SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto 5 3 2

SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Halaman 1 dari 5 1, 2, 3, 4, 5  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  jaghana on Mon Mar 28, 2011 10:09 am

KOKOK ayam jantan pagi itu tak terdengar. Cengkerik juga tak sempat memperdengarkan
musik akhir. Bahkan tetesan embun belum sepenuhnya mengental, ketika tiga ekor kuda melintas
dengan tergesa. Suasana desa yang tenteram, hutan rimbun yang sunyi berubah serentak
dengan suara bising. Tapak kuda menderap makin cepat dan rapat menyatu dengan dengusan
napas kuda kelelahan. Ketiga penunggang kuda itu pun kalau diperhatikan cermat, sudah basah
kuyup oleh keringat.
Robeknya alam pagi yang damai, seakan menandai terjadinya suatu peristiwa. Peristiwa
yang berbeda dari sebelumnya—setidaknya puluhan tahun terakhir ini. Jalan setapak di desa
tanpa, nama itu tak pernah terusik apa-apa. Bahkan sangat jarang sekali terdengar langkah kaki
manusia. Binatang pun hanya sesekali, pada malam hari.
Akan tetapi sekali, kali ini, dipecahkan oleh rombongan tiga ekor kuda yang tergesa.
Sampai di ujung jalan, mereka tak bisa sejajar lagi. Terpaksa berurutan karena jalan terhalang
dahan, ranting, dan pohon tumbang. Dari bawah menguap bau tanah. Angin sangat bersih.
Menyeberangi sungai kecil yang airnya dangkal, ketiga penunggang kuda itu kemudian
memacu lagi. Kalau saja di sepanjang jalan itu ada rumah, pastilah penghuninya terheran-heran.
Suatu pemandangan aneh dan baru; tiga ekor kuda perkasa melintas tergesa. Bau tubuh
mereka seakan asing untuk suasana sekitar yang sepenuhnya berbau daun dan tumbuh-tumbuhan.
"Benarkah ini jalannya?" tanya salah seorang penunggang kuda yang nampaknya paling
muda. Namun dari nada bicaranya kentara sekali ia yang menjadi pemimpin. Setidaknya yang
paling dihormati. Bukan karena wajahnya yang bersih—yang membedakannya dari kedua penunggang
yang lain, juga bukan karena alis matanya yang tebal dengan sorot mata memerintah,
akan tetapi terutama sekali dari sikap hormat yang diajak bicara.
"Benar, Raden Mas. Tak ada yang berubah sejak lima belas tahun lalu hamba lewat di
sini."

jaghana
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 3986
Join date: 01.07.10
Age: 35
Lokasi: matraman jakarta timur 0888 155 4500

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  Hendro on Mon Mar 28, 2011 10:59 am

Sederhana tapi penuh makna.....bagi yang kurang wapada akan sulit menerka kemana arahnya tapi bagi yang dewasa akan mudah menggapainya....ke...ke...ke.... Laughing Laughing Laughing

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting: 3608
Join date: 06.08.09
Age: 43
Lokasi: Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  jaymustf on Mon Mar 28, 2011 11:25 am

wah ini enak dibaca sambil dengerin gendingan jowo.......kekeke

http://www.youtube.com/watch?v=6WxTyM_2B14

ademmmmmmmm....kekeke

jaymustf
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 566
Join date: 03.01.10
Lokasi: banjarsari bojonegoro 085240515154

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  Yuri_GG on Mon Mar 28, 2011 1:50 pm

Hmmmm......somewhere in some place...,

Yuri_GG
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 1365
Join date: 21.01.11
Lokasi: Kediri (Jatim) -Semarang(Jateng)

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  danks on Mon Mar 28, 2011 4:01 pm

Aduuh jang jang.. jang Jaghana ulah ngalilieur kolot Smile Smile Smile
naon ieu teh hartosnya Yi...

danks
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting: 543
Join date: 24.01.10
Age: 42
Lokasi: Bandung Barat

http://www.sketsabisnis.com/?id=bisnisku

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  savvo on Mon Mar 28, 2011 6:42 pm

Upa...sara.....

savvo
Kapten
Kapten

Jumlah posting: 280
Join date: 22.08.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  jaghana on Tue Mar 29, 2011 8:51 am

Yang menjawab adalah seorang lelaki bertubuh gempal, gagah dengan kumis tebal. Sikapnya
amat sangat menghormat. Dan sekelebatan saja ketahuan bahwa jawaban ini keluar
dari orang yang mempunyai ilmu.
Setidaknya dari caranya menunggang kuda yang seakan sama sekali tak menambah berat
tunggangannya. Dibanding dengan bentuk tubuhnya, gerakannya sangat enteng. Bahkan
ketika meloncat turun untuk memeriksa rumput dan kemudian meloncat kembali ke punggung
kuda, dengan satu gerakan tak terputus, menegaskan sesuatu yang disembunyikan dengan sikapnya
yang merendah.
Sebaliknya, penunggang ketiga yang berwajah sangat pucat—sedemikian pucatnya sehingga
kalau saja ia berhenti di air sungai dan mandi, tak akan kelihatan lagi. Menyatu dengan
warna air.
Kehadirannya hanya ditandai dengan nampak gedombrangan. Kain yang dikenakan
longgar di sana-sini. Nampaknya pemakainya tak peduli sama sekali. Juga tidak pada suasana
sekitar. Pandangannya lurus ke arah belukar. Seakan ia sudah memperhitungkan dua tindak
yang akan dilalui. Atau seperti tak memperhitungkan apa-apa. Hanya mereka yang lama berkecimpung
dalam dunia silat bisa melihat sesuatu yang luar biasa dari penunggang ketiga ini.
Dari cara mengatur napasnya kelihatan bahwa simpanan tenaga dalamnya luar biasa. Dibandingkan
dua penunggang kuda yang lain, si wajah pucat ini nampak tetap segar. Berkuda sepanjang malam tanpa henti sama sekali tak mempengaruhi tarikan dan embusan napasnya.
Bahkan juga tidak membuat kulitnya berubah warna."Kalau begitu kita sudah sampai," kata penunggang kuda yang dipanggil Raden Mas.

jaghana
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 3986
Join date: 01.07.10
Age: 35
Lokasi: matraman jakarta timur 0888 155 4500

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  Hendro on Tue Mar 29, 2011 9:10 am

Semakin terbaca kemana arahnya.....jangan lupakan " tepukan satu tangan "....... Laughing Laughing Laughing

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting: 3608
Join date: 06.08.09
Age: 43
Lokasi: Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  pacita on Tue Mar 29, 2011 11:59 am

Makin komplit aja nih papaji. Ada cerita bersambungnya segala......... sebentar lagi pasti ada komiknya, novel, trus sinetron sekalian bikin layar lebar...........akkkkaaakkk Very Happy Very Happy Very Happy

pacita
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 757
Join date: 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  alang on Tue Mar 29, 2011 1:10 pm

Ini yg nulis Mas Arswendo Atmowiloto, seorang penulis besar yang Indonesia miliki. Jgn heran kalo tulisannya sangat padat, dalam dan sangat kontemplatif. Beliau bukan penulis sembarangan, melainkan sdh masuk dalam jajaran penulis kelas atas negeri ini.
Btw, di papaji ada kerabat dekatnya. Kalo liat wajahnya, beliau mirip sekali dg peulis besar Arswendo. Sy malah yakin beliau ini adiknya atau sepupunya. Beliau jg seorang jurnalis senior.
Anda tau siapa? Beliau adalah Mas Taviv, kita lbh mengenalnya sbg Akikeren. Coba saja tanya yg bersangkutan kalo tdk percaya.
Very Happy Very Happy Very Happy
Salam.

alang
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting: 915
Join date: 28.07.09
Age: 40
Lokasi: Ciputat, Tangerang

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  amrogen on Tue Mar 29, 2011 1:17 pm

mana lagi sambungan-nya kangmas?

jadi gantungbaca-eun nih!

kekeke

amrogen
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 1236
Join date: 12.09.08
Lokasi: Klarifornia, Karawang West Java

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  jaghana on Tue Mar 29, 2011 4:00 pm

"Tapi tak ada apa-apa. Hmmm, mengherankan juga. Nama besar Nirada Manggala selama
ini hanya kabar murahan saja. Percuma memakai nama Perguruan Awan kalau di markasnya
tak ada apa-apanya. Tidak juga sepotong batu untuk duduk, selembar daun untuk berteduh,
dan secangkir teh untuk menyambut tetamu."
"Maaf, Raden Mas," suara si penunggang kuda kedua nampak sangat berhati-hati. Dari
nadanya terasakan kekuatiran tetapi juga teguran. Kekuatiran akan suasana yang bisa mendadak
berubah. Sebagai orang yang pernah mengenal dekat Nirada Manggala, ia tahu persis bagaimana
perguruan ini bukan perguruan yang bisa dikatai seenaknya. Nama besarnya juga bukan
nama kosong belaka. Kalau nama sekadar nama, mereka tak akan datang kemari. Nada
teguran lembut, karena walaupun, memegang jabatan yang penting, ia tak bisa begitu saja
melarang atau mempengaruhi junjungan yang dipanggil Raden Mas.
"...memang beginilah hidup mereka."
"Seharusnya mereka tahu kita kemari. Bukan begitu, Pamanda Pandu ?"
Si muka pucat yang ditanyai sama sekali tak bereaksi.
"Ini sudah keterlaluan. Saya bisa memerintahkan agar hutan ini dibakar habis!"
Mendadak saja, sebelum ucapannya selesai, ia merasa ada yang menepuk pundaknya.
Dan sebelum bisa mengerti apa yang terjadi, kuda yang ditungganginya sempoyongan. Dengan
sigap ia meloncat turun, dan langsung pasang kuda-kuda. Semuanya terjadinya dalam
sekejap. Penunggang kuda yang berwajah pucat yang dipanggil Pamanda Pandu sudah turun
di samping kudanya. Sementara si kumis juga sudah meloncat enteng. Begitu kakinya menginjak
rumput, punggungnya menekuk dengan sikap hormat.
"Kami utusan dan Keraton ingin bertemu dengan Eyang Sepuh yang terhormat. Nama
saya Wilanda, bekas murid Nirada juga. Saya datang bersama Raden Mas Upasara Wulung,
dengan Ngabehi Pandu. Kami datang menghaturkan sembah bekti kepada Eyang Sepuh dan
membawa berita dari Keraton."

jaghana
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 3986
Join date: 01.07.10
Age: 35
Lokasi: matraman jakarta timur 0888 155 4500

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  akikeren on Tue Mar 29, 2011 8:19 pm

alang wrote:Ini yg nulis Mas Arswendo Atmowiloto, seorang penulis besar yang Indonesia miliki. Jgn heran kalo tulisannya sangat padat, dalam dan sangat kontemplatif. Beliau bukan penulis sembarangan, melainkan sdh masuk dalam jajaran penulis kelas atas negeri ini.
Btw, di papaji ada kerabat dekatnya. Kalo liat wajahnya, beliau mirip sekali dg peulis besar Arswendo. Sy malah yakin beliau ini adiknya atau sepupunya. Beliau jg seorang jurnalis senior.
Anda tau siapa? Beliau adalah Mas Taviv, kita lbh mengenalnya sbg Akikeren. Coba saja tanya yg bersangkutan kalo tdk percaya.
Very Happy Very Happy Very Happy
Salam.


kebetulan beliau oom saya, kang diat. he he he....

akikeren
Sersan
Sersan

Jumlah posting: 108
Join date: 28.07.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  pacita on Wed Mar 30, 2011 10:48 am

Cerita ini kl di teruskan dengan cara seperti ini ( 2 halaman setiap 3 hari) akan memakan waktu 2 tahunan bahkan lebih............... karena ebooknya aja tebel banget........
isinya dalem banget, karena saya oot harus 2 kali baca br tau arti sebenarnya......

pacita
Premium member
Premium member

Jumlah posting: 757
Join date: 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: SENOPATI PAMUNGKAS oleh Arswendo Atmowiloto

Post  alang on Wed Mar 30, 2011 11:03 am

akikeren wrote:kebetulan beliau oom saya, kang diat. he he he....

Walah...omnya mas taviv toh....sy kira kakaknya loh mas...soalnya wajahnya mirip bgt. Hehehe.
Salam hormat buat beliau mas, dari penggemarnya....hehehehe.

alang
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting: 915
Join date: 28.07.09
Age: 40
Lokasi: Ciputat, Tangerang

Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 5 1, 2, 3, 4, 5  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik