kegagalan dalam berternak.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

kegagalan dalam berternak.

Post  alex_mastulen09 on Wed 20 Aug 2008, 11:42

Kegagalan dalam beternak kerap terjadi oleh para penggemar ayam.kita memiliki jago yang bagus serta menangan di berbagai kalangan dan juga memiliki beberapa babon yg tergolong baik dan memiliki darah juara.namun setelah dijodohkan,mengeluarkan anakan yg sungguh jauh dari harapan jangankan melebihi bapak untuk sama pun jauh.bagi teman2 yg bisa memberikan tips bagaimana menekan kegagalan dalam berternak mhn dikupas di forum ini.mungkin ini bukan terjadi pada saya saja bahkan peternak2 yg lain jg.mengingat harga pakan yg terus melejit.

alex_mastulen09

Jumlah posting : 6
Join date : 20.08.08
Lokasi : Palembang

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  Administrator on Wed 20 Aug 2008, 13:14

Beberapa tips utk beternak.

1. Pilihlah pacek dgn kemampuan selengkap mungkin, baik teknik dan pukulnya, sesuai dgn keinginan kita. Menangan saja tidak cukup utk dijadikan pacek. Yang terpenting harus berkualitas bagus baik teknik maupun pukulannya. Saya lebih memilih pakai pacek kualitas bagus meskipun belum pernah menang, daripada pakai pacek menangan tapi kurang dari segi kualitas.
Perhatikan pula tulangan, trah keturunan dan katurangga fisiknya.

2. Baik babon maupun pacek sebaiknya dari type teknik yg sama. Kontrol vs kontrol, bonkar vs bongkar. Hal ini berguna agar anakannya tdk terlalu banyak keragaman type tekniknya. Kalau kontrol vs bongkar, terlalu jauh berbeda, maka anakannya akan terlalu beragam type tekniknya dan banyak yg gagal (tanggung).

3. Banyak yg berpendapat betina sangat memegang peranan penting dalam beternak. Tapi sy berpendapat, betina dan jantan keduanya memegang peranan penting dalam beternak. Tidak bisa kita beternak hanya dgn mengandalkan betina yg bagus saja.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6448
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

kegagalan dalam beternak

Post  eren susanto on Wed 27 Aug 2008, 09:52

Salam PAPAJI.....

Senior - senior yang terhormat...
saya Eren,,dari bojong gede (depok ) saya sudah beberapakali mencoba untuk beternak sendiri,
kenapa selama ini hasil anakannya gak maksimal ya mas(posturnya kecil kayak bantet gitu ), padahal untuk pakan cukup,jago dan betinanya juga besar
,,,,apa penyebabnya ya mas
saya memang belum punya yang kwalitas bagus,tetapi apakah itu juga syarat untuk mendapat anakan yang besar2

terimakasih ....


eren.... Wink

eren susanto

Jumlah posting : 3
Join date : 27.08.08
Age : 43
Lokasi : bojong gede

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  Administrator on Wed 27 Aug 2008, 23:00

eren susanto wrote:
kenapa selama ini hasil anakannya gak maksimal ya mas(posturnya kecil kayak bantet gitu ), padahal untuk pakan cukup,jago dan betinanya juga besar
,,,,apa penyebabnya ya mas
saya memang belum punya yang kwalitas bagus,tetapi apakah itu juga syarat untuk mendapat anakan yang besar2
Halo mas Eren, sy coba kasih pendapat. Mohon maaf kalau salah...

Bantet itu maksudnya besar tapi pendek ya..? Saya dulu pernah mengalami... Sejak kecil ayam dikasih makan voer pedaging tanpa campuran apapun. Hasilnya badan besar2 dan kekar tapi kaki jadi pendek.
Apakah mungkin krn badannya berat (makan voer murni) maka kakinya jadi pendek..?
Yang jelas, setelah diganti pakan, voer campur dedak, generasi selanjutnya pertumbuhan jadi normal.

Badan kecil bisa juga krn faktor keturunan mas... Bisa saja krn kakek-neneknya kecil.

Sedikit masukan :
Coba lihat induk betinanya... Sebaiknya punya ruas kaki yg panjang/tinggi. Biasanya betina yg punya ciri ruas kaki pendek anakannya selalu kecil2 meskipun badannya besar.

BTW, yang dimaksud kecil ini seberapa sih mas..? Sebagai standart, ukuran berat 3kg sudah termasuk cukup. Yang sering 'hadir' dikalangan adlh ukuran berat 3-3,5kg. Lebih besar dari itu biasanya sulit cari lawan.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting : 6448
Join date : 15.08.08

http://papaji.forumotion.com

Kembali Ke Atas Go down

ucapan terima kasih

Post  eren susanto on Thu 28 Aug 2008, 13:20

terimakasih mas admin atas masukannya,,,,,
mungkin saya harus ganti betinanya,karna yang ada sekarang betina yang tulangan dan ruas kaki yang
pendek...



salam hormat


eren

eren susanto

Jumlah posting : 3
Join date : 27.08.08
Age : 43
Lokasi : bojong gede

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  santo on Fri 03 Oct 2008, 22:29

alex_mastulen09 wrote:Kegagalan dalam beternak kerap terjadi oleh para penggemar ayam.kita memiliki jago yang bagus serta menangan di berbagai kalangan dan juga memiliki beberapa babon yg tergolong baik dan memiliki darah juara.namun setelah dijodohkan,mengeluarkan anakan yg sungguh jauh dari harapan jangankan melebihi bapak untuk sama pun jauh.bagi teman2 yg bisa memberikan tips bagaimana menekan kegagalan dalam berternak mhn dikupas di forum ini.mungkin ini bukan terjadi pada saya saja bahkan peternak2 yg lain jg.mengingat harga pakan yg terus melejit.

bang alex,
saya hanya berbagi pengalaman, ternak itu diperlukan kesabaran yg luar biasa. dan juga fasilitas kandang yg tdk mudah.
tdk jaminan jago bagus dan babon baik menghasilkan darah juara.
biasanya jodoh-jodohaan.
pengalaman saya wal ternak kurang memuaskan. setelah 2 tahun baru ada perbaikan dan gradualy membaik terus
sekian pengalaman saya.

salam saya

santo
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 73
Join date : 02.10.08

Kembali Ke Atas Go down

Sukses Beternak

Post  fadly on Fri 07 Nov 2008, 12:20

Salam Bangkok .....
Saya mau bagi pengalaman nih soal beternak. Aku udah lama dikenal cukup baik dalam pemeliharaan bangkok khususnya mulai dari kecil sampai remaja. Tips ini mudah-mudahan bisa membantu.
1. Anak ayam yang memakai lampu, aku masih makan voer (kalo di kami namanya AD1) ditambah dengan dikasih vita chick pada minumannya. Ini aku lakukan sampe anakan umur 1,5 bulan. Hasilnya bagus lho.
2. Umur 1,5 bulan aku kasih makan voer dicampur dengan jagung yang digiling halus atau dedak jagung (disini namanya konga jagung/milu). Perbandingannya 1 : 1 mas.
3. Umur 3 bulan sampe umur 6 bulanan aku kasih voer dicampur jagung halus dengan perbandingan 2 : 1.
4. Umur 6 bulanan keatas aku udah ngasih jagung padat ditambah suplemen.
5. Jangan lupa pada umur 1,5 bulan keatas dikasih vitamin b-kompleks tiap 1 minggu sekali.
6. Hasilnya buat aku cukup bagus mas. Buktinya aku jadi tempat titipan teman dekat atau saudara untuk breeding.
7. Ayam yang aku biakkan dengan caraku ini hasilnya ayam punya tulang yang bagus dan ukurannya juga udah lebih bagus dari induk pejantannya. Rata-rata lebih tinggi dan besar dibanding indukannya.
Mudah-mudahan tips ini dapat menambah dan memperkaya pengetahuan teman-teman dalam mengembangbiakan ayam jagonya.
Selamat mencoba !

fadly
kopral
kopral

Jumlah posting : 23
Join date : 23.10.08

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  amrogen on Fri 07 Nov 2008, 14:24

Sekedar sharing,
kebetulan saya juga sedang getol ngawinin pacek saya si brembo...udah tua banget.
Untuk urusan penting mana Jantan atau betinanya saya sependapat dengan Mas Ary keduanya sama2 penting....
Yang mana lebih dominan dia yg akan turun ke anak2nya...

Untuk case saya ini mungkin jadi hal yg unik juga...
Pacek saya si brembo ini dipacekin sama betina mana aja ( dara/babon) anak2nya bagus2 loh (menurut saya) dan jalan pukulnya mirip pacek ini...
buktinya untuk kalangan pinggiran aja bisa di andalin lah...
dari hal ini...saya berpendapat bahwa pacek yg agresif-bereg....cenderung dominan nurunin sifatnya.
apalagi kalau pas kawinnya bunyi...ngokk..
pasti anaknya nurunin sifat bapaknya..

kedengarannya aneh memang...

salam,

agun

amrogen
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1276
Join date : 12.09.08
Lokasi : Klarifornia, Karawang West Java

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  azis sutanto on Mon 08 Dec 2008, 20:31

amrogen wrote:Sekedar sharing,
kebetulan saya juga sedang getol ngawinin pacek saya si brembo...udah tua banget.
Untuk urusan penting mana Jantan atau betinanya saya sependapat dengan Mas Ary keduanya sama2 penting....
Yang mana lebih dominan dia yg akan turun ke anak2nya...

Untuk case saya ini mungkin jadi hal yg unik juga...
Pacek saya si brembo ini dipacekin sama betina mana aja ( dara/babon) anak2nya bagus2 loh (menurut saya) dan jalan pukulnya mirip pacek ini...
buktinya untuk kalangan pinggiran aja bisa di andalin lah...
dari hal ini...saya berpendapat bahwa pacek yg agresif-bereg....cenderung dominan nurunin sifatnya.
apalagi kalau pas kawinnya bunyi...ngokk..
pasti anaknya nurunin sifat bapaknya..

kedengarannya aneh memang...

salam,

agun

harusnya namanya jangan brembo, kasih nama klakson lebih pas tuh kang
kapan nih kita gebrak lagi?...

azis sutanto
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 920
Join date : 16.08.08
Lokasi : Jl Majasari no 11 Pagaden Subang

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  anakurik on Thu 07 May 2009, 10:36

kegagalan mnghsilkan ayam laga bertaraf juara sudah menjadi kelaziman..kita boleh mengambil pengalaman lepas untuk kita lebih efektif pada masa depan..macam saye lagi la..saya bela ayam laga sejak dari skolah rendah sampai saya akan bergelar seorang guru tidak lama lagi..skang pun dah ada yan g panggil cikgu tapi ayam laga tetap main..

hanya kita yang tengok ayam kita setiap hari dan jika kita gagal sekali kita ubahlah formula reban kita..kita boleh bertanya pada otai yang tahu dan ada sesetngah breeder yang tidak mahu mendedahkan rahsianya bagi menjaga standardnya..jadi kita tanye je kat org yang sudi bagi ilmu kat kita.. drunken

anakurik

Jumlah posting : 8
Join date : 07.05.09
Age : 29
Lokasi : terngganu, malaysia

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  ojieg on Fri 15 May 2009, 19:54

jika konteksnya adalah budidaya, kuncinya tetap pada kesabaran dan ketelitian, indukan yang bagus adalah dasar, tapi apalah artinya jika kita darinya tidak mampu menurunkan jawara secara berkelanjutan dan merata, telah pernah didiskusikan bagaimana cara berternak masa depan di forum papaji (malah pakai teori om mendel segala) Razz kelihatannya itu bisa dijadikan salah satu pegangan bung, klo pengen cepet punya koleksi ayam juara paling gampang sih beli aja he..he..(itupun jika duit tidak ada masalah) Laughing

ojieg
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 565
Join date : 26.03.09
Lokasi : Jombang-Jatim

http://pojokdesa.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

sukses berternak.

Post  one-dhi on Sat 12 Dec 2009, 17:15

fadly wrote:Salam Bangkok .....
Saya mau bagi pengalaman nih soal beternak. Aku udah lama dikenal cukup baik dalam pemeliharaan bangkok khususnya mulai dari kecil sampai remaja. Tips ini mudah-mudahan bisa membantu.
1. Anak ayam yang memakai lampu, aku masih makan voer (kalo di kami namanya AD1) ditambah dengan dikasih vita chick pada minumannya. Ini aku lakukan sampe anakan umur 1,5 bulan. Hasilnya bagus lho.
2. Umur 1,5 bulan aku kasih makan voer dicampur dengan jagung yang digiling halus atau dedak jagung (disini namanya konga jagung/milu). Perbandingannya 1 : 1 mas.
3. Umur 3 bulan sampe umur 6 bulanan aku kasih voer dicampur jagung halus dengan perbandingan 2 : 1.
4. Umur 6 bulanan keatas aku udah ngasih jagung padat ditambah suplemen.
5. Jangan lupa pada umur 1,5 bulan keatas dikasih vitamin b-kompleks tiap 1 minggu sekali.
6. Hasilnya buat aku cukup bagus mas. Buktinya aku jadi tempat titipan teman dekat atau saudara untuk breeding.
7. Ayam yang aku biakkan dengan caraku ini hasilnya ayam punya tulang yang bagus dan ukurannya juga udah lebih bagus dari induk pejantannya. Rata-rata lebih tinggi dan besar dibanding indukannya.
Mudah-mudahan tips ini dapat menambah dan memperkaya pengetahuan teman-teman dalam mengembangbiakan ayam jagonya.
Selamat mencoba !




mantab sekali kang fadly,sangat padat,jelas&detail
sangat berguna buat newbie spt saya,
4.nama suplementnya apa kang?
terus masalah vaksinasi gimana kang apa tidak penting?
dibahas sekalian kang biar top markotop......
atau ada master lain yang mau nambahin.....
mode wait...,

one-dhi
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 163
Join date : 02.09.09
Lokasi : sleman-jogja

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  arif on Sat 12 Dec 2009, 22:42

Salah satu contoh perawatan yang intensif adalah cara atau metode perawatan dan pemeliharaan ayam petelur. Metode ini bis di analogkan dengan perawatan untuk ayam aduan. Tidak sama persis memang, tetapi metode logis urutan perawatan bisa di contoh. Mulai dari Nutrisi, vaksinasi, sampai pengamatan pertumbuhan. Kalau di daerah anda ada yang beternak ayam petelur mungkin anda bisa melihat dan meminta saran perawatan yang dilakukan.

Kenapa dibilang tidak sama persis, karena jelas, kalau kita kembalikan ke fungsi dan peruntukannya maka akan berbeda tentunya. Tetapi pengetahuan tentang perwatan yang baik bisa digali dari metode intensif tersebut. Smile

arif
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 457
Join date : 22.06.09
Lokasi : Bogor, Jawa Barat

Kembali Ke Atas Go down

Re: kegagalan dalam berternak.

Post  Sponsored content Today at 23:40


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik