PAPAJI masuk koran

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Kemal Suteja Sindi on Sun 25 Sep 2011, 21:56

jaghana wrote:gambar utuhnya kaya gini ni.... pirat

Mantabs !!!! maju terus PAPAJI, ini adalah salah satu bentuk sosialisasi yang sangat efektif, dimana dengan publikasi ini PAPAJI makin di kenal secara luas secara nasional, dan yang tak kalah penting adalah memberi informasi dan edukasi serta pengertian kepada masyarakat luas bahwa adu ayam tidak identik dengan judi dan tidak ada maksud untuk menyakiti hewan, kedepannya kita berharap kegiatan PAPAJI dapat di liput pula oleh media elektronik

BRAVO PAPAJI Jakarta ......... cheers cheers cheers

Kemal Suteja Sindi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 802
Join date : 30.12.10
Lokasi : Tangerang

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  lilo on Tue 27 Sep 2011, 10:20

BRAVO PAPAJI, MANTAAAAP.............SUKSES BUAT PAPAJI.......
Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy

lilo
kopral
kopral

Jumlah posting : 39
Join date : 17.10.09
Lokasi : Jogjakarta

http://zhafira_a@yahoo.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Just_Tondy on Tue 27 Sep 2011, 10:48

Very Happy Very Happy Makin Oke .... Muantaaaabbzzzzzzzzz Very Happy

Just_Tondy
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 299
Join date : 23.09.11
Age : 37
Lokasi : 08170088644

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  gaus.satria on Wed 28 Sep 2011, 15:58

Ini Baru Namanya Joss..Sudh Mulai Diakui...di Media Massa...kekekeekkek Razz

gaus.satria
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 77
Join date : 05.01.11
Lokasi : Wonosobo

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  jeffry effendy on Mon 17 Oct 2011, 14:45

mantap.... maju terussss........hebat hebat hebat

jeffry effendy
kopral
kopral

Jumlah posting : 34
Join date : 17.10.11
Lokasi : jombang beriman

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  bimbim on Thu 14 Jun 2012, 20:03

I Like It cheers

bimbim
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 130
Join date : 24.11.11
Age : 25
Lokasi : Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Slamet M on Thu 14 Jun 2012, 20:23

jaghana wrote:gambar utuhnya kaya gini ni.... pirat

Salut......
Maju Terus PAPAJI

Slamet M
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 163
Join date : 25.05.12
Age : 32
Lokasi : Pekanbaru

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  dody boced on Fri 15 Jun 2012, 14:58

jaghana wrote:gambar utuhnya kaya gini ni.... pirat
mantabssss Rolling Eyes Very Happy Very Happy Very Happy

dody boced
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 391
Join date : 04.02.12

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  daniel_barat on Tue 19 Jun 2012, 15:38

jaghana wrote:gambar utuhnya kaya gini ni.... pirat



bravo PAPAJI...maju terus..!!!

daniel_barat
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 94
Join date : 19.03.12
Age : 34
Lokasi : Medan, 081376407911

http://www.facebook.com/#!/profile.php?id=1774891414

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  rayhanfz on Sat 07 Jul 2012, 10:31

MANTAB banget...

seni dan budaya yang g akan hilang dimasyarakat.. Smile

rayhanfz
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1568
Join date : 06.07.12
Age : 30
Lokasi : (sidoarjo-jawa timur) BBM D05492AD / 081252592555

http://karang-ayam.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  HAVAN@ on Sat 07 Jul 2012, 11:25

Maju terus papaji tuk menjadi yg terbaik.... cheers

HAVAN@
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 192
Join date : 28.06.12
Age : 37
Lokasi : Lampung HP: 081379999992

http://tikklub.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  BangkokF1 on Sat 07 Jul 2012, 12:41

semangat pantang menyerah PAPAJI....... Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy


Seperti semangat INDONESIA..... Surprised Surprised Surprised Surprised Surprised Surprised





lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol! lol!

BangkokF1
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 62
Join date : 05.07.12
Age : 19
Lokasi : Jawa Timur -> Blitar -> Srengat

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  pariszIPI on Tue 07 Aug 2012, 03:45

bounce bounce cheers BANGGA EUYY....... SEMANGATT PAPAJII... SEMOGA DAPAT MENINGKAT HINGGA DILIPUT MEDIA TELEVISI......... sunny

pariszIPI
kopral
kopral

Jumlah posting : 11
Join date : 30.07.12
Age : 25
Lokasi : Cikarang, Jawa Barat

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  hendra on Tue 07 Aug 2012, 04:09

okesip dah (y)
maju terus pantang mundur Very Happy
tidak harus adu ayam dengan berjudi hilangkan kebiasan buruk cheers

hendra
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 446
Join date : 15.07.12
Lokasi : purwokerto

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  zlatan on Tue 02 Oct 2012, 09:13

salut alien

zlatan

Jumlah posting : 1
Join date : 18.06.12

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Taruno on Tue 02 Oct 2012, 14:40

jaghana wrote:gambar utuhnya kaya gini ni.... pirat


DUASYAAAT...!!!!!!!. TAMBAH SUKSES cheers cheers cheers
SEMOGA "HASIL TERNAK SENDIRI" balik kirim-kirim ke Luar Negeri.. Twisted Evil Twisted Evil

Taruno
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 626
Join date : 03.08.12
Lokasi : Jakarta - Bekasi

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  abdulz on Sun 04 Nov 2012, 23:43

bravo papaji king

abdulz
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 270
Join date : 25.08.12
Lokasi : wonosobo

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Kembangsawit on Mon 05 Nov 2012, 11:06

jadi terharu..karena bangga juga apa yang dirintis dan ditekuni dikagumi dan diberitakan..mantaaaaaaaaaaaaaap

Kembangsawit
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 3818
Join date : 29.10.12
Age : 34
Lokasi : Madiun

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Andri Pamulang on Wed 05 Dec 2012, 22:07

mantaf Very Happy

Andri Pamulang
kopral
kopral

Jumlah posting : 17
Join date : 29.11.12
Age : 30
Lokasi : jl.srikandi gg.buaran pondok benda pamulang rt 1/4 no 34 tangerang selatan

http://andripamulang86@gmail.com

Kembali Ke Atas Go down

RE:

Post  mat petot on Thu 03 Oct 2013, 20:34

Mantap....bravo PAPAJI..

mat petot
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 18.05.13
Lokasi : MEDAN AMPLAS-BB.31094025

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  rio rey manado on Fri 04 Oct 2013, 20:50

Administrator wrote:Di tengah hiruk pikuk dan keramaian forum, Alhamdulillah PAPAJI -krn visi dan misinya- berhasil menarik para jurnalis utk ikut meliput berbagai agenda dan kegiatan PAPAJI.

Salah satu liputan dilakukan oleh koran TEMPO, minggu 18 September 2011.
Berlangsung di tempat Mas Eko Jaghana dgn dihadiri teman2 PAPAJI DKI Jakarta.

Maju terus PAPAJI. Berikan sumbangsihmu. Hentikan saling sengketa, bersatu, bahu membahu demi majunya hobi ayam laga di Indonesia.


Berikut cuplikannya. Dari koran TEMPO, 18 September 2011 :



Dua ayam jago saling mendekat dalam arena berbentuk lingkaran berdiameter 2,5 meter, dengan penyekat setinggi 50 sentimeter. Tak berselang lama, dua ayam itu saling terkam, beradu cakar, dan saling mematuk. Selang 15 menit, adu tanding ayam itu pun berakhir. Tidak ada ayam yang terluka. Juga tidak ada uang yang dipertaruhkan.

Adu ayam itu dilakukan Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia (Papaji) di kediaman salah satu anggotanya kemarin di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

"Selama ini persepsi negatif masyarakat pada adu ayam masih melekat, karena ada unsur judi dan memamerkan sadisme. Kami ingin melepaskan kesan itu," kata Bendahara Papaji Pusat Azis Sutanto, 36 tahun, kepada Tempo .

Didirikan pada 12 Desember 2004, Papaji mengutamakan seni bertarung ayam sebagai peninggalan budaya nenek moyang. Bagi Papaji, adu tarung hanyalah sebuah arena pembuktian untuk mengukur kualitas ayam hasil ternak sendiri yang mereka pelihara. "Orientasinya ternak, dihasilkan sendiri, bukan beli," anggota Papaji, Bengar Gurning, menambahkan.

Karena itu, ajang adu ayam yang dilakukan Papaji selalu dilakukan secara legal dengan meminta izin aparat keamanan dan warga setempat. Selain itu, unsur sadisme diminimalkan dengan penggunaan penutup pada taji ayam aduan.

Menggeluti hobi ayam laga dinilai mempunyai banyak sisi positif, salah satunya menghilangkan stres. Menernak ayam sejak kecil, memberi makan, dan memeliharanya bisa membawa kesenangan tersendiri. "Momen memandikan dan mengelus-elus menyenangkan. Apalagi biasanya ayam kalau basah mengepakkan badannya, lalu kukuruyuk . Itu bikin hati puas banget," ujar Bengar, yang memelihara sekitar 30 ayam jago.

Selain sebagai penghilang stres, beternak ayam laga mampu menumbuhkan sikap tekun, sabar, dan teliti. Sebab, upaya menghasilkan varietas ayam jago yang unggul sangat menuntut sikap-sikap positif tersebut.

Pengurus Papaji lainnya, Eko Jaghana, menambahkan, setiap ayam jago mempunyai karakter berbeda berdasarkan asalnya. Ayam Bangkok, misalnya, mempunyai teknik bertarung yang bagus dan daya tahannya lumayan. Ayam Burma mempunyai pukulan yang akurat tapi tulangnya tipis. Sementara itu, ayam Vietnam mempunyai pukulan yang berat tapi tidak bagus secara teknis.

Nah, upaya penyilangan yang tepat dan cermat dilakukan untuk mendapatkan ayam dengan gabungan varietas unggul. "Yang kami harapkan ayam dengan daya tahan yang kuat, tekniknya baik, dan punya akurasi pukulan," kata Eko. Tidak aneh, untuk mendapatkan hasil persilangan yang unggul, dibutuhkan waktu hingga 3-4 tahun.

Kesabaran dalam menernak ayam jago juga terlihat dari biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan. Jack One, 41 tahun, misalnya, mengaku harus merogoh kocek hingga Rp 1 juta tiap bulan untuk merawat 37 ayam peliharaannya. Dana sebesar itu habis untuk membeli 100 kilogram pakan serta jatah madu dan telur sepekan dua kali buat setiap ekor ayam.

Menekuni hobi ayam jago sejak 1995, Jack One menilai ayam sebagai unggas yang gampang dirawat dan punya keunikan tersendiri. "Masing-masing punya cara bertarung yang beda. Ada yang tarung atas, tarung bawah, serta kombinasi," kata dia.

Karena sudah menjadi hobi, harga ayam jago pun menjadi sangat relatif. Ada ayam yang berharga ratusan ribu sampai ratusan juta rupiah, tergantung hasil adu tarung. Semakin banyak rekor kemenangan yang dicatat seekor ayam, harganya kian tinggi. "Ini kemarin ditawar Rp 5 juta belum saya lepas," kata Eko, yang punya 20-an ayam.

Kini Papaji mempunyai anggota sekitar 5.000, yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejumlah cabang yang telah resmi berdiri di antaranya Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banjarmasin, Manado, dan Aceh. Mereka biasa melakukan pertemuan setiap bulan untuk adu tanding. Kegiatan lebih besar dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan jumlah peserta lebih banyak.

Selain uji tanding, program lain yang dilakukan Papaji adalah ternak bareng. Ini adalah program yang dilakukan sejumlah anggota Papaji untuk mendapatkan hasil anakan dari varietas ayam jago tertentu. Biasanya sekitar 5-10 anggota patungan untuk membeli ayam jago buat diternakkan dan hasilnya dibagi rata.

Hal terpenting, kata Jack One, keberadaan Papaji diharapkan bisa memperkenalkan kembali kepada masyarakat bahwa hobi memelihara ayam laga adalah sebuah seni budaya bangsa yang harus dilestarikan. AMIRULLAH
numpang ngetop:lol: Laughing Laughing ... http://suluhmerdeka.id1945.com/2013/10/spektakuler-fapet-unsrat-gelar-kontes-ayam-jago/

rio rey manado
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 236
Join date : 23.11.12
Lokasi : manado

https://www.facebook.com/pages/Papaji-Sulut/264783257022905?ref=

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  acay on Fri 04 Oct 2013, 21:15

rio rey manado wrote:
Spoiler:

Administrator wrote:Di tengah hiruk pikuk dan keramaian forum, Alhamdulillah PAPAJI -krn visi dan misinya- berhasil menarik para jurnalis utk ikut meliput berbagai agenda dan kegiatan PAPAJI.

Salah satu liputan dilakukan oleh koran TEMPO, minggu 18 September 2011.
Berlangsung di tempat Mas Eko Jaghana dgn dihadiri teman2 PAPAJI DKI Jakarta.

Maju terus PAPAJI. Berikan sumbangsihmu. Hentikan saling sengketa, bersatu, bahu membahu demi majunya hobi ayam laga di Indonesia.


Berikut cuplikannya. Dari koran TEMPO, 18 September 2011 :



Dua ayam jago saling mendekat dalam arena berbentuk lingkaran berdiameter 2,5 meter, dengan penyekat setinggi 50 sentimeter. Tak berselang lama, dua ayam itu saling terkam, beradu cakar, dan saling mematuk. Selang 15 menit, adu tanding ayam itu pun berakhir. Tidak ada ayam yang terluka. Juga tidak ada uang yang dipertaruhkan.

Adu ayam itu dilakukan Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia (Papaji) di kediaman salah satu anggotanya kemarin di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

"Selama ini persepsi negatif masyarakat pada adu ayam masih melekat, karena ada unsur judi dan memamerkan sadisme. Kami ingin melepaskan kesan itu," kata Bendahara Papaji Pusat Azis Sutanto, 36 tahun, kepada Tempo .

Didirikan pada 12 Desember 2004, Papaji mengutamakan seni bertarung ayam sebagai peninggalan budaya nenek moyang. Bagi Papaji, adu tarung hanyalah sebuah arena pembuktian untuk mengukur kualitas ayam hasil ternak sendiri yang mereka pelihara. "Orientasinya ternak, dihasilkan sendiri, bukan beli," anggota Papaji, Bengar Gurning, menambahkan.

Karena itu, ajang adu ayam yang dilakukan Papaji selalu dilakukan secara legal dengan meminta izin aparat keamanan dan warga setempat. Selain itu, unsur sadisme diminimalkan dengan penggunaan penutup pada taji ayam aduan.

Menggeluti hobi ayam laga dinilai mempunyai banyak sisi positif, salah satunya menghilangkan stres. Menernak ayam sejak kecil, memberi makan, dan memeliharanya bisa membawa kesenangan tersendiri. "Momen memandikan dan mengelus-elus menyenangkan. Apalagi biasanya ayam kalau basah mengepakkan badannya, lalu kukuruyuk . Itu bikin hati puas banget," ujar Bengar, yang memelihara sekitar 30 ayam jago.

Selain sebagai penghilang stres, beternak ayam laga mampu menumbuhkan sikap tekun, sabar, dan teliti. Sebab, upaya menghasilkan varietas ayam jago yang unggul sangat menuntut sikap-sikap positif tersebut.

Pengurus Papaji lainnya, Eko Jaghana, menambahkan, setiap ayam jago mempunyai karakter berbeda berdasarkan asalnya. Ayam Bangkok, misalnya, mempunyai teknik bertarung yang bagus dan daya tahannya lumayan. Ayam Burma mempunyai pukulan yang akurat tapi tulangnya tipis. Sementara itu, ayam Vietnam mempunyai pukulan yang berat tapi tidak bagus secara teknis.

Nah, upaya penyilangan yang tepat dan cermat dilakukan untuk mendapatkan ayam dengan gabungan varietas unggul. "Yang kami harapkan ayam dengan daya tahan yang kuat, tekniknya baik, dan punya akurasi pukulan," kata Eko. Tidak aneh, untuk mendapatkan hasil persilangan yang unggul, dibutuhkan waktu hingga 3-4 tahun.

Kesabaran dalam menernak ayam jago juga terlihat dari biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan. Jack One, 41 tahun, misalnya, mengaku harus merogoh kocek hingga Rp 1 juta tiap bulan untuk merawat 37 ayam peliharaannya. Dana sebesar itu habis untuk membeli 100 kilogram pakan serta jatah madu dan telur sepekan dua kali buat setiap ekor ayam.

Menekuni hobi ayam jago sejak 1995, Jack One menilai ayam sebagai unggas yang gampang dirawat dan punya keunikan tersendiri. "Masing-masing punya cara bertarung yang beda. Ada yang tarung atas, tarung bawah, serta kombinasi," kata dia.

Karena sudah menjadi hobi, harga ayam jago pun menjadi sangat relatif. Ada ayam yang berharga ratusan ribu sampai ratusan juta rupiah, tergantung hasil adu tarung. Semakin banyak rekor kemenangan yang dicatat seekor ayam, harganya kian tinggi. "Ini kemarin ditawar Rp 5 juta belum saya lepas," kata Eko, yang punya 20-an ayam.

Kini Papaji mempunyai anggota sekitar 5.000, yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejumlah cabang yang telah resmi berdiri di antaranya Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banjarmasin, Manado, dan Aceh. Mereka biasa melakukan pertemuan setiap bulan untuk adu tanding. Kegiatan lebih besar dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan jumlah peserta lebih banyak.

Selain uji tanding, program lain yang dilakukan Papaji adalah ternak bareng. Ini adalah program yang dilakukan sejumlah anggota Papaji untuk mendapatkan hasil anakan dari varietas ayam jago tertentu. Biasanya sekitar 5-10 anggota patungan untuk membeli ayam jago buat diternakkan dan hasilnya dibagi rata.

Hal terpenting, kata Jack One, keberadaan Papaji diharapkan bisa memperkenalkan kembali kepada masyarakat bahwa hobi memelihara ayam laga adalah sebuah seni budaya bangsa yang harus dilestarikan. AMIRULLAH
numpang ngetop Laughing Laughing Laughing ...  http://suluhmerdeka.id1945.com/2013/10/spektakuler-fapet-unsrat-gelar-kontes-ayam-jago/

.

acay
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1687
Join date : 30.09.12
Lokasi : SWO - HLP

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  rio rey manado on Fri 04 Oct 2013, 23:08

acay wrote:
rio rey manado wrote:
Spoiler:

Administrator wrote:Di tengah hiruk pikuk dan keramaian forum, Alhamdulillah PAPAJI -krn visi dan misinya- berhasil menarik para jurnalis utk ikut meliput berbagai agenda dan kegiatan PAPAJI.

Salah satu liputan dilakukan oleh koran TEMPO, minggu 18 September 2011.
Berlangsung di tempat Mas Eko Jaghana dgn dihadiri teman2 PAPAJI DKI Jakarta.

Maju terus PAPAJI. Berikan sumbangsihmu. Hentikan saling sengketa, bersatu, bahu membahu demi majunya hobi ayam laga di Indonesia.


Berikut cuplikannya. Dari koran TEMPO, 18 September 2011 :



Dua ayam jago saling mendekat dalam arena berbentuk lingkaran berdiameter 2,5 meter, dengan penyekat setinggi 50 sentimeter. Tak berselang lama, dua ayam itu saling terkam, beradu cakar, dan saling mematuk. Selang 15 menit, adu tanding ayam itu pun berakhir. Tidak ada ayam yang terluka. Juga tidak ada uang yang dipertaruhkan.

Adu ayam itu dilakukan Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia (Papaji) di kediaman salah satu anggotanya kemarin di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

"Selama ini persepsi negatif masyarakat pada adu ayam masih melekat, karena ada unsur judi dan memamerkan sadisme. Kami ingin melepaskan kesan itu," kata Bendahara Papaji Pusat Azis Sutanto, 36 tahun, kepada Tempo .

Didirikan pada 12 Desember 2004, Papaji mengutamakan seni bertarung ayam sebagai peninggalan budaya nenek moyang. Bagi Papaji, adu tarung hanyalah sebuah arena pembuktian untuk mengukur kualitas ayam hasil ternak sendiri yang mereka pelihara. "Orientasinya ternak, dihasilkan sendiri, bukan beli," anggota Papaji, Bengar Gurning, menambahkan.

Karena itu, ajang adu ayam yang dilakukan Papaji selalu dilakukan secara legal dengan meminta izin aparat keamanan dan warga setempat. Selain itu, unsur sadisme diminimalkan dengan penggunaan penutup pada taji ayam aduan.

Menggeluti hobi ayam laga dinilai mempunyai banyak sisi positif, salah satunya menghilangkan stres. Menernak ayam sejak kecil, memberi makan, dan memeliharanya bisa membawa kesenangan tersendiri. "Momen memandikan dan mengelus-elus menyenangkan. Apalagi biasanya ayam kalau basah mengepakkan badannya, lalu kukuruyuk . Itu bikin hati puas banget," ujar Bengar, yang memelihara sekitar 30 ayam jago.

Selain sebagai penghilang stres, beternak ayam laga mampu menumbuhkan sikap tekun, sabar, dan teliti. Sebab, upaya menghasilkan varietas ayam jago yang unggul sangat menuntut sikap-sikap positif tersebut.

Pengurus Papaji lainnya, Eko Jaghana, menambahkan, setiap ayam jago mempunyai karakter berbeda berdasarkan asalnya. Ayam Bangkok, misalnya, mempunyai teknik bertarung yang bagus dan daya tahannya lumayan. Ayam Burma mempunyai pukulan yang akurat tapi tulangnya tipis. Sementara itu, ayam Vietnam mempunyai pukulan yang berat tapi tidak bagus secara teknis.

Nah, upaya penyilangan yang tepat dan cermat dilakukan untuk mendapatkan ayam dengan gabungan varietas unggul. "Yang kami harapkan ayam dengan daya tahan yang kuat, tekniknya baik, dan punya akurasi pukulan," kata Eko. Tidak aneh, untuk mendapatkan hasil persilangan yang unggul, dibutuhkan waktu hingga 3-4 tahun.

Kesabaran dalam menernak ayam jago juga terlihat dari biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan. Jack One, 41 tahun, misalnya, mengaku harus merogoh kocek hingga Rp 1 juta tiap bulan untuk merawat 37 ayam peliharaannya. Dana sebesar itu habis untuk membeli 100 kilogram pakan serta jatah madu dan telur sepekan dua kali buat setiap ekor ayam.

Menekuni hobi ayam jago sejak 1995, Jack One menilai ayam sebagai unggas yang gampang dirawat dan punya keunikan tersendiri. "Masing-masing punya cara bertarung yang beda. Ada yang tarung atas, tarung bawah, serta kombinasi," kata dia.

Karena sudah menjadi hobi, harga ayam jago pun menjadi sangat relatif. Ada ayam yang berharga ratusan ribu sampai ratusan juta rupiah, tergantung hasil adu tarung. Semakin banyak rekor kemenangan yang dicatat seekor ayam, harganya kian tinggi. "Ini kemarin ditawar Rp 5 juta belum saya lepas," kata Eko, yang punya 20-an ayam.

Kini Papaji mempunyai anggota sekitar 5.000, yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejumlah cabang yang telah resmi berdiri di antaranya Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banjarmasin, Manado, dan Aceh. Mereka biasa melakukan pertemuan setiap bulan untuk adu tanding. Kegiatan lebih besar dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan jumlah peserta lebih banyak.

Selain uji tanding, program lain yang dilakukan Papaji adalah ternak bareng. Ini adalah program yang dilakukan sejumlah anggota Papaji untuk mendapatkan hasil anakan dari varietas ayam jago tertentu. Biasanya sekitar 5-10 anggota patungan untuk membeli ayam jago buat diternakkan dan hasilnya dibagi rata.

Hal terpenting, kata Jack One, keberadaan Papaji diharapkan bisa memperkenalkan kembali kepada masyarakat bahwa hobi memelihara ayam laga adalah sebuah seni budaya bangsa yang harus dilestarikan. AMIRULLAH
numpang ngetop Laughing Laughing Laughing ...  http://suluhmerdeka.id1945.com/2013/10/spektakuler-fapet-unsrat-gelar-kontes-ayam-jago/

.
Thanks mas bro... Laughing Laughing Laughing cheers bravo Papaji cheers cheers cheers cheers

rio rey manado
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 236
Join date : 23.11.12
Lokasi : manado

https://www.facebook.com/pages/Papaji-Sulut/264783257022905?ref=

Kembali Ke Atas Go down

Re: PAPAJI masuk koran

Post  Sponsored content Today at 00:54


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik