Sekedar Share...

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Sekedar Share...

Post  sempax on Mon 06 Feb 2012, 13:09

Aplikasi EM Pada Peternakan
EM-4 Peternakan
Produk EM-4 Peternakan merupakan kultur EM dalam medium cair berwarna coklat kekuning-kuningan yang menguntungkan untuk pertumbuhan dan produksi ternak dengan cirri-ciri berbau asam manis. EM-4 Peternakan mampu memperbaiki jasad renik didalam saluran pencernaan ternak sehingga kesehatan ternak akan meningkat, tidak mudah stress dan bau kotoran akan berkurang. Pemberian EM-4 Peternakan pada pakan dan minum ternak akan meningkatkan nafsu makan karena aroma asam manis yang ditimbulkan. EM-4 peternakan tidak mengandung bahan kimia sehingga aman bagi ternak.

Manfaat EM-4 Peternakan
Menyeimbangkan mikroorganisme yang menguntungkan dalam perut ternak.
Memperbaiki dan Meningkatkan kesehatan ternak.
Meningkatkan mutu daging ternak.
Mengurangi tingkat kematian bibit ternak.
Memperbaiki kesuburan ternak.
Mencegah bau tidak sedap pada kandang ternak
Mengurangi stress pada ternak
Mencegah bau tidak sedap pada kandang ternak dan kotoran ternak.

Beberapa Cara Aplikasi EM-4 Peternakan antara lain :
1.Air Minum
Campuran EM dengan konsentrasi - 1% dalam air minum ternak, diberikan setiap hari. Hindari penggunaan antibiotika melalui minum agar EM tidak mati. Bersihkan bak air minum dan tempat minum ternak setiap hari. Pathogen dalam saluran pencernaan dan ada pada tempat minum akan tertekan, ternak menjadi lebih sehat.
2.Pakan
Semprotkan EM pada pakan yang segera akan diberikan, EM akan meresap dalam pakan dan masuk kesaluran pencernaan makanan bersama makanan.
3.Sanitasi Kandang
Semprot kandang, kotoran termasuk hewan ternak piaraan. Untuk menanggulangi bau busuk, menekan berbagai pathogen yang ada pada bulu dan kulit ternak, bulu atau kulit ternak akan lebih cerah dan bersih. Caranya yaitu larutkan EM4 + molase ke dalam air dengan perbandingan 1:1:100. Larutan ini kemudian disimpan dalam tempat yang tertutup rapat selama 1-2 hari dan selanjutnya dapat digunakan untuk menyemprot kandang (pada lantai, dinding, atap dll) dan pada badan ternak dengan dosis 1-10 cc larutan dalam 1 liter air.
4.Jamu Ternak
EM dapat dipergunakan untuk membuat jamu ternak. Pada ternak ayam dan bebek jamu dapat diberikan setiap hari dengan konsesntrasi 1 %, bila telah menggunakan jamu ternak pemberian EM pada air minum tidak diperlukan lagi, peternak ayam dan bebek membuat jamu sendiri dengan ramuan tradisional yang terdiri dari jahe, kencur, kunir, laos, bawang putih dan daun sirih. Bahan-bahan ini dirajang halus direndam/fermentasi dengan EM dan molase. Setelah seminggu jamu sudah siap dipakai. Bila diperhatikan dengan jamu ternak dari EM, kuning telur lebih tebal, bau amis berkurang sehingga sangat baik digunakan untuk telur asin. Orang - orang yang biasanya alergi telur, dengan telur EM tidak alergi lagi.
5.Silase
Sapi, kerbau kambing telah biasa diberikan silase larutan pada musim kemarau saat rumput juga sulit didapat. Em dapat digunakan sebagai probiotik pembuatan silase, rumput kering, jerami, pohon jagung kering dan lain-lain dapat diolah menjadi pakan ternak dengan dipotong kecil-kecil terlebih dahulu, potongan rumput kering ini ditaruh dalam bak drum atau tempat lain, ditaburi dedak halus dan disiram dengan EM sampai lembab dan dipadatkan. Pembuatan silase dilakukan secara berlapis lapis, dengan cara seperti diatas. Adonan ini kemudian ditutup rapat agar suasananya anaerob, setelah 5 hari adonan sudah berbau tape dan siap diberikan pada ternak. Karena proses fermentasi, kandungan gizi silase lebih tinggi dari asalnya dan dapat disimpan lebih lama untuk memenuhi kebutuhan pakan pada saat musim kemarau.
6.Pakan daur ulang
Pakan daur ulang dapat dilakukan pada peternakan ayam petelur, cara ini sangat membantu peternak pada saat harga telur menurun dan harga pakan naik. Pembuatanya cukup sederhana. Kotoran ayam dijemur kering, digiling dan dicampur dengan dedak, disiram dengan EM dan molase lalu difermentasikan dalam keadaan anaerob. Fermentasi hanya diperlukan 24 jam dan pakan daur ulang ini dicampur dengan konsentrat lagi pada saat pemberian. Biaya dapat ditekan sampai dengan 28 % dengan kesehatan dan produktifitas seperti semula.

Aplikasi EM Pada Lingkungan
EM-4 Pengolahan Limbah
Produk EM-4 Pengolahan limbah merupakan kultur EM dalam medium cair berwarna coklat kekuning-kuningan dengan konsep mutakhir dalam bidang mikrobiologi daur ulang limbah untuk memfermentasi limbah organic cair dan padat secara efektif.

Manfaat EM-4 Pengolahan Limbah
Mempercepat proses penguraian limbah organic cair maupun padat.
Menekan bau yang tidak sedap ( H2S dan NH3 )
Menurunkan kadar BOD dan COD
Menekan perkembangan mikroorganisme pathogen.
Dapat digunakan untuk mendaur ulang limbah organic menjadi pupuk / kompos
Produk EM-4 Toilet merupakan kultur EM dalam medium cair berwarna coklat kekuning-kuningan dengan konsep bioremediasi bahan organic dengan memanfaatkan kerja dari berbagai mikroorganisme alami secara fermentasi sehingga potensi pencemaran dapat ditekan.
EM-4 Toilet mengandung berbagai mikroorganisme yang effectif yang masing-masing mikroorganisme ini mempunyai kerja yang sangat spesifik dan bekerjasama secara sinergis dalam menguraikan limbahorganik serta menagkap gas yang menyebabkan bau (H2S, NH3 dll) sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitasnya sehingga sangat tepat untuk digunakan pada WC/Septik Tank menghilangkan bau kurang sedap ataupun menekan baketri pathogen (E.Colli,) yang terdapat dalam air tanah akibat resapan septic tank yang ummnya dijumpai di kota-kota yang padat penduduknya.
Manfaat EM-4 Toilet
Menghilangkan bau tidak sedap pada kamar mandi dan WC.
Mengatasi saluran got/WC yang tersumbat.
Menghemat biaya pengurasan septic tank.
Dapat digunakan untuk membuat kompos.

Hemat dan ramah lingkungan

Pengolahan Limbah Organik Cair
Pengolahan limbah dengan teknologi EM merupakan cara pengolahan limbah secara biologis, yaitu melalui proses fermentasi. Fermentasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan mikroorganisme efektif untuk aktif dan berkembangbiak lebih banyak sehingga dapat bekerja dengan efisien dan optimal sebelum dituangkan ke IPAL.
Campurkan EM-4 + Molase + air bersih (1 : 1 : 18) secara merata kemudian fermentasi selama 5-7 hari, lalu tuangkan pada limbah secara kontinyu sesuai dengan debit air limbah masuk (inlet), kemudian diberikan perlakuan mekanis dengan aerator/blower sederhana. Untuk memperoleh hasil yang bagus, penambahan larutan EM-4 dapat dilakukan setiap hari.
Pengolahan Limbah (Sampah) Organik Padat
EM Bokashi Padat
Cara Pembuatan Bokashi Padat Sampah : Campurkan sampah organik dan bahan organik lainnya secara merata, kemudian tuang larutan EM-4 berangsur dan merata. Kandungan air semestinya berkisar antara 3040 % dan suhu dipertahankan  50C. Selanjutnya fermentasi sekitar 57 hari dalam keadaan tertutup. Lakukan pengadukan/pembalikan apabila suhu > 50C. Pupuk sudah matang dan siap digunakan bila memberikan bau khas yang sedap dan ditumbuhi jamur putih. Bila berbau busuk, maka pembuatan bokashi tidak berhasil atau gagal.


EM Bokashi Cair
Cara Pembuatan Bokashi Cair : Campurkan 1 liter EM4 + 1 liter Molase + 100 liter air + bahan organik lainnya secara merata kemudian fermentasi selama 5-7 hari. Lakukan pengadukan setiap hari sampai kandungan gasnya habis. Selanjutnya campurkan 1 liter EM bokashi cair dengan 10 liter air dan disiramkan pada tanaman, tanah atau bahan organik. Lakukan secara teratur 12 minggu sekali.
Dari kemampuan yang dimiliki oleh EM maka teknologi EM dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan dibidang lingkungan seperti :
1. Pengolahan Limbah Rumah Tangga
Siramkan larutan EM Aktif dengan konsentrasi 1-10 cc per liter pada got, closet, tempat cuci piring, dll. Untuk mengurangi bau yang kurang sedap, lakukan setiap saat (sekurang-kurangnya sekali dalam seminggu).
Kumpulkan limbah dapur dalam ember yang berisi saringan dibawahnya, taburi dengan bokashi setiap hari sampai ember tersebut penuh. Limbah padat setelah seminggu akan menjadi bokashi siap pakai dan air leached diencerkan lagi untuk menyiram tanaman di pekarangan.
2. Pengolahan Limbah Padat Pada ternak
Kumpulkan limbah ternak (kotoran dan sisa pakan ternak), siramkan larutan EM Aktif dengan konsentrasi 1-10% sebanyak 1 liter per m3. Bau busuk limbah akan tertekan dan setelah satu minggu limbah tersebut dapat dipergunakan untuk memupuk tanaman.
3. Pengolahan Limbah Cair.
Limbah cair dari kencing ternak ditampung, dicampur dengan EM dan molase diencerkan dengan air 20 kali difermentasi selama seminggu. Limbah cair ini akan menjadi bokashi cair, untuk menyiram tanaman setelah diencerkan 500-1000 kali dari volume semula.
4. Penyiraman di TPA
Siramkan EM Aktif dengan konsentrasi 1-2 per seribu (1-2 liter per m3 air) pagi dan sore hari. Bau busuk berangsur-angsur berkurang, populasi lalat, kecoa dan serangga lainnya juga akan menurun.

5. Memperbaiki Kualitas Air Sungai, Danau, Pantai, dll.
Siramkan EM Aktif secara berkesinambungan
Lemparkan Bokashi Dango (Bokashi tanah liat) kedalam sungai, danau, pantai.
Manfaatnya :
Air sungai menjadi jernih, Lumpur tergerus dan bau busuk berkurang.
Air laut jernih, biota laut (Phyto dan Zoo Plangton tambah baik, kerang-kerangan, ikan berkembang dengan baik.
(sumber web www.em4indonesia.com)

Masih banyak produk serupa yang beredar di pasaran dengan manfaat serta kegunaan yang sama dengan artikel yang saya kutip dari www.em4indonesia.com

sempax
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 107
Join date : 13.01.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sekedar Share...

Post  pacita on Wed 08 Feb 2012, 20:43

setiap keuntungan pasti ada kerugian
Pernahkah diulas/dibahas kerugian (baca: kemungkinan kerugian) 4 efektif microorganism ini. Khususnya dalam jangka panjang. misalnya 20-50 tahun yang akan datang?
secara logika saya yang awam, segala sesuatu yang ditambahkan dengan tujuan mempercepat proses (fermentasi) pasti ada efek lain yang ditimbulkannya.
Mohon di share juga ya... Very Happy Very Happy Very Happy

pacita
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 768
Join date : 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sekedar Share...

Post  sempax on Thu 09 Feb 2012, 14:50

Benar sekali bang Pacita....dimana di dunia ini selalu dua unsur itu saling bertolak belakang, ada untung-ada rugi, ada menang-ada kalah....bahkan apa yang kita nikmati secara "gratis" (udara) dari mulai kita lahir hingga kita mati pun, pasti membawa dampak untung-rugi. Semua itu kembali lagi kepada individu masing2...di sini saya hanya ingin berbagi kepada rekan2 kok bang, tidak ada maksud dan tujuan lain heheheheeee.....Smile

sempax
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 107
Join date : 13.01.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sekedar Share...

Post  pacita on Thu 09 Feb 2012, 16:16

sempax wrote:.di sini saya hanya ingin berbagi kepada rekan2 kok bang, tidak ada maksud dan tujuan lain heheheheeee.....Smile
Oke sip, nyatai aja bang. Tahun 1997-2003 sy sudah mulai mengenalkan produk ini lewat pelatihan pembuatan pupuk bokashi, sampai dengan perbanyakan/pengembangbiakan EM4 itu untuk bisa diproduksi sendiri oleh petani. Setelah itu off, jadi sy juga perlu info apakah sekarang sudah ada pandangan lain terhadap EM4 ini. Very Happy Very Happy Very Happy

pacita
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 768
Join date : 25.10.10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Sekedar Share...

Post  Sponsored content Today at 20:44


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik