Otot dan Stamina ayam laga

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Otot dan Stamina ayam laga

Post  codot04 on Mon 23 Sep 2013, 23:11

Apa yang penting yang menjadi patokan para bebotoh
dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung.
Setiap bebotoh mempunyai standar yang beragam dan
berbeda-beda. Wiring kuning, warna merah dan
hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang
pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek
dan sebagainya. Semua ini berdasarkan dari hasil
pengalaman para bebotoh yang telah melahirkan
berbagai Jagoan yang selama ini diyakini mempunyai
kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian,
pukul sendiri memang belum memberikan suatu
patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat
dijadikan sebagai acuan adalah seberapa keras dan
akurat pukulnya dan seberapa tahan napasnya.
Akurasi pukulan pada ayam laga dipengaruhi dua
faktor penting yaitu pertama perbandingan ideal
tulang kaki dan faktor kedua adalah Otot yang
berperan penting dalam menentukan arah, kecepatan
dan kekuatan pukulan.
Otot bekerja dengan cara menarik bukan mendorong.
Kerja otot membutuhkan suatu senyawa yang disebut
dengan ATP (adenosin triphospate) dan Creatin
phospate yang juga bersal dari ATP. Beberapa sumber
yang berpengaruh langsung adalah karbohidrat, lemak
dan protein yang dioksidasi melalui siklus Kreb dan
secara langsugn dapat membebaskan ATP yang
nantinya digunakan sebagai bahan bakar otot. Selain
itu otot juga membutuhkan CALSIUM (Ca) dalam
bekerja atau berkontraksi dan relaksasi. Inilah
sebabnya mengapa ayam laga yang pakan utamanya
Jagung mempunyai otot lebih bagus dan kekuatan
pukul yang baik dibandingkan pakan utama yang lain.
Bentuk otot yang baik pada ayam laga adalah otot
yang berserabut halus tanpa perlemakan serta tanpa
pembesaran sel otot sendiri. Hal ini untuk
mendapatkan akurasi pukulan yang baik, sehingga
otot harus kuat, liat dan lentur. Pada manusia dapat
dianalogikan kira-kira sama dengan otot yang dimiliki
atlit tinju kelas ringan, karate, lari cepat atau bulu
tangkis yang mengutamakan kecepatan, kelenturan
dan akurasi pukulan. Banyak bebotoh yang senang
dgn tipe pukulan berat, padahal akan lebih baik bila
ayam laga memiliki tipe pukulan yang mempunyai
akurasi dan frekuensi yang tinggi, istilah lainnya
adalah memukul dengan tepat, manggon dan cepat.
Dan selain itu, ayam laga yang memiliki otot yang
halus akan mempunyai kelebihan dan kemungkinan
yang lebih tinggi untuk mampu memukul di ruang
sudut yang sempit dibandingkan dengan ayam
berserabut otot yang kuat/berotot yang cenderung dan
hanya dapat memukul baik jika mendapat ruang pukul
yang cukup.
Untuk kesehariannya, latihan yang diperlukan utk
membentuk serabut otot yang halus adalah latihan
kecepatan yang dilakukan tanpa beban. Kadang kala
ada bebotoh yang melatih ayamnya dgn memberi
pemberat pada kaki ayam atau menekan ayam
sehingga ayam jalan setengah merangkak. Dengan
metode latihan ini akan menghasilkan otot besar dan
kuat tetapi lamban dan kaku. Latihan lari dengan cara
mengitari babon/untulan akan jauh lebih baik
daripada latihan yang mengutamakan kekuatan.
Selanjutnya walaupun ayam laga telah memiliki Otot
yang baik faktor lain yang mendukung dan sangat
penting adalah Stamina. Stamina ayam laga
tergantung 3 hal penting yaitu Kadar HB, Kemampuan
Kerja Jantung, dan Paru-Paru. Untuk membuat HB
yang tinggi, ayam laga harus mendapatkan nutrisi
yang cukup. Nutrisi yang paling penting adalah
protein, dan selain itu vitamin dan mineral akan
sangat berperan dalam membentuk darah baru.
Umumnya ayam laga di Indonesia hanya
mendapatkan diet pakan utama berupa Gabah, beras
merah atau jagung. Diet ini hanya mengandung
protein berkisar sebesar 6%-8% . Dalam kondisi diet/
pakan yang ditakar, ayam laga akan kesulitan
menjaga stamina karena angka kebutuhan protein
yang optimal bagi ayam laga adalah berkisar antara
12%-14%. Untuk hal ini, maka sangat dianjurkan
sekali bagi bebotoh untuk memberikan makanan
tambahan untuk mencukupi kebutuhan protein
ayamnya.
Cara lain yang digunakan oleh bebotoh untuk
meningkatkan HB ataupun Stamina adalah
memberikan suntikan Neurobion, akan tetapi
pemberian suntikan neurobion tidak dapat langsung
menghasilkan butir darah baru dengan segera, karena
ayam laga masih membutuhkan protein dan mineral
lain seperti besi (Fe) dan tembaga (Cu). Pemberian
pakan ayam petelur secara rutin yang memiliki kadar
protein 18,0 dan kalori 1350 - 1400 akan memberikan
hasil yang lebih baik, dan hal ini lebih baik
dibandingkan dengan pemberian telur dan madu yang
mengandung karbohidrat dan lemak tinggi (kalori
tinggi), dan seringnya pemberian telur dan madu
hanya akan membuat ayam laga cenderung menjadi
lebih gemuk yang akhirnya dapat mengganggu
aktivitas dan gerak ayam laga saat bertarung.
Faktor lain di dalam meningkatkan dan menguatkan
Stamina ayam laga adalah menjaga kerja jantung dan
paru-paru secara maksimal, maka satu-satunya cara
adalah memberikan latihan yang rutin dan cukup bagi
ayam laga, dan tanpa adanya disiplin pada latihan,
maka stamina ayam akan turun saat melakukan
pertarungan.

codot04
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 99
Join date : 12.09.13
Age : 28
Lokasi : lasem,rembang jawa tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  Hendro on Tue 24 Sep 2013, 19:40

Wah ribet juga ya ?, kalo saya cukup mandi - jemur - umbar - abar nggak peduli ototnya serabut atau tunjang asal sudah kondisi tinggal adu aja, kalah jadi rica2 menang dirawat lagi, tapi sekarang kebanyakan belum sempat diadu sudah terjual dan dilaporkan menang disana....ke...ke..ke..ke..ke...... LaughingLaughingLaughingLaughing

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7291
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  codot04 on Tue 24 Sep 2013, 20:20

Hendro wrote:Wah ribet juga ya ?, kalo saya cukup mandi - jemur - umbar - abar nggak peduli ototnya serabut atau tunjang asal sudah kondisi tinggal adu aja, kalah jadi rica2 menang dirawat lagi, tapi sekarang kebanyakan belum sempat diadu sudah terjual dan dilaporkan menang disana....ke...ke..ke..ke..ke...... LaughingLaughingLaughingLaughing
wah mau dong bang.jual ma aku aja bang,tp jngan mahal2 ya!!!heheheLaughing Laughing
]setuju??

codot04
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 99
Join date : 12.09.13
Age : 28
Lokasi : lasem,rembang jawa tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  chochoholic on Tue 24 Sep 2013, 23:26

Hendro wrote:Wah ribet juga ya ?, kalo saya cukup mandi - jemur - umbar - abar nggak peduli ototnya serabut atau tunjang asal sudah kondisi tinggal adu aja, kalah jadi rica2 menang dirawat lagi, tapi sekarang kebanyakan belum sempat diadu sudah terjual dan dilaporkan menang disana....ke...ke..ke..ke..ke...... LaughingLaughingLaughingLaughing
yg penting guyub

chochoholic
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 215
Join date : 07.01.13
Age : 28
Lokasi : Jember

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  codot04 on Tue 24 Sep 2013, 23:39

yang pentingHappyLaughing Laughing Laughing

codot04
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 99
Join date : 12.09.13
Age : 28
Lokasi : lasem,rembang jawa tengah

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  a6 on Wed 25 Sep 2013, 07:16

izin nyimak...

a6
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 285
Join date : 27.05.12
Lokasi : Pekalongan

Kembali Ke Atas Go down

RE

Post  mat petot on Wed 02 Oct 2013, 10:08

Mantap om..


mat petot
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 72
Join date : 18.05.13
Lokasi : MEDAN AMPLAS-BB.31094025

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  NUR WAKHID on Wed 02 Oct 2013, 16:10

codot04 wrote:Apa yang penting yang menjadi patokan para bebotoh
dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung.
Setiap bebotoh mempunyai standar yang beragam dan
berbeda-beda. Wiring kuning, warna merah dan
hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang
pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek
dan sebagainya. Semua ini berdasarkan dari hasil
pengalaman para bebotoh yang telah melahirkan
berbagai Jagoan yang selama ini diyakini mempunyai
kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian,
pukul sendiri memang belum memberikan suatu
patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat
dijadikan sebagai acuan adalah seberapa keras dan
akurat pukulnya dan seberapa tahan napasnya.
Akurasi pukulan pada ayam laga dipengaruhi dua
faktor penting yaitu pertama perbandingan ideal
tulang kaki dan faktor kedua adalah Otot yang
berperan penting dalam menentukan arah, kecepatan
dan kekuatan pukulan.
Otot bekerja dengan cara menarik bukan mendorong.
Kerja otot membutuhkan suatu senyawa yang disebut
dengan ATP (adenosin triphospate) dan Creatin
phospate yang juga bersal dari ATP. Beberapa sumber
yang berpengaruh langsung adalah karbohidrat, lemak
dan protein yang dioksidasi melalui siklus Kreb dan
secara langsugn dapat membebaskan ATP yang
nantinya digunakan sebagai bahan bakar otot. Selain
itu otot juga membutuhkan CALSIUM (Ca) dalam
bekerja atau berkontraksi dan relaksasi. Inilah
sebabnya mengapa ayam laga yang pakan utamanya
Jagung mempunyai otot lebih bagus dan kekuatan
pukul yang baik dibandingkan pakan utama yang lain.
Bentuk otot yang baik pada ayam laga adalah otot
yang berserabut halus tanpa perlemakan serta tanpa
pembesaran sel otot sendiri. Hal ini untuk
mendapatkan akurasi pukulan yang baik, sehingga
otot harus kuat, liat dan lentur. Pada manusia dapat
dianalogikan kira-kira sama dengan otot yang dimiliki
atlit tinju kelas ringan, karate, lari cepat atau bulu
tangkis yang mengutamakan kecepatan, kelenturan
dan akurasi pukulan. Banyak bebotoh yang senang
dgn tipe pukulan berat, padahal akan lebih baik bila
ayam laga memiliki tipe pukulan yang mempunyai
akurasi dan frekuensi yang tinggi, istilah lainnya
adalah memukul dengan tepat, manggon dan cepat.
Dan selain itu, ayam laga yang memiliki otot yang
halus akan mempunyai kelebihan dan kemungkinan
yang lebih tinggi untuk mampu memukul di ruang
sudut yang sempit dibandingkan dengan ayam
berserabut otot yang kuat/berotot yang cenderung dan
hanya dapat memukul baik jika mendapat ruang pukul
yang cukup.
Untuk kesehariannya, latihan yang diperlukan utk
membentuk serabut otot yang halus adalah latihan
kecepatan yang dilakukan tanpa beban. Kadang kala
ada bebotoh yang melatih ayamnya dgn memberi
pemberat pada kaki ayam atau menekan ayam
sehingga ayam jalan setengah merangkak. Dengan
metode latihan ini akan menghasilkan otot besar dan
kuat tetapi lamban dan kaku. Latihan lari dengan cara
mengitari babon/untulan akan jauh lebih baik
daripada latihan yang mengutamakan kekuatan.
Selanjutnya walaupun ayam laga telah memiliki Otot
yang baik faktor lain yang mendukung dan sangat
penting adalah Stamina. Stamina ayam laga
tergantung 3 hal penting yaitu Kadar HB, Kemampuan
Kerja Jantung, dan Paru-Paru. Untuk membuat HB
yang tinggi, ayam laga harus mendapatkan nutrisi
yang cukup. Nutrisi yang paling penting adalah
protein, dan selain itu vitamin dan mineral akan
sangat berperan dalam membentuk darah baru.
Umumnya ayam laga di Indonesia hanya
mendapatkan diet pakan utama berupa Gabah, beras
merah atau jagung. Diet ini hanya mengandung
protein berkisar sebesar 6%-8% . Dalam kondisi diet/
pakan yang ditakar, ayam laga akan kesulitan
menjaga stamina karena angka kebutuhan protein
yang optimal bagi ayam laga adalah berkisar antara
12%-14%. Untuk hal ini, maka sangat dianjurkan
sekali bagi bebotoh untuk memberikan makanan
tambahan untuk mencukupi kebutuhan protein
ayamnya.
Cara lain yang digunakan oleh bebotoh untuk
meningkatkan HB ataupun Stamina adalah
memberikan suntikan Neurobion, akan tetapi
pemberian suntikan neurobion tidak dapat langsung
menghasilkan butir darah baru dengan segera, karena
ayam laga masih membutuhkan protein dan mineral
lain seperti besi (Fe) dan tembaga (Cu). Pemberian
pakan ayam petelur secara rutin yang memiliki kadar
protein 18,0 dan kalori 1350 - 1400 akan memberikan
hasil yang lebih baik, dan hal ini lebih baik
dibandingkan dengan pemberian telur dan madu yang
mengandung karbohidrat dan lemak tinggi (kalori
tinggi), dan seringnya pemberian telur dan madu
hanya akan membuat ayam laga cenderung menjadi
lebih gemuk yang akhirnya dapat mengganggu
aktivitas dan gerak ayam laga saat bertarung.

Faktor lain di dalam meningkatkan dan menguatkan
Stamina ayam laga adalah menjaga kerja jantung dan
paru-paru secara maksimal, maka satu-satunya cara
adalah memberikan latihan yang rutin dan cukup bagi
ayam laga, dan tanpa adanya disiplin pada latihan,
maka stamina ayam akan turun saat melakukan
pertarungan.
dari Ga Noi malaysia ya bos? pernah baca serupa tapi lupa sumbernya, yang saya inget buatlah ayam seperti bruce lee, heheehhe, tidak seperti arnold kali ya hahahha

NUR WAKHID
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 676
Join date : 06.04.11
Age : 43
Lokasi : Bantul Yogyakarta

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  Kang Bagus on Wed 02 Oct 2013, 19:09

Hendro wrote:Wah ribet juga ya ?, kalo saya cukup mandi - jemur - umbar - abar nggak peduli ototnya serabut atau tunjang asal sudah kondisi tinggal adu aja, kalah jadi rica2 menang dirawat lagi, tapi sekarang kebanyakan belum sempat diadu sudah terjual dan dilaporkan menang disana....ke...ke..ke..ke..ke...... LaughingLaughingLaughingLaughing
Xe xe xe...coment pak hendro yg gini nih yg saya paling demen..."kalo saya cukup mandi - jemur - umbar - abar nggak peduli ototnya serabut atau tunjang asal sudah kondisi tinggal adu aja, kalah jadi rica2 menang dirawat lagi" TOP MARKOTOB !!! Very HappyVery Happy

Kang Bagus
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 156
Join date : 08.11.12
Lokasi : TANGERANG SELATAN

Kembali Ke Atas Go down

mantap....

Post  Sawerigading on Fri 01 Nov 2013, 12:59

codot04 wrote:Apa yang penting yang menjadi patokan para bebotoh
dalam mengukur kemampuan ayam dalam bertarung.
Setiap bebotoh mempunyai standar yang beragam dan
berbeda-beda. Wiring kuning, warna merah dan
hitam,kaki yang tumpuk bila diangkat, pegangan yang
pas dan cekelannya empuk seperti memegang bebek
dan sebagainya. Semua ini berdasarkan dari hasil
pengalaman para bebotoh yang telah melahirkan
berbagai Jagoan yang selama ini diyakini mempunyai
kekuatan dan pukul. Namun walaupun demikian,
pukul sendiri memang belum memberikan suatu
patokan yang pasti, dimana hal yang juga dapat
dijadikan sebagai acuan adalah seberapa keras dan
akurat pukulnya dan seberapa tahan napasnya.
Akurasi pukulan pada ayam laga dipengaruhi dua
faktor penting yaitu pertama perbandingan ideal
tulang kaki dan faktor kedua adalah Otot yang
berperan penting dalam menentukan arah, kecepatan
dan kekuatan pukulan.
Otot bekerja dengan cara menarik bukan mendorong.
Kerja otot membutuhkan suatu senyawa yang disebut
dengan ATP (adenosin triphospate) dan Creatin
phospate yang juga bersal dari ATP. Beberapa sumber
yang berpengaruh langsung adalah karbohidrat, lemak
dan protein yang dioksidasi melalui siklus Kreb dan
secara langsugn dapat membebaskan ATP yang
nantinya digunakan sebagai bahan bakar otot. Selain
itu otot juga membutuhkan CALSIUM (Ca) dalam
bekerja atau berkontraksi dan relaksasi. Inilah
sebabnya mengapa ayam laga yang pakan utamanya
Jagung mempunyai otot lebih bagus dan kekuatan
pukul yang baik dibandingkan pakan utama yang lain.
Bentuk otot yang baik pada ayam laga adalah otot
yang berserabut halus tanpa perlemakan serta tanpa
pembesaran sel otot sendiri. Hal ini untuk
mendapatkan akurasi pukulan yang baik, sehingga
otot harus kuat, liat dan lentur. Pada manusia dapat
dianalogikan kira-kira sama dengan otot yang dimiliki
atlit tinju kelas ringan, karate, lari cepat atau bulu
tangkis yang mengutamakan kecepatan, kelenturan
dan akurasi pukulan. Banyak bebotoh yang senang
dgn tipe pukulan berat, padahal akan lebih baik bila
ayam laga memiliki tipe pukulan yang mempunyai
akurasi dan frekuensi yang tinggi, istilah lainnya
adalah memukul dengan tepat, manggon dan cepat.
Dan selain itu, ayam laga yang memiliki otot yang
halus akan mempunyai kelebihan dan kemungkinan
yang lebih tinggi untuk mampu memukul di ruang
sudut yang sempit dibandingkan dengan ayam
berserabut otot yang kuat/berotot yang cenderung dan
hanya dapat memukul baik jika mendapat ruang pukul
yang cukup.
Untuk kesehariannya, latihan yang diperlukan utk
membentuk serabut otot yang halus adalah latihan
kecepatan yang dilakukan tanpa beban. Kadang kala
ada bebotoh yang melatih ayamnya dgn memberi
pemberat pada kaki ayam atau menekan ayam
sehingga ayam jalan setengah merangkak. Dengan
metode latihan ini akan menghasilkan otot besar dan
kuat tetapi lamban dan kaku. Latihan lari dengan cara
mengitari babon/untulan akan jauh lebih baik
daripada latihan yang mengutamakan kekuatan.
Selanjutnya walaupun ayam laga telah memiliki Otot
yang baik faktor lain yang mendukung dan sangat
penting adalah Stamina. Stamina ayam laga
tergantung 3 hal penting yaitu Kadar HB, Kemampuan
Kerja Jantung, dan Paru-Paru. Untuk membuat HB
yang tinggi, ayam laga harus mendapatkan nutrisi
yang cukup. Nutrisi yang paling penting adalah
protein, dan selain itu vitamin dan mineral akan
sangat berperan dalam membentuk darah baru.
Umumnya ayam laga di Indonesia hanya
mendapatkan diet pakan utama berupa Gabah, beras
merah atau jagung. Diet ini hanya mengandung
protein berkisar sebesar 6%-8% . Dalam kondisi diet/
pakan yang ditakar, ayam laga akan kesulitan
menjaga stamina karena angka kebutuhan protein
yang optimal bagi ayam laga adalah berkisar antara
12%-14%. Untuk hal ini, maka sangat dianjurkan
sekali bagi bebotoh untuk memberikan makanan
tambahan untuk mencukupi kebutuhan protein
ayamnya.
Cara lain yang digunakan oleh bebotoh untuk
meningkatkan HB ataupun Stamina adalah
memberikan suntikan Neurobion, akan tetapi
pemberian suntikan neurobion tidak dapat langsung
menghasilkan butir darah baru dengan segera, karena
ayam laga masih membutuhkan protein dan mineral
lain seperti besi (Fe) dan tembaga (Cu). Pemberian
pakan ayam petelur secara rutin yang memiliki kadar
protein 18,0 dan kalori 1350 - 1400 akan memberikan
hasil yang lebih baik, dan hal ini lebih baik
dibandingkan dengan pemberian telur dan madu yang
mengandung karbohidrat dan lemak tinggi (kalori
tinggi), dan seringnya pemberian telur dan madu
hanya akan membuat ayam laga cenderung menjadi
lebih gemuk yang akhirnya dapat mengganggu
aktivitas dan gerak ayam laga saat bertarung.
Faktor lain di dalam meningkatkan dan menguatkan
Stamina ayam laga adalah menjaga kerja jantung dan
paru-paru secara maksimal, maka satu-satunya cara
adalah memberikan latihan yang rutin dan cukup bagi
ayam laga, dan tanpa adanya disiplin pada latihan,
maka stamina ayam akan turun saat melakukan
pertarungan.

Sawerigading
kopral
kopral

Jumlah posting : 10
Join date : 31.10.13
Age : 39
Lokasi : Palopo Sulsel

Kembali Ke Atas Go down

Re: Otot dan Stamina ayam laga

Post  Sponsored content Today at 11:11


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik