Diklat Juri PAPAJI

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Diklat Juri PAPAJI

Post  Administrator on Sat 07 Jan 2012, 20:12

Hari Sabtu, tgl 7 Januari 2012 telah dilaksanakan diklat bagi juri PAPAJI. Bertempat di kandang merah putih (bpk. syaf), Kalibata, jakarta selatan.
Terima kasih utk pak Syaf yg telah menyediakan tempat, waktu dan makan siangnya.

Berikut resume hasil diklat. Buat yg foto2, silakan upload foto2nya.

DIKLAT JURI PAPAJI
7 JANUARI 2012

Pendahuluan
Seorang juri adalah tokoh terhormat dalam penyelenggaraan pertandingan. Kepadanya digantungkan harapan akan terpilihnya pemenang dalam lomba yang benar benar dapat dipertanggung jawabkan.
Untuk itu seorang juri dituntut untuk memiliki persyaratan yang memadai antara lain :

- Percaya diri, sopan dan tidak tinggi hati atau merasa tahu segalanya.
- Sadar akan tugasnya, bertindak dgn hati2, lugas, mampu berlaku adil dan jujur.
- Bertanggung jawab atas segala keputusan yang diambil dgn bijaksana, loyal, bertenggang rasa dan menghargai pendapat orang lain.
- Memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya dan mampu memanfaatkan pengalaman dan pengetahuannya untuk mengambil keputusan yang tepat dan bijaksana.
- Memiliki daya tangkap yang normal.

Pengetahuan dan pengalaman bagi seorang juri merupakan modal penting untuk melaksanakan tugasnya. Tugas juri memang terhormat, namun melelahkan mental dan fisik.
Hanya dari pengalaman akan dapat disajikan keputusan yang bijak.
Juri selalu dituntut untuk menambah pengetahuannya sendiri. Sehingga ada dilemma yang menyebutkan bahwa hanya ada 2 pilihan bagi juri, yaitu : “Terus belajar atau Pensiun”.

Tugas dan wewenang juri :
- Memimpin jalannya pertandingan.
- Menentukan pemenang dalam pertandingan.
- Menghentikan pertandingan dalam keadaan yang mendesak.
- Memperingati peserta bila mana ada hal2 yang melanggar peraturan dan sportifitas.

Kewajiban juri :
- Netral dan adil, tidak memihak salah seorang peserta.
- Profesional dan bertanggung jawab atas kelancaran pertandingan.
- Fokus pada tugas yg diberikan (tidak sms, ngobrol, dsb).
- Serius, tidak bersikap main2/bercanda dan mampu menjaga kewibawaannya.

Tata laksana penjurian kontes PAPAJI :
- Juri mendapatkan form penjurian dari pihak panitia.
- Sebelum pertandingan, juri sudah duduk pada tempat yg sudah ditentukan.
- Juri sudah menyediakan alat2 kelengkapan pertandingan (bungkus jalu, pulpen, alas tulis, jam, dsb) dgn dibantuk oleh panitia.
- Juri memeriksa data peserta dan memastikan peserta tidak tertukar.
- Juri memeriksa bungkus jalu sesuai standart dan terpasang dgn benar.
- Juri segera mengumumkan hasil pertandingan kepada para peserta dan bersiap masuk babak berikutnya.
- Setelah pertandingan selesai, juri segera menyerahkan data hasil pertandingan ke meja panitia.


Cara penentuan pemenang.
- Pemenang dalam tiap partai pertandingan ditentukan oleh hakim juri.
- Ayam dilepas dgn aturan ‘cul jadi’.

Ayam dinyatakan menang bila berurutan memenuhi kriteria berikut :

1. Menang krn musuh KO/mati/lompat/keok dan atau tidak dpt melanjutkan pertarungan.

2. Menang krn musuh diangkat oleh pemiliknya (menyerah).

3. Menang krn musuh dinyatakan RSC (refree stop contest), dgn persetujuan pemilik. Bleeding, buta, pincang, tdk bisa bangun lebih dari 5 detik, dan segala hal yang mengkhawatirkan keselamatan ayam.

4. Menang krn Unggul mutlak di ronde terakhir. Dironde terakhir musuh tidak memberikan perlawanan yg berarti dan menjadi bulan2an pukulan musuhnya.

5. Bila ke 4 point diatas tidak terpenuhi, maka pemenang ditentukan berdasar total point penilaian juri dari ronde awal sampai terakhir.

Cara penilaian/pengumpulan point :

1. Pengumpulan point dilakukan dan dicatat dari sejak awal ronde pertama sampai selesai.

2. Point didapat berdasar pukulan yg dilontarkan. Teknik/solah, bobot pukul, kecepatan, stamina, tidak masuk dalam kriteria pengumpulan point.

3. Pukulan dibagi menjadi 4 jenis kriteria dgn masing masing point yg bebeda.
- Pukulan yg tidak mengena --> tidak dapat point (0).
- Pukulan yg mengena tidak telak --> point 1.
- Pukulan yg mengena telak --> point 2 atau 3 tergantung penilaian juri.
- Pukulan yg menimbulkan efek spontan dan signifikan (budeg, ngebebek, ngelabak/loncat) --> Point 5.


Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6447
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  jaghana on Sat 07 Jan 2012, 20:59

poto n rekamannya mana nih..? keekeeeee pirat

jaghana
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 7111
Join date : 01.07.10
Age : 39
Lokasi : matraman jak-tim 085217314302. pin BB 2843A31C

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  Tamu on Mon 09 Jan 2012, 18:48

jaghana wrote:poto n rekamannya mana nih..? keekeeeee pirat

ayooo hendra mainkan poto sm pedeonya.. Very Happy

Tamu
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  hakim_sinchan on Tue 10 Jan 2012, 19:57

apa maksudnya nanti bakalan ada diklat juri buat ayamlaga ???

hakim_sinchan
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1199
Join date : 20.05.11
Age : 43
Lokasi : sate kasrun BUMIAYU 0818281585/bb 20f5ef47

Kembali Ke Atas Go down

posting foto n fideone gan

Post  cemilan on Fri 13 Jan 2012, 15:33

sopo ngerti buat kita yg awam bisa tau pukulan yg nampak kena n dapat poin ato tidak
mohon di posting fideonnya atow di kasi fotonya gan....biar ane bisa belajar gt
tq Very Happy

cemilan
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 121
Join date : 28.12.11
Age : 37
Lokasi : tanjungpinang-KEPRI no.Hp 081364279884

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  sumani on Fri 13 Jan 2012, 22:21

FR nya mantep mas admin,lebih mantep lagi kalo ada foto fotonya Very Happy
peraturan dah sip mas,,,tinggal pada pelaksanaan mungkin emang yg perlu di perhatikan.SDM juri,juga harus di perhatikan dengan seksama( di koordinir sebelum pertandingan di mulai ).
salam

sumani
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 211
Join date : 22.10.11
Lokasi : Kudus

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  ¤Di@n-M@gelang¤ on Thu 19 Jan 2012, 21:11

Administrator wrote:Hari Sabtu, tgl 7 Januari 2012 telah dilaksanakan diklat bagi juri PAPAJI. Bertempat di kandang merah putih (bpk. syaf), Kalibata, jakarta selatan.
Terima kasih utk pak Syaf yg telah menyediakan tempat, waktu dan makan siangnya.

Berikut resume hasil diklat. Buat yg foto2, silakan upload foto2nya.

DIKLAT JURI PAPAJI
7 JANUARI 2012

Pendahuluan
Seorang juri adalah tokoh terhormat dalam penyelenggaraan pertandingan. Kepadanya digantungkan harapan akan terpilihnya pemenang dalam lomba yang benar benar dapat dipertanggung jawabkan.
Untuk itu seorang juri dituntut untuk memiliki persyaratan yang memadai antara lain :

- Percaya diri, sopan dan tidak tinggi hati atau merasa tahu segalanya.
- Sadar akan tugasnya, bertindak dgn hati2, lugas, mampu berlaku adil dan jujur.
- Bertanggung jawab atas segala keputusan yang diambil dgn bijaksana, loyal, bertenggang rasa dan menghargai pendapat orang lain.
- Memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya dan mampu memanfaatkan pengalaman dan pengetahuannya untuk mengambil keputusan yang tepat dan bijaksana.
- Memiliki daya tangkap yang normal.

Pengetahuan dan pengalaman bagi seorang juri merupakan modal penting untuk melaksanakan tugasnya. Tugas juri memang terhormat, namun melelahkan mental dan fisik.
Hanya dari pengalaman akan dapat disajikan keputusan yang bijak.
Juri selalu dituntut untuk menambah pengetahuannya sendiri. Sehingga ada dilemma yang menyebutkan bahwa hanya ada 2 pilihan bagi juri, yaitu : “Terus belajar atau Pensiun”.

Tugas dan wewenang juri :
- Memimpin jalannya pertandingan.
- Menentukan pemenang dalam pertandingan.
- Menghentikan pertandingan dalam keadaan yang mendesak.
- Memperingati peserta bila mana ada hal2 yang melanggar peraturan dan sportifitas.

Kewajiban juri :
- Netral dan adil, tidak memihak salah seorang peserta.
- Profesional dan bertanggung jawab atas kelancaran pertandingan.
- Fokus pada tugas yg diberikan (tidak sms, ngobrol, dsb).
- Serius, tidak bersikap main2/bercanda dan mampu menjaga kewibawaannya.

Tata laksana penjurian kontes PAPAJI :
- Juri mendapatkan form penjurian dari pihak panitia.
- Sebelum pertandingan, juri sudah duduk pada tempat yg sudah ditentukan.
- Juri sudah menyediakan alat2 kelengkapan pertandingan (bungkus jalu, pulpen, alas tulis, jam, dsb) dgn dibantuk oleh panitia.
- Juri memeriksa data peserta dan memastikan peserta tidak tertukar.
- Juri memeriksa bungkus jalu sesuai standart dan terpasang dgn benar.
- Juri segera mengumumkan hasil pertandingan kepada para peserta dan bersiap masuk babak berikutnya.
- Setelah pertandingan selesai, juri segera menyerahkan data hasil pertandingan ke meja panitia.


Cara penentuan pemenang.
- Pemenang dalam tiap partai pertandingan ditentukan oleh hakim juri.
- Ayam dilepas dgn aturan ‘cul jadi’.

Ayam dinyatakan menang bila berurutan memenuhi kriteria berikut :

1. Menang krn musuh KO/mati/lompat/keok dan atau tidak dpt melanjutkan pertarungan.

2. Menang krn musuh diangkat oleh pemiliknya (menyerah).

3. Menang krn musuh dinyatakan RSC (refree stop contest), dgn persetujuan pemilik. Bleeding, buta, pincang, tdk bisa bangun lebih dari 5 detik, dan segala hal yang mengkhawatirkan keselamatan ayam.

4. Menang krn Unggul mutlak di ronde terakhir. Dironde terakhir musuh tidak memberikan perlawanan yg berarti dan menjadi bulan2an pukulan musuhnya.

5. Bila ke 4 point diatas tidak terpenuhi, maka pemenang ditentukan berdasar total point penilaian juri dari ronde awal sampai terakhir.

Cara penilaian/pengumpulan point :

1. Pengumpulan point dilakukan dan dicatat dari sejak awal ronde pertama sampai selesai.

2. Point didapat berdasar pukulan yg dilontarkan. Teknik/solah, bobot pukul, kecepatan, stamina, tidak masuk dalam kriteria pengumpulan point.

3. Pukulan dibagi menjadi 4 jenis kriteria dgn masing masing point yg bebeda.
- Pukulan yg tidak mengena --> tidak dapat point (0).
- Pukulan yg mengena tidak telak --> point 1.
- Pukulan yg mengena telak --> point 2 atau 3 tergantung penilaian juri.
- Pukulan yg menimbulkan efek spontan dan signifikan (budeg, ngebebek, ngelabak/loncat) --> Point 5.

Persiapan dan Peraturan yg sudah ckup Sempurna tinggall Aplikasi-penerapan di lapangan saja"Semoga Kualitas Juri akn terus meningkat dan Berkembang sesuai Harapan!Salam PAPAJI!

¤Di@n-M@gelang¤
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1902
Join date : 30.05.11
Age : 33
Lokasi : ¤B@nTul-JogjA/M@g€lAng-G€milAng¤

Kembali Ke Atas Go down

sekedar usul

Post  dalange on Tue 13 Mar 2012, 00:53

mas Admin, agar juri dapat berkonsentrasi pada jalannya penilaian selama jalannya pertandingan, apa tidak sebaiknya masalah menyediakan alat2 kelengkapan pertandingan (bungkus jalu, jam, dsb) ditangani rang lain (petugas tersendiri). dengan demikian juri hanya konsentrasi pada tugas penilaiannya.
apabila juri juga mengurus jam (waktu pertandingan), maka besar kemungkinan akan adanya penilaian yang terlewatkan (ketika juri melihat jam saat itu pula ada ayam memukul).
tapi ga tau ya... orang saya belum tahu riilnya proses penjurian...

dalange
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 349
Join date : 02.11.11
Lokasi : Tulungagung - Bantul - Yogyakarta 087839303588

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  Andi Babe on Thu 19 Apr 2012, 21:08

BENAR juri harusnya hanya menilai, sedang waktu harus ada wakil juri,gmana telinga juri di kasih headphone jadi konsentrasi ngak dengar teriakan penonton.. Laughing Laughing sekedar sering lhooo Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy Laughing Laughing

Andi Babe
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 3513
Join date : 08.04.12
Lokasi : Beliton Farm Palembang 082178678607

http://beliton.farm.yahoo.co.id

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  cay on Tue 08 May 2012, 18:18

Kapan ada diklat juri lagi yah... Kayaknya pingin ikut, bukan berarti pingin ditunjuk sbagai juri lho.. Paling tidak pengetahuan cara menilai dan aturan aturan konte perlu diketahui oleh papajiers sekalian.
Mungkin masukan ajah bang admin dan sesepuh papaji yang lain... Gmn kalo diadakan diklat penjurian di setiap cabang yang ada, dengan dibekali modul yang telah distandarisasikan. Tulisan bang admin di atas merupakan modul yang menurut saya bagus tapi masih perlu pengembangan lebih lanjut. Standarisasi penting menurut saya untuk menghindari subyektifitas juri terutama masalah bobot pukulan. Emang agak susah namun paling tidak mendekati persamaan persepsi.
Setiap papajier memerlukan pengetahuan tsb disamping sebagai pengetahuan pribadi juga seharusnya papajier harus selalu siap untuk ditunjuk sebagai juri pada saat kebutuhan mendesak seperti peserta membludak ataupun juri yang ditunjuk berhalangn.
Lebih bagus lagi jika ada diklat secara OL dalam bentuk e learning.
Monggo yang laen masukannya, kalo ada salah tolong dikoreksi atau ditambahkan.
Salam papaji ... Salam guyub
Smoga papaji smakin matang dan semakin dewasa serta terus berkembang.

cay
moderator
moderator

Jumlah posting : 3975
Join date : 08.11.11
Lokasi : depok PIN BB: 51CC3639

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  Andi Babe on Tue 15 May 2012, 23:57

Diklat juri langsung praktek lebih mengenah saya rasa .... Smile

Andi Babe
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 3513
Join date : 08.04.12
Lokasi : Beliton Farm Palembang 082178678607

http://beliton.farm.yahoo.co.id

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  iyang on Wed 16 May 2012, 14:36

P3SI nya perkutut bisa dicontoh tuh, pelatihan juri yunior bisa diadakan oleh masing-masing PENGDA, setelah berpengalaman menjadi juri yunior minimal 5x kegiatan Papaji atau misalnya 20 pertandingan kelas yunior PENGDA dapat menaikkan statusnya menjadi juri Senior, untuk meningkat menjadi Juri Nasional PENGDA merekomendasikan kepada Pusat, keputusan Juri Nasional di tangan PAPAJI pusat.
Ada lagi Koordinator Juri yang bertugas memimpin juri yang bertugas pada acara Latber atau Kontes, jika ada protes atau ketidaksesuaian antara penonton dengan keputusan juri di lapangan, Koordinator Jurilah yang bertugas menengahi dan mengambil jalan keluar.
Demikian sumbang saran saya semoga dapat bermanfaat

iyang
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 703
Join date : 09.03.10
Age : 43
Lokasi : Tarumajaya Bekasi, 085714907816

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  Andi Babe on Fri 08 Jun 2012, 13:54

iyang wrote:P3SI nya perkutut bisa dicontoh tuh, pelatihan juri yunior bisa diadakan oleh masing-masing PENGDA, setelah berpengalaman menjadi juri yunior minimal 5x kegiatan Papaji atau misalnya 20 pertandingan kelas yunior PENGDA dapat menaikkan statusnya menjadi juri Senior, untuk meningkat menjadi Juri Nasional PENGDA merekomendasikan kepada Pusat, keputusan Juri Nasional di tangan PAPAJI pusat.
Ada lagi Koordinator Juri yang bertugas memimpin juri yang bertugas pada acara Latber atau Kontes, jika ada protes atau ketidaksesuaian antara penonton dengan keputusan juri di lapangan, Koordinator Jurilah yang bertugas menengahi dan mengambil jalan keluar.
Demikian sumbang saran saya semoga dapat bermanfaat
SE7 tapi di papaji gak pake penancab koncer seperti di P3SI..........HAHAHAHAHH.SALAM Smile

Andi Babe
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 3513
Join date : 08.04.12
Lokasi : Beliton Farm Palembang 082178678607

http://beliton.farm.yahoo.co.id

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  kampung aduan on Fri 24 May 2013, 20:50

mungkin sedikit pertanyaan
1. pukulan yg masuk (yg dihitung) pukulan di kepala,leher,badan atau yg lain.
2. papaji bengkulu baru dibentuk dan disyahkan dari pusat april 2013..kita baru 2 x melakukan abar persahabatan..kita berencana kedepannya utk melakukan latber agar tidak ada kejenuhan dari anggota atau yg lainnya. kendala kita di penjurian untuk mengundang juri dari pusat terus terang kita belum mampu. mohon masukan dari rekan-rekan papaji yg pernah/sudah melakukan latber bagaimana utk sistim penjurian yg bisa di pakai..terima kasih..

kampung aduan
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 31
Join date : 13.11.12

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  Jagonantang on Mon 26 Aug 2013, 07:38

kampung aduan wrote:mungkin sedikit pertanyaan
1. pukulan yg masuk (yg dihitung) pukulan di kepala,leher,badan atau yg lain.
2. papaji bengkulu baru dibentuk dan disyahkan dari pusat april 2013..kita baru 2 x melakukan abar persahabatan..kita berencana kedepannya utk melakukan latber agar tidak ada kejenuhan dari anggota atau yg lainnya. kendala kita di penjurian untuk mengundang juri dari pusat terus terang kita belum mampu. mohon masukan dari rekan-rekan papaji yg pernah/sudah melakukan latber bagaimana utk sistim penjurian yg bisa di pakai..terima kasih..
1. pukulan yang dihitung adalah pukulan yang masuk/mengena, baik kepala, leher, badan, kaki, juga brutu (bagian belakang).
2. kedatangan juri dari pusat tidak mutlak perlu. memang akan dirasa kurang pede tanpa ada praktek, mentoring dari yang sudah terbiasa. tapi bila sudah sering melakukan, akan mengerti dengan sendirinya.
- sistim?, penjurian dilakukan pada tiap babak pertarungan. ada latber yang hanya 1 babak saja, ada yang 2 babak, ada kontes dengan 3 babak. normalnya adalah yang mendapat akumulasi nilai terbanyak, itulah pemenangnya. disamping tentunya pada keadaan tertentu. seperti,
kalah keok, lari/lompat dari arena, distop/diangkat oleh pemilik ataupun tidak berdaya dibabak terakhir walaupun sudah unggul dalam pengumpulan nilai di babak babak sebelumnya.

salam papaji.

Jagonantang
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 1856
Join date : 15.08.08
Lokasi : pondok kelapa,jakarta timur

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  kampung aduan on Mon 10 Feb 2014, 21:34

tanya lagi pak, jika kita papaji daerah mau mengadakan latber apa harus mengundang juri pusat..terima kasih

kampung aduan
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 31
Join date : 13.11.12

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diklat Juri PAPAJI

Post  Sponsored content Today at 09:49


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik