konsekuensi hukum

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Yuri_GG on Fri 30 Sep 2011, 09:25

Roni Rayanto wrote:
Modesto wrote:Yang paling masuk akal seperti yang dilakukan mas Goes Babe...
Pagar ditinggikan/dipertebal, kalau pagar tembok dibagian atas pagar ditanami pecahan beling dan kaca biar berbahaya dinaiki si pencuri....
Terus kunci pagar ditambah lebih besar/kuat biar susah masuknya...
Terus piara angsa secukupnya, biar angsa-nya agresif pas mau tidur dikasih pakan
separo telih aja jadi tiap malam mondar-mandir di kandang ...patroli khusus hehehe
Terus...apalagi ya? Smile

Dekat rumah, kandang H. Budi, pagar tembok keliling 4 meter yg diatasnya ditaruh kawat berduri, pintu gerbang muat buat truk terbuat dari lempengan baja yg tebal, karena kebetulan H. Budi org Madura yg usahanya jd pengepul besi bekas, lokasi kandangnya ada di dalam lokasi penyimpanan besi2 tua tersebut... Apa yg terjadi ? 3 champion andalannya masih bisa hilang (dari sekitar 250-300 ekor ayam yg ada di kandangnya)!!! Caranya? Tuh tembok dijebol sama si maling!!! Dibolongin kira2 diameter1,5 m!!! Niat bgt ga sih tuh maling?!!! Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad
cuma satu kata edan sekali maling nya, kenapa tidak sekalian semua ayam dikarungin ajah, tembok udah di jebol koq nanggung sekali

Yuri_GG
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1725
Join date : 21.01.11
Age : 28
Lokasi : Kediri (Jatim) -Semarang(Jateng)

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Roni Rayanto on Fri 30 Sep 2011, 09:39

Yuri_GG wrote:
Roni Rayanto wrote:
Modesto wrote:Yang paling masuk akal seperti yang dilakukan mas Goes Babe...
Pagar ditinggikan/dipertebal, kalau pagar tembok dibagian atas pagar ditanami pecahan beling dan kaca biar berbahaya dinaiki si pencuri....
Terus kunci pagar ditambah lebih besar/kuat biar susah masuknya...
Terus piara angsa secukupnya, biar angsa-nya agresif pas mau tidur dikasih pakan
separo telih aja jadi tiap malam mondar-mandir di kandang ...patroli khusus hehehe
Terus...apalagi ya? Smile

Dekat rumah, kandang H. Budi, pagar tembok keliling 4 meter yg diatasnya ditaruh kawat berduri, pintu gerbang muat buat truk terbuat dari lempengan baja yg tebal, karena kebetulan H. Budi org Madura yg usahanya jd pengepul besi bekas, lokasi kandangnya ada di dalam lokasi penyimpanan besi2 tua tersebut... Apa yg terjadi ? 3 champion andalannya masih bisa hilang (dari sekitar 250-300 ekor ayam yg ada di kandangnya)!!! Caranya? Tuh tembok dijebol sama si maling!!! Dibolongin kira2 diameter1,5 m!!! Niat bgt ga sih tuh maling?!!! Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad
cuma satu kata edan sekali maling nya, kenapa tidak sekalian semua ayam dikarungin ajah, tembok udah di jebol koq nanggung sekali
Sepertinya malingnya org yg sdh pernah bolak balik kesitu n 3 ayam yg diambil sdh ada yg 'siap menampung'... Yg lebih sialnya lagi buat H. Budi, ga sampai sebulan berikutnya 195 ekor ayamnya terkena wabah, tinggal sekitar 20-an ekor saja yg selamat... No

Roni Rayanto
Panglima
Panglima

Jumlah posting : 3292
Join date : 29.08.08
Age : 40
Lokasi : Jakarta Selatan

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  saptopurwodadi on Sat 01 Oct 2011, 21:49

Roni Rayanto wrote:
Yuri_GG wrote:
Roni Rayanto wrote:
Modesto wrote:Yang paling masuk akal seperti yang dilakukan mas Goes Babe...
Pagar ditinggikan/dipertebal, kalau pagar tembok dibagian atas pagar ditanami pecahan beling dan kaca biar berbahaya dinaiki si pencuri....
Terus kunci pagar ditambah lebih besar/kuat biar susah masuknya...
Terus piara angsa secukupnya, biar angsa-nya agresif pas mau tidur dikasih pakan
separo telih aja jadi tiap malam mondar-mandir di kandang ...patroli khusus hehehe
Terus...apalagi ya? Smile

Dekat rumah, kandang H. Budi, pagar tembok keliling 4 meter yg diatasnya ditaruh kawat berduri, pintu gerbang muat buat truk terbuat dari lempengan baja yg tebal, karena kebetulan H. Budi org Madura yg usahanya jd pengepul besi bekas, lokasi kandangnya ada di dalam lokasi penyimpanan besi2 tua tersebut... Apa yg terjadi ? 3 champion andalannya masih bisa hilang (dari sekitar 250-300 ekor ayam yg ada di kandangnya)!!! Caranya? Tuh tembok dijebol sama si maling!!! Dibolongin kira2 diameter1,5 m!!! Niat bgt ga sih tuh maling?!!! Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad
cuma satu kata edan sekali maling nya, kenapa tidak sekalian semua ayam dikarungin ajah, tembok udah di jebol koq nanggung sekali
Sepertinya malingnya org yg sdh pernah bolak balik kesitu n 3 ayam yg diambil sdh ada yg 'siap menampung'... Yg lebih sialnya lagi buat H. Budi, ga sampai sebulan berikutnya 195 ekor ayamnya terkena wabah, tinggal sekitar 20-an ekor saja yg selamat... No
Tu maling kasihan sama ayamnya H Budi Bang... Dlm pikiran tu maling " daripada ntar kena wabah, mendingan tak pindah ke kandangku aja biar aman dari wabah..."

saptopurwodadi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 770
Join date : 27.03.11
Lokasi : Purwodadi Jateng. 081326211577

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Makto Purwana on Sun 02 Oct 2011, 20:24

baru kurang lebih 2 bulanan kandang dimasuki maling...
sedia payung sebelum hujan...biasa maling jitu adalah maling yang udah pernah lihat champion kita entah dikandang kita maupun di arena kalangan.
kang asep udah pernah main ke kandang saya di sampangan, tau sendiri pagernya dah tinggi 3,5 - 4 meter tembok keliling.

hari sabtu pagi dapat telpon klo ada ayam hilang 4 ekor, langsung main ke kandang ternyata yang hilang bukannya 4 malahan 6 ekor. karena sudah sedia payung sebelum hujan. PC komputer saya cek yang berada dilantai II ternyata kejadiannya maling beraksi sekitar jam 04.17 dini hari dan yang maling adalah orang daerah sampangan situ juga. selang 2 hari main kerumah si maling, bertemu dan hanya saya kasih kaset vcd rekaman cctv. selang 3 hari ayam saya dikembalikan ke saya dan si maling meminta maaf.

sedia payung sblm hujan:
- 1 pc komputer
- 1 kamera cctv (modus malam)
letakan cctv ditempat tersembunyi, hidupkan PC dimalam hari saja mulai jam 8 malam hingga dini hari (ngirit biaya listrik dan biasanya maling beraksi malam hari)


pengalaman pribadi semoga bermanfaat. Very Happy Very Happy

Makto Purwana
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 567
Join date : 18.03.11
Age : 65
Lokasi : ngisorringin............

http://www.indonesianroosterfarm.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  sakuraba on Mon 03 Oct 2011, 08:22

turoq makto wrote:baru kurang lebih 2 bulanan kandang dimasuki maling...
sedia payung sebelum hujan...biasa maling jitu adalah maling yang udah pernah lihat champion kita entah dikandang kita maupun di arena kalangan.
kang asep udah pernah main ke kandang saya di sampangan, tau sendiri pagernya dah tinggi 3,5 - 4 meter tembok keliling.

hari sabtu pagi dapat telpon klo ada ayam hilang 4 ekor, langsung main ke kandang ternyata yang hilang bukannya 4 malahan 6 ekor. karena sudah sedia payung sebelum hujan. PC komputer saya cek yang berada dilantai II ternyata kejadiannya maling beraksi sekitar jam 04.17 dini hari dan yang maling adalah orang daerah sampangan situ juga. selang 2 hari main kerumah si maling, bertemu dan hanya saya kasih kaset vcd rekaman cctv. selang 3 hari ayam saya dikembalikan ke saya dan si maling meminta maaf.

sedia payung sblm hujan:
- 1 pc komputer
- 1 kamera cctv (modus malam)
letakan cctv ditempat tersembunyi, hidupkan PC dimalam hari saja mulai jam 8 malam hingga dini hari (ngirit biaya listrik dan biasanya maling beraksi malam hari)


pengalaman pribadi semoga bermanfaat. Very Happy Very Happy

Biayanya brp mas? Very Happy

sakuraba
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 498
Join date : 22.08.08
Age : 36
Lokasi : Demak (08112703701) pin 2A46E4C7

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Kemal Suteja Sindi on Mon 03 Oct 2011, 23:38

harno wrote:
pacita wrote:........sempet kepikiran mo pasang kawat setrum di sekeliling pagar bagian dalam. Apabila nanti ada maling masuk dan kesetrum sampe terjadi sesuatu, misalnya sampe meninggal. Apakah ada konsekuensi hukum bagi saya?.............

Sesuai hasil sidang di Pengadilan Negeri Ngawi yang pernah saya ikuti, keterkaitan dengan kasus meninggalnya seorang pencuri kayu akibat dari pembelaan 2 orang keamanan yang membela diri dari serangan pencuri yang menggunakan sajam, namun akibat dari pembelaan yang disengaja maupun tidak disengaja tsb mengakibatkan si pencuri meninggal dan hasilnya 2 orang keamanan tsb dipidana penjara 1 tahun.

Apalagi dengan niat sengaja mau pasang setrum

Dalam buku Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
1. Pasal 338 KUHP menggunakan istilah “dengan sengaja”
“ ...Barangsiapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dipidana karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun...” (Pasal 338 KUHP)

2. Pasal 340 menggunakan istilah “dengan rencana lebih dahulu”
“ ...Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain , dipidana karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun...” (Pasal 340 KUHP)

Contoh dari bentuk atau corak kesengajaan :

1. Kesengajaan sebagai kepastian (opzet met zekerheidsbewuszijn atau noodzakelijkheidbewustzijn)
- kondisi jiwa tidak menghendaki akibat itu terjadi, tetapi dengan berlaku begitu pasti suatu yang tidak dikehendaki itu akan terjadi, seperti dengan sengaja atau niat pasang setrum ditempat tertentu tapi tidak berkehendak untuk mengakibatkan orang meninggal tapi siapapun yang terkena setrum pasti hal yang tidak dikehendakinya itu akan terjadi.

2. Kesengajaan sebagai kemungkinan (dolus eventualis atau voorwaardelijk opzet)
- kondisi jiwa tidak menghendaki akibat itu terjadi, tapi semestinya ia menyadari bahwa jika itu dilakukan, kemungkinan besar akibat yang tidak dikehendakinya itu akan terjadi.
sebagai contoh misalnya terdakwa mengatakan, bahwa ia tidak bermaksud memasang setrum untuk membuat orang lain meninggal, tapi mestinya ia menyadari bila ada orang yang terkena setrum tsb akan menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan, dan dengan demikian kemungkinan besar si korban meninggal.

Demikian pula jika yang meninggal adalah bukan yang dimaksud entah sang anak dan istri atau tetangga tapi sudah memperkirakan kemungkinan akan ada korban lain atau siapapun yang terkena setrum tersebut

Dalam dolus eventualis dikenal teori “apa boleh buat” (iknkauf nehmen) yakni untuk mencapai apa yang dimaksud, resiko akan timbulnya akibat atau keadaan disamping maksudnya itupun diterima karena kalau resiko yang diketahui kemungkinan akan adanya itu sungguh-sungguh timbul (disamping hal yang dimaksud), apa boleh buat, dia juga berani pikul resiko (Teori Prof.Moeljatno, SH)

Syarat untuk adanya kesengajaan adalah ;
1) Mengetahui kemungkinan adanya akibat/keadaan yang merupakan delik ;
2) Sikapnya terhadap kemungkinan itu andaikata betul-betul terjadi, ialah apa boleh buat, dapat disetujui dan berani ambil resikonya.

Lebih baik jangan dilakukan mau pasang kawat setrum.... takutnya bukan orang dimaksud yang kesetrum justru malah keluarga kita sendiri yang kesetrum dan akibatnya meninggal.... sesal kemudian tak ada guna....

Salam.

Setuju banget dengan pendapat dari mas Harno, ini pencerahan yang mempunyai dasar hukum, kita tdk boleh main hakim sendiri, semua ada aturannya, salut mas cheers

Kemal Suteja Sindi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 802
Join date : 30.12.10
Lokasi : Tangerang

Kembali Ke Atas Go down

Re: konsekuensi hukum

Post  Sponsored content Today at 21:24


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik