Pengalaman mengimpor telur

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  ari delta on Thu 08 Sep 2011, 18:18

turoq makto wrote:mencoba dan terus mencoba untuk analisa lebih mendalam dengan tujuan mendapatakn kesimpulan yang akurat, mengembangkan new strain tidak ada salahnya.

dunia ini panggung sandiwara, ada yang puas dengan lokal, ada yang puas dengan ayam import silahkan dipilih dan mainkan perannya Very Happy Very Happy
Laaa... ini sample'nya... Laughing Laughing

ari delta
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1428
Join date : 30.05.10
Age : 31
Lokasi : semarang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  Makto Purwana on Fri 09 Sep 2011, 21:23

ari delta wrote:
turoq makto wrote:mencoba dan terus mencoba untuk analisa lebih mendalam dengan tujuan mendapatakn kesimpulan yang akurat, mengembangkan new strain tidak ada salahnya.

dunia ini panggung sandiwara, ada yang puas dengan lokal, ada yang puas dengan ayam import silahkan dipilih dan mainkan perannya Very Happy Very Happy
Laaa... ini sample'nya... Laughing Laughing

sample dari hongkong...muachh

Makto Purwana
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting : 567
Join date : 18.03.11
Age : 65
Lokasi : ngisorringin............

http://www.indonesianroosterfarm.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  burek batee on Sat 01 Oct 2011, 07:53

dngerin aja.......... Very Happy pirat

burek batee

Jumlah posting : 9
Join date : 08.04.11
Age : 23
Lokasi : kuta tinggi-blangpidie-aceh barat daya-085238769145

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  aji on Thu 06 Oct 2011, 06:19

Hendro wrote:
iyang wrote:pengalaman guru yang terbaik

Sekaligus juga mahal dan besar resiko yang menghadangnya....ke...ke...ke.... Laughing Laughing Laughing tetap semangat bang .......

Sedikit info.......beberapa hari lalu ada rekan dekat yang berhasil memasukkan 8 ekor ayam dari Thai melalui jalur udara...dari 8 ekor 2 ekor mati dijalan dan 6 ekor selamat.....dari 6 ekor 2 ekor sudah dibawa ketempat saya dan ditest abar....hasilnya 1 ekor cukup potensiil sedangkan 1 ekor lagi kualitas biasa2 saja.......untuk biaya pengiriman dari sana rekan mengeluarkan uang sekitar 10 juta......mudah2an yang 4 ekor lagi setelah kita test abaran cukup menjanjikan sebanding dengan biaya cukup besar yang sudah dikeluarkannya.........

Salam Smile
Untuk 8 ekor ayam ongkos pengiriman dari Thailand 10 jt, jatuhnya per ekor 1,25 jt...Mas Hendro boleh saya tahu/kenal sama kawan Mas Hendro tersebut?

Salam Hangat,
aji-kandang biru farm

aji
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 276
Join date : 25.08.08

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  ipanknade on Thu 06 Oct 2011, 19:11

aji wrote:
Hendro wrote:
iyang wrote:pengalaman guru yang terbaik

Sekaligus juga mahal dan besar resiko yang menghadangnya....ke...ke...ke.... Laughing Laughing Laughing tetap semangat bang .......

Sedikit info.......beberapa hari lalu ada rekan dekat yang berhasil memasukkan 8 ekor ayam dari Thai melalui jalur udara...dari 8 ekor 2 ekor mati dijalan dan 6 ekor selamat.....dari 6 ekor 2 ekor sudah dibawa ketempat saya dan ditest abar....hasilnya 1 ekor cukup potensiil sedangkan 1 ekor lagi kualitas biasa2 saja.......untuk biaya pengiriman dari sana rekan mengeluarkan uang sekitar 10 juta......mudah2an yang 4 ekor lagi setelah kita test abaran cukup menjanjikan sebanding dengan biaya cukup besar yang sudah dikeluarkannya.........

Salam Smile
Untuk 8 ekor ayam ongkos pengiriman dari Thailand 10 jt, jatuhnya per ekor 1,25 jt...Mas Hendro boleh saya tahu/kenal sama kawan Mas Hendro tersebut?

Salam Hangat,
aji-kandang biru farm


wah sip ini, mudah2an bisa menambah keunggulan ternak lokal karena datang ayam2 yang top2 wkwkwk

ipanknade
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 316
Join date : 04.09.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  boykomplek on Sun 27 May 2012, 13:21

Waaa belik telur impor netaskan berisiko tinggi....
Ngak mau aahhh biarpun harganya yg di sampaikan murah (dulu300rb/butir)...
Selain resiko gagal netas tinggi dan ini yg tdk saya sukain RIBETTTT, kadang hasilnya juga tdk jelas...
Hu huu huuuuu....

Nb: administrasi/transpor udara ayam dari Bangkok-Indonesia 2 thn yg lalu 1,2jt/ekor...

boykomplek
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1090
Join date : 12.08.09
Lokasi : Medan - Sumatera Utara 081370663024 - 087868882778

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  thumper225 on Wed 12 Dec 2012, 16:52

pelepece wrote:Rekan Rekan Yth,

Ijinkan saya berbagi pengalaman mengimpor telur dari peternak di Luar negeri

1. Impor 1. dari peternak di Thailand selatan. 10 telur Thai, 10 Pakoy, 10 Pama
Dikirim dengan express mail, telur nyangkut di Bea Cukai Jakarta seminggu,
Hasil netas 1 saja (betina). Kaki satu ciker. Ukuran tidak terlalu besar

2. Impor 2. dari peternak di Bangkok. 5 telur Magon x Saigon, , 5 telur Pakoy x Saigon , 2 telur Thai . Nyangkut 3 hari di Airport
Hasil : netas 0 (nihil)

3. Impor 3. dari peternak di Thailand Selatan lagi. 10 Thai, 10 Pakoy . Nyangkut 3 hari di airport.
Netas 10: 5 jantan, 5 betina saking senengnya lupa nandain yang mana Thai mana Pakoy.

10 yg netas ini umurnya sekarang k.l 4 bulan lebih , namun postur relatif kecil, tulangnya katanya tidak terlalu kasar. Malah menurut saya lihat tampangnya mirip mirip ayam kampung dan warnanya juga kebanyakan agak aneh , cenderung merah kotor . Tekniknya belum ketahuan jelas, Kalau sempat nanti saya coba foto dan unggah ke sini.

Jadi kesimpulan sementara:
1. Harga telur impor relatif mahal berkisar Rp125.000 - Rp 200.000/butir .
2. Tingkat keberhasilan menetas telur impor rendah.
3. Prosedur mengambil di bea cukai juga repot .
4. Hasil untuk sementara belum ketahuan dan saya juga nggak tahu anak ayam saya ini Thai apa Pakoy apa Pama ? He he. Salah juga, beli telurnya campursari.

Karena ndableg, meskipun repot saya masih penasaran ingin impor telur ayam Taiwan dan Aseel . Adakah rekan yang punya pengalaman mengurus pengambilan telur impor di airport?

Cheers

Pelepece
waktu ngirim yg pertama dianter kerumah apa ambil di agensi posnya pak ?

thumper225
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 282
Join date : 02.11.12
Age : 30
Lokasi : Kandang : Pekanbaru (Riau), Padang(Sumbar)

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  Kembangsawit on Thu 13 Dec 2012, 11:09

bagus untuk contoh di kamar sebelah...ini yang namanya tetap semangat karena hobi

Kembangsawit
Premium member
Premium member

Jumlah posting : 3818
Join date : 29.10.12
Age : 34
Lokasi : Madiun

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  jimox on Thu 13 Dec 2012, 12:13

aji wrote:
Hendro wrote:
iyang wrote:pengalaman guru yang terbaik

Sekaligus juga mahal dan besar resiko yang menghadangnya....ke...ke...ke.... Laughing Laughing Laughing tetap semangat bang .......

Sedikit info.......beberapa hari lalu ada rekan dekat yang berhasil memasukkan 8 ekor ayam dari Thai melalui jalur udara...dari 8 ekor 2 ekor mati dijalan dan 6 ekor selamat.....dari 6 ekor 2 ekor sudah dibawa ketempat saya dan ditest abar....hasilnya 1 ekor cukup potensiil sedangkan 1 ekor lagi kualitas biasa2 saja.......untuk biaya pengiriman dari sana rekan mengeluarkan uang sekitar 10 juta......mudah2an yang 4 ekor lagi setelah kita test abaran cukup menjanjikan sebanding dengan biaya cukup besar yang sudah dikeluarkannya.........

Salam Smile
Untuk 8 ekor ayam ongkos pengiriman dari Thailand 10 jt, jatuhnya per ekor 1,25 jt...Mas Hendro boleh saya tahu/kenal sama kawan Mas Hendro tersebut?

Salam Hangat,
aji-kandang biru farm
Bantu sundul bro biar naik Smile

jimox
Kapten
Kapten

Jumlah posting : 346
Join date : 20.09.10
Lokasi : Kediri

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  litato on Thu 13 Dec 2012, 13:24

danks wrote:
jemau manak wrote:Bagi kami orang awam.
Ayam Bangkok = Jangkung. Tegap. Besar. Tanpa Gombel.
yang utama " Tinggi ALIAS JANGKUNG "

Ayam BK yang banyak beredar sekarang pendek-pendek alias PALSU. Alias campuran ayam kampung.

Itulah makanya selalu ada minat untuk impor dengan harapan masih bisa mendapatkan AYAM BANGKOK ASLI Yang belum kawin dengan ayam kampung.

Inilah suara hati kami penghobi ayam yang awam. Kami hobi dan senang saja (Bukan tujuan ngadu ayam / bukan untuk Judi).


Senang sekali rasanya bisa koleksi Ayam Bangkok ASLI yang masih JANGKUNG.
Kenangan indah semasa dulu, saat itu ayam Bangkok masih JANGKUNG-JANGKUNG.
Beda dengan sekarang. terlalu banyak kawin silang.
Smile


klo bangkok yang Jangkung n tegap q punya bang, tapi masih muda 7- 8 bulanan, blum tahu mainnya kaya apa, ukuran perkiraan 9, berta sekarang 4 kgn.. rencana tak kasih nama Baden ( Badag Enjum).HE



ini baru BANGKOK JANGKUNG ... 4 kg
ukuran tinggi ya antara 8-9



yg di bawah baru dapat .... berat agak kurus gak nyampe 4 kg an ... kurang poor
ukuran tinggi mungkin 7.5-8



Terakhir diubah oleh litato tanggal Thu 13 Dec 2012, 14:04, total 1 kali diubah

litato
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1836
Join date : 28.11.11
Age : 43
Lokasi : Brebe$$$

http://ayambangkok.info

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  hamas on Sat 15 Dec 2012, 13:25

thumper225 wrote:
pelepece wrote:Rekan Rekan Yth,

Ijinkan saya berbagi pengalaman mengimpor telur dari peternak di Luar negeri

1. Impor 1. dari peternak di Thailand selatan. 10 telur Thai, 10 Pakoy, 10 Pama
Dikirim dengan express mail, telur nyangkut di Bea Cukai Jakarta seminggu,
Hasil netas 1 saja (betina). Kaki satu ciker. Ukuran tidak terlalu besar

2. Impor 2. dari peternak di Bangkok. 5 telur Magon x Saigon, , 5 telur Pakoy x Saigon , 2 telur Thai . Nyangkut 3 hari di Airport
Hasil : netas 0 (nihil)

3. Impor 3. dari peternak di Thailand Selatan lagi. 10 Thai, 10 Pakoy . Nyangkut 3 hari di airport.
Netas 10: 5 jantan, 5 betina saking senengnya lupa nandain yang mana Thai mana Pakoy.

10 yg netas ini umurnya sekarang k.l 4 bulan lebih , namun postur relatif kecil, tulangnya katanya tidak terlalu kasar. Malah menurut saya lihat tampangnya mirip mirip ayam kampung dan warnanya juga kebanyakan agak aneh , cenderung merah kotor . Tekniknya belum ketahuan jelas, Kalau sempat nanti saya coba foto dan unggah ke sini.

Jadi kesimpulan sementara:
1. Harga telur impor relatif mahal berkisar Rp125.000 - Rp 200.000/butir .
2. Tingkat keberhasilan menetas telur impor rendah.
3. Prosedur mengambil di bea cukai juga repot .
4. Hasil untuk sementara belum ketahuan dan saya juga nggak tahu anak ayam saya ini Thai apa Pakoy apa Pama ? He he. Salah juga, beli telurnya campursari.

Karena ndableg, meskipun repot saya masih penasaran ingin impor telur ayam Taiwan dan Aseel . Adakah rekan yang punya pengalaman mengurus pengambilan telur impor di airport?

Cheers

Pelepece
waktu ngirim yg pertama dianter kerumah apa ambil di agensi posnya pak ?

mau nanya nih ? seandainya kita jln2 ke bangkok trus pulangnya handcarry telur, gapapa atau diperiksa juga ?

hamas
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1793
Join date : 24.01.12
Age : 47

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  acay on Sat 15 Dec 2012, 22:19

pelepece wrote:Rekan Rekan Yth,

Ijinkan saya berbagi pengalaman mengimpor telur dari peternak di Luar negeri

1. Impor 1. dari peternak di Thailand selatan. 10 telur Thai, 10 Pakoy, 10 Pama
Dikirim dengan express mail, telur nyangkut di Bea Cukai Jakarta seminggu,
Hasil netas 1 saja (betina). Kaki satu ciker. Ukuran tidak terlalu besar

2. Impor 2. dari peternak di Bangkok. 5 telur Magon x Saigon, , 5 telur Pakoy x Saigon , 2 telur Thai . Nyangkut 3 hari di Airport
Hasil : netas 0 (nihil)

3. Impor 3. dari peternak di Thailand Selatan lagi. 10 Thai, 10 Pakoy . Nyangkut 3 hari di airport.
Netas 10: 5 jantan, 5 betina saking senengnya lupa nandain yang mana Thai mana Pakoy.

10 yg netas ini umurnya sekarang k.l 4 bulan lebih , namun postur relatif kecil, tulangnya katanya tidak terlalu kasar. Malah menurut saya lihat tampangnya mirip mirip ayam kampung dan warnanya juga kebanyakan agak aneh , cenderung merah kotor . Tekniknya belum ketahuan jelas, Kalau sempat nanti saya coba foto dan unggah ke sini.

Jadi kesimpulan sementara:
1. Harga telur impor relatif mahal berkisar Rp125.000 - Rp 200.000/butir .
2. Tingkat keberhasilan menetas telur impor rendah.
3. Prosedur mengambil di bea cukai juga repot .
4. Hasil untuk sementara belum ketahuan dan saya juga nggak tahu anak ayam saya ini Thai apa Pakoy apa Pama ? He he. Salah juga, beli telurnya campursari.

Karena ndableg, meskipun repot saya masih penasaran ingin impor telur ayam Taiwan dan Aseel . Adakah rekan yang punya pengalaman mengurus pengambilan telur impor di airport?

Cheers

Pelepece

Terimakasih mas Pelepece yg sudah sharing pengalaman nya secara objektif cheers


acay
Jendral
Jendral

Jumlah posting : 1687
Join date : 30.09.12
Lokasi : SWO - HLP

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  hamas on Sat 15 Dec 2012, 22:59

Ane punya telur udah dibawa kemana-mana
via udara, darat,laut sungai, desa dan luar negeri
alhamdulillah sampai skrg ga pecah ga netas juga
ekekekeke.... Razz Razz Razz

hamas
Registered Sellers
Registered Sellers

Jumlah posting : 1793
Join date : 24.01.12
Age : 47

Kembali Ke Atas Go down

Re: Pengalaman mengimpor telur

Post  Sponsored content Today at 02:22


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik