Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  musthofa bisri on Mon 23 Jan 2012, 16:35

Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”






musthofa bisri
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 253
Join date : 19.08.11
Age : 31
Lokasi : Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  didiw on Mon 23 Jan 2012, 17:38

mantaaaaaaaappp infonya bang Smile


didiw
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 880
Join date : 03.01.12
Age : 39
Lokasi : Surabaya Pin BB 3276FFBB

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Modesto on Tue 24 Jan 2012, 12:17

Saya setuju sama pak Mustofa
biaya pakan ayam sampai umur 7 bulan
kalo diatur dengan cermat jatuhnya cuma 50 ribuan
apalagi kalo pur eksklusif dibatasi sampai umur 2 bulan saja
bisa lebih murah lagi...mantap bos Very Happy

Modesto
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1182
Join date : 21.03.10
Age : 35
Lokasi : Ponorogo

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  LQ on Tue 24 Jan 2012, 12:44

Modesto wrote:Saya setuju sama pak Mustofa
biaya pakan ayam sampai umur 7 bulan
kalo diatur dengan cermat jatuhnya cuma 50 ribuan
apalagi kalo pur eksklusif dibatasi sampai umur 2 bulan saja
bisa lebih murah lagi...mantap bos Very Happy
wadoh tmpt sy g cukup 50rb/ekor . . .yah kurang manteb..

LQ
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 698
Join date : 27.01.10
Age : 41
Lokasi : kandang ayam,mburi omah.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Modesto on Tue 24 Jan 2012, 13:01

LQ wrote:
Modesto wrote:Saya setuju sama pak Mustofa
biaya pakan ayam sampai umur 7 bulan
kalo diatur dengan cermat jatuhnya cuma 50 ribuan
apalagi kalo pur eksklusif dibatasi sampai umur 2 bulan saja
bisa lebih murah lagi...mantap bos Very Happy
wadoh tmpt sy g cukup 50rb/ekor . . .yah kurang manteb..
50 ribu kan cuma ancer-ancernya aja masbro
Bisa nambah lagi tergantung dana Smile

Modesto
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1182
Join date : 21.03.10
Age : 35
Lokasi : Ponorogo

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Hendro on Tue 24 Jan 2012, 19:48

musthofa bisri wrote:Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”


Sungguh informatif dan menginspirasi buat peternak pemula.............

Sebuah gambaran yang nyata dari usaha beternak ayam, bahwa jika kita mampu mengelola dengan baik dan benar maka akan tercipta keuntungan semata............

Nominal uang yang dibutuhkan untuk seekor ayam mulai dari usia 0 - 7 bulan bervariatif bergantung kepada ransum yang diberikan..............

Dengan semakin rendahnya ongkos produksi maka margin keuntungan semakin besar dan harga ayam juga tidak lagi dirasakan "terlalu mahal" bagi semua kantong penghobi, kecuali untuk ayam dengan kualitas tertentu (spesial) dan sudah berprestasi............

Salam Smile

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7285
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Ayok_bukolan on Tue 24 Jan 2012, 21:29

musthofa bisri wrote:Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”







mantap kang....... LANJUTKAN.............. semoga sukses.....

Ayok_bukolan
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 847
Join date : 14.06.11
Lokasi : probolinggo - malang. BB 28297ABA

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  didik adi on Wed 25 Jan 2012, 03:34

musthofa bisri wrote:Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”





yang penting tidak rugi dan istri gak ngomel2 karena hobi ayam .....salut, mas... Smile

didik adi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 511
Join date : 20.05.11
Lokasi : weleri, jawa tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  aloy daddy on Wed 25 Jan 2012, 03:44

Informasi yang baik dan patut dipraktekkan.

aloy daddy
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 274
Join date : 12.12.11
Age : 44
Lokasi : ungaran kabupaten semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Kadirvanhoten on Wed 25 Jan 2012, 04:05

Sepakat bang...Nih cara ternak yg bener...Pacek cari lorotan kalangan,biang cari hibahan,mis belipun lewat jalur tikus,cari balon biang unggul peternak top yg seharusnya jadi opor...Jatuhny murah...Trus perawatan diumbar mpe lancur...Ternak untulan saya malah ndak da pakan voer sama sekali.Resep pakan dah saya tulis di ruang perawatan thread menghadapi musim penghujan...Jatuhnya perekor mpe umur 9 bln sekitar 80 ribu...Dah termasuk obat2an lho...Alami ndak kimiawi,hehehe...Salam...

Kadirvanhoten
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 481
Join date : 09.12.11
Lokasi : semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  litato on Wed 25 Jan 2012, 06:39

keren ... lebih murah lagi kalau bisa ambil nasi bekas warung dgn gratis ... tongue
atau beli jagung ke petani langsung ...
beli voer kalau karungan lebih murah dari eceran ... (karena ayam sedikit seringnya ngecer ...)

litato
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1836
Join date : 28.11.11
Age : 43
Lokasi : Brebe$$$

http://ayambangkok.info

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  zeus on Wed 25 Jan 2012, 06:55

mantab infonya...tapi lebih mantab lagi dan biar kesannya bersahabat,lebih baik kata2 "TUKANG PANGKAS RAMBUT DGN CELURIT" dihilangkan setiap buat postingan...he...he...he...(cuman saran aja)
lol! lol! lol! lol! lol!

zeus
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 558
Join date : 05.09.11
Lokasi : Banyuwangi/Pin BB: 20CEB20D

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  hadi97 on Wed 25 Jan 2012, 11:34

Info yang berguna...mantttaaaappppp

hadi97
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1258
Join date : 15.12.11
Age : 37
Lokasi : Makassar CP 081343181946/PIN 26182769

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Nurkhasan on Wed 25 Jan 2012, 12:20

musthofa bisri wrote:Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”






salut dgn kerja kerasnya....

Nurkhasan
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 566
Join date : 13.01.12
Lokasi : pemalang,085777087727

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Administrator on Wed 25 Jan 2012, 14:54

Guys... maaf out of topic.
Sekedar mengingatkan, kalau meng-'quote' harap diedit utk kalimat yg seperlunya saja. Tidak perlu semua quote ditampilkan.
Apalagi sudah quote panjang2, balasannya cuma sekelumit kalimat saja.
Kasihan yg online pakai hp.
Wink


tks

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6443
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  pacita on Thu 26 Jan 2012, 04:40

Administrator wrote:Guys... maaf out of topic.
Kasihan yg online pakai hp.





Yups, betul apalagi kl cuma bisa GPRS....

pacita
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 768
Join date : 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  ¤Di@n-M@gelang¤ on Fri 27 Jan 2012, 01:12

musthofa bisri wrote:Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”





Menurut Saya Saran di ATAS ckup bagus untuk mnekan biaya pkn,tp bgi Seorang penghobi sejati spertiny tdk mungkin di lakoni dech'masak iya Aym 5 ekor pkn sampe umr 7 bln cuman butuh dana 200rb?msak y tega Aym kualitas Juuuuuooooooos umr 3bln udh di umbar Bebas sampe sore jatah dan jatah Voer jg udh di kurangi!biasany Aym klo udah di Boks dr kcil terksan manja dan kurang pinter nyari mkn sendiri!klo d tempat sy pkn 1kg Hny bs buat 3hari Aym 5 ekor itu jg udah di irit2"klo sy slma menekuni Hobi Aym klo di Nilai dr Keuntungan memang msi bnyk tekorny dr pd untungnya!tp y stiap penghobi/pternak pny cara sendiri dlm membesarkan Aym2ny!salam PAPaji"

¤Di@n-M@gelang¤
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1902
Join date : 30.05.11
Age : 33
Lokasi : ¤B@nTul-JogjA/M@g€lAng-G€milAng¤

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  jaymustf on Sat 28 Jan 2012, 11:55

musthofa bisri wrote:
untungny jagung tidak usah beli

salah bang itungannya,.. harusnya jagung juga dihitung pengeluaran biarpun ndak dibeli.....
soale jagung biasa yang bikin pengeluaran paling besar...salam, coba dihitung ulang bang.... jatuhnya berapa,.. soalnya kalo ndak dihitung benar nanti jual ayamnya asal aja, dikira udah untung malahan buntung....hehehehe

jaymustf
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 978
Join date : 03.01.10
Age : 33
Lokasi : banjarsari bojonegoro 085240515154

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  kyandra on Sat 28 Jan 2012, 16:33

musthofa bisri wrote:Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Sebagai peternak pemula, agak malu sebenarnya menulis masalah ini. Tapi ini hanya sekedar berbagi.

Semua bermula kecerewetan istri, beternak ayam kok selalu rugi. Dia protes karena biaya perawatan ayam lebih mahal dari jatah uang untuk istri dan anak saya. Mungkin karena kasihan, istri ikut cari solusi agar ternak ayam tak selalu rugi.

Diskusi awal antara saya dan istri, menyimpulkan cara ternak yang saya lakukan selama ini salah yaitu membeli beberapa ekor pitik pada peternak, kemudian saya besarkan. Tapi setelah dewasa, kwalitasnya hanya untulan, dibawa ke pasar hanya laku seratus ribu. Padahal biaya pakan dan rawatan selama 10 bulan, saya hitung bisa mencapai 300 ribu perekor. Tekor Bandar.

Istri saya usul, agar saya membeli pejantan dan babon untuk diternak sendiri. Dia merelakan sedikit tabungannya buat memulai modal awal lagi. Saya pun bergerilya cari pejantan, lalu seorang kawan, menyarankan agar saya mencari bakal pejantan di kalangan. Cari ayam jago yang kalah tapi tidak sampai keok buat dijadikan pejantan. Nasib saya lagi mujur, dapat seekor pejantan dengan harga miring 150. Untuk babon saya dikasih paman. Ternak pun di mulai.

Setelah menetas, istri saya bilang harus menekan biaya perawatan tanpa merusak hasil akhir. Saya pun mendatangi beberapa peternak, pura-pura mau membeli sambil Tanya cara mereka merawat ayam. Akhirnya, ada cara yang saya anggap sangat murah, tapi tidak merusak hasil ternakan yaitu tiap lima ekor pitik jantan dimodali 200 ribu untuk pembelian pakan selama tujuh bulan. Sementara untuk pitik betina, dirawat seperti ayam kampong biasa tidak diberi makan konsentrat.

Cara ini sebenarnya hasil pemikiran istri saya, heeeee…. Dia bilang, dengan 200 ribu, lima ekor pitik bisa tumbuh dewasa secara baik. Kok bisa, hitungannya yaitu sepekan lima ekor pitik hanya dijatah 1 kilo voor. Agar cukup pemberian makan harus ditakar dan terjadwal dua kali sehari pagi dan sore atau malam. Pemberian voor ekslusif hanya selama tiga bulan, di usia empat bulan, setelah makan pagi ayam diumbar bebas dan baru sore harinya diberi makan voor lagi. Selama diumbar ayam sesekali diberi makan jagung, untungny jagung tidak usah beli.

Sepanjang 2011 saya mempraktekkan ini, untuk 20 ekor ayam modalnya 800 ribu. Mulai dari bulan Februari sampai bulan agustus usianya 7 bulan, alhamdulilah rata-rata ayam saya ukuran delapan ada juga yang ukuran tujuh. Setelah itu ayam mulai dirawat, diberi makan jagung, dimandiin dan diberi jamu. Pada bulan oktober ayam sudah bisa diabar. Alhamdulilah, dari 20 ekor, sudah laku 15 ekor, untuk pasaran orang desa, harga ayam saya lumayan berkisar antara 250 hingga 350 ribu. Untungnya lumayan, karena modal setiap ekor ayam dibawah 50 ribu.

Ini pengalaman saya, hanya sekedar berbagi, memang jika dikurs selama setahun keuntungan ini kecil. setiap orang punya cara sendiri untuk beternak. Mari berbagi ilmu. Salam. “tukang pangkas rambut dengan celurit”






bravo papaji...mantab pak bos...lanjutkan perjuangan mu....

kyandra
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 118
Join date : 28.12.11
Age : 32
Lokasi : yogyakarta-banjar patroman,mondar manidir ga apa yang penting nyaman 081312545456

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  tumini on Sat 28 Jan 2012, 18:28

Administrator wrote:Guys... maaf out of topic.
Sekedar mengingatkan, kalau meng-'quote' harap diedit utk kalimat yg seperlunya saja. Tidak perlu semua quote ditampilkan.
Apalagi sudah quote panjang2, balasannya cuma sekelumit kalimat saja.
Kasihan yg online pakai hp.
Wink


tks
Ikut quote yang ini saja.
Minta konfirm pak admin, di forum papaji memang tidak ada spoiler ya?

ralat: maksudnya tombol fungsi spoiler.

tumini
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 207
Join date : 18.08.11
Lokasi : Nganjuk

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Administrator on Sun 29 Jan 2012, 17:08

tumini wrote:Minta konfirm pak admin, di forum papaji memang tidak ada spoiler ya?

ralat: maksudnya tombol fungsi spoiler.
ada koq mas...
ketika kita posting, ada tombol 'others'. Klik saja. Disitu ada fasilitas spoiler.
Spoiler:
tes

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6443
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  tumini on Fri 10 Feb 2012, 09:48

oh ternyata kurang teliti. makasih

Lanjutt..

tumini
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 207
Join date : 18.08.11
Lokasi : Nganjuk

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Mas Wiek on Thu 16 Feb 2012, 08:54

Lhoo..., koq malah pada setuju sih...,ngasih pakan ayam aduan, "sekena"nya aja, begiru aja...! Se-olah2, asal bisa idup aja sampe umur 7-9bulan, teruusss......Jual....!!! Bukankah, unsur pakan, sangat menentukan dlm pembentukan organ2 fisiik si--ayam...!? Tulang2, otot, dll, yg nantinya sangat berpengaruh daya tahan/ stamina pd. Saat "tarung"nya sii ayam2 tsb...?! Apalagi kl sampai 5 air...!?
Kasian, ahh....! Dan, sayang...kl ayam yg punya pukulan bagus.., solah bagus.., mental bagus..., ( apalagi.., berasal dari trah bagus..!), tp diberi pola pakan sprti itu...! (Walaupun tujuan kita, utk dijual lagi, nantinya..!)

Salam saya....

Mas Wiek
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 13.01.12
Lokasi : Jak--TIm. (021)-2685-2685 / 0817-252925 / 0877777-08775.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  hakim on Thu 16 Feb 2012, 10:17

Selain efektifitas pemberian ransum, kita juga perlu melakukan seleksi yang ketat untuk menekan kerugian. Bila betina bukan lagi menjadi komoditi, alangkah baiknya disembelih atau dijual pada usia muda sehingga porsi ransum utk ayam yang sudah terseleksi tetap terjaga.

Keuntungan beternak ayam aduan ini, menurut saya pribadi masih berada pada level "kepuasan batin". Secara ekonomi rasanya masih ada yang mengganjal karena ada variabel "tenaga" dan "waktu" yang kadang belum diperhitungkan.

Paling menguntungkan ya masih pada level "jual beli".

Salam Gebrak

hakim
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 90
Join date : 17.08.08
Lokasi : Yogyakarta

http://www.ayambangkok.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Tamu on Thu 16 Feb 2012, 10:55

Administrator wrote:Guys... maaf out of topic.
Sekedar mengingatkan, kalau meng-'quote' harap diedit utk kalimat yg seperlunya saja. Tidak perlu semua quote ditampilkan.
Apalagi sudah quote panjang2, balasannya cuma sekelumit kalimat saja.
Kasihan yg online pakai hp.
Wink


tks

SALAH SENDIRI PAKAI HAPE, BELI DONG LOPTOP, BELI LOPTOP DULU BARU BELI AYAM, HA3...!!! Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil

Tamu
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Agar Ternak Ayam Tak Selalu Rugi

Post  Sponsored content Today at 20:01


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik