur 2 bulan dan selanjutnya campuran katul dan nasi sampai dewasa. Untuk umur 2 bulan ke atas 591 hanya saya jadikan sebagai "lauk" saja. Mulai umur 3 bulanan ayam saya umbar loss sampai dewasa. Kalau ada yang bertarung akan saya kandangkan. Untuk urusan VAKSIN, saya lakukan tertib 4 bulan sekali. Menurut saya ini PENTING. Saya tidak bisa nyuntik, sehingga ayam dewasa pun saya vaksin tetes, cuma kalau yang kecil cukup satu tetes, kalo yang dewasa saya kasih lebih banyak. Vaksin yang saya gunakan adalah jenis ND. Nggak tahu strain apa yang jelas kalau beli di warung cuma bilang "beli vaksin ND tetes Koh, yang untuk 50 ayam".

Sekitar 2 minggu yang lalu, mertua saya mendapat musibah. Ayam beliau yang jumlahnya ratusan terserang penyakit, sampai hampir ludes, tersisa beberapa ekor saja yang masih kecil. Termasuk ayam yang sedang mengeram di kandang saya juga almarhumah. Entah karena apa, tapi yang jelas takdir dari Alloh Swt, ayam yang asli produk kandang saya tidak ada yang terserang penyakit. Ada 1 pacek yang ikut terserang wabah karena datang belakangan. Dititipi teman, katanya bagus. Kondisi pacek sudah membiru, lendir banyak di mulut, dan telih tidak turun. Segera saya laporkan ke pemilik kalo ayam kondisinya memprihatinkan dan mungkin tidak lama lagi akan mati.

Teringat dari hasil ngobrol2 dengan perawat ayam yang sudah senior beberapa waktu yang lalu bahwa beliau tidak pernah mengobati ayam yang sakit dengan obat kimia. Dia selalu menggunakan kunir babon untuk mengobati segala jenis penyakit. Tentu tidak 100% sembuh, tapi banyak sembuhnya. Pengaplikasiannya kunir babon dikupas, lalu digeprek, masukkan ke mulut ayam. Hal yang sama kulakukan pada ayam teman yang sudah lemas tersebut dan saya tambah dengan gula jawa. Pagi dan Sore. Tidak berani menggunakan madu karena ayam yang dalam kondisi berlendir akan semakin cepat mati bila dicangar untuk minum. Mungkin salah masuk ke tenggorokan dan menutup saluran napas. Ayam tidak dikasih makan, sumber energinya murni dari gula jawa saja. untuk urusan minum, ayam saya kasih minum air putih biasa. Hari ke 4 ayam sudah mulai respon kalau ada makanan. dan sekarang pacek dalam masa pemulihan.

Saya termasuk yang tidak percaya kalau ada ayam mati mendadak. Selalu ada tanda2 sebelumnya.

#hanya berbagi pengalaman, semoga bermanfaat,

salam.....

keywords:
vaksin rutin, kunir babon, gula jawa

pr45to
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 68
Join date : 16.11.11
Age : 34
Lokasi : p u r w o r e j o

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  khaomi rachman on Mon 25 Apr 2016, 21:00

Mabtaf ilmunya boss.....
Kunir babon itu apa ya....he3x....

khaomi rachman
kopral
kopral

Jumlah posting : 14
Join date : 04.08.15

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  iwan supriyanto on Mon 25 Apr 2016, 22:16

Matur nuwun mas , sudah mau berbagi pengalamannya ...

Pengalaman adalah termasuk salah satu guru yang baik untuk diambil pelajaran dan hikmahnya ...

Heheheh ....

Salam kenal ...

iwan supriyanto
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 595
Join date : 29.12.11
Lokasi : watukumpul pemalang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  pr45to on Tue 26 Apr 2016, 04:43

kunir babon itu kunir yang menjadi pokok,tempat menempel cabang2 kunir/kunyit....

pr45to
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 68
Join date : 16.11.11
Age : 34
Lokasi : p u r w o r e j o

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  Iambatuen on Tue 26 Apr 2016, 10:24

Makasih mas dah mau berbagi pengalaman. Bisa di coba juga ni..

Iambatuen
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 114
Join date : 20.09.15
Lokasi : OKI, Sum-sel

http://Iambatuen.indonesiaz.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  agha on Tue 26 Apr 2016, 12:12

pengen coba lah...waluapun bukan mengobati sekedar pencegahan juga mantap tuh...minimal sekali seminggu...bisa gak ya????

agha
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 172
Join date : 28.04.15
Lokasi : Pekanbaru

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  bolote on Tue 26 Apr 2016, 19:20


info yg bermanfaat, patut dicoba..... tks Very Happy



* Very Happy

bolote
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 4186
Join date : 04.03.12
Lokasi : pekalongan,085640046203,pin :555FD204

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  Joe_jago on Wed 27 Apr 2016, 12:27

Ilmu yang bermanfaat, intinya vaksin rutin, kunir babon, gula merah..

Joe_jago
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1452
Join date : 09.02.14
Lokasi : Bandar Lampung

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  ayam pemula on Wed 27 Apr 2016, 23:22

Mantap bang,mksh udh sharing. Smoga brmanfaat...

ayam pemula
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 365
Join date : 06.10.15
Lokasi : solo-semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  yudisry on Thu 28 Apr 2016, 15:22

#hanya berbagi pengalaman, semoga bermanfaat,
salam.....keywords:
vaksin rutin, kunir babon, gula jawa[/i][/quote]
Mantap n trima kasih mau berbagi bang

yudisry
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 214
Join date : 04.03.16

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  jakal on Thu 28 Apr 2016, 21:57

pr45to wrote:Kebetulan saya dan mertua punya hobi yang sama. Memelihara Ayam. Ayam kami bercampur, sehari-hari dolan bersama, dan kalau tidur  kadang ayam saya tidur di kandang beliau dan ayam beliau tidur di kandang saya. Untuk urusan bertelur juga begitu, ada ayam beliau yang mengeram di kandang saya. Intinya ayam saya tidak terisolasi dari lingkungan sekitar.

Deskripsi tentang kandang saya. Luas sekitar 21 meter persegi, berisi sekitar 50 ayaman berbagai ukuran. Kandang cukup terbuka, sisi pinggir menggunakan bambu dan blabag, sekitar separo dari luas beratap genting dan separonya beratap langit. Saya termasuk jorok dalam pengelolaan "permbelekan". Proses pembersihan paling saya lakukan 3 bulan sekali. Untuk menghilangkan bau saya biasa menggunakan merang. Kebetulan samping rumah ada penggilingan padi.  

Dalam perawatan, tidak ada yang hal yang istimewa. Ayam kecil kasih 591 sampai umur 2 bulan dan selanjutnya campuran katul dan nasi sampai dewasa. Untuk umur 2 bulan ke atas 591 hanya saya jadikan sebagai "lauk" saja. Mulai umur 3 bulanan ayam saya umbar loss sampai dewasa. Kalau ada yang bertarung akan saya kandangkan. Untuk urusan VAKSIN, saya lakukan tertib 4 bulan sekali. Menurut saya ini PENTING. Saya tidak bisa nyuntik, sehingga ayam dewasa pun saya vaksin tetes, cuma kalau yang kecil cukup satu tetes, kalo yang dewasa saya kasih lebih banyak. Vaksin yang saya gunakan adalah jenis ND. Nggak tahu strain apa yang jelas kalau beli di warung cuma bilang "beli vaksin ND tetes Koh, yang untuk 50 ayam".

Sekitar 2 minggu yang lalu, mertua saya mendapat musibah. Ayam beliau yang jumlahnya ratusan terserang penyakit, sampai hampir ludes, tersisa beberapa ekor saja yang masih kecil. Termasuk ayam yang sedang mengeram di kandang saya juga almarhumah. Entah karena apa, tapi yang jelas takdir dari Alloh Swt, ayam yang asli produk kandang saya tidak ada yang terserang penyakit. Ada 1 pacek yang ikut terserang wabah karena datang belakangan. Dititipi teman, katanya bagus. Kondisi pacek sudah membiru, lendir banyak di mulut, dan telih tidak turun. Segera saya laporkan ke pemilik kalo ayam kondisinya memprihatinkan dan mungkin tidak lama lagi akan mati.

Teringat dari hasil ngobrol2 dengan perawat ayam yang sudah senior beberapa waktu yang lalu bahwa beliau tidak pernah mengobati ayam yang sakit dengan obat kimia. Dia selalu menggunakan kunir babon untuk mengobati segala jenis penyakit. Tentu tidak 100% sembuh, tapi banyak sembuhnya. Pengaplikasiannya kunir babon dikupas, lalu digeprek, masukkan ke mulut ayam. Hal yang sama kulakukan pada ayam teman yang sudah lemas tersebut dan saya tambah dengan gula jawa. Pagi dan Sore. Tidak berani menggunakan madu karena ayam yang dalam kondisi berlendir akan semakin cepat mati bila dicangar untuk minum. Mungkin salah masuk ke tenggorokan dan menutup saluran napas. Ayam tidak dikasih makan, sumber energinya murni dari gula jawa saja. untuk urusan minum, ayam saya kasih minum air putih biasa. Hari ke 4 ayam sudah mulai respon kalau ada makanan. dan sekarang pacek dalam masa pemulihan.

Saya termasuk yang tidak percaya kalau ada ayam mati mendadak. Selalu ada tanda2 sebelumnya.

#hanya berbagi pengalaman, semoga bermanfaat,

salam.....

keywords:
vaksin rutin, kunir babon, gula jawa


terima kasih ilmunya mas....

jakal
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 366
Join date : 17.10.11
Age : 39
Lokasi : pekan baru

Kembali Ke Atas Go down

Re: Selamat dari pagebluk

Post  Sponsored content Today at 19:47


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik