Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  Hendro on Mon 20 Jan 2014, 09:33

Salam PAPAJI........................

Menyambung opini terdahulu, sekedar ingin berbagi untuk sedikit memberikan sumbangsih pemikiran bagi pemprov DKI dalam mengatasi problem klasik yaitu Banjir dan Macet............................

Masih soal banjir saran saya sebelumnya (membuat waduk2 buatan diberbagai daerah) adalah untuk solusi yang bersifat jangka menengah, sedangkan untuk jangka pendek dibawah 1 tahun, langkah yang dilakukan pemprov sudah cukup bagus yaitu dengan mengeruk waduk dan sungai yang ada, memperkuat dan meninggikan tanggul dll, tapi kegiatan tersebut menjadi tidak berarti jika tidak dibarengi dengan tumbuhnya kesadaran oleh masyarakatnya didalam menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya, diakui bahwa budaya semau gue dan egoisme dimasyarakat kita sudah mengakar sehingga dibutuhkan figur pimpinan yang tegas dan berani untuk mengaturnya pasangan Jokowi - Ahok sudah sangat tepat dan ideal untuk figur seperti dimaksudkan..................................

Negara kita ini dikenal sebagai negara yang paling banyak aturan baik tertulis maupun tidak tertulis (norma), tapi juga dikenal sebagai negara yang paling tidak konsisten dan lemah dalam implementasinya, maka kebijakan penanganan banjir jangka pendek jika tidak dibarengi dengan penegakan hukum tidak akan berjalan efektif bahkan terkesan mubasir.............................

Sudah waktunya hukum tentang larangan membuang sampah sembarangan benar2 diberlakukan, juga hukum tentang penguasaan tanah negara oleh masyarakat seperti di bantaran2 sungai dll, siapa saja yang melanggar harus ditindak dengan denda dan atau kurungan sesuai aturan/perda yang berlaku, jangan ada lagi toleransi buat pelanggarnya..........................

Soal kemacetan juga sama saja, untuk jangka panjang pembanguan Monorail, MRT, Commuterline, Busway dll adalah solusi jangka menengah dan panjang sedangkan untuk jangka pendek adalah membatasi pertumbuhan kendaraan bermotor (terutama roda2), peran pemerintah pusat diperlukan dalam kebijakan ini, misal dalam kurun 3 - 5 tahun kedepan menutup atau menghentikan segala bentuk perdagangan kendaraan baru roda 2 dan membatasi jumlah pertumbuhan kendaraan roda 4, silahkan produsen kendaraan terus berproduksi tapi khusus untuk kuota ekspor.........................

Sebanyak apapun jalan yang akan dibangun tidak akan mampu mengimbangi laju pertumbuhan kendaraan bermotor jika tidak dibatasi dengan kebijakan yang ketat oleh pemerintah pusat, jika memang serius ingin mengurai masalah kemacetan di Jakarta...........................

Sementara pembangunan sarana transportasi massal terus dilaksanakan maka kebijakan pembatasan laju pertumbuhan kendaraan bermotor juga harus dijalankan secara beriringan, sehingga nantinya ketika moda transportasi massal sudah beroperasi kualitas manajemen lalu lintas juga sudah menjadi lebih baik.............................

Di banyak kota2 besar dan modern didunia jumlah kendaraan bermotor terutama roda 2 yang melintas dijalanan jumlahnya bisa dihitung dengan jari, tidak seperti di Jakarta yang seperi rayap (padat) bahkan hak pejalan kaki untuk berjalan di trotoar saja sering dilanggar...................

Di kota2 lain tersebut para pekerja hanya memakai kendaraan dari rumah menuju stasiun.terminal terdekat kemudian pindah moda transportasi kereta/bis untuk ketempat kerjanya, mereka tidak perlu repot2 bawa kendaraan sampai ke tempat kerjanya, bahkan untuk level pekerja kasar (kuli bangunan/proyek) ada bis khusus jemputan yang mengantar pergi dan pulang ke stasiun/terminal/mess pekerja............................

Inti dari semua diatas adalah penegakan hukum yang sudah waktunya dilaksanakan tanpa toleransi, bangsa ini harus dipimpin oleh orang yang berani, tegas dan tidak takut tidak populer, tidak lagi mencari uang/makan dari jabatannya dan selalu berusaha kerja keras demi perbaikan dan perubahan bangsa menjadi lebih baik (berwawasan luas)..........................

Jangan lagi kita dipimpin oleh orang yang hanya mementingkan pencitraan tanpa tindakan nyata, kalo dianalogikan seperti ayam yang hanya banyak solah tapi nggak pernah mukul.........................

Salam penegakan hukum..............
SmileVery HappyI love you


Terakhir diubah oleh Hendro tanggal Mon 20 Jan 2014, 19:42, total 1 kali diubah

Hendro
moderator
moderator

Jumlah posting : 7288
Join date : 06.08.09
Age : 47
Lokasi : Semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  azka on Mon 20 Jan 2014, 10:18

mantap..
nanti klo nyalon saya pilih pak hendro ah...
kekeke
maju terus pak..

azka
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 246
Join date : 14.08.13
Age : 33
Lokasi : pemalang, 087882534806

Kembali Ke Atas Go down

Re: Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  jaghana on Mon 20 Jan 2014, 10:54

beginilah akibatnya kalau bikin rumah di jalan air. ekekekkek..


beginilah akibatnya kalau bikin rumah setinggi air..RazzRazzRazzRazz


beginilah akibatnya kalau kebanyakan kendaraan...RazzRazzRazzRazzRazz..
RazzRazzRazzRazzRazzRazz
pirat

jaghana
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 7111
Join date : 01.07.10
Age : 39
Lokasi : matraman jak-tim 085217314302. pin BB 2843A31C

Kembali Ke Atas Go down

Re: Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  Wong Meduro on Mon 20 Jan 2014, 11:22

jaghana wrote:

Lancurannya di latih berenang bos ??? Laughing

Wong Meduro
Sersan
Sersan

Jumlah posting : 195
Join date : 27.08.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  denyGT on Mon 20 Jan 2014, 11:48

Intermezoo..Cool
siapa rekan papaji yang menjadi korban banjir... Sad
siapa rekan papaji yang menjadi donatur korban banjir.. santa
hanya Tuhan lah yang tahu.. study
Ayo bos2 bakul yang punya lapak bantulah mereka (Nikmatnya berbagi)..RazzRazz

denyGT
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1024
Join date : 15.04.11
Age : 94
Lokasi : Kebalen 4,Blok S jakarta selatan

http://deny_9t@ymail.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  Makto Purwana on Tue 21 Jan 2014, 07:40

denyGT wrote:Intermezoo..Cool
siapa rekan papaji yang menjadi korban banjir... Sad
siapa rekan papaji yang menjadi donatur korban banjir.. santa
hanya Tuhan lah yang tahu.. study
Ayo bos2 bakul yang punya lapak bantulah mereka (Nikmatnya berbagi)..RazzRazz

boleh juga nieh,,
mas deny ,,bikin rekening peduli banjir ala papaji...

Makto Purwana
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 567
Join date : 18.03.11
Age : 65
Lokasi : ngisorringin............

http://www.indonesianroosterfarm.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Banjir dan Macet problem klasik Jakarta

Post  Sponsored content Today at 04:44


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik