konsekuensi hukum

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

konsekuensi hukum

Post  pacita on Thu 29 Sep 2011, 11:18

Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

pacita
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 768
Join date : 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

konsekwensi hukum

Post  reza arb on Thu 29 Sep 2011, 11:25

Menurut saya kita pasti kena sangsi hukum bila memasang setrum untuk tujuan yang membahayakan jiwa.Kita ingat menggunakan stop kontak yang overload saja kita bisa dikenai sangsi PLN,apalgi jelas menggunakan Power yang bukan pada fungsinya.Lebih enak kita jaga kandang kita sendiri sebaik mungkin dari pada urusan dengan hukum...mumet..nggabisi duit..kecuali kenal Gayus....dan Banggar...

reza arb
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 336
Join date : 29.08.10
Lokasi : Desa Piasak,Tayan,Sanggau,Kalbar.

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  galihmoko on Thu 29 Sep 2011, 11:31

Di santet aja mas....hehehe

Yang penting lokasi kandang diusahakan seaman mungkin, buat pintu dan pagar dari tembok/bambu yang menyulitkan maling untuk masuk. kandang untuk ayam yg bernilai ekonomis tinggi, misal pemacek utama dan biang juga sebaikny digembok lagi.

galihmoko
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1906
Join date : 28.01.10
Lokasi : Purwokerto. Telp : 082226369414 PIN BB : 22c7672f

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  sakuraba on Thu 29 Sep 2011, 11:33

pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam

sakuraba
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 498
Join date : 22.08.08
Age : 36
Lokasi : Demak (08112703701) pin 2A46E4C7

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  denyGT on Thu 29 Sep 2011, 11:42

pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Pelihara anjing aja mas..
atau klo perlu pasang kamera CCTV ada yg murah kok..
soalnya kalo pakai strum,yg maling mati kita juga di proses,,
trus ga sempet gebukin lagi (la wong ude mati)..hehe
maaf kalo salah,cuma ide kecil. Cool Cool

denyGT
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1024
Join date : 15.04.11
Age : 94
Lokasi : Kebalen 4,Blok S jakarta selatan

http://deny_9t@ymail.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Mas Eko Aja on Thu 29 Sep 2011, 11:57

sakuraba wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam
Koreksi ahh...
salah 7 betul 3 jd dpt nilai 3 aja...
andai BB kt hilangkan n ga saksi kcuali saksi bisu si korban meninggal (meninggal kan bisu to ya?) gmn mas?
trus kt bilang aja ma polisi jk si maling mgkn kena kabruk ama ayam jago yg punya pukulan setrum ya tho?
jd si maling matinya ksetrum gitu dech.hehehee....

piss ahh...

Mas Eko Aja
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 19.09.11
Age : 51

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  sakuraba on Thu 29 Sep 2011, 12:04

Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam
Koreksi ahh...
salah 7 betul 3 jd dpt nilai 3 aja...
andai BB kt hilangkan n ga saksi kcuali saksi bisu si korban meninggal (meninggal kan bisu to ya?) gmn mas?
trus kt bilang aja ma polisi jk si maling mgkn kena kabruk ama ayam jago yg punya pukulan setrum ya tho?
jd si maling matinya ksetrum gitu dech.hehehee....

piss ahh...

itu klo mnrt kita mas.klo menurut pemeriksa kan bisa laen."pie carane" mosok kalah kro GT. Very Happy Very Happy Very Happy
piss mas.

sakuraba
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 498
Join date : 22.08.08
Age : 36
Lokasi : Demak (08112703701) pin 2A46E4C7

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  pacita on Thu 29 Sep 2011, 12:09

galihmoko wrote:Di santet aja mas....hehehe
wah seyeem banget, Khas Tegal selatan nih.....

diskusi tambah menarik...monggo share nya dr rekan-rekan semua

pacita
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 768
Join date : 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Mas Eko Aja on Thu 29 Sep 2011, 12:11

sakuraba wrote:
Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam
Koreksi ahh...
salah 7 betul 3 jd dpt nilai 3 aja...
andai BB kt hilangkan n ga saksi kcuali saksi bisu si korban meninggal (meninggal kan bisu to ya?) gmn mas?
trus kt bilang aja ma polisi jk si maling mgkn kena kabruk ama ayam jago yg punya pukulan setrum ya tho?
jd si maling matinya ksetrum gitu dech.hehehee....

piss ahh...

itu klo mnrt kita mas.klo menurut pemeriksa kan bisa laen."pie carane" mosok kalah kro GT. Very Happy Very Happy Very Happy
piss mas.
alah nek mung p***or palsu mah anak kecil jg bisa mas...apa bedane ro kasus tero ust. abb ?ktp thok tho?kwkwkwk...
btw emang pemeriksa jg suka "nyetrum" jg ya mas?disawah apa dikali?kwkwkwkwk...

Mas Eko Aja
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 19.09.11
Age : 51

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Tamu on Thu 29 Sep 2011, 12:20

pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

saya dulu sempat kemalingan beberapa kali, lalu sy dapat saran supaya semua pintu kandang dipasangi palang besi uk 10+gembok, 1 palang besi bs buat 3-4 pintu.
selanjutnya piara "satpam" 24 jam siaga. angsa/banyak. dijamin kalo ada orang mo masuk dia teriak2 ngasih tahu kita Very Happy

sampe skrg kandang sy aman

Tamu
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Roni Rayanto on Thu 29 Sep 2011, 12:23

Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam
Koreksi ahh...
salah 7 betul 3 jd dpt nilai 3 aja...
andai BB kt hilangkan n ga saksi kcuali saksi bisu si korban meninggal (meninggal kan bisu to ya?) gmn mas?
trus kt bilang aja ma polisi jk si maling mgkn kena kabruk ama ayam jago yg punya pukulan setrum ya tho?
jd si maling matinya ksetrum gitu dech.hehehee....

piss ahh...

itu klo mnrt kita mas.klo menurut pemeriksa kan bisa laen."pie carane" mosok kalah kro GT. Very Happy Very Happy Very Happy
piss mas.
alah nek mung p***or palsu mah anak kecil jg bisa mas...apa bedane ro kasus tero ust. abb ?ktp thok tho?kwkwkwk...
btw emang pemeriksa jg suka "nyetrum" jg ya mas?disawah apa dikali?kwkwkwkwk...
Kyknya pengalaman pribadi nih.... tongue

Roni Rayanto
Panglima
Panglima

Jumlah posting : 3292
Join date : 29.08.08
Age : 40
Lokasi : Jakarta Selatan

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Mas Eko Aja on Thu 29 Sep 2011, 12:27

Roni Rayanto wrote:
Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam
Koreksi ahh...
salah 7 betul 3 jd dpt nilai 3 aja...
andai BB kt hilangkan n ga saksi kcuali saksi bisu si korban meninggal (meninggal kan bisu to ya?) gmn mas?
trus kt bilang aja ma polisi jk si maling mgkn kena kabruk ama ayam jago yg punya pukulan setrum ya tho?
jd si maling matinya ksetrum gitu dech.hehehee....

piss ahh...

itu klo mnrt kita mas.klo menurut pemeriksa kan bisa laen."pie carane" mosok kalah kro GT. Very Happy Very Happy Very Happy
piss mas.
alah nek mung p***or palsu mah anak kecil jg bisa mas...apa bedane ro kasus tero ust. abb ?ktp thok tho?kwkwkwk...
btw emang pemeriksa jg suka "nyetrum" jg ya mas?disawah apa dikali?kwkwkwkwk...
Kyknya pengalaman pribadi nih.... tongue
Hush...uwak aung nyaut ajah...
gi dech loe sono...masuk kandang dulu...
absent tuh ntar dipotong gaji baru tau rasa..
btw jgn2 buka internetnye di kantor lage...wedew...kwkwkkk...

Mas Eko Aja
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 19.09.11
Age : 51

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  LQ on Thu 29 Sep 2011, 12:36

pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

LQ
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 698
Join date : 28.01.10
Age : 41
Lokasi : kandang ayam,mburi omah.

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Modesto on Thu 29 Sep 2011, 13:01

Yang paling masuk akal seperti yang dilakukan mas Goes Babe...
Pagar ditinggikan/dipertebal, kalau pagar tembok dibagian atas pagar ditanami pecahan beling dan kaca biar berbahaya dinaiki si pencuri....
Terus kunci pagar ditambah lebih besar/kuat biar susah masuknya...
Terus piara angsa secukupnya, biar angsa-nya agresif pas mau tidur dikasih pakan
separo telih aja jadi tiap malam mondar-mandir di kandang ...patroli khusus hehehe
Terus...apalagi ya? Smile

Modesto
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1182
Join date : 21.03.10
Age : 35
Lokasi : Ponorogo

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  DWI on Thu 29 Sep 2011, 13:31

Lihat dulu lokasi, posisi kandang dimana?

DWI
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 121
Join date : 12.03.11
Age : 38
Lokasi : Kulon Progo, Jogjakarta

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Toto on Thu 29 Sep 2011, 13:54

juragan pager kok bs kemalingan.....
lho, katanya kemarin dah pesen CCTV?
menurutku piara anjing bisa jadi penangkal maling, kalo ndak mau anjing ya angsa, kalo ndak mau anjing dan angsa ya piara aku wae he..he..he.. wani bayar piro?

Toto
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 381
Join date : 06.12.10
Age : 39
Lokasi : tembalang, semarang

http://tatabuluk@yahoo.co.id

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  jaghana on Thu 29 Sep 2011, 14:07

Toto wrote:juragan pager kok bs kemalingan.....
lho, katanya kemarin dah pesen CCTV?
menurutku piara anjing bisa jadi penangkal maling, kalo ndak mau anjing ya angsa, kalo ndak mau anjing dan angsa ya piara aku wae he..he..he.. wani bayar piro?
waakkakakakkak.....pagere kurang tinggi...kkekekek

eh...taruh aja manekin (boneka perempuan untuk pakaian)dibungkus kain putih...di tuangin obat merah dll...taruh di pojokan...kee keee keeee.... pirat

jaghana
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 7111
Join date : 01.07.10
Age : 39
Lokasi : matraman jak-tim 085217314302. pin BB 2843A31C

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Lilik HAP on Thu 29 Sep 2011, 14:21

pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

KLo malingnya mati kesetrum pasti kena urusan polisi.

Klo mau aman spt yg dulu saya lakukan (menurut mbah dukun lho),
tiap malam mulai jam 1 malam kandang ayam dipercikin air tiap 2 jam se x sebanyak 3 X, dijamin
gak akan kemalingan.
Silahkan dipraktekan. Wink

Lilik HAP
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 399
Join date : 15.04.11
Age : 48
Lokasi : jl Untung Suropati Manyaran Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Jhon Gultom on Thu 29 Sep 2011, 17:48

Lilik HAP wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

KLo malingnya mati kesetrum pasti kena urusan polisi.

Klo mau aman spt yg dulu saya lakukan (menurut mbah dukun lho),
tiap malam mulai jam 1 malam kandang ayam dipercikin air tiap 2 jam se x sebanyak 3 X, dijamin
gak akan kemalingan.
Silahkan dipraktekan. Wink

iso loro awake pak lilik tiap jam 2 pagi bangun sekalian ronda. Haha

Jhon Gultom
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1369
Join date : 14.10.08
Age : 34
Lokasi : jatibening, Bekasi

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  harno on Thu 29 Sep 2011, 19:09

pacita wrote:........sempet kepikiran mo pasang kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya?.............

Sesuai hasil sidang di Pengadilan Negeri Ngawi yang pernah saya ikuti, keterkaitan dengan kasus meninggalnya seorang pencuri kayu akibat dari pembelaan 2 orang keamanan yang membela diri dari serangan pencuri yang menggunakan sajam, namun akibat dari pembelaan yang disengaja maupun tidak disengaja tsb mengakibatkan si pencuri meninggal dan hasilnya 2 orang keamanan tsb dipidana penjara 1 tahun.

Apalagi dengan niat sengaja mau pasang setrum

Dalam buku Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
1. Pasal 338 KUHP menggunakan istilah “dengan sengaja”
“ ...Barangsiapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dipidana karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun...” (Pasal 338 KUHP)

2. Pasal 340 menggunakan istilah “dengan rencana lebih dahulu”
“ ...Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain , dipidana karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun...” (Pasal 340 KUHP)

Contoh dari bentuk atau corak kesengajaan :

1. Kesengajaan sebagai kepastian (opzet met zekerheidsbewuszijn atau noodzakelijkheidbewustzijn)
- kondisi jiwa tidak menghendaki akibat itu terjadi, tetapi dengan berlaku begitu pasti suatu yang tidak dikehendaki itu akan terjadi, seperti dengan sengaja atau niat pasang setrum ditempat tertentu tapi tidak berkehendak untuk mengakibatkan orang meninggal tapi siapapun yang terkena setrum pasti hal yang tidak dikehendakinya itu akan terjadi.

2. Kesengajaan sebagai kemungkinan (dolus eventualis atau voorwaardelijk opzet)
- kondisi jiwa tidak menghendaki akibat itu terjadi, tapi semestinya ia menyadari bahwa jika itu dilakukan, kemungkinan besar akibat yang tidak dikehendakinya itu akan terjadi.
sebagai contoh misalnya terdakwa mengatakan, bahwa ia tidak bermaksud memasang setrum untuk membuat orang lain meninggal, tapi mestinya ia menyadari bila ada orang yang terkena setrum tsb akan menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan, dan dengan demikian kemungkinan besar si korban meninggal.

Demikian pula jika yang meninggal adalah bukan yang dimaksud entah sang anak dan istri atau tetangga tapi sudah memperkirakan kemungkinan akan ada korban lain atau siapapun yang terkena setrum tersebut

Dalam dolus eventualis dikenal teori “apa boleh buat” (iknkauf nehmen) yakni untuk mencapai apa yang dimaksud, resiko akan timbulnya akibat atau keadaan disamping maksudnya itupun diterima karena kalau resiko yang diketahui kemungkinan akan adanya itu sungguh-sungguh timbul (disamping hal yang dimaksud), apa boleh buat, dia juga berani pikul resiko (Teori Prof.Moeljatno, SH)

Syarat untuk adanya kesengajaan adalah ;
1) Mengetahui kemungkinan adanya akibat/keadaan yang merupakan delik ;
2) Sikapnya terhadap kemungkinan itu andaikata betul-betul terjadi, ialah apa boleh buat, dapat disetujui dan berani ambil resikonya.

Lebih baik jangan dilakukan mau pasang kawat setrum.... takutnya bukan orang dimaksud yang kesetrum justru malah keluarga kita sendiri yang kesetrum dan akibatnya meninggal.... sesal kemudian tak ada guna....

Salam.


Terakhir diubah oleh harno tanggal Thu 29 Sep 2011, 20:30, total 1 kali diubah

harno
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 595
Join date : 03.02.11
Age : 44
Lokasi : Sukoharjo - Surabaya

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  king war on Thu 29 Sep 2011, 19:50

ikut menyimak dg seriusss,,,,,,,,,,

king war
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 667
Join date : 18.06.11
Lokasi : raya pandaan-tretes,km 6 prigen-jatim 081331027471

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Roni Rayanto on Thu 29 Sep 2011, 19:58

Mas Eko Aja wrote:
Roni Rayanto wrote:
Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
Mas Eko Aja wrote:
sakuraba wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

Salam.
Klo menurut saya akan lebih baik jika dipikirkan alternatif pemecahan masalah yang lain aja mas.
Karena setau saya jika hal seperti mas sampaikan diatas terjadi bisa menimbulkan persoalan baru terutama dengan hukum.Jika lagi nasib baik ya dianggap kecelakaan tp klo lg apes bisa dianggap "kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang laen".apalagi klo diketahui pemasangannya bertujuan seperti yang mas sampaikan maka malah dianggap "perbuatan yang direncanakan" bisa lebih berabe lagi mas. Very Happy Very Happy
mohon koreksi jika salah.
salam
Koreksi ahh...
salah 7 betul 3 jd dpt nilai 3 aja...
andai BB kt hilangkan n ga saksi kcuali saksi bisu si korban meninggal (meninggal kan bisu to ya?) gmn mas?
trus kt bilang aja ma polisi jk si maling mgkn kena kabruk ama ayam jago yg punya pukulan setrum ya tho?
jd si maling matinya ksetrum gitu dech.hehehee....

piss ahh...

itu klo mnrt kita mas.klo menurut pemeriksa kan bisa laen."pie carane" mosok kalah kro GT. Very Happy Very Happy Very Happy
piss mas.
alah nek mung p***or palsu mah anak kecil jg bisa mas...apa bedane ro kasus tero ust. abb ?ktp thok tho?kwkwkwk...
btw emang pemeriksa jg suka "nyetrum" jg ya mas?disawah apa dikali?kwkwkwkwk...
Kyknya pengalaman pribadi nih.... tongue
Hush...uwak aung nyaut ajah...
gi dech loe sono...masuk kandang dulu...
absent tuh ntar dipotong gaji baru tau rasa..
btw jgn2 buka internetnye di kantor lage...wedew...kwkwkkk...
Susah dah klo pny teman dukun kyk gini... Tau aja tongue tongue tongue

Roni Rayanto
Panglima
Panglima

Jumlah posting : 3292
Join date : 29.08.08
Age : 40
Lokasi : Jakarta Selatan

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Roni Rayanto on Thu 29 Sep 2011, 20:11

goes babe wrote:
pacita wrote:Dah dua kali kandang kebobolan, Pacek, babon, lancur amblas semua.........kueesssel banget.
sempet kepikiran mo pasasng kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya? Saya terinspirasi dari para petani yang memasang setrum di sawah untuk mengendalikan tikus. walaupun pernah ada"kecelakaan" yang mengakibatkan seorang petani (pencari kodok) yang meninggal. sayang say tidak mengikuti perkembangan selanjutnya, jd gak tau konsekuensi hukumnya seperti apa. Mohon share dari rekan semua, supaya tidak salah jalan. Tks

saya dulu sempat kemalingan beberapa kali, lalu sy dapat saran supaya semua pintu kandang dipasangi palang besi uk 10+gembok, 1 palang besi bs buat 3-4 pintu.
selanjutnya piara "satpam" 24 jam siaga. angsa/banyak. dijamin kalo ada orang mo masuk dia teriak2 ngasih tahu kita Very Happy

sampe skrg kandang sy aman
Klo malingnya 'jenius', kagak ngaruh sob...
Wkt gw masih pelihara di rmh kk gw di jagakarsa, 8 pintu ( 2 lantai, masing2 4 pintu ) spesial utk kandang champion yg saat itu terisi semua ke-8nya, gw kasih palang besi, digembok kanan kiri (total 4 gembok) trus ditutup terpal lagi dari atas ke bawah. Sebelahnya kandang angsa 4 ekor. Letak kandang persis di samping rumah kontrakkannya. Pagi2 kk gw mo jemurin, begitu terpal dibuka, 8 pintu semuanya kosong!!! Evil or Very Mad Palang besi berikut gemboknya sdh terpasang lagi tanpa rusak sedikit pun!!! Shocked scratch Gw n kk gw cm bs bengong, dalam hati (sedikit kagum wlo empet 1/2 mati) cm bs blg, nih maling dah kebangetan canggih Evil or Very Mad

Roni Rayanto
Panglima
Panglima

Jumlah posting : 3292
Join date : 29.08.08
Age : 40
Lokasi : Jakarta Selatan

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Roni Rayanto on Thu 29 Sep 2011, 20:20

Modesto wrote:Yang paling masuk akal seperti yang dilakukan mas Goes Babe...
Pagar ditinggikan/dipertebal, kalau pagar tembok dibagian atas pagar ditanami pecahan beling dan kaca biar berbahaya dinaiki si pencuri....
Terus kunci pagar ditambah lebih besar/kuat biar susah masuknya...
Terus piara angsa secukupnya, biar angsa-nya agresif pas mau tidur dikasih pakan
separo telih aja jadi tiap malam mondar-mandir di kandang ...patroli khusus hehehe
Terus...apalagi ya? Smile

Dekat rumah, kandang H. Budi, pagar tembok keliling 4 meter yg diatasnya ditaruh kawat berduri, pintu gerbang muat buat truk terbuat dari lempengan baja yg tebal, karena kebetulan H. Budi org Madura yg usahanya jd pengepul besi bekas, lokasi kandangnya ada di dalam lokasi penyimpanan besi2 tua tersebut... Apa yg terjadi ? 3 champion andalannya masih bisa hilang (dari sekitar 250-300 ekor ayam yg ada di kandangnya)!!! Caranya? Tuh tembok dijebol sama si maling!!! Dibolongin kira2 diameter1,5 m!!! Niat bgt ga sih tuh maling?!!! Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad

Roni Rayanto
Panglima
Panglima

Jumlah posting : 3292
Join date : 29.08.08
Age : 40
Lokasi : Jakarta Selatan

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Goes Win on Fri 30 Sep 2011, 09:11

Roni Rayanto wrote:

coba dech ayam championnya dititipkan di bonbin terdekat. sy rasa jurus ini manjur...

Goes Win
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 80
Join date : 28.09.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Sponsored content Today at 03:43


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik