SAATNYA BERBAGI

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

SAATNYA BERBAGI

Post  ipanknade on Tue 14 Feb 2012, 17:13

Suara Pembebasan

Terjadi Di Jakarta !!!, Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !!
Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.

Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa khaerunisa untuk berobat ke puskesmas kecamatan setiabudi. Saya hanya sekali bawa khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya rp 10.000,- per hari. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel ka di cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, muriski saleh (6 thn), untuk memulung kardus di manggarai hingga salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.

Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan muriski termangu. Uang di saku tinggal rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari manggarai hingga ke stasiun tebet, supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di kramat, bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.

Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di stasiun tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau khaerunisa sudah menghadap sang khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika krl jurusan bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang krl yang mendengar penjelasan supriono langsung berkerumun dan supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.

Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi karena tidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.

Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.

Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah khaerunisa. Jangan bilang keluarga supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia, ujarnya.

ipanknade
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 316
Join date : 04.09.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Jagonantang on Tue 14 Feb 2012, 18:07

miris,....inilah sisi memilukan kehidupan metropolitan ?

Jagonantang
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 1856
Join date : 15.08.08
Lokasi : pondok kelapa,jakarta timur

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  ¤Di@n-M@gelang¤ on Tue 14 Feb 2012, 18:13

Di mana Hati Nurani"di mana Rasa belas kasihan"di mana Para pemimpin"Hanya Uang-Uang dan Uang!inilah gambaran betapa tingginya kesenjangan sosiall di Negri ini!Hati Nurani telah diganti dengan Uang!

¤Di@n-M@gelang¤
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1902
Join date : 30.05.11
Age : 33
Lokasi : ¤B@nTul-JogjA/M@g€lAng-G€milAng¤

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  harno on Tue 14 Feb 2012, 18:22

Ya Allah..... sudah begitu berat pintu hati mereka yang melihat tetapi tidak memberikan pertolongan kepada sesamanya.

harno
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 595
Join date : 03.02.11
Age : 44
Lokasi : Sukoharjo - Surabaya

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  kicksawunk on Tue 14 Feb 2012, 18:56

Jagonantang wrote:miris,....inilah sisi memilukan kehidupan metropolitan ?

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un !!

*Ya Allah, kenapa masih ada Hamba-mu yang bernasib spt itu?? apa yang salah dengan negeri ini??? Semoga Ya Allah, Kau Kuatkan Ketabahan si Bapak & Keluarganya. Semoga Pula Segera Kau Bukakan Pintu Rejeki Buat Beliau. Amiiinn!!!




Usul tuk Pengurus Papaji via Pak JN:

Galang Dana Sosial Papaji (via Pusat/Cab.Terdekat), saatnya Kita "Mengetuk" hati-nurani masing2 Papajiers untuk menyisihkan sebagian Rejeki buat saudara kita yg diberi cobaan.


* Papajiers Solo Raya bermaksud Menyumbang: Rp. 500.000,- ke si Bapak, bs di teruskan Pak?? Transfer ke Rekening Siapa??? Tks.

Salam.




kicksawunk
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 398
Join date : 19.06.11
Lokasi : Demak-Solo-Pekanbaru

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Ayok_bukolan on Tue 14 Feb 2012, 19:05

Innalillahi wainna ilaihi roji'un......
ya ALLAH...... tempatkan lah khaerunisa di tempat yg layak....
semoga semua manusia yg melihat kejadian tersebut di ampuni segala dosanya.... amin...amin...ya robb...... Crying or Very sad Crying or Very sad Crying or Very sad

Ayok_bukolan
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 847
Join date : 14.06.11
Lokasi : probolinggo - malang. BB 28297ABA

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  ari delta on Tue 14 Feb 2012, 19:16

Neutral Neutral Sad Sad Hik..hik..hik.. Sad Sad no komen... Sad Sad

ari delta
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1428
Join date : 30.05.10
Age : 31
Lokasi : semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  tito ortiz on Tue 14 Feb 2012, 21:46

itulah salah satu potret kemiskinan di negeri kita, ada yang mengatakan kalau "....orang miskin ga boleh skit...." sungguh memilukan Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad
nah kalau rekan2 di PAPAJI alangkah baiknya kalau suatu saat kita bisa mengadakan acara baksos kemana gitu (diadakan secara rutin mngkin setahun sekali )dengan menggalang kekuatan yang ada di tubuh PAPAJI, selain bisa mengharumkan nama PAPAJI di mata masyarakat secara umum, nama PAPAJI juga bisa dikenal oleh masyarakat secara luas..
salam..

tito ortiz
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 675
Join date : 13.10.11
Age : 33
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  tito ortiz on Tue 14 Feb 2012, 21:50

kicksawunk wrote:
Jagonantang wrote:miris,....inilah sisi memilukan kehidupan metropolitan ?

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un !!

*Ya Allah, kenapa masih ada Hamba-mu yang bernasib spt itu?? apa yang salah dengan negeri ini??? Semoga Ya Allah, Kau Kuatkan Ketabahan si Bapak & Keluarganya. Semoga Pula Segera Kau Bukakan Pintu Rejeki Buat Beliau. Amiiinn!!!




Usul tuk Pengurus Papaji via Pak JN:

Galang Dana Sosial Papaji (via Pusat/Cab.Terdekat), saatnya Kita "Mengetuk" hati-nurani masing2 Papajiers untuk menyisihkan sebagian Rejeki buat saudara kita yg diberi cobaan.


* Papajiers Solo Raya bermaksud Menyumbang: Rp. 500.000,- ke si Bapak, bs di teruskan Pak?? Transfer ke Rekening Siapa??? Tks.

Salam.




setahu saya kejadian itu sudah lama terjadi pak..mngkin keberadaan pemulung tersebut juga sudah tidak diketahui dmn...

tito ortiz
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 675
Join date : 13.10.11
Age : 33
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Rozaqna-wahyu on Tue 14 Feb 2012, 22:12

ipanknade wrote:Suara Pembebasan

Terjadi Di Jakarta !!!, Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !!
Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.

Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa khaerunisa untuk berobat ke puskesmas kecamatan setiabudi. Saya hanya sekali bawa khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya rp 10.000,- per hari. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel ka di cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, muriski saleh (6 thn), untuk memulung kardus di manggarai hingga salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.

Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan muriski termangu. Uang di saku tinggal rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari manggarai hingga ke stasiun tebet, supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di kramat, bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.

Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di stasiun tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau khaerunisa sudah menghadap sang khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika krl jurusan bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang krl yang mendengar penjelasan supriono langsung berkerumun dan supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.

Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi karena tidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.

Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.

Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah khaerunisa. Jangan bilang keluarga supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia, ujarnya.

jd keluar air mata nih setelah baca ceritanya.... Sad Sad Sad

Rozaqna-wahyu
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 658
Join date : 09.10.11
Age : 24
Lokasi : karanganyar(rmh solo) jember(tmpt kerjo) bondowoso (kosant)

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  didik adi on Wed 15 Feb 2012, 10:03

tito ortiz wrote:itulah salah satu potret kemiskinan di negeri kita, ada yang mengatakan kalau "....orang miskin ga boleh skit...." sungguh memilukan Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad Evil or Very Mad
nah kalau rekan2 di PAPAJI alangkah baiknya kalau suatu saat kita bisa mengadakan acara baksos kemana gitu (diadakan secara rutin mngkin setahun sekali )dengan menggalang kekuatan yang ada di tubuh PAPAJI, selain bisa mengharumkan nama PAPAJI di mata masyarakat secara umum, nama PAPAJI juga bisa dikenal oleh masyarakat secara luas..
salam..
setuju, mas...

didik adi
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 511
Join date : 20.05.11
Lokasi : weleri, jawa tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  PRINCE LANDO on Wed 15 Feb 2012, 11:26

benar2 sangat memilukan dan itu terjadi di dunia nyata...
sungguh sulit untuk diterima akal sehat...
sudah tidak tergambar lagi kepedulian itu,kasih sayang antar sesama sudah lenyap...
seakan2 manusia bukan manusia tetapi sebuah robot yang hanya butuh uang...
menyedihkan,memilukan dan memalukan...

PRINCE LANDO
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 164
Join date : 14.12.09
Lokasi : Jember

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Jagonantang on Wed 15 Feb 2012, 11:31

kicksawunk wrote:
Jagonantang wrote:miris,....inilah sisi memilukan kehidupan metropolitan ?

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un !!

*Ya Allah, kenapa masih ada Hamba-mu yang bernasib spt itu?? apa yang salah dengan negeri ini??? Semoga Ya Allah, Kau Kuatkan Ketabahan si Bapak & Keluarganya. Semoga Pula Segera Kau Bukakan Pintu Rejeki Buat Beliau. Amiiinn!!!




Usul tuk Pengurus Papaji via Pak JN:

Galang Dana Sosial Papaji (via Pusat/Cab.Terdekat), saatnya Kita "Mengetuk" hati-nurani masing2 Papajiers untuk menyisihkan sebagian Rejeki buat saudara kita yg diberi cobaan.


* Papajiers Solo Raya bermaksud Menyumbang: Rp. 500.000,- ke si Bapak, bs di teruskan Pak?? Transfer ke Rekening Siapa??? Tks.

Salam.

terima kasih pada mas Bino dengan Papajiers Solo Rayanya, yang begitu spontan reaksinya.
Sumbangan 'mengetuk pintu nurani' tentunya akan dibuatkan sendiri rekeningnya oleh bendahara.
dan ini tidak akan memakan waktu lama. begitu kan kang Azis ?

Jagonantang
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 1856
Join date : 15.08.08
Lokasi : pondok kelapa,jakarta timur

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  sukarjo on Wed 15 Feb 2012, 13:46

Mohon maaf, mohon di cek dulu,ini kejadian tahun berapa dan bulan apa...? setahu saya ini dah tdk up to date. trim

sukarjo
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 263
Join date : 22.09.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  YANUAR on Wed 15 Feb 2012, 14:03

kicksawunk wrote:
Jagonantang wrote:miris,....inilah sisi memilukan kehidupan metropolitan ?

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un !!

*Ya Allah, kenapa masih ada Hamba-mu yang bernasib spt itu?? apa yang salah dengan negeri ini??? Semoga Ya Allah, Kau Kuatkan Ketabahan si Bapak & Keluarganya. Semoga Pula Segera Kau Bukakan Pintu Rejeki Buat Beliau. Amiiinn!!!




Usul tuk Pengurus Papaji via Pak JN:

Galang Dana Sosial Papaji (via Pusat/Cab.Terdekat), saatnya Kita "Mengetuk" hati-nurani masing2 Papajiers untuk menyisihkan sebagian Rejeki buat saudara kita yg diberi cobaan.


* Papajiers Solo Raya bermaksud Menyumbang: Rp. 500.000,- ke si Bapak, bs di teruskan Pak?? Transfer ke Rekening Siapa??? Tks.

Salam.




Ya Alloh Ya Rohman Ya Rohim, Penguasa Siang dan Penguasa Malam, bukakanlah Pintu Hati para pemimpin kami. Saya Yanuar Pribadi akan ikut menyumbang sebesar Rp. 250.00,- kepada bapak Supriono. Mohon no rekeningnya mas bendahara Sad Sad Sad Sad Sad


Terakhir diubah oleh YANUAR tanggal Wed 15 Feb 2012, 14:32, total 2 kali diubah

YANUAR
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 325
Join date : 26.02.11
Age : 41
Lokasi : Kesugihan Cilacap 081311093830/BB 2810DF91

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Tamu on Wed 15 Feb 2012, 14:04

Sad Sad Sad

Tamu
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  jaghana on Wed 15 Feb 2012, 14:54

aa..miii...taa..baaaaaa......

jaghana
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 7111
Join date : 01.07.10
Age : 39
Lokasi : matraman jak-tim 085217314302. pin BB 2843A31C

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Jagonantang on Wed 15 Feb 2012, 14:58

sukarjo wrote:Mohon maaf, mohon di cek dulu,ini kejadian tahun berapa dan bulan apa...? setahu saya ini dah tdk up to date. trim

betul, kejadian tsb tentunya sudah berlalu, lama ataupun belum lama.
itu perlu kita chek lagi. namun begitu, tulisan tersebut sudah terlanjur menggugah hati nurani kita sebagai mahluk sosial dan bermartabat.
Nantinya,terkumpulnya dana pada rekening "mengetuk hati nurani" yang tidak ada limit waktunya, dapat digunakan untuk hal hal yang spt teman teman sarankan.

buat yang memposting tret ini ; minta tolong untuk mencarikan data dan sumber lain tentang tulisan tersebut untuk keperluan lanjutannya.

terima kasih pada semua, atas perhatian dan sarannya.

Jagonantang
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 1856
Join date : 15.08.08
Lokasi : pondok kelapa,jakarta timur

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  sukarjo on Wed 15 Feb 2012, 17:10

Jagonantang wrote:
sukarjo wrote:Mohon maaf, mohon di cek dulu,ini kejadian tahun berapa dan bulan apa...? setahu saya ini dah tdk up to date. trim

betul, kejadian tsb tentunya sudah berlalu, lama ataupun belum lama.
itu perlu kita chek lagi. namun begitu, tulisan tersebut sudah terlanjur menggugah hati nurani kita sebagai mahluk sosial dan bermartabat.
Nantinya,terkumpulnya dana pada rekening "mengetuk hati nurani" yang tidak ada limit waktunya, dapat digunakan untuk hal hal yang spt teman teman sarankan.

buat yang memposting tret ini ; minta tolong untuk mencarikan data dan sumber lain tentang tulisan tersebut untuk keperluan lanjutannya.

terima kasih pada semua, atas perhatian dan sarannya.

seingat saya ini kisah lama...sy ingat waktu lihat tayangannya d TV dan baca d surat kabar. mungkin anggap saja sebagai trigger.....buat berempati....

sukarjo
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 263
Join date : 22.09.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  dalange on Thu 16 Feb 2012, 01:10

sukarjo wrote:
Jagonantang wrote:
sukarjo wrote:Mohon maaf, mohon di cek dulu,ini kejadian tahun berapa dan bulan apa...? setahu saya ini dah tdk up to date. trim

betul, kejadian tsb tentunya sudah berlalu, lama ataupun belum lama.
itu perlu kita chek lagi. namun begitu, tulisan tersebut sudah terlanjur menggugah hati nurani kita sebagai mahluk sosial dan bermartabat.
Nantinya,terkumpulnya dana pada rekening "mengetuk hati nurani" yang tidak ada limit waktunya, dapat digunakan untuk hal hal yang spt teman teman sarankan.

buat yang memposting tret ini ; minta tolong untuk mencarikan data dan sumber lain tentang tulisan tersebut untuk keperluan lanjutannya.

terima kasih pada semua, atas perhatian dan sarannya.

seingat saya ini kisah lama...sy ingat waktu lihat tayangannya d TV dan baca d surat kabar. mungkin anggap saja sebagai trigger.....buat berempati....
meski peristiwa itu sudah lama, tetapi bila melihat gelagat yang ada sekarang ini tidak mustahil akan muncul lagi peristiwa serupa dalam kasus lain oleh karena itu saya pikir ada baiknya sebagai wujud kepedulian kita terhadap fenomena sosial yang memprihatinkan di negri yang subur ini?!

dalange
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 349
Join date : 02.11.11
Lokasi : Tulungagung - Bantul - Yogyakarta 087839303588

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Bambang Sugriwo on Tue 21 Feb 2012, 14:04

dalange wrote:
sukarjo wrote:
Jagonantang wrote:
sukarjo wrote:Mohon maaf, mohon di cek dulu,ini kejadian tahun berapa dan bulan apa...? setahu saya ini dah tdk up to date. trim

betul, kejadian tsb tentunya sudah berlalu, lama ataupun belum lama.
itu perlu kita chek lagi. namun begitu, tulisan tersebut sudah terlanjur menggugah hati nurani kita sebagai mahluk sosial dan bermartabat.
Nantinya,terkumpulnya dana pada rekening "mengetuk hati nurani" yang tidak ada limit waktunya, dapat digunakan untuk hal hal yang spt teman teman sarankan.

buat yang memposting tret ini ; minta tolong untuk mencarikan data dan sumber lain tentang tulisan tersebut untuk keperluan lanjutannya.

terima kasih pada semua, atas perhatian dan sarannya.

seingat saya ini kisah lama...sy ingat waktu lihat tayangannya d TV dan baca d surat kabar. mungkin anggap saja sebagai trigger.....buat berempati....
meski peristiwa itu sudah lama, tetapi bila melihat gelagat yang ada sekarang ini tidak mustahil akan muncul lagi peristiwa serupa dalam kasus lain oleh karena itu saya pikir ada baiknya sebagai wujud kepedulian kita terhadap fenomena sosial yang memprihatinkan di negri yang subur ini?!
Kalo Indiana Jones begini gmn pak?liat di yahoo td waktunya blm lama n jarak ga jauh dr jakarta...(pandeglang)

Bambang Sugriwo
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 249
Join date : 28.12.11
Age : 35

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  coki on Tue 21 Feb 2012, 14:12

Jagonantang wrote:miris,....inilah sisi memilukan kehidupan metropolitan ?
Idem. ini adalah sisi negatif dari Kapitalisme buatan Amrik sialan.
OK''

coki
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1274
Join date : 10.01.12
Age : 34
Lokasi : Jakarta

Kembali Ke Atas Go down

Re: SAATNYA BERBAGI

Post  Sponsored content Today at 16:37


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik