Metode Inbreeding ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Metode Inbreeding ?

Post  Saihu Muhammad on Sat 12 Mar 2011, 18:47

Rekan Papaji yang terhormat.. Saya punya jago yg baru saja mati meninggalkan 2 ekor anak (jantan dan betina) Apakah dgn metode inbreeding anak vs anak(saudara tetasan) bisa memunculkan kembali karakter bapaknya (udah mati) ? atau apakah lebih baik anaknya yg betina di crossing dulu dgn jantan lain ? Mohon pencerahannya !

Saihu Muhammad
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 260
Join date : 22.11.10
Age : 33
Lokasi : Mamuju, SulBar

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  danks on Sat 12 Mar 2011, 19:27

Saihu Muhammad wrote:Rekan Papaji yang terhormat.. Saya punya jago yg baru saja mati meninggalkan 2 ekor anak (jantan dan betina) Apakah dgn metode inbreeding anak vs anak(saudara tetasan) bisa memunculkan kembali karakter bapaknya (udah mati) ? atau apakah lebih baik anaknya yg betina di crossing dulu dgn jantan lain ? Mohon pencerahannya !

wah nunggu mas admin n senior2 yg lain z bang yang jawab, saya juga nunggu...he

danks
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 736
Join date : 24.01.10
Age : 46
Lokasi : Bandung Barat

http://www.sketsabisnis.com/?id=bisnisku

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Tamu on Sat 12 Mar 2011, 20:47

sodara pacekknya masih gak mas

Tamu
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Saihu Muhammad on Sat 12 Mar 2011, 21:31

mr.aan wrote:sodara pacekknya masih gak mas
sudah ndak ada mas, tinggal 2 ekor anaknya aja !

Saihu Muhammad
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 260
Join date : 22.11.10
Age : 33
Lokasi : Mamuju, SulBar

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  pelepece on Sun 13 Mar 2011, 00:11

Mas S. Muhammad mengajukan pernyataan bernilai jutaan rupiah karena inilah yang sebenarnya menjadi impian atau cita cita peternak. Bisakah kita memproduksi ulang sifat sifat (baik) yang ada pada ayam kita dari generasi ke generasi secara relatif konsisten?

Sebelumnya mohon maaf, saya bukan ahli genetika atau peternak berpengalaman. Cuma sejak kecil seneng baca apa aja, sehingga kadang kadang nyantol juga. Menurut Ilmu Genetika, ada kaidah yang dipengaruhi oleh beberapa "barang/konsep" . Ada chromosome X, Y. Ayam sendiri konon punya 16.736 gene (SOURCE: M. PERTEA AND S. SALZBERG/GENOME BIOLOGY 2010). Ada gen dominan, ada gen resesif, Sex linked gene, dan lain lain yang saya juga tidak faham . Kombinasi Kesemuanya akan memunculkan sifat tertentu a.l. warna, perawakan, gaya tarung, dll., Jadi kombinasinya buanyak sekali , sehingga seolah kaidah genetika menjadi tidak exact.

Mari kita tengok dulu tentang breeding strategy yang ada bermacam macam itu. Lain orang, lain strateginya. Juga sebelumnya ada baiknya Mas S. Muhammad lihat tulisan Mas Ary Admin di Pesan Tetap: Pemuliaan Ternak di forum ini. Tersirat disitu bahwa untuk menciptakan keturunan yang bisa diprediksi sifat sifatnya dibutuhkan beberapa generasi Sebagai illustrasi mari kita lihat strategi breeding penyabung Inggris William Morgan (Artikel ada di http://ultimatefowl.wordpress.com/2009/02/11/line-breeding/)
Strategi Linebreeding: "3 INS AND 1 OUTS"

Start dengan 1 jago dan 1 babon
Jago x Babon
Generasi 1 : Hasilnya Jago 1/2 Babon 1/2 (anak)

Jago x Babon anak , Jago Anak x Babon
Generasi 2 : Jago 3/4, Babon 3/4 (cucu)

Jago x Babon Cucu, Jago cucu x Babon
Generasi 3 : Jago 7/8 Babon 7/8 (cicit)

Jago x Babon Cicit , Jago Cicit x Babon
Generasi 4 : Jago 15/16, Babon 15/16 (canggah?)

Anak anak generasi ke 4 dikawinkan (inbreed): Jago 15/16 x Babon 15/16 .
Generasi 5: Anak dari generasi ke 5 inilah yang kemungkinan besar akan memunculkan kembali sifat sifat dari Jago yang diidam-idamkan . Keturunan di generasi ini biasanya disebut seed stock. Seed Stock tidak akan pernah diadu, namun akan digunakan untuk memulai lagi proses seperti di atas sehingga muncul keturunan yang seragam (strain) . Untuk mengurangi munculnya cacat, loyo, dll karena kawin sedarah peternak menerapkan seleksi ketat. Hanya dipakai keturunan yang terbaik dan bunuh tanpa ampun /culling turunan yang kurang baik (sub-standard) .Kalau untuk yang di adu (battlecock) , peternak akan kawinkan seed stock dengan ayam kualitas bagus yang tidak ada hubungan darah (outcross)

Kembali ke kasus Mas Muhammad. Sang Pacek yang sudah tewas kita sendiri tidak tahu silsilahnya (Btw, Babonnya masih ada?). Jangan lupa, kalau mau buat strain yang seragam kita harus mulai dari seed stock. Artinya kita sudah breeding dengan sistematis dari 4 - 5 generasi sebelumnya . Bila kita kawinkan saja Sang Anak yang tinggal 2 ini (Jago 1/2, Babon 1/2) , maka hasilnya baru Jago 3/4, Babon 3/4 . Mengingat banyaknya kombinasi 16.736 gen, ditambah silsilah pacek yang tuidak tercatat, maka saya memperkirakan kecil kemungkinannya generasi yang ini secara merata memperlihatkan sifat Pacek nya. Kalau toh ada 1 atau 2 yang muncul, itu namanya kebetulan alias peristiwa random.

Saran saya Mas , Kawinkan saja anaknya. Jangan cross dengan yang lain, karena akan muncul gen gen tak dikenal yang baru. Siapa tahu muncul 1 atau 2 yang mirip sang Pacek , buat obat kangen.

Susah dan lama-nya kalau mau adi peternak profesional yang andal. He He

Cheers,
Pelepece






























pelepece
kopral
kopral

Jumlah posting : 42
Join date : 14.01.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  topanbadai on Sun 13 Mar 2011, 00:41

Mantep artikelnya mas Pelepece. Kalau eksperimen harus nunggu 5 generasi berarti harus nunggu sampai 4 tahunan. Wuih, nunggu yg dieramin netas aja udah uring2an mas, hehehe.

topanbadai
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 654
Join date : 07.09.10
Age : 43
Lokasi : Banda Aceh

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  pak_tri on Sun 13 Mar 2011, 06:43

harus sabar mas hendra , klo mau jadi peternak handal....he he he.....

pak_tri
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1783
Join date : 02.06.10
Lokasi : Semarang

http://www.facebook.com/notifications.php#!/profile.php?id=10000

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Saihu Muhammad on Sun 13 Mar 2011, 07:09

pelepece wrote:Mas S. Muhammad mengajukan pernyataan bernilai jutaan rupiah karena inilah yang sebenarnya menjadi impian atau cita cita peternak. Bisakah kita memproduksi ulang sifat sifat (baik) yang ada pada ayam kita dari generasi ke generasi secara relatif konsisten?

Sebelumnya mohon maaf, saya bukan ahli genetika atau peternak berpengalaman. Cuma sejak kecil seneng baca apa aja, sehingga kadang kadang nyantol juga. Menurut Ilmu Genetika, ada kaidah yang dipengaruhi oleh beberapa "barang/konsep" . Ada chromosome X, Y. Ayam sendiri konon punya 16.736 gene (SOURCE: M. PERTEA AND S. SALZBERG/GENOME BIOLOGY 2010). Ada gen dominan, ada gen resesif, Sex linked gene, dan lain lain yang saya juga tidak faham . Kombinasi Kesemuanya akan memunculkan sifat tertentu a.l. warna, perawakan, gaya tarung, dll., Jadi kombinasinya buanyak sekali , sehingga seolah kaidah genetika menjadi tidak exact.

Mari kita tengok dulu tentang breeding strategy yang ada bermacam macam itu. Lain orang, lain strateginya. Juga sebelumnya ada baiknya Mas S. Muhammad lihat tulisan Mas Ary Admin di Pesan Tetap: Pemuliaan Ternak di forum ini. Tersirat disitu bahwa untuk menciptakan keturunan yang bisa diprediksi sifat sifatnya dibutuhkan beberapa generasi Sebagai illustrasi mari kita lihat strategi breeding penyabung Inggris William Morgan (Artikel ada di http://ultimatefowl.wordpress.com/2009/02/11/line-breeding/)
Strategi Linebreeding: "3 INS AND 1 OUTS"

Start dengan 1 jago dan 1 babon
Jago x Babon
Generasi 1 : Hasilnya Jago 1/2 Babon 1/2 (anak)

Jago x Babon anak , Jago Anak x Babon
Generasi 2 : Jago 3/4, Babon 3/4 (cucu)

Jago x Babon Cucu, Jago cucu x Babon
Generasi 3 : Jago 7/8 Babon 7/8 (cicit)

Jago x Babon Cicit , Jago Cicit x Babon
Generasi 4 : Jago 15/16, Babon 15/16 (canggah?)

Anak anak generasi ke 4 dikawinkan (inbreed): Jago 15/16 x Babon 15/16 .
Generasi 5: Anak dari generasi ke 5 inilah yang kemungkinan besar akan memunculkan kembali sifat sifat dari Jago yang diidam-idamkan . Keturunan di generasi ini biasanya disebut seed stock. Seed Stock tidak akan pernah diadu, namun akan digunakan untuk memulai lagi proses seperti di atas sehingga muncul keturunan yang seragam (strain) . Untuk mengurangi munculnya cacat, loyo, dll karena kawin sedarah peternak menerapkan seleksi ketat. Hanya dipakai keturunan yang terbaik dan bunuh tanpa ampun /culling turunan yang kurang baik (sub-standard) .Kalau untuk yang di adu (battlecock) , peternak akan kawinkan seed stock dengan ayam kualitas bagus yang tidak ada hubungan darah (outcross)

Kembali ke kasus Mas Muhammad. Sang Pacek yang sudah tewas kita sendiri tidak tahu silsilahnya (Btw, Babonnya masih ada?). Jangan lupa, kalau mau buat strain yang seragam kita harus mulai dari seed stock. Artinya kita sudah breeding dengan sistematis dari 4 - 5 generasi sebelumnya . Bila kita kawinkan saja Sang Anak yang tinggal 2 ini (Jago 1/2, Babon 1/2) , maka hasilnya baru Jago 3/4, Babon 3/4 . Mengingat banyaknya kombinasi 16.736 gen, ditambah silsilah pacek yang tuidak tercatat, maka saya memperkirakan kecil kemungkinannya generasi yang ini secara merata memperlihatkan sifat Pacek nya. Kalau toh ada 1 atau 2 yang muncul, itu namanya kebetulan alias peristiwa random.

Saran saya Mas , Kawinkan saja anaknya. Jangan cross dengan yang lain, karena akan muncul gen gen tak dikenal yang baru. Siapa tahu muncul 1 atau 2 yang mirip sang Pacek , buat obat kangen.

Susah dan lama-nya kalau mau adi peternak profesional yang andal. He He

Cheers,
Pelepece





























Mantap mas, dari penjelasan diatas sangat ideal jika pacek masi ada. Problem trjadi jka pacek uda mati, jd mngandalkan anak saja sulit ya mas pele ?

Saihu Muhammad
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 260
Join date : 22.11.10
Age : 33
Lokasi : Mamuju, SulBar

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Administrator on Sun 13 Mar 2011, 11:15

Kalau anak vs anak (sekandung) agak sulit utk memunculkan kembali sifat bapaknya.
Secara teori, gen yg dikandung anak berasal dari 50% bapak dan 50% ibu.

Ibaratnya si bapak rasa mangga, si ibu rasa jeruk. Bila dicampurkan hasilnya jadi rasa mangga+jeruk.
Nah, mangga+jeruk bila dicampur mangga+jeruk, tentu hasilnya akan sama juga rasanya.

Saran sy, coba dicari sodara si bapak atau anak lain ibu.


Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6443
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Saihu Muhammad on Sun 13 Mar 2011, 14:41

Administrator wrote:Kalau anak vs anak (sekandung) agak sulit utk memunculkan kembali sifat bapaknya.
Secara teori, gen yg dikandung anak berasal dari 50% bapak dan 50% ibu.

Ibaratnya si bapak rasa mangga, si ibu rasa jeruk. Bila dicampurkan hasilnya jadi rasa mangga+jeruk.
Nah, mangga+jeruk bila dicampur mangga+jeruk, tentu hasilnya akan sama juga rasanya.

Saran sy, coba dicari sodara si bapak atau anak lain ibu.

wah ini yg sulit mas admin kluarga ayam ini sdah tdak ada atau tak trdeteksi lagi, ya pasrah aja mas, si pacek lenyap tanpa jejak..

Saihu Muhammad
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 260
Join date : 22.11.10
Age : 33
Lokasi : Mamuju, SulBar

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Administrator on Sun 13 Mar 2011, 18:31

Saihu Muhammad wrote:
wah ini yg sulit mas admin kluarga ayam ini sdah tdak ada atau tak trdeteksi lagi, ya pasrah aja mas, si pacek lenyap tanpa jejak.. [/quote]

Khan masih ada anaknya mas... minimal masih punya 50% lah...
hehehe...

Cari aja jago lain yg mirip tarungnya dgn pacek tsb. Kawinkan dgn anak betinanya.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6443
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  ari delta on Sun 13 Mar 2011, 19:41

Heemmm... Sabar.. Teliti.. Cerdas.. Buat peternaknya..

ari delta
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1428
Join date : 30.05.10
Age : 31
Lokasi : semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  zakkir man on Mon 14 Mar 2011, 20:25

lengkap dan jelas....
trima kasih mas pelepece Smile Smile Smile

zakkir man
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 117
Join date : 18.01.11
Lokasi : makassar

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Tamu on Wed 16 Mar 2011, 18:42

dengan inbreed ky gitu...ada kemungkinan gak hasil anaknya ukurannya kecil,kt orang sih ky gt..
tp denger2 juga agar bisa bsr lg harus dikawin kan dengan darah dr luar dl 1x....

Tamu
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  ferry bun on Wed 16 Mar 2011, 19:45

mr.aan wrote:dengan inbreed ky gitu...ada kemungkinan gak hasil anaknya ukurannya kecil,kt orang sih ky gt..
tp denger2 juga agar bisa bsr lg harus dikawin kan dengan darah dr luar dl 1x....


Koq Tahu Gak hasil wkazzzzz ...


ferry bun
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 1637
Join date : 21.01.09
Age : 53
Lokasi : Tanjung Morawa . medan sumut

http://komayti.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  rere_pitkeeper on Wed 16 Mar 2011, 19:48

sepengetahuan saya, klo anak vs anak hasilnya lucu lucu, banyakyang gak stabil ksehatannya...

rere_pitkeeper
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 314
Join date : 06.12.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Administrator on Wed 16 Mar 2011, 20:37

Di kandang sy, inbreed ga masalah tuh...
Si Petir adlh hasil inbreed bapak vs anak.
Bisa menang juga koq...

Dicoba dulu aja.
Smile

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6443
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Saihu Muhammad on Wed 16 Mar 2011, 21:12

Administrator wrote:Di kandang sy, inbreed ga masalah tuh...
Si Petir adlh hasil inbreed bapak vs anak.
Bisa menang juga koq...

Dicoba dulu aja.
Smile
lah kok parental stock bisa jga jd petarung ya bang admin ?

Saihu Muhammad
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 260
Join date : 22.11.10
Age : 33
Lokasi : Mamuju, SulBar

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Administrator on Thu 17 Mar 2011, 14:14

Saihu Muhammad wrote:
Administrator wrote:Di kandang sy, inbreed ga masalah tuh...
Si Petir adlh hasil inbreed bapak vs anak.
Bisa menang juga koq...

Dicoba dulu aja.
Smile
lah kok parental stock bisa jga jd petarung ya bang admin ?

Bisa saja mas...
Memang ada kasus terjadi inbreed depression pada perkawinan inbreed. Tapi bukan berarti semua perkawinan inbreed menghasilkan gejala tsb.

Si Petir sy kawinkan lagi sama ibunya (inbreed 2). Hasilnya, inbreed depression muncul. Anak2nya sering sakit. Sy potong semua dan menyisakan satu ekor jantan.
Setelah besar, vitalitas ternyata kurang bagus. Tidak bisa utk adu.



Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6443
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Metode Inbreeding ?

Post  Sponsored content Today at 06:51


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik