Parasit Cacing yang menyerang ayam

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  king war on Fri 16 Dec 2011, 03:22

ferry bun wrote:Dunia ternak ayam petarung di negara kita, memang sudah banyak. Hal ini disebabkan karena bisnis ayam petarung dan hobby bisa dijangkau masyarakat kalangan bawah, dapat dipelihara oleh masyarakat atau peternak dengan lahan yang cukup , menyebabkan ternak ayam petarung ini lebih cepat perkembangannya dibandingkan dengan perkembangan ternak ikan Arwana Dan Situs Komunitas ayam petarung juga semakin marak . Namun menurut mereka, para peternak tidak sedikit mengalami hambatan dan rintangan selain harga pakan yang terus naik, obat-obatan yang cukup mahal juga adanya berbagai macam penyakit yang sering menyerang ternak. Salah satu penyakit pada ayam yang sering ditemui adalah askaridiasis. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Ascaris lumbricoides yang menyerang usus halus bagian tengah. Cacing ini menyebabkan keradangan dibagian usus yang disebut hemorrhagic. Larva cacing ini berukuran sekitar 7 mm dan dapat ditemukan diselaput lendir usus. Parasit ini juga dapat ditemukan dibagian albumen dari telur ayam yang terinfeksi.

Ascaris lumbricoides
Infeksi cacing ini terutama menyerang ayam usia 3-4 bulan . Spesimen dari parasit ini kadang-kadang ditemukan dalam telur. Cacing ini berpindah tempat dari usus ke oviduct dan dapat masuk ke dalam telur pada saat pembentukan telur tersebut. Cacing dewasa mudah dilihat dengan mata telanjang karena panjang cacing dewasa mencapai 0.5 inci hingga 3 inchi.
Riwayat hidup cacing ini sangat simple. Cacing betina akan meletakan telurnya di usus ayam yang terinfeksi dan akan ikut dikeluarkan bersama kotoranya, Embrio cacing akan terus berkembang dalam telur tersebut meskipun tidak akan langsung menetas. Larva dalam telur mencapai stadium infektif dalam 2-3 minggu. Telur yang mengandung embryo ini sangat tahan banting bahkan dalam kondisi laboratorium dapat bertahan hingga 2 tahun, sedangkan dalam keadaan biasa akan tetap bertahan hingga 1 tahun bahkan lebih. Hal yang penting di sini adalah desinfektan yang digunakan pada peternakan tidak dapat membunuh/ merusak telur. Ayam akan terinfeksi jika memakan telur cacing ini.
Ayam yang terinfeksi oleh cacing ini akan terlihat lesu, diare dan kurus. Kerusakan utama yang ditimbulkan adalah penurunan efisiensi pakan, namun kematian hanya timbul pada infeksi yang sangat berat.
Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang dengan baik dan pemisahan ayam berdasarkan umur. Bersihkan kandang sebersih mungkin jika kandang akan digunakan untuk populasi ayam yang baru.Sedangkan obat yang digunakan adalah preparat piperazine yang hanya dapat memutus rantai penularan dengan membunuh cacing dewasa. Preparat yang biasa kami gunakan dan kami berikan tiap 4 minggu adalah Piperavaks produksi dari perusahaan Vaksindo. Pemberian obat ini cukup dicampurkan pada air minum.

- Heterakis gallinae
Parasit ini tidak menimbulkan akibat yang serius pada kesehatan ayam. Minimal tidak menimbulkan gejala atau patologi yang signifikan. Cara penularan cacing ini sama dengan Ascaris. Namun telur yang mengandung larva akan infektif dalam 2 minggu. Dalam cuaca yang dingin akan membutuhkan waktu yang lebih panjang. Parasit ini dapat dibasmi dengan fenbendazole.
- Capillaria annulata atau Capllaria contorta
Cacing ini sering ditemukan pada esophagus dan tembolok. Parasit ini menyebabkan penipisan dan inflamasi pada mukosa. Pada system gastrointestinal bagian bawah, dapat ditemukan beberapa spesies parasit tetapi biasanya adalah Capillaria obsignata.
Berbeda dengan cacing yang lain, pembentukan embryo memakan waktu 6-8 hari dan akan sangat infeksius , Kerusakan terparah akan terjadi pada 2 minggu setelah infeksi. Parasit ini akan menimbulkan inflamasi berat dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Erosi pada usus akan menyebabkan kematian. Problem yang sering ditimbulkan oleh parasit ini adalah penurunan pertumbuhan,
Sanitasi yang baik merupakan kunci pencegahan yang utama. Pemberian vitamin A dapat memberikan nilai tambah. Parasit ini dapat dibasmi dengan menggunakan fenbendazole atau leviamisole.
Secara umum gejala penyakit cacingan pada ayam adalah sbb:
- tubuh ayam menjadi kurus
- nafsu makan berkurang
- sayap kusam dan terkulai
- kotoran encer, berlendir berwarna keputihan dan kadang berdarah
- pertumbuhan lamban
Penanggulangan yang dapat dilakukan secara umum adalah:
- sanitasi kandang dengan desinfektan
- pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 3 ml/0.3 liter air untuk 10 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 0.6 ml/1 L air untuk 10 ekor ayam
- campurkan premix 2.4% ke dalam makanan dengan dosis 2.5 kg/kg pakan diberikan selama 5-6 hari

CACINGAN DAN PENGOBATANNYA
Mengurangi cacing dalam lumen usus atau jaringan tubuh. Sebagian besar obat cacing efektif terhadap satu macam kelompok cacing, sehingga diperlukan diagnosis yang tepat sebelum menggunakan obat tertentu. Diagnosis dilakukan dengan menemukan cacing, telur cacing dan larva dalam tinja, urin, sputum, darah atau jaringan lain penderita. Sebagian besar obat cacing diberikan secara oral yaitu pada saat makan atau sesudah makan dan beberapa obat cacing perlu diberikan bersama pencahar.
JENIS OBAT
1. Mebendazol, Tiabendazol, Albendazol
2. Piperazin, Dietilkarbamazin
3. Pirantel, Oksantel
4. Levamisol
5. Praziquantel
6. Niklosamida
7. Ivermectin
Banyak obat cacing memiliki khasiat yang efektif terhadap satu atau dua jenis cacing saja. Hanya beberapa obat saja yang memiliki khasiat terhadap lebih banyak jenis cacing (broad spectrum) seperti mebendazol.
Mekanisme kerja obat cacing yaitu dengan menghambat proses penerusan impuls neuromuskuler sehingga cacing dilumpuhkan. Mekanisme lainnya dengan menghambat masuknya glukosa dan mempercepat penggunaan (glikogen) pada cacing.
Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND atau Al). Padahal penyakit ini mampu menimbulkan kerugian . Waktu serangannya sulit diketahui, tiba-tiba saja produktivitas ayam menurun. Cacing yang sering menyerang ayam secara umum ada dua yaitu cacing gilik (Ascaridia sp., Heterakis sallinae, Syngamus trachea, Oxyspirura mansonii) dan cacing pita (Raillietinasp., Davainea sp.) Cacing biasanya menginfestasi ke dalam tubuh ayam melalui beberapa cara, diantaranya melalui telur cacing atau larva cacing yang termakan oleh ayam, memakan induk semang antara (siput, kumbang, semut dll.) yang mengandung telur atau larva cacing, telur atau larva cacing yang terbawa oleh petugas kandang melalui sepatu, pakaian kandangnya atau terbawa terbang oleh induk semang antara, selain itu juga bisa karena ransum atau air minum yang tercemar telur cacing.
Telur cacing yang keluar bersama feses berkembang menjadi stadium infektif kemudian termakan induk semang antara atau langsung masuk tubuh ayam yang kemudian akan menuju ke tempat yang disukainya (tembolok, usus, sekum atau organ lain) untuk berkembang sampai dewasa.

PENGANDALIAN CACINGAN
Pengendalian penyakit cacingan merupakan salah satu usaha untuk mendapatkan hasil yang optimal. Cara yang dilakukan agar peternakan terhindar dari penyakit cacingan adalah dengan dilakukannya pencegahan yaitu:
1. Pemberian obat cacing. Pengobatan akan sia-sia jika penyakit cacingan sudah parah. Sebaiknya dilakukan pengobatan secara rutin untuk memotong siklus hidup cacing. Seperti cacing nematoda dengan siklus hidup kurang lebih satu setengah bulan, maka diberikan pengobatan dua bulan sekali, begitu juga dengan cestoda. Pemberian obat cacing pada ayam layer sebaiknya diberikan pada umur 8 minggu dan diulang ,
2. Melakukan sanitasi kandang dan peralatan peternakan meliputi kandang dibersihkan, dicuci dan disemprot dengan desinfektan serta memotong rumput disekitar area kandang
3. Mengurangi kepadatan kandang, karena dapat memberi peluang yang tinggi bagi infestasi cacing.
4. Pemberian ransum dengan kandungan mineral dan protein yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.
5. Mencegah kandang becek, seperti menjaga kandang tetap kering, tidak menggumpal dan tidak lembab.
Arsip dari : Parasitologi .
info yg sangat penting n berguna... bounce

king war
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 667
Join date : 18.06.11
Lokasi : raya pandaan-tretes,km 6 prigen-jatim 081331027471

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  rie delngos on Fri 03 Feb 2012, 07:51

Wuiiih..infonya ajip2 semua.pas banget..ama yg ane cari'! Thanks alot infonya!coba dulu aaaah!

rie delngos
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 236
Join date : 01.03.11
Lokasi : Lombok [NTB] ~> <~ Sumbawa [NTB] CP:085333262367

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  ulumudin on Fri 03 Feb 2012, 22:02

fighter wrote:Sekedar berbagi cacing Very Happy sesuai pengalaman...selain tembakau...kita juga bisa pake buah pinang muda (jambe)...dijamin cacing yang lagi ngegrogotin bisa keluar semua lewat lubang knalpot...jeda waktu kurang lebih 5 menit setelah pemberian buah pinang (jambe)...efek samping...sang petarung biasanya terus merasakan lemas..So..kurang lebih sampai 5 hari kalo bisa jangan di abar dulu..mudah2an bermanfaat dari sang beginner..

saya juga pernah ngasi pinang ke ayam muda karna saya ga tau takaran nya mungkin terlalu banyak juga, ayam nya pun masi muda, ahir nya mati mas, tolong dong gimana cara kasi pinang nya? tolong beri petunjuk Very Happy

ulumudin
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 98
Join date : 05.12.11
Lokasi : jatiasih-bekasi

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  uji on Sat 28 Jul 2012, 19:29

salam kenal , kalo tembakaunya dilinting en di rokok ma jago gamana y keren g ????????????? Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy trims ilmunya kalo saya cm pake daun pepaya tp neh tembakou boleh jg untuk di coba, tp amit2 cacingan dah hehehehehe

uji
kopral
kopral

Jumlah posting : 35
Join date : 27.07.12

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  Romipatir on Mon 30 Jul 2012, 22:41

ferry bun wrote:Dunia ternak ayam petarung di negara kita, memang sudah banyak. Hal ini disebabkan karena bisnis ayam petarung dan hobby bisa dijangkau masyarakat kalangan bawah, dapat dipelihara oleh masyarakat atau peternak dengan lahan yang cukup , menyebabkan ternak ayam petarung ini lebih cepat perkembangannya dibandingkan dengan perkembangan ternak ikan Arwana Dan Situs Komunitas ayam petarung juga semakin marak . Namun menurut mereka, para peternak tidak sedikit mengalami hambatan dan rintangan selain harga pakan yang terus naik, obat-obatan yang cukup mahal juga adanya berbagai macam penyakit yang sering menyerang ternak. Salah satu penyakit pada ayam yang sering ditemui adalah askaridiasis. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Ascaris lumbricoides yang menyerang usus halus bagian tengah. Cacing ini menyebabkan keradangan dibagian usus yang disebut hemorrhagic. Larva cacing ini berukuran sekitar 7 mm dan dapat ditemukan diselaput lendir usus. Parasit ini juga dapat ditemukan dibagian albumen dari telur ayam yang terinfeksi.

Ascaris lumbricoides
Infeksi cacing ini terutama menyerang ayam usia 3-4 bulan . Spesimen dari parasit ini kadang-kadang ditemukan dalam telur. Cacing ini berpindah tempat dari usus ke oviduct dan dapat masuk ke dalam telur pada saat pembentukan telur tersebut. Cacing dewasa mudah dilihat dengan mata telanjang karena panjang cacing dewasa mencapai 0.5 inci hingga 3 inchi.
Riwayat hidup cacing ini sangat simple. Cacing betina akan meletakan telurnya di usus ayam yang terinfeksi dan akan ikut dikeluarkan bersama kotoranya, Embrio cacing akan terus berkembang dalam telur tersebut meskipun tidak akan langsung menetas. Larva dalam telur mencapai stadium infektif dalam 2-3 minggu. Telur yang mengandung embryo ini sangat tahan banting bahkan dalam kondisi laboratorium dapat bertahan hingga 2 tahun, sedangkan dalam keadaan biasa akan tetap bertahan hingga 1 tahun bahkan lebih. Hal yang penting di sini adalah desinfektan yang digunakan pada peternakan tidak dapat membunuh/ merusak telur. Ayam akan terinfeksi jika memakan telur cacing ini.
Ayam yang terinfeksi oleh cacing ini akan terlihat lesu, diare dan kurus. Kerusakan utama yang ditimbulkan adalah penurunan efisiensi pakan, namun kematian hanya timbul pada infeksi yang sangat berat.
Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang dengan baik dan pemisahan ayam berdasarkan umur. Bersihkan kandang sebersih mungkin jika kandang akan digunakan untuk populasi ayam yang baru.Sedangkan obat yang digunakan adalah preparat piperazine yang hanya dapat memutus rantai penularan dengan membunuh cacing dewasa. Preparat yang biasa kami gunakan dan kami berikan tiap 4 minggu adalah Piperavaks produksi dari perusahaan Vaksindo. Pemberian obat ini cukup dicampurkan pada air minum.

- Heterakis gallinae
Parasit ini tidak menimbulkan akibat yang serius pada kesehatan ayam. Minimal tidak menimbulkan gejala atau patologi yang signifikan. Cara penularan cacing ini sama dengan Ascaris. Namun telur yang mengandung larva akan infektif dalam 2 minggu. Dalam cuaca yang dingin akan membutuhkan waktu yang lebih panjang. Parasit ini dapat dibasmi dengan fenbendazole.
- Capillaria annulata atau Capllaria contorta
Cacing ini sering ditemukan pada esophagus dan tembolok. Parasit ini menyebabkan penipisan dan inflamasi pada mukosa. Pada system gastrointestinal bagian bawah, dapat ditemukan beberapa spesies parasit tetapi biasanya adalah Capillaria obsignata.
Berbeda dengan cacing yang lain, pembentukan embryo memakan waktu 6-8 hari dan akan sangat infeksius , Kerusakan terparah akan terjadi pada 2 minggu setelah infeksi. Parasit ini akan menimbulkan inflamasi berat dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Erosi pada usus akan menyebabkan kematian. Problem yang sering ditimbulkan oleh parasit ini adalah penurunan pertumbuhan,
Sanitasi yang baik merupakan kunci pencegahan yang utama. Pemberian vitamin A dapat memberikan nilai tambah. Parasit ini dapat dibasmi dengan menggunakan fenbendazole atau leviamisole.
Secara umum gejala penyakit cacingan pada ayam adalah sbb:
- tubuh ayam menjadi kurus
- nafsu makan berkurang
- sayap kusam dan terkulai
- kotoran encer, berlendir berwarna keputihan dan kadang berdarah
- pertumbuhan lamban
Penanggulangan yang dapat dilakukan secara umum adalah:
- sanitasi kandang dengan desinfektan
- pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 3 ml/0.3 liter air untuk 10 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 0.6 ml/1 L air untuk 10 ekor ayam
- campurkan premix 2.4% ke dalam makanan dengan dosis 2.5 kg/kg pakan diberikan selama 5-6 hari

CACINGAN DAN PENGOBATANNYA
Mengurangi cacing dalam lumen usus atau jaringan tubuh. Sebagian besar obat cacing efektif terhadap satu macam kelompok cacing, sehingga diperlukan diagnosis yang tepat sebelum menggunakan obat tertentu. Diagnosis dilakukan dengan menemukan cacing, telur cacing dan larva dalam tinja, urin, sputum, darah atau jaringan lain penderita. Sebagian besar obat cacing diberikan secara oral yaitu pada saat makan atau sesudah makan dan beberapa obat cacing perlu diberikan bersama pencahar.
JENIS OBAT
1. Mebendazol, Tiabendazol, Albendazol
2. Piperazin, Dietilkarbamazin
3. Pirantel, Oksantel
4. Levamisol
5. Praziquantel
6. Niklosamida
7. Ivermectin
Banyak obat cacing memiliki khasiat yang efektif terhadap satu atau dua jenis cacing saja. Hanya beberapa obat saja yang memiliki khasiat terhadap lebih banyak jenis cacing (broad spectrum) seperti mebendazol.
Mekanisme kerja obat cacing yaitu dengan menghambat proses penerusan impuls neuromuskuler sehingga cacing dilumpuhkan. Mekanisme lainnya dengan menghambat masuknya glukosa dan mempercepat penggunaan (glikogen) pada cacing.
Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND atau Al). Padahal penyakit ini mampu menimbulkan kerugian . Waktu serangannya sulit diketahui, tiba-tiba saja produktivitas ayam menurun. Cacing yang sering menyerang ayam secara umum ada dua yaitu cacing gilik (Ascaridia sp., Heterakis sallinae, Syngamus trachea, Oxyspirura mansonii) dan cacing pita (Raillietinasp., Davainea sp.) Cacing biasanya menginfestasi ke dalam tubuh ayam melalui beberapa cara, diantaranya melalui telur cacing atau larva cacing yang termakan oleh ayam, memakan induk semang antara (siput, kumbang, semut dll.) yang mengandung telur atau larva cacing, telur atau larva cacing yang terbawa oleh petugas kandang melalui sepatu, pakaian kandangnya atau terbawa terbang oleh induk semang antara, selain itu juga bisa karena ransum atau air minum yang tercemar telur cacing.
Telur cacing yang keluar bersama feses berkembang menjadi stadium infektif kemudian termakan induk semang antara atau langsung masuk tubuh ayam yang kemudian akan menuju ke tempat yang disukainya (tembolok, usus, sekum atau organ lain) untuk berkembang sampai dewasa.

PENGANDALIAN CACINGAN
Pengendalian penyakit cacingan merupakan salah satu usaha untuk mendapatkan hasil yang optimal. Cara yang dilakukan agar peternakan terhindar dari penyakit cacingan adalah dengan dilakukannya pencegahan yaitu:
1. Pemberian obat cacing. Pengobatan akan sia-sia jika penyakit cacingan sudah parah. Sebaiknya dilakukan pengobatan secara rutin untuk memotong siklus hidup cacing. Seperti cacing nematoda dengan siklus hidup kurang lebih satu setengah bulan, maka diberikan pengobatan dua bulan sekali, begitu juga dengan cestoda. Pemberian obat cacing pada ayam layer sebaiknya diberikan pada umur 8 minggu dan diulang ,
2. Melakukan sanitasi kandang dan peralatan peternakan meliputi kandang dibersihkan, dicuci dan disemprot dengan desinfektan serta memotong rumput disekitar area kandang
3. Mengurangi kepadatan kandang, karena dapat memberi peluang yang tinggi bagi infestasi cacing.
4. Pemberian ransum dengan kandungan mineral dan protein yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.
5. Mencegah kandang becek, seperti menjaga kandang tetap kering, tidak menggumpal dan tidak lembab.
Arsip dari : Parasitologi .

Makasih om ferri bun, ulasan dan ilmu yang sangat berguna bagi kita semua terutama saya yang pemula. salam hormat saya dari padang sunny sunny sunny

Romipatir
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 185
Join date : 09.07.12
Age : 39
Lokasi : Batusangkar,SUMBAR

Kembali Ke Atas Go down

arti kata

Post  badonk on Tue 21 Aug 2012, 01:29

Ponka wrote:mas irfan, sukatan untuk ayam dewasa bnyk tembakaunya sama dengan bnyk sigaret (salem, benson, dunhill, marlboro, dll). Mas irfan maksudnya anak ayam umur berapa?
Kita buat anggaran/andaian aja. Klu DOC hingga umur 2 bln, kita teteskan aja perahan air tembakau sedikit, biar minum paksa. Klu lebih besar drpd itu, d beri makan sedikit. Dan seterusnya.
Buat sukatan sendiri aja mas asalkan jgn terlebih dosisnya.
Sy sudah 5 tahun ngak beli ubat anti cacing buat ayam saya. Semua sy rawat dengao metode ini mas.
Selamat mencoba

mas ponka mohon infox....sukatan to artinya apa y mas?dan tembakaunya bisa pake rokok MARLBORO ya? mohon diperjelas lgi infox mas ponka....terima kasih sebelumnya...

badonk

Jumlah posting : 5
Join date : 16.05.12
Age : 28
Lokasi : Mataram

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  gusta0211 on Tue 16 Oct 2012, 01:51

info yang sangat brguna... bounce bounce

gusta0211
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 931
Join date : 19.09.12
Lokasi : Mojokerto, pin BB: 51925379, Telp: 08980020421

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  arawinda on Sun 21 Oct 2012, 02:48

Ponka wrote:salam temen2. Sy mau sharing ubat paling mudah untuk atasi masaalah cacingan. Ini sy perolehi dari temen penternak dari US.
Caranya mudah aja. Makankan tembakau asli sebanyak sebatang cigarette kpd ayam yg cacingan. Beri air minum secukupnya.
Liat aja esk nya. Pasti cacing semua akan mati dan keluar dari saluran najis. Ini krn air tembakau asli mengandungi racun yg bisa membunuh semua jenis cacing parasit dlm tubuh badan binatang. Anjing, kambing, kuda dll jg bisa kita rawat dengan cara ini.
Harap ini bisa membantu temen2.

Maaf bang ngerepotin...
Bisa dijelasin lebih detail g bang?
tembakau asli maksudnya gmana bang?
trus cara membuat/memperoleh air tembakau asli gmana caranya bang?

mohoon dmaklumi bang, baru TK soal melihara ayam adu... Razz Razz

arawinda
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 81
Join date : 19.09.12
Age : 29
Lokasi : Bondowoso

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  Arie_amq on Sun 07 Jul 2013, 13:03

dibandingkan pinang muda yg efek sampingnya sampai berhari - hari, saya lebih memilih untk memakai tembakau dan sdh sejak lama saya memakai metode tembakau tersebut.

crnya sangat mudah klo gak ada tembakau asli qta bs memakai sebatang rokok (234, 76, GG merah, Marlboro, Dunhill, DLL) diberikan di pagi hari sebelum ayam diberi makan/sarapan, kemudian berikan air minum sampai terasa cukup, kemudian ayam dijemur secukupnya, pada saat dijemur jgn lupa diberikan air minum didalam kurungan.
Ditunggu aja dalam waktu 15-20mnt pasti cacingnya akan keluar lewat kotorannya.

NB: klo saya biasanya pakai puntung rokok/utis 5-7btng, dr pada ngasih yg utuh kan sayang mending disedot baru sisanya dikasih ke ayam Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing 

Arie_amq
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 147
Join date : 05.06.13
Age : 36
Lokasi : Waru - Sidoarjo, Tlp : 081247047400 / 087855581007

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  arawinda on Sat 20 Jul 2013, 00:49

Arie_amq wrote:dibandingkan pinang muda yg efek sampingnya sampai berhari - hari, saya lebih memilih untk memakai tembakau dan sdh sejak lama saya memakai metode tembakau tersebut.

crnya sangat mudah klo gak ada tembakau asli qta bs memakai sebatang rokok (234, 76, GG merah, Marlboro, Dunhill, DLL) diberikan di pagi hari sebelum ayam diberi makan/sarapan, kemudian berikan air minum sampai terasa cukup, kemudian ayam dijemur secukupnya, pada saat dijemur jgn lupa diberikan air minum didalam kurungan.
Ditunggu aja dalam waktu 15-20mnt pasti cacingnya akan keluar lewat kotorannya.

NB: klo saya biasanya pakai puntung rokok/utis 5-7btng, dr pada ngasih yg utuh kan sayang mending disedot baru sisanya dikasih ke ayam Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing 

Thanks bgt mas....
Besok langsung coba nih...

arawinda
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 81
Join date : 19.09.12
Age : 29
Lokasi : Bondowoso

Kembali Ke Atas Go down

Duh mantap ni

Post  tonton on Sat 27 Jul 2013, 01:32

Boleh nimbrung ya,,alnya ane dah pusing ni ma parasit yg ni,,,ampe ayam ane abis ga da sisanya ma parasit ni!?

tonton
kopral
kopral

Jumlah posting : 10
Join date : 31.05.12
Age : 27
Lokasi : majalaya kab.Bandung

Kembali Ke Atas Go down

Alhamdulillah,,trimaksih bnyak bang...

Post  tonton on Wed 07 Aug 2013, 13:49

Penjelasannya mantap,,ntr sya coba dah...ilmu nya mantap bener!!!

tonton
kopral
kopral

Jumlah posting : 10
Join date : 31.05.12
Age : 27
Lokasi : majalaya kab.Bandung

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  PLENYUN on Mon 12 Aug 2013, 00:10

Info yang sangat berguna bagi pemula seperti saya
Thanks admin, seniors, n rekans atas sharingnya
Smile  Smile  Smile 

PLENYUN
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 152
Join date : 09.11.12
Lokasi : Purbalingga - Jawa Tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  infan on Tue 13 Aug 2013, 13:12

Arie_amq wrote:dibandingkan pinang muda yg efek sampingnya sampai berhari - hari, saya lebih memilih untk memakai tembakau dan sdh sejak lama saya memakai metode tembakau tersebut.

crnya sangat mudah klo gak ada tembakau asli qta bs memakai sebatang rokok (234, 76, GG merah, Marlboro, Dunhill, DLL) diberikan di pagi hari sebelum ayam diberi makan/sarapan, kemudian berikan air minum sampai terasa cukup, kemudian ayam dijemur secukupnya, pada saat dijemur jgn lupa diberikan air minum didalam kurungan.
Ditunggu aja dalam waktu 15-20mnt pasti cacingnya akan keluar lewat kotorannya.

NB: klo saya biasanya pakai puntung rokok/utis 5-7btng, dr pada ngasih yg utuh kan sayang mending disedot baru sisanya dikasih ke ayam Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing 
mas klo untuk pemberian pada anak ayam untuk cacing pada mata ayam gmn takarannya?

infan

Jumlah posting : 2
Join date : 13.08.13

Kembali Ke Atas Go down

Biji pepaya sebagai obat anti cacing

Post  tokedho yodhe on Tue 10 Sep 2013, 19:24

Berkaitan dengan cacing, ada satu lagi obat tradisional yaitu biji pepaya. Biji pepaya selain berkhasiat membantu pencernaan ayam juga sekaligus berfungsi sebagai obat anti cacing. Jika kita makan pepaya pastikan bijinya disisihkan sebagai makanan ayam ketimbang sia-sia dijadikan limbah. Murah meriah dan yang pasti tanpa efek samping.
Biji pepaya selain banyak mengandung nutrisi dan enzim ianya juga mampu berfungsi sebagai antibakteri yang efektif melawan bakteri E. coli, Salmonella, dan infeksi Staphylococcus serta mampu membunuh parasit dalam pencernaan.

tokedho yodhe
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 127
Join date : 07.09.13
Lokasi : cirebon

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  winnchester on Thu 12 Sep 2013, 23:41

tokedho yodhe wrote:Berkaitan dengan cacing, ada satu lagi obat tradisional yaitu biji pepaya. Biji pepaya selain berkhasiat membantu pencernaan ayam juga sekaligus berfungsi sebagai obat anti cacing. Jika kita makan pepaya pastikan bijinya disisihkan sebagai makanan ayam ketimbang sia-sia dijadikan limbah. Murah meriah dan yang pasti tanpa efek samping.
Biji pepaya selain banyak mengandung nutrisi dan enzim ianya juga mampu berfungsi sebagai antibakteri yang efektif melawan bakteri E. coli, Salmonella, dan infeksi Staphylococcus serta mampu membunuh parasit dalam pencernaan.
makasih gan infonya...
btw,udh uji sendiri dirumah Lum nih gan:?: Question 

winnchester
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 144
Join date : 09.09.13
Lokasi : surakarta

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  candisingo on Tue 08 Oct 2013, 13:48

bang ferry,izin copy paste yah ilmunya...sebagai dokumentasi

candisingo
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 305
Join date : 12.08.13
Age : 39
Lokasi : yogyakarta

http://candisingo.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  jawara on Sat 15 Feb 2014, 20:58

makasi ulanya ya bang

jawara
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1517
Join date : 20.11.12
Age : 35
Lokasi : Banyuwangi - Jatim

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  losi on Mon 03 Mar 2014, 23:45

ferry bun wrote:Dunia ternak ayam petarung   di negara kita, memang sudah banyak. Hal ini disebabkan karena bisnis ayam petarung dan hobby  bisa dijangkau masyarakat kalangan bawah, dapat dipelihara oleh masyarakat atau peternak dengan lahan yang cukup , menyebabkan ternak ayam petarung ini lebih cepat perkembangannya dibandingkan dengan perkembangan ternak ikan Arwana  Dan Situs Komunitas ayam petarung juga semakin marak . Namun menurut mereka, para peternak tidak sedikit mengalami hambatan dan rintangan selain harga pakan yang terus naik, obat-obatan yang cukup mahal juga adanya berbagai macam penyakit yang sering menyerang ternak. Salah satu penyakit pada ayam yang sering ditemui adalah askaridiasis. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Ascaris lumbricoides yang menyerang usus halus bagian tengah. Cacing ini menyebabkan keradangan dibagian usus yang disebut hemorrhagic. Larva cacing ini berukuran sekitar 7 mm dan dapat ditemukan diselaput lendir usus. Parasit ini juga dapat ditemukan dibagian albumen dari telur ayam yang terinfeksi.

Ascaris lumbricoides
Infeksi cacing ini terutama menyerang ayam usia 3-4 bulan . Spesimen dari parasit ini kadang-kadang ditemukan dalam telur. Cacing ini berpindah tempat dari usus ke oviduct dan dapat masuk ke dalam telur pada saat pembentukan telur tersebut. Cacing dewasa mudah dilihat dengan mata telanjang karena panjang cacing dewasa mencapai 0.5 inci hingga 3 inchi.
Riwayat hidup cacing ini sangat simple. Cacing betina akan meletakan telurnya di usus ayam yang terinfeksi dan akan ikut dikeluarkan bersama kotoranya, Embrio cacing  akan terus berkembang dalam telur tersebut meskipun tidak akan langsung menetas. Larva dalam telur mencapai stadium infektif dalam 2-3 minggu. Telur yang mengandung embryo ini sangat tahan banting bahkan dalam kondisi laboratorium dapat bertahan hingga 2 tahun, sedangkan dalam keadaan biasa akan tetap bertahan hingga 1 tahun bahkan lebih. Hal yang penting di sini adalah desinfektan yang digunakan pada peternakan tidak dapat membunuh/ merusak telur. Ayam  akan terinfeksi jika memakan telur cacing ini.
Ayam  yang terinfeksi oleh cacing ini akan terlihat lesu, diare dan kurus. Kerusakan utama yang ditimbulkan adalah penurunan efisiensi pakan, namun kematian hanya timbul pada infeksi yang sangat berat.
Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang dengan baik dan pemisahan ayam berdasarkan umur. Bersihkan kandang sebersih mungkin jika kandang akan digunakan untuk populasi ayam yang baru.Sedangkan obat yang digunakan adalah preparat piperazine yang hanya dapat memutus rantai penularan dengan membunuh cacing dewasa. Preparat yang biasa kami gunakan dan kami berikan tiap 4 minggu adalah Piperavaks produksi dari perusahaan  Vaksindo. Pemberian obat ini cukup dicampurkan pada air minum.

- Heterakis gallinae
Parasit ini tidak menimbulkan akibat yang serius pada kesehatan ayam. Minimal tidak menimbulkan gejala atau patologi yang signifikan. Cara penularan cacing ini sama dengan Ascaris. Namun telur yang mengandung larva akan infektif dalam 2 minggu. Dalam cuaca yang dingin akan membutuhkan waktu yang lebih panjang. Parasit ini dapat dibasmi dengan fenbendazole.
- Capillaria annulata atau Capllaria contorta
Cacing ini sering ditemukan pada esophagus dan tembolok. Parasit ini menyebabkan penipisan dan inflamasi pada mukosa. Pada system gastrointestinal bagian bawah, dapat ditemukan beberapa spesies parasit tetapi biasanya adalah Capillaria obsignata.
Berbeda dengan cacing yang lain, pembentukan embryo memakan waktu 6-8 hari dan akan sangat infeksius , Kerusakan terparah akan terjadi pada 2 minggu setelah infeksi. Parasit ini akan menimbulkan inflamasi berat dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Erosi pada usus akan menyebabkan kematian. Problem yang sering ditimbulkan oleh parasit ini adalah penurunan pertumbuhan,
Sanitasi yang baik merupakan kunci pencegahan yang utama. Pemberian vitamin A dapat memberikan nilai tambah. Parasit ini dapat dibasmi dengan menggunakan fenbendazole atau leviamisole.
Secara umum gejala penyakit cacingan pada ayam adalah sbb:
-     tubuh ayam menjadi kurus
-     nafsu makan berkurang
-     sayap kusam dan terkulai
-     kotoran encer, berlendir berwarna keputihan dan kadang berdarah
-     pertumbuhan lamban
Penanggulangan yang dapat dilakukan secara umum adalah:
-     sanitasi kandang dengan desinfektan
-     pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 3 ml/0.3 liter air untuk 10 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 0.6 ml/1 L air untuk 10 ekor ayam
-     campurkan premix 2.4% ke dalam makanan dengan dosis 2.5 kg/kg pakan diberikan selama 5-6 hari

CACINGAN DAN PENGOBATANNYA
Mengurangi cacing dalam lumen usus atau jaringan tubuh. Sebagian besar obat cacing efektif terhadap satu macam kelompok cacing, sehingga diperlukan diagnosis yang tepat sebelum menggunakan obat tertentu. Diagnosis dilakukan dengan menemukan cacing, telur cacing dan larva dalam tinja, urin, sputum, darah atau jaringan lain penderita. Sebagian besar obat cacing diberikan secara oral yaitu pada saat makan atau sesudah makan dan beberapa obat cacing perlu diberikan bersama pencahar.
JENIS OBAT
1. Mebendazol, Tiabendazol, Albendazol
2. Piperazin, Dietilkarbamazin
3. Pirantel, Oksantel
4. Levamisol
5. Praziquantel
6. Niklosamida
7. Ivermectin
Banyak obat cacing memiliki khasiat yang efektif terhadap satu atau dua jenis cacing saja. Hanya beberapa obat saja yang memiliki khasiat terhadap lebih banyak jenis cacing (broad spectrum) seperti mebendazol.
Mekanisme kerja obat cacing yaitu dengan menghambat proses penerusan impuls neuromuskuler sehingga cacing dilumpuhkan. Mekanisme lainnya dengan menghambat masuknya glukosa dan mempercepat penggunaan (glikogen) pada cacing.
Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND atau Al). Padahal penyakit ini mampu menimbulkan kerugian . Waktu serangannya sulit diketahui, tiba-tiba saja produktivitas ayam menurun. Cacing yang sering menyerang ayam secara umum ada dua yaitu cacing gilik (Ascaridia sp., Heterakis sallinae, Syngamus trachea, Oxyspirura mansonii) dan cacing pita (Raillietinasp., Davainea sp.) Cacing biasanya menginfestasi ke dalam tubuh ayam melalui beberapa cara, diantaranya melalui telur cacing atau larva cacing yang termakan oleh ayam, memakan induk semang antara (siput, kumbang, semut dll.) yang mengandung telur atau larva cacing, telur atau larva cacing yang terbawa oleh petugas kandang melalui sepatu, pakaian kandangnya atau terbawa terbang oleh induk semang antara, selain itu juga bisa karena ransum atau air minum yang tercemar telur cacing.
Telur cacing yang keluar bersama feses berkembang menjadi stadium infektif kemudian termakan induk semang antara atau langsung masuk tubuh ayam yang kemudian akan menuju ke tempat yang disukainya (tembolok, usus, sekum atau organ lain) untuk berkembang sampai dewasa.

PENGANDALIAN CACINGAN
Pengendalian penyakit cacingan merupakan salah satu usaha untuk mendapatkan hasil yang optimal. Cara yang dilakukan agar peternakan terhindar dari penyakit cacingan adalah dengan dilakukannya pencegahan yaitu:
1. Pemberian obat cacing. Pengobatan akan sia-sia jika penyakit cacingan sudah parah. Sebaiknya dilakukan pengobatan secara rutin untuk memotong siklus hidup cacing. Seperti cacing nematoda dengan siklus hidup kurang lebih satu setengah bulan, maka diberikan pengobatan dua bulan sekali, begitu juga dengan cestoda. Pemberian obat cacing pada ayam layer sebaiknya diberikan pada umur 8 minggu dan diulang ,
2. Melakukan sanitasi kandang dan peralatan peternakan meliputi kandang dibersihkan, dicuci dan disemprot  dengan desinfektan serta memotong rumput disekitar area kandang
3. Mengurangi kepadatan kandang, karena dapat memberi peluang yang tinggi bagi infestasi cacing.
4. Pemberian ransum dengan kandungan mineral dan protein yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.
5. Mencegah kandang becek, seperti menjaga kandang  tetap kering, tidak menggumpal dan tidak lembab.
Arsip dari : Parasitologi .


informasi yang sangat bermanfaat
makasih om...

losi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 944
Join date : 21.01.14
Lokasi : Dapur magma

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  kahfy on Thu 15 May 2014, 13:35

tokedho yodhe wrote:Berkaitan dengan cacing, ada satu lagi obat tradisional yaitu biji pepaya. Biji pepaya selain berkhasiat membantu pencernaan ayam juga sekaligus berfungsi sebagai obat anti cacing. Jika kita makan pepaya pastikan bijinya disisihkan sebagai makanan ayam ketimbang sia-sia dijadikan limbah. Murah meriah dan yang pasti tanpa efek samping.
Biji pepaya selain banyak mengandung nutrisi dan enzim ianya juga mampu berfungsi sebagai antibakteri yang efektif melawan bakteri E. coli, Salmonella, dan infeksi Staphylococcus serta mampu membunuh parasit dalam pencernaan.


maaf bang..untuk waktu pmberian biji pepaya nya kira2 pagi atau sore dan stlah ayam d ksh pakan atau sblum nya,,,
thanks....

kahfy
kopral
kopral

Jumlah posting : 33
Join date : 23.04.13
Lokasi : Parung,Bogor

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  aditp on Fri 20 Jun 2014, 13:33

Nyimak sambil Belajar, akan Parasit Cacing pada Ayam..
Ulasan Ulasan Bang Ferry & Rekan rekan yg lain, Sangat Detail & bisa diterima oleh Akal Sehat...
 study study Very Happy 

aditp
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1307
Join date : 05.08.13

Kembali Ke Atas Go down

Cacing Exitor

Post  Restu Jaya Zebua on Mon 01 Aug 2016, 11:45

Bagaimana dengan Cacing Exitor bang?
Apakah boleh kita pakai?

Trus, Apa efeknya ketika obat cacingnya kelebihan dosis?
Embarassed

Terimakasih..

Restu Jaya Zebua

Jumlah posting : 1
Join date : 01.08.16

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  Masono on Tue 27 Sep 2016, 15:08

mohon info : Obat untuk cacing pita apa ya? Sudah coba beberapa merek obat cacing kok hasilnya kayak kurang maksimal. badan masih kurus dan kadang masih ada cacing di kotorannya.

Masono
kopral
kopral

Jumlah posting : 28
Join date : 02.02.16

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  IWAN PASURUAN on Fri 30 Sep 2016, 08:50

saya biasa pakai albendazol obat cacing untuk manusia,, mujarrab

IWAN PASURUAN
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 59
Join date : 10.08.16
Lokasi : PASURUAN-JAWA TIMUR

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  Masono on Fri 30 Sep 2016, 13:58

IWAN PASURUAN wrote:saya biasa pakai albendazol obat cacing untuk manusia,, mujarrab

dosis dan cara pemakaian mas?
cukup 1x atau 2 x sehari selama 3 hari?

Masono
kopral
kopral

Jumlah posting : 28
Join date : 02.02.16

Kembali Ke Atas Go down

Re: Parasit Cacing yang menyerang ayam

Post  Sponsored content Today at 15:40


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik